Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

0
300

Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Penikmat Nafsu
Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor – Sebagai pegawai negeri sipil aku bekerja di sebuah kantor desa. Bukan kepala desa hanya staf biasa sebut saja aku Pak Carik. Namaku Slamet Riyadi umur menginjak 50 tahun, aku punyai seorang istri yang bekerja sebagai guru dan 2 anak yang sudah berkeluarga. Aku hanya dirumah bersama istri saja bersama segala kesibukan.

Aku terkenal bersama sebutan mata keranjang, jika melihat cewek cantik dikit bolehlah aku jadikan sebagai selingan hidupku. Istriku sudah tidak menggairahkan lumrah jika lelaki melacak hiburan di luar rumah. Aku menjalin hubungan bersama wanita yang sudah berkeluarga, tapi dia masih muda belia seumuran anak keduaku yakni 23 tahun. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Namanya Riska, dia memilki anak yang masih berumur 5 tahun namun suaminya hanya bekerja di lading. Kebutuhan yang jadi banyak dan suami tidak dapat mencukupinya, pada akhirnya dia menentukan untuk menjalin hubungan denganku. Aku memang royal segala keperluan dia aku penuhi. Suaminya juga mengijinkan berbagi istri denganku.

Sebelum punyai Riska seluruhnya aku menyewa seorang pemandu karaoke kemudian aku ajak dia ke hotel. Setiap hari aku tetap melacak pemuas seks, mengeluarkan uang tiap tiap hari demi keperluan seksku. Kadang aku melacak mangsa anak sekolahan yang masih perawan itu, aku kasih uang 200ribu sudah seneng banget mereka. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Tapi semenjak aku punyai Riska aku nggak pernah kembali cari cewek malam untuk menemaniku. Aku gunakan Riska sebagai pemuas nafsu birahiku. Setiap pulang kerja aku menyempatkan ke tempat tinggal Riska untuk melampiaskan nafsuku. Saat aku datang kerumahnya pasti suaminya segera pergi meninggalkan rumah. Dia sudah mengetahui maksud dan tujuan aku, yakni berhubungan seks bersama istrinya.

Sekitar jam 3 sore aku datang ke tempat tinggal Riska, kekasih hatiku. Udah kayak tempat tinggal sendiri, motorku masuk ke didalam rumahnya agartidak muncul tetangga sekitar. Tampak Riska bersiap diri, sudah berdandan cantik dan mandi keramas. Dengan gunakan daster pendek tanpa lengan muncul belahan payudara yang besar putih dan mulus.

Seketika aku Horny, Riska memang muncul seperti gadis yang masih perawan. Aku duduk disofa, Riska membuatkanku teh hangat. Udah seperti suami istri sendiri, padahal jika serupa suaminya Riska nggak pernah seperti itu. Walaupun aku sudah berumur tapi dia respeck juga serupa aku. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

“Kok jam segini baru datang sih pak, aku kan sudah kangen pengen dipeluk..”, bersama manja Riska bicara sambil menatapku.

“banyak kerjaan sayang, menjadi agak telat maaf ya”, ucapku.

Padahal tiap tiap hari aku tetap menyempatkan selagi untuk dia. Masih aja bilang kangen serupa aku, Riska gairah seks nya tinggi. Kadang aku kualahan, sangat semangat. Apalagi jika penisku sudah membesar tegang, dia jadi muncul nafsu banget.

Seperti biasa aku bergegas masuk kamar ganti baju dan mandi . Riska sudah di ranjang bersiap diri, biasanya sudah telanjang aku tinggal masuk aja. Tapi ini dia muncul masih megenakan daster pendek tapi tidak memakai daleman.
Tubuhnya yang seksi terbaring di ranjang, aku segera mendekatinya. Aku peluk dari belakang,Riska berbalik arah dihadapanku. Dia menciumi bibirku, merasa nikmat ciumannya. Aku biarkan Riska bergerak sesuka dia, Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Dia paling bahagia mengulum penisku, menjilat selakanganku,

“ahhhhhhhh…”

Aku sangat Horny selagi dia menjilat bagian-bagian yang mengakibatkan ku tegang. Setelah menjilat dia kecup ujung penisku. Dia putar-putar lidahnya, dia buka mulutnya sambil memainkan tangannya. Dia mebulum lama banget sampai spermaku hampir keluar,

“ahhhhhh…ahhhhh… senang muncul sayang..”

“keluarin aja, biar lega.”ucap Riska.

Akhirnya aku keluarin spermaku , crooooottt..crooooottt…membahasahi bibir Riska yang manis itu. dia menelan spermaku , dia membersihkan bersama lidahnya. Riska sangat menggembirakan pintar mengakibatkan aku puas,

“lagi dong, ini baru pemanasan gantian mainin aku “kata Riska sambil mengelus penisku.

Riska terbaring diranjang , aku segera menciumi payudara yang montok itu. aku mainin putting payudaranya, aku jilat ujungnya. Tubuh Riska menggeliat merasakan kenikmatan itu, Dengan desahan lirih, Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

“ahhhh..ahhhh…”

Digituin aja Riska sudah basah, ini belum apa-apa. Tampak muncul cairan dari memek Riska yang mulus itu. kemudian aku jadi turun kebawah, lidahku menjilat memek Riska au julurkan lidahku. Memutar-mutar lidahku di lubang memek Riska. Terus mendesah manja,

“ahhhhhh..aahhhhhhhhhh….”

Belum ada 5 menit sudah muncul lagi, cairan itu. muncul basah dan mudah untuk dimasukin penisku. Aku coba menggesek-gesekan ujung penisku ke didalam lubang memek Riska,

“ahhhhhhh..ahhhhhh….”

Sedikit demi sedikit penis itu masuk ke memek Riska, aku mengupayakan mengawali gerakan yang nikmat ini.terus aku masukkan sampai mentok ke dalam. Riska kelihatan tak kuasa mencegah , desahannya sangat keras. Kedua tangan memelukku erat, sambil mencium bibirku, Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

“ahhhh kembali pak..lagi pakk….ahhhhh”

Aku tetap mengupayakan mengakibatkan dia bahagia denganku, jadi masuk ke dalam.aku tak kuasa menahan, spermaku sepertinya senang keluar,

“crooooottt….croooottt….”

Akhirnya keluar, nikmat sekali aku terbaring lemas. Seusiaku berhubungan seks 2 kali sekaligus. Riska kelihatan biasa aja, malah dia pengen kembali tapi aku nggak kuat,

“ahhhh kamu sih pak cemen, itu belum apa-apa aku jika serupa suamiku dapat 3 atau 4 kali”, ucap Riska.

Sepertinya Riska melecehkanku membandingkan bersama suaminya, tapi biarkanlah yang mutlak aku dapat mencukupi kebutuhannya. Aku bergegas pulang kerumah karena selagi sudah hampir magrib. Sesampainya di tempat tinggal istriku bilang jika aku tadi di cari pak Lurah. Setelah magrib berkumandang aku menuju tempat tinggal beliau. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Ternyata beliau melacak pegawai baru untuk kelurahan karena ada keliru satu staf mengundurkan diri,

“tolong pak kamu cari orang di desa yang berpenampilan menarik dapat mengoperasikan pc untuk bekerja di kantor kelurahan..”

“iya pak nanti aku carikan pak”jawabku.

Terlintas difikiranku, Riska lah yang aku ajukan bekerja di kantor. Setiap hari aku dapat berjumpa bercumbu dengannya. Kalau nggak ketemu sehari rasanya nggak afdol, lebih-lebih jika nggak merasakan hangat tubuhnya aku seperti orang yang sakit tidak ada obatnya. Gairah seks ku tinggi dan hanya Riska yang bersedia tiap tiap saat. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Aku memberitahu Riska kabar baik ini, dia pun senang bekerja di Kantor menemaniku. Pagi hari aku ajak Riska ke Rumah Pak Lurah, sepertinya beliau sepakat bersama usulanku. Beliau tidak mengetahuii bahwa Riska Kekasih hatiku. Beliau menyetujui Riska untuk bekerja di Kntor karena sulitnya melacak orang membuat kerja disitu.

Dengan gaji minim dan kerjaan yang sangat banyak. Aku sangat bahagia Riska sudah merasa bekerja di kantor ini.
Ruangannya bersebalahan bersama ruangaku, menjadi aku dapat memandangi wajahnya yang cantik itu. Riska berpenampilan sangat rapi seperti pegawai kantor. Aku jadi nafsu meliatnya, tiap tiap kali dia lewat dihadapanku aku hanya mengelus penisku. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Karena masih banyak orang aku nggak berani bertingkah, seperti atasan dan karyawan aku dengannya. Hari jadi muncul mendung kayaknya senang hujan deras petir menyambar-nyambar. Orang-orang segera pulang kerumah sebelum hujan, tapi aku sudah sms Riska aku suruh dia di sini dulu. Satu persatu berpamitan juga Pak Lurah,

“aku pulang duluan ya pak kayaknya senang hujan deras..”

“iya pak aku masih di sini pernah senang lembur laporan”, ucapku.

Kesempatanku nih hujan turun sangat deras. Aku menutup pintu kantor kuatir jika ada yang berteduh didepan. Terlihat kondisi sudah aman, aku kunci pintunya. Aku sudah nggak sabar membuat melampiaskan nafsuku sejak tadi pagi. Riska duduk di ruanganku, seperti biasa dia muncul siap melayani gairahsexs-ku,

“ahh kamu sudah siap aja di tempat..”

“iyalah pak,apalagi yang kamu inginkan dariku jika nggak berhubungan seks.., ucap Riska.

Suasananya menolong banget hujan deras dan dingin. Ada Riska yang siap melayaniku bersama sepenuh hati. Tak percuma aku memilihnya untuk menjadi kekasih hati dan pemuas gairah seksku. Dia tetap siap kapan dan dimana saja untukku. Riska memakai baju dan rok panjang aku merasa membukanya, kancing baju aku buka. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

Payudara yang besar bersama ukuran Bra 36B, aku menciuminya. Aku jilat putting susunya, kelemahan Riska itu jika payudaranya dimainkan. Tubuhnya menggeliat manja bersama kenikmatan,

“ahhhhh…ahhhhh…..”

Tiba-tiba Riska nyeletuk,

“ Ouhhh… jangan keluarin lama-lama nanti suamiku senang jemput aku lebih-lebih jika hujan gini pasti dia buru-buru menjemputku” ucapnya sembari tetap merasakan genjotan penisku terhadap memeknya.

“udah tenang aja dia kan tau jika kita kembali ngeseks pastinya…”

Aku melanjutkannya nafsuku yang sempat tertunda, aku buka roknya. Celana yang tidak tebal kelihatan rambut di memekny dari luar. Rimbun banyak banget rambut dikemaluan Riska. Semakin mengakibatkan aku Horny, Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

“ahhhhhh…ahhhhh…..”

Aku memasukkan penisku, Riska pasrah dan hanya terpejam matanya. Dia menggangkan pantat dan menggoyangkannnya. Goyangan Riska mantap banget, mulutku sambil mengemut payudara Riska. Riska masturbasi banyak banget memeknya muncul sangat basah. Gairah sexs-ku jadi memuncak,

“ahhhhh…ahhhhh…ahhhhh……

Croooottt…crooootttttt aku keluarkan penis dan aku semprotkan sperma ke muka dan bibir Riska. Terlihat bibir Riska penuh spermaku, dia mengeluarkan lidah dan menjilati spermaku bersama penuh gairah sex, Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

“ahhhhh…nikmat banget pak…rasanya nggak senang lepas ni memek dari penismu, coba kita suami istri tiap tiap hari aku dapat nikmati seks ini tiap tiap saat.”

Cerita Dewasa – Riska memang nggak pernah bahagia berhubungan seks bersama suaminya, dia lebih bahagia jika nge-seks serupa aku. Begitu pula aku, istriku lebih-lebih sudah nggak ada nikmat-nikmatnya. Aku juga jarang berhubungan bersama istriku jika nggak kepepet banget. Itulah kisahku berbagi istri orang yang sudah aku jalani bertahun-tahun.

Sekarang aku satu kantor bersama Riska tiap tiap hari aku laksanakan hubungan seks bersama dia, dikantor dirumahnya sesekali di hotel dengannya. Aku dan Riska nikmati kehidupan yang seperti ini karena saling menguntungkan. Aku dan dia terpuaskan hawa nafsunya namun suaminya tanpa bekerja sudah aku penuhi kehidupan sehari-harinya. Warung Mesum – Penikmat Nafsu Dengan Karyawan Kantor

wsd4d.com

Togel Online | Dominoqq Togel HK | Bandarq | Togel SGP | Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here