Cerita Mesum Istri Sayang Istriku Jalang

0
303

Cerita Mesum Istri Sayang Istriku Jalang

Cerita Mesum Istri Sayang Istriku Jalang
Cerita Mesum Istri Sayang Istriku Jalang

 

Warung Mesum – Namaku Andi, umurku 30tahun. saya mempunyai mimik yang pass tampan. Tinggiku 170 centimeter, beratku 64 kg. saya bekerja di satu buah industri swasta di kota Jakarta. saya tergolong pegawai yg serius dan mumpuni, Bosku amat menyukaiku makin dirinya menganggapku yang merupakan anaknya. Maklum lantaran ia tak memiliki anak laki-laki. ia cuma memiliki seseorang anak wanita yg bernama Vina.

Bosku berumur lebih kurang 70 th dan dirinya telah sakit sakitan, yg terakhir sudah di diagnosa oleh dokter yakni kanker paru-paru. lantaran ia tak memiliki anak cowok dan dirinya teramat kecil hati bersama kondisi putrinya jikalau beliau kelak sudah tidak ada, maka hasilnya beliau menjodohkanku dgn putrinya tunggal. saya dan Vina hasilnya menikah setahun yg lalu.

saya merasa teramat bermaslahat sebab memperoleh satu orang perempuan yg elegan dan tambah memiliki perseroan yg akbar. bagi tengah malam awal, saya telah tak tegar pun kepada langsung mencabuli istriku dan menikmati badannya yg perfect itu meski saya tahu bahwa dirinya sejamaknya telah tak gadis tengah, sebab ia gede di luar negara. malahan itu tengah bukan ihwal buatku yg telah terbiasa bersama kehidupan yg amat sangat liberal sebab sayapun sudah di bingkis ke luar negara oleh Papa aku sejak aku berusia 14 tahun.

buat tengah malam perdana sesudah perhelatan perkawinan abdi yg di selenggarakan di Hotel M di kota metropolitan ini, hamba masuk ke suite abdi yg telah di menyediakan oleh hotel M buat ke-2 mempelai sesudah perjamuan rapi. saya berulang telah tak setia kepada mencumbu istriku.

sekejap sesudah saya ikut-ikutan area suite, saya cepat memeluk istriku bermula buntut yg kembali menggunakan gaun pengantin dan menciumi lehernya. Tangan kananku merampas gaun pengantinnya ke atas dan mulai sejak membelai-belai pahanya yg putih mulus. Dan tangan kiriku memijit toketnya. Tapi Vina bersikap dingin dan malah sontak Vina mengelak dan merampas tubuhnya dariku dan berkata,

kuat hati� lalu mengapa sih, saya kan tengah pake pakaian pengantin lagian saya pula capek sekali”

dapat� nggak malem ini kita nggak ngapa-ngapain lalu? saya teramat capek sekali, emangnya anda ga capek apa?” tanyanya padaku.

“Ya udah kalo anda capek, kita sanggup melakukannya besuk tengah malam sedang� kataku.

dulu dirinya menuruti gaun pengantinnya hingga cuma tengah baju dalamnya, pantyhose, dan sexy high heel sandalnya saja yg terlupakan di badannya. benar elemen sekali perempuan ini, pikirku sampai cash penisku bangun dan jadi menyengat sekali.

ia dulu ke kamar bersiram guna menyiangi diri. saya cuma terduduk di kursi panjang sambil mengelus-ngelus kontolku solo yg telah tegang.

musim� iya sih saya mesti ngocok” pikirku dalam hati.

setia� aja deh besuk kembali dapet, periode iya sih ga dapet saya kan udah menjadi suaminya, kira-kira makam ini ia benar2 capek” kataku dalam hati.

hasilnya beta melintasi tengah malam itu tidak dengan ada excitement. Keesokan harinya dikala saya terbentuk bersumber ruang tidurku, saya menonton ke samping nyata-nyatanya beliau telah tak ada di sebelahku. dulu saya menonton ke sekeliling kamar, ia pula tak ada. dulu saya menyaksikan note bersumber dirinya yg menyampaikan bahwa dirinya telah ada di cafe hotel berulang breakfast dan saya ditunggu di bawah pada mengomentari sesuatu.

saya tambah kesusu bersiram dan berjaga-jaga guna turun ke bawah. Dan hasilnya kutemui dirinya di bawah. Kulihat dirinya masih sila tunggal sambil menghisap rokok.

“Ngapain breakfast di sini, kok bukan di kamar aja?” tanyaku.

“Ada elemen utama yg ingin saya omongin sama anda Ndi” jawabnya.

“Apa itu?” tanyaku.

sejamaknya� saya ga ingin nikah sama anda, saya laksanakan ini lantaran terpaksa lantaran undangan terakhir papaku, kalo bukan dikarenakan ia saya ga bakalan nikah sama anda� jawabnya malas-malasan.

serta� ingin anda macam mana sekarang ini? tanyaku lagi.

“Ya kita pura2 menjadi pasangan laki perempuan sewaktu papaku terus pandangan hidup, dulu kita atur perpisahan kita sesudah papa wafat, bagaimana? kata Vina.

“Ga sanggup gitu donk, emang anda pikir segampang itu cerai” balasku.

segera� ato lambat saya musti cerai sama anda, saya pula mau leluasa, dan saya minta anda jangan sampai berujar macem2 sama papa…udah deh saya kini ingin pulang, lagian anda masih harus ke dinas, entar malem kita ketemu di hunian dan kita bicarakan pun faktor ini, saya pusing amat nih” tuturnya dengan suara tidak sabar.

Vina kembali berangkat meninggalkanku. saya sila terbengong buat beberapa diwaktu dgn pikiran amat serobeh. Dan sesudah 2 jam saya bengong merenungi nasibku yg sedeng ini, saya berfikir pada tak bertolak ke biro dan beinisiatif terhadap pulang ke hunian dan mengunjungi Vina terhadap membincangkan faktor ini lagi.

Sesampainya saya di hunian hamba yg luas kompensasi mertuaku, saya cepat masuk menuju hunian, dan waktu menaiki anak injak-injak menuju ke kamar tidur, saya mendengar nada musik dan mendengar 2 orang semula bicara dgn suara yg mendesah desah. bersama berlangsung amat perlahan saya coba buat mengintip. Disitu saya menonton istriku dengan Toni anak buahku di biro juga berpelukan dan berciuman.

Hatiku jadi panas sekali apa terus sepantasnya Toni ialah anak buahku yg paling saya benci. Awalnya saya mau cepat masuk ke kamar guna membelungsing mereka tapi kuurungkan niatku, bersama terus mengintip dan mencari letak yg lebih baik biar sanggup menyaksikan dgn terang apa yg terus mereka perbuat. Pelan pelan saya menonton mereka masih berpelukan, berciuman dan tertawa-tawa mungil, dulu saya mendengar Toni tanya bagi Vina,

macam mana� tengah malam pertamamu Vin, enak ga?”

saya� ga ngapa-ngapain sama Andi, males amat, yang ada di otakku hanya kontolmu aja, saya kangen anda Ton, saya kepingin anda dientot sama anda Ton, saya sampe masturbasi di kamar bersiram sambil melamun dientot sama kamu…hehehehe…” jawab Vina bersama terbahak nakal.

saya ga nyangka kalo Vina yang kayaknya satu orang yang anggun itu nyata-nyatanya seseorang yang panjang lidah dan binal.

“Kalo anda kangen sama kontolku mangsa diemut donk” kata Toni.

dulu istriku jongkok dan mengakses resleting lancingan Toni dan dikeluarkannya kontol Toni bermula dalam celananya, dulu Vina menciumnya sambil dikocoknya perlahan sampai Toni mendesah. Perlahan kontol Toni jadi amat sangat akbar. Dan Vina lagi mulai sejak mengulum dan menjilati sirah sampai batangnya dan mengulumnya berulang, dulu sontak Toni menjambak rambut istriku dan berkata,

“Aaaahhh…perek, jilatin masih basic anda pelacur, jilat pelernya masih donk!”

dulu Vina muka mengambil muka dan mengulum isi buah pelernya sambil mengadon kontol Toni, dan dgn mendesah desah. selanjutnya Toni menyusun kontolnya dulu bersama menjambak memalukan rambut istriku, menampar-namparkan kontolnya ke muka istriku, dulu bersama rambut istriku ia mengelap kontolnya. setelah itu Toni mengakses lancingan berikut lancingan dalamnya, dulu beliau bersila di atas ranjang bersama kaki diangkat ke atas, dirinya menjambak rambut istriku dulu dituntunnya muka dan belalai istriku ke wilayah anusnya sambil berkata,

“Ayo perek…jilatin pula lobang pantatku..” bersama perlahan Vina menjilati lubang anus Toni makin diapun menyedotnya dgn bersemangat.

cenanga nyatanya istriku ialah satu orang maniak seks, mukanya yg anggun dan jelita itu pun bibirnya yg sensual tengah menjilati bokong cowok lain, pikirku sampai saya sejak mulai jadi horny dan penisku jadi amat keras.

cenanga� istriku berulang dientot orang kog bisa2nya saya malah horny sih” pikirku.

Sambil mengintip, kubuka resletingku dan kumainkan tunggal kontolku yg telah mengejang itu sambil menikmati bentang alam terkutuk itu. saya tambah menyaksikan istriku masih menjilati anus Toni bersama pun berpakaian kumplit, blouse, rok yg hingga ke takluk dan sepasang sandal tinggi yg sexy di kakinya yg juwita itu.

waktu ini kulihat Vina menyusulkan tangan kanannya ke bawah roknya sambil berjongkok. Rupanya ia pula telah tak tahan sampai menyusulkan tangannya tunggal ke dalam roknya, dan kukira tentu ia pun mementaskan memeknya solo. Sambil semula muka mengambil muka beliau berkata,

“Aduh Ton memekku udah gatel benarbenar nih kepingin dientot kontolmu, ayo donk Ton mainkan memekku gantian”

dgn sigapnya Toni dulu berdiri dan mengatrol istriku ke ranjang, dirobeknya pakaian istriku dan ditariknya rok istriku. nyatanya istriku telah tak memungut lancingan dalam.

Wow, sungguh indahnya kelentit istriku, bersama jembut yg tercukur rampung dan sektor lubang yg steril dan halus dan bercorak pink kemerahan tidak dengan bulu seuntai juga. Rupanya istriku tidak jarang bertolak ke salon kepada di wax, dan ia sempat memperkatakan terhadap sahabat wanitanya yg bertepatan semula temanku bahwa ia sempat ke Japan buat menanggung vaginanya maka warnanya sanggup bermotif pink kemerahan.

“Bangsat, sungguh beruntungnya si Toni itu, saya saja yg suaminya belum sempat menyaksikan asal sela dalam memeknya”, umpatku dgn hati yg meluap-luap dan anehnya bersama disertai oleh hasrat birahi yg meluap-luap serta sampai semakin kencang kukocok penisku. Rupanya ia telah menghasilkan aspek ini sejak dirinya membengkalaikan hotel pagi tadi.

basic� wanita murahan…” pikirku.

seterusnya Toni memunculkan kaki istriku yg juwita dan serta memungut sandal tingginya yg sexy itu dulu di taruhnya ke pundaknya. bersama rakusnya Toni menjilati pepek istriku, menyedotnya dan menyusulkan lidahnya ke dalam pepek istriku.

“Gilaaa…enak betul-betul Tooonnn…aaahhhh…gigit itilku Tooonnn…aahhh…” desah Vina keenakan. Dan tubuhnya terus sejak mulai bergetar dan menegang sambil menjambak rambut Toni.

sorong� memekku bersama lidahmu Tooonnn….sedot itilku lebih dalam lagiiii….aaaakuuu ingin keluaaarrrr…aaaaaahhhhh…enak amat Tooonnn…” teriaknya sambil kakinya mengapit sirah Toni. Vina sudah mendapati orgasmenya. Tapi Toni tak mogok di engkau saja, Toni terus menjilati nonok istriku dan waktu ini terlebih mengibarkan pinggul istriku lebih tinggi tambah, dan beliau sejak mulai mengganti menjilati lubang anus istriku. Sambil jarinya menampilkan di puki istriku dan sering-sering beliau memasukan ke dalamnya dan mulai sejak coba bagi mencakar G-spot istriku sampai istriku meracau.

“Oooohhhh Toooonnn…aku udah ga tahan nih Ton, memekku pgn anda dorong dengan kontolmu…masukin sekarang ini yuks” pinta Vina memohon.

seterusnya dgn perlahan Toni menyusulkan kontolnya ke dalam vagina istriku, dulu sesudah memasukan sekitar ia mencabutnya serta, dulu memasukannya pun sampai istriku bersama liarnya berteriak. seterusnya Toni bersama memusut menyodokkan semua batang kontolnya ke dalam pepek istriku.

“Aaaahh langka enak benarbenar kontolmu, akbar benarbenar, sorong memekku yg berbisa Ton, aaahh perkosa saya, cocok memekku sampe tembus…” rancu istriku.

“Aaaahh saya kepingin pipis nih Ton, memekku kepingin pipis Ton gua nggak tahan nih…”

tidak lama terdengar tangis Vina yg menyakiti semenjak kamar,

“Aaaahhhh…aku keluaaaar lagiii…Tooonnn…nikmat amat rasanyaaa….”

dulu Toni membalikkan badan Vina bersama letak menungging sambil berkata,

anda� nungging donk Vin, saya pgn nyobain belakang anda nih”

sedeng� anda janganlah Ton, kontolmu gede amat, dapat rabak pantatku, jangan sampai please janganlah donkk, pleasee!”

tidak dengan menghiraukan syarat istriku, Toni dulu membawa lubrication asal kantong celananya dan mengoleskan ke giant penisnya dan bersama serentak di masukannya lah kontolnya ke lubang bokong istriku..

“Aah perih.. Ton perihh, kurang sakitt, ahh udah Ton udah gua mampu mati Ron..”

santai� singkat pula tentu dapat terasa enak” dan lama kelamaan istriku benar-benar tampak sejak mulai menikmatinya.

“Ooooh nyata-nyatanya enak Ton, tambah pompa lubang anusku pula entotin..” jeritnya sambil semula melakonkan nonok dan kelentitnya sendiri.

“Aah gua ingin ke luar tengah nih Ton, aahh saya ke luar, enak Ton gilaa!”

kuat hati� Vin, saya serta ingin ke luar nih, aah eksentrik, enak betul-betul bokong kamuuu, aah..”

sesudah rapi pertempuran mereka, mereka tukar berpelukan. tidak lama seterusnya Toni berpakaian lagi.

Pikiranku jadi amat porakporanda, tak tahu apa yg musti kuperbuat sesudah terkena masalah yg amat sangat pelik dan tak masuk ingatan tersimpul. saya hasilnya menetapkan buat berangkat ke klub bagi minum dan menghentikan pikiran. lebih kurang pukul 10 tengah malam, baru saya menghukum terhadap berulang ke hunian dan bagi membicarakannya buat istriku berkenaan soal yg kulihat tengah hari tadi. Ahh, alangkah jalangnya istriku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here