Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

0
217

Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Guru Private
Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus – Kenangan Indah Waktu Kuliah di Jawa Tengah. Ini adalah cerita berasal dari kisah nyata aku saat kuliah di Jawa Tengah sekitar th. 1992.Nama aku Rudy,banyak orang menilai aku pria simpatik bersama dengan kemamuan berpikir cemerlang.Kebutuhan hidup menjadi halangan aku saat itu, duit pas-pasan berasal dari orang tua kadang2 tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya.

Kurang berasal dari 6 bulan aku belajar di kota ini, lumayan banyak tawaran berasal dari beberapa rekan untuk menambahkan les khusus matematika dan IPA bagi adik-adik mereka yang tetap duduk di sekolah lanjutan. Keberuntungan singgah bertubi-tubi, lebih-lebih tawaran singgah berasal dari bunga kampus kami, sebut saja Indah untuk menambahkan les khusus bagi adiknya yang tetap duduk di kelas 2 SLTP swasta ternama di kota di mana aku kuliah. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Keluarga Indah adalah keluarga yang terlalu harmonis, ayahnya bekerja sebagai kepala kantor perwakilan (Kakanwil) salah satu departemen, berumur tidak cukup lebih 46 tahun, saat itu ibunya, biasa aku panggil Tante Stella, adalah ibu tempat tinggal tangga yang terlalu menyimak keluarganya. Konon kabarnya Tante Stella adalah mantan ratu kecantikan di kota kelahirannya, dan perihal ini terlalu aku percayai gara-gara kecantikan dan wujud tubuhnya yang tetap terlalu menarik diusianya yang ke 36 ini. Adik Indah murid aku bernama Noni, terlalu manja terhadap orangtuanya, gara-gara Tante Stella tetap membiasakan memenuhi segala permintaannya.

Dalam satu minggu, aku mesti menambahkan perlajaran tambahan 3 kali bikin Nona, meskipun udah aku tawarkan bahwa saat pertemuan selanjutnya dapat dikurangi, gara-gara sebenarnya Nona lumayan cerdas, cuma sedikit malas belajar. Tetapi Tante Stella tambah menyarankan untuk menambahkan pelajaran lebih berasal dari yang udah disepakati berasal dari awalnya. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Setiap aku selesai mengajar, Tante Stella tetap menanti aku untuk mengkaji perkembangan anaknya, tekadang ekor matanya aku tangkap menyelidik wujud badan aku yang agak bidang menurutnya. Melewati satu bulan aku mengajar Noni, pertalian aku bersama dengan Tante Stella makin akrab.

Suatu ketika, sekitar bulan ketiga aku mengajar Noni, aku singgah layaknya umumnya jam 16:00 sore. Saya mendapati tempat tinggal Bapak Gatot sepi tidak layaknya biasanya, cuma tukang kebun yang ada. Karena udah menjadi kewajiban, aku berinisiatif menanti Noni, sedikitnya selama saat aku mengajar. Kurang lebih 45 menit menunggu, Tante Stella singgah bersama dengan muka cerah sambil menyatakan bahwa Noni sedang menghadiri pesta kembali th. salah seorang temannya, supaya hari itu aku tidak mesti mengajar. Tetapi Tante Stella tetap minta aku menunggu, gara-gara tersedia suatu hal yang mesti dibicarakan bersama dengan saya. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Ketika Tante Stella memanggil untuk masuk ke di dalam rumahnya, alangkah kagetnya saya, ternyata Tante Stella udah memakai pakaian yang terlalu seksi. Yah, sebenarnya badannya lumayan seksi, gara-gara meskipun udah terasa berumur, Tante Stella tetap sempat memelihara tubuhnya bersama dengan jalankan senam “BL” seminggu 3 kali. Tubuhnya yang ideal menurut aku membawa tinggi sekitar 168 cm, dan berat sekitar 48 kg, disempurnakan ukuran payudaranya sekitar 36D.

Mula-mula aku tidak menyimpan curiga mirip sekali, obrolan cuma berkisar persoalan perkembangan pendidikan Noni. Tetapi lama kelamaan seiring bersama dengan cairnya situasi, Tante Stella terasa bercerita berkenaan kesepiannya di atas ranjang. Terus terang aku terasa bingung mengimbangi obrolan ini, aku cuma terdiam, sambil berhayal entah kamana. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

“Rud, anda lugu sekali yah..?” bertanya Tante Stella.
“Agh… Tante dapat aja deh, emang biar nggak lugu mesti gimana..?” jawab saya.
“Yah… lebih dewasa Dong..!” tegasnya.

Lalu, tiba-tiba tangan Tante Stella udah memegang tangan aku duluan, dan tentu saja aku kaget setengah mati.

“Rud… rela kan tolongin Tante..?” bertanya si Tante bersama dengan manja.
“Loh… tolongin lebih-lebih nih Tante..?” jawab saya.
“Tolong puaskan Tante, Tante kesepian nih..!” jawab si Tante.
Astaga, betapa kagetnya aku mendengar kata-kata itu terlihat berasal dari mulut Tante Stella yang punya rambut sebahu. Saya terlalu tidak berkhayal kalau ibu bunga kampus saya, lebih-lebih ibu murid aku sendiri yang berharap layaknya itu. Memang tidak dulu tersedia permintaan untuk “bercinta” bersama dengan Tante Stella ini, gara-gara selama ini aku menganggap dia sebagai seorang ibu yang baik dan bertanggung jawab.
“Wah… aku mesti memuaskan Tante bersama dengan apa dong..?” bertanya aku sambil bercanda.
“Yah… anda pikir sendirilah, kan anda udah dewasa kan..?” jawabnya. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Lalu pada akhirnya aku terbawa nafsu setan juga, dan terasa memberanikan diri untuk memeluknya dan kita terasa berciuman di ruang keluarganya. Dimulai bersama dengan mencium bibirnya yang tipis, dan tanganku terasa meremas-remas payudaranya yang tetap montok itu. Tante Stella juga tidak rela kalah, dia segera meremas-remas alat kelaminku bersama dengan keras. Mungkin gara-gara selama ini tidak tersedia pria yang dapat memuaskan nafsu seksnya yang ternyata terlalu besar ini.

Akhirnya sehabis hampir selama setengah jam kita berdua bercumbu, Tante Stella menarik aku ke kamar tidurnya. Sesampainya di kamar tidurnya, dia segera melucuti seluruh pakaian saya, pertama-tama dia melepas kemeja aku sambil menciumi dada saya. Bukan main nafsunya si Tante, pikirku. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Dan akhirnya, sampailah terhadap anggota celana. Betapa nafsunya dia dambakan melepas celana Levi’s saya. Dan pada akhirnya dia dapat memandang betapa tegangnya batang kemaluan saya.
“Wah… Rud, gede juga nih punya kamu…” kata si Tante sambil bercanda.
“Masa sih Tante..? Perasaan biasa-biasa saja deh..!” jawab saya.

Dalam kondisi aku berdiri dan Tante Stella yang udah jongkok di depan saya, dia segera menurunkan celana di dalam aku dan bersama dengan cepatnya dia memasukkan batang kemaluan aku ke di dalam mulutnya. Aghhh, nikmat sekali rasanya. Karena baru pertama kali ini aku merasakan oral seks. Setelah dia suka jalankan oral bersama dengan kemaluan saya, kemudian aku terasa memberanikan diri untuk bereaksi.

Sekarang gantian aku yang dambakan memuaskan si Tante. Saya membuka bajunya dan kemudian aku melepas celana panjangnya. Setelah memandang kondisi si Tante di dalam kondisi tanpa pakaian itu, tiba-tiba libido seks aku menjadi makin besar. Saya segera menciumi payudaranya sambil meremas-remas, saat itu Tante Stella terlihat senangnya bukan main. Lalu aku membuka BH hitamnya, dan mulailah aku menggigit-gigit putingnya yang udah mengeras. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

“Oghh… aku merindukan kondisi layaknya ini Rud..!” desahnya.
“Tante, aku belum dulu gituan loh, tolong ajarin aku yah..?” kata saya.
Karena aku udah bernafsu sekali, pada akhirnya aku mendorong Tante jatuh ke ranjangnya. Dan kemudian aku membuka celana dalamnya yang berwarna hitam. Terlihat sadar klitoris-nya udah memerah dan liang kemaluannya udah basah sekali di antara bulu-bulu halusnya. Lalu aku terasa menjilat-jilat kemaluan si Tante bersama dengan pelan-pelan.

“Ogh… Rud, pandai sekali yah anda merangsang Tante…” bersama dengan suara yang mendesah.
Tidak terasa, tahu-tahu rambutku dijambaknya dan tiba-tiba tubuh Tante mengejang dan aku merasakan tersedia cairan yang membanjiri kemaluannya, wah…

ternyata dia orgasme! Memang berbau aneh sih, gara-gara berhubung udah dilanda nafsu, bau layaknya apa pun pastinya udah tidak menjadi masalah.
Setelah itu kita pengaruhi posisi menjadi 69, posisi ini baru pertama kalinya aku rasakan, dan nikmatnya terlalu luar biasa. Mulut Tante menjilati kemaluan aku yang udah terasa basah dan begitupun mulut aku yang menjilat-jilat liang kemaluannya. Setelah kita suka jalankan oral seks, pada akhirnya Tante Stella saat ini berharap aku untuk memasukkan batang kemaluan aku ke di dalam lubang kemaluannya. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

“Rud… ayoo Dong, saat ini masukin yah, Tante udah tidak tahan nih..!” pinta si Tante.
“Wah… aku takut kalo Tante hamil gimana..?” bertanya saya.
“Nggak usah takut deh, Tante minum obat kok, pokoknya anda tenang-tenang aja deh..!” sambil berupaya menegaskan saya.

Benar-benar nafsu setan udah pengaruhi saya, dan pada akhirnya aku nekad memasukkan kemaluan aku ke di dalam lubang kemaluannya. Oghh, nikmatnya.. Setelah pada akhirnya masuk, aku jalankan gerakan maju-mundur bersama dengan pelan.

“Ahhh… dorong terus Dong Rud..!” pinta si Tante bersama dengan suara yang udah mendesah sekali.
Mendengar desahannya, aku menjadi makin nafsu, dan aku terasa mendorong bersama dengan kencang dan cepat. Sementara itu tangan aku asyik meremas-remas payudaranya, hingga tiba-tiba tubuh Tante Stella mengejang kembali. Astaga, ternyata dia orgasme yang ke dua kalinya. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Dan kemudian kita berganti posisi, aku di bawah dan dia di atas saya. Posisi ini adalah impian aku kalau sedang bersenggama. Dan ternyata posisi pilihan aku ini sebenarnya tidak salah, terlalu aku merasakan kenikmatan yang luar biasa bersama dengan posisi ini. Sambil merasakan gerakan naik-turunnya
pinggul si Tante, tangan aku tetap repot meremas payudaranya lagi.

“Oh… oh… nikmat sekali Rudy..!” teriak si Tante.
“Tante… aku kayaknya udah rela terlihat nih..!” kata saya.
“Sabar yah Rud… menanti sebentar lagi, Tante juga udah rela terlihat kembali nih..!” jawab si Tante.
Akhirnya aku tidak kuat mencegah lagi, dan keluarlah cairan mani aku di di dalam liang kemaluan si Tante, begitu juga bersama dengan si Tante.
“Arghhh..!” teriak Tante Stella. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Tante Stella kemudian mencakar pundak saya, saat aku memeluk badannya bersama dengan erat sekali. Sungguh luar biasa rasanya, otot-otot kemaluannya terlalu meremas batang kemaluan saya.
Setelah itu kita berdua letih, tanpa disadari kita udah sejam bersenggama, aku pada akhirnya bangun. Saya memakai pakaian aku kembali dan menuju ke ruang keluarga.

Ketika memandang Tante Stella di dalam kondisi telanjang menuju ke dapur, kemungkinan dia udah biasa layaknya itu, entah kenapa, tiba-tiba saat ini giliran aku yang nafsu memandang pinggulnya berasal dari belakang. Tanpa bekata-kata, aku segera memeluk Tante Stella berasal dari belakang, dan terasa kembali meremas-remas payudaranya dan pantatnya yang montok serta menciumi lehernya. Tante pun membalasnya bersama dengan penuh nafsu juga. Tante segera menciumi bibir saya, dan memeluk aku bersama dengan erat.

“Ih… anda ternyata nafsuan juga yah anaknya..?” kataya sambil tertawa kecil.
“Agh… Tante dapat aja deh..!” jawab aku sambil menciumi bibirnya kembali.
Karena udah terlalu nafsu, aku mengajaknya untuk sekali kembali bersenggama, dan si Tante setuju-setuju saja. Tanpa tersedia perintah berasal dari Tante Stella, kali ini aku segera membuka celana dan pakaian aku kembali, supaya kita di dalam kondisi telanjang kembali di ruang keluarga. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Karena kondisi area tidak cukup nyaman, maka kita cuma melakukannya bersama dengan model dogie style.
“Um… dorong lebih keras kembali dong Rud..!” desahnya.
Semakin nafsu saja aku mendengar desahannya yang menurut aku terlalu seksi. Maka makin keras juga sodokan aku kepada si Tante, saat itu tangan aku menjamah seluruh anggota tubuhnya yang dapat aku jangkau.

“Rud… mandi yuk..!” pintanya.
“Boleh deh Tante, berdua yah tapinya, terus Tante mandiin aku yah..?” jawab saya.
Akhirnya kita berdua yang telanjang menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi aku duduk di atas closed, dan kemudian aku menarik Tante Stella untuk menciumi kemaluannya yang terasa basah kembali. Dan Tante terasa terangsang kembali.

“Hm… nikmat sekali jilatanmu Rud… agghhh..!” desahnya.
“Rud… anda sering-sering ke sini Rud..!” katanya bersama dengan nafas memburu.

Setelah suka menjilatinya, aku angkat Tante Stella supaya duduk di atas saya, dan batang kemaluan aku kembali dibimbingnya masuk ke di dalam lubang kemaluannya. Kali ini rasa nikmatnya lebih banyak terasa. Goyangan si Tante yang naik-turun yang makin lama makin cepat memicu aku pada akhirnya “KO” kembali. Saya mengeluarkan air mani ke di dalam lubang kemaluannya. Tante Stella kemudian menjilati kemaluan aku yang udah berlumuran bersama dengan air mani, dihisapnya seluruh hingga bersih. Setelah itu kita mandi bersama. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

Setelah selesai mandi, aku pamit pulang gara-gara baru tersadar bahwa kelakuan aku terlalu beresiko apabila diketahui oleh Bapak Gatot, Indah rekan sekampus saya, lebih-lebih Noni murid aku itu. Sampai saat ini kita tetap sering bersua dan jalankan persetubuhan, tetapi tidak dulu kembali di rumah, Tante memesan kamar hotel berbintang dan kita bersua di sana. Cerita Mesum – Guru Private Yang Putih Mulus

wsd4d.com

Togel Online | Dominoqq Togel HK | Bandarq | Togel SGP | Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here