Cerita Mesum Bapakku Lebih Nikmat Perkasa

0
628

Cerita Mesum Bapakku Lebih Nikmat Perkasa

Cerita Mesum Bapakku Lebih Nikmat Perkasa
Cerita Mesum Bapakku Lebih Nikmat Perkasa

Warung Mesum Titis anak tertua awal 2 bersaudara, dirinya lahir semenjak marga yang bersahaja pasangan Lukman (50) dan Hazizah (42). Bapak seseorang wirausaha meskipun ibunnya PNS di kota Banten. Titis menikah diusianya yang pun muda merupakan 19 th, pecah awal SMA dirinya serentak dinikahkan lantaran kepergok oleh ibunya ketika ngesex dengan pacarnya dirumah mereka. diwaktu itu ibunya amat sangat geram dan menjemput suku sang si sayang buat mempertanggung jawabkan aksi anak mereka. Dan hasilnya ke-2 belah pihak sepakat menikahi keduanya sesudah mereka khatam mulai sejak bangku sekolah SMA.

walau mereka berdua juga labil, sesudah menikah keduannya pandangan hidup riang, mertuanya meneruskan mereka suatu lokasi tengah yang lumayan agung. maka makin lengkaplah kebahagiaan mereka berdua. 7 bln umur pernikahan Titispun hamil. Orang lanjut usia mrk teramat suka bersama kehamilan Titis. sepertinya mereka sdh tdk sabaran mau miliki cucu. Namun kebahagian itu singkat tergoda dikala sang laki diboyong kerjakan kekota lain. dengan berat hati Titis terpaksa merelakan keberangkatan sang laki tercinta.

saya� tdk sanggup jauh darimu mas … saya bimbang saya tidak jago masih disini sendirian” ucapnya disaat itu.
“Mas bakal tidak jarang pulang belas kasih … tidak usah kawatir, jikalau anda bingung solo dirumah, anda mampu lagi dirumah ibu bagi sementara kepada mas pulang” jawab suaminya disaat itu.

hasilnya titis cuma mampu pasrah disaat itu, dan merelakan keberangkatan sang laki. kembali terasa belum sirna capek waktu pembuatan perjamuan pernikahan mereka 7 bln dulu, kini beliau sdh mesti berpisah dengan sang laki tercinta terasa demikian berat baginya. 2 bln sdh dari suaminya di alterasi, tatkala itu semula Titis sedang dengan orang tuanya. dia benar-benar lebih pilih tambah kerumah orang tuanya. Sendirian dirumah kadang beliau merasa kesunyian dan resah paling utama tengah malam hri. malahan dlm keadaannya yang pun hamil jejaka. ke-2 orang tuanyapun jg suka bersama kehadirannya ditengah-tengah mereka.

Keberadaannya lumayan menghibur ke-2 orang tuanya. Karna benar-benar permulaan adiknya menentukan guna kuliah di Bandung, hunian akbar itu cuma dihuni berdua oleh Bapak dan ibunya. Namun dia kacewa bersama suaminya, alamat berangkat dia merasa pehatian sang laki demikian cenanga kepadanya. terhadap mulanya memang lah tidak jarang berikan berita dan menyoalkan kabarnya, namun semakin hri makin menyusut. Ditelpon pelik diangkat di smspun kadang tidak dibalaz alasannya terus repot tugas. Janjinya bagi senantiasa mengunjunginyapun cuma sedang maut. sampai tidak abnormal beliau merintih dlm kesendiriannya.

tengah malam itu hujan turun rintik-rintik, sebarang masa nampak kilat berpijar menyoroti kegelapan tengah malam. Lukman terurus berasal tidurnya. AC kamar yang mati membuatnya terasa gelisah. Sementara disampingnya dilihatnya istrinya telah tertidur pulas. dirinya mengambil remot AC yang tergeletak tidak jauh darinya, dulu menghidupkannya. dirinya menimbang-nimbang buat melanjutkan tidurnya, namun kantong kemihnya terasa penuh. Membuatnya menetapkan pada kekamar mandi.

sesudah buang air mungil Lukman periksa lubang angin rumahnya apabila ada yang serampangan dikunci. kala melintasi kamar putrinya,* beliau menyaksikan pintu gerbang kamar sebentar terkuak. asal jarak gerbang yang terbongkar ke luar sinar jelas gejala lampu kamar terus pandangan hidup. Penasaran Lukman dulu jelang kamar putrinya termuat dan mengintip nya. beliau takjub menyaksikan sang cewek terbaring dikasur. ke-2 kakinya terekspos sementara dasternya terkuak. maka CDnya yang berupa merah tampak bersama jelas.

Buah Dadanya merakit naik turun bersama rutin menuruti alur napasnya. tidak jauh darinya tergeletak telephone seluler Anroid miliknya. Lukman menimbang Titis tertidur diwaktu semula asik dengan anroidnya. Pikiran lucah seketika unjuk diotaknya. Matanya melotot mengeraygi badan Titis. Selangkangan yang terkuak tidak abolisi asal tatapannya. Gairahnya terpancing seketika. penis mengejang.

sewajarnya Lukman merupakan seseorang Bapak yang baik. dirinya mempunyai 2 orang wanita yang menawan dan sexy pun, ke-2 putrinya demikian manja padanya. Namun selagi ini tidak sempat terbersit pikiran vulgar dihatinya untuk mereka. Entah kenapa tengah malam itu dia dapat teransang menonton baju Titis yang tersibak. beliau dulu masuk jelang badan Titis. asal celah yang demikian dalam dirinya dapat menonton keindahan tubuhnya bersama terang. Kerongkongannya bertenggang turun naik karna birahi. Matanya tidak terbesit memperhatikan selangkangan Titis yang tersingkap.nonoknya yang tambem terpaku terang alamat olak CD nya mencetak garis sebanding untuk belahannya. lumayan lama dirinya menatapnya, dulu beliau mendekatkan wajahnya keselangkangan Titis dan menciuminya pun kali. Menghirupnya dlm-dlm.

“Ooooohh harum sekali ” pikirnya. dia makin nekat.

Pelan-pelan disingkapnya CD Titis ke atas maka nonoknya yang tembem itu tampak dengan terang. Penuh gairah diciuminya, lidahnya membelai belahannya dan menghisap-hisapnya bersama penuh gairah. Namun Titis sontak terbagun disaat merasakan ada sentuhan di liang kewanitaannya, menciptakan dia tergesa-gesa merondok dibalik ranjang supaya tidak kelihatan olehnya. tidak menyaksikan benda yang mengganggunya Titispun menambahkan tidurnya. kecut hati sang betina keburu bangun, dirinya dulu membancuh penisnya cocok di atas selangkangnya yang terkuak. demikian spermanya dapat ke luar dirinya dulu menangani ke antara nonoknya.

“Ooooogghhhhhhhh… mmmmppphhhhhhnakkkk” erangnya lirih.

Spermanya menyumpah-nyumpah dibelahan memek Titis. dulu berputar mengairi taplak. dia tersenyum puas dan buru-buru sedang kekamarnya. awal keluhan itu Lukman senantiasa bernapsu menyaksikan betina kandungnya tercatat. Diam-diam dirinya mengintip ketikanya masih bersiram dan tidak gila dirinya merabanya kala tidur.

mencampuri pekan ke-2, Titis mulai sejak merasakan ketaknormalan awal langkah Bapaknya. tidak jarang beliau dapati sang Bapak memandangi tubuhnya, paling utama diwaktu dirinya berpakaian sexy. Matanya seperti mau membongkar tubuhnya membuatnya risih. saat mandipun beliau merasa ada yang memantau. Namun yang paling tidak dia tahu beberapa kali waktu bangun tidur beliau terkena seperti plek sperma di CDnya.

Sperma siapa-siapa? Apakah dirinya bermimpi, tp tetua itu demikian tidak sedikit tidak kira kira itu air kewanitaannya. Sejujurnya dari ditinggal suaminya, dia benar-benar merasa amat sangat dingin dan ketenangan. beliau merindukan sentuhan seseorang cowok juga sebagai ruang pelampiasan hasrat birahinya. tidak diperhatikan suaminya membuatnya kadang berpikir pada selingkuh. Namun walaupun demikian beliau tidak sempat khayalan basah malahan masturbasi. Pagi itu kala lagi berdua dengan Bapaknya dirumah, dirinya bercita-cita kepada bersiram. Dikamar bersiram dirinya melembutkan pakaiannya. dulu membanjiri tubuhnya dan menyabuninya. ketika itulah dirinya menyaksikan sepasang mata mengawasinya bermula antara pintu gerbang. beliau terperanjat dan terburu-buru menyelesaikan mandinya dulu lagi kekamarnya.

Dikamar dia termenung memikirkan histori yang baru dialaminya terselip. ” tentu orang itu sdh menyaksikan sekujur tubuhku, siapa-siapa bangsat itu?” Pikirnya. Namun demikian mengingat cuma berdua dengan Bapaknya dirumah dadanya terasa berdebar-debar. “Apakah Bapak yang mengintipku?, tidak gaya-gayanya Bapak sebejat itu” pikirnya. dia merasa jengah apabila mengingat sang Bapak melihatnya dlm kondisi bugil.

satu buah tengah malam dirinya terbagun diwaktu mendengar nada gelumat permulaan kamar ke-2 orang tuanya. Penasaran iapun coba mengintipnya. beliau kagum demikian menonton pergumulan ke-2 orang tuanya. sang Bapak menindih badan ibunya. Penisnya merakit ke luar masuk diliang puki ibunya. juga sebagai wanita yang sudah bersuami aspek itu sesungguhnya sdh tidak eksentrik baginnya.

Namun takaran penis Bapaknya yang demikian agung dan pajang membuatnya memang lah terpesona. Penis Lukman memang lah agung dan panjang, 2 kali lipat apabila di bandingkan milik suaminya. vagina ibunya kelihatan termonyong-monyong meraih pacak penis Bapaknya. Pinggulnya tengah mencari akal naik turun dengan cara rutin, sementara sang ibu mengimbangi dengan memutar-mutar pinggulnya kekiri dan kekanan. maka menumbukan bunyi-bunyi menggairahkan.

Sementara bermula kalam keduanya terdengar rengekan tangisan kenikmatan. Lama tidak disentuh laki laki menghasilkan Titis teransang menonton pergumulan ke-2 orang tuanya tercantum. Dadanya terasa pengap, puting susunya berkedut-kedut dan nonoknya terasa gatal. tidak dengan disadarinya dia meraba-raba klitorisnya tunggal. terkira olehnya penis sang Bapak yang akbar dan panjang ke luar masuk dinonoknya. Tengguknya terasa merinding.

” Oooohhhhh paakkkkkk… penis Bapakkk enak amat, kocok yang berterima paakkkkkk” racau ibunya.

Bapaknya makin mempersingkat kocokanya, penisnya mengobrak-abrik liang tempik ibunya yang becek. dulu keduanya silih bersilih lokasi, ibunya menaiki sang Bapak dan mengoyang pinggulnya naik turun, kadang bersirkulasi kekiri dan kanan. Sementara Bapaknya berbaring dikasur meremas-remas Buah Dada ibunya. lumayan lama keduanya bersetubuh. badan keduanya kelihatan mengkilap berkeringat. sampai hasilnya ibu mengerang melubangi, tubuhnya menengang dan hasilnya terkapar meraih orgaismenya.

Titis memang sdh teransang, penis sang Bapak memang lah memukaunya. tenggorokannya mencari jalan turun naik karna birahi. dia sejak mulai berhayal terhadap bersetubuh denganya. Sementara dikamar Lukman terus menaiki badan sang hawa dan memompa penisnya bersama serentak. 15 menit berserang dirinya memecah-mecah spermanya dirahim istrinya. dulu dia terkulai disampingnya. Titis tergesa-gesa serta kekamarnya. dulu membawa air putih dan meneguknya. dia menghempaskan tubuhnya dikasur dadanya bertenggang turun naik. Tangannya masuk ke ulang lancingan dlmnya dan membelai-belai nonoknya yang sudah basah.

dari tidak sengaja menonton pergumulan ke-2 orang tuanya beberapa disaat dulu. Titis merasa ada sebentar kelainan bagi ia, beliau merasa birahi terhadap Bapaknya. Penisnya yang akbar dan panjang membuatnya sulit tidur. tidak jarang dia berhayal bercinta bersama Bapak kandungnya tercatat. bila diawal mulanya dirinya risih bersama perhatian bangor Bapaknya. Namun waktu ini dirinya malah sengaja mencari perhatiannya. dirinya sengaja berpakaian sexy didepan bapaknya. tidak eksentrik dia bersila seenaknya maka CDnya tampak oleh Bapaknya. Ada kepuasan eksklusif baginya menunjukkan keindahan tubuhnya untuk sang Bapak. Nonoknya senantiasa basah tiap-tiap kali menggodanya.

Pagi itu saat lagi bersiram Titis juga menyaksikan sepasang mata mengawasinya. Tahu jika Bapaknya terus mengintip iapun berkeinginan menggodanya. Dadanya berdebar-debar, Entah mengapa dia merasa demikian birahi mengingat sang Bapak memperhatikan badan bugilnya. sesudah melumuri tubuhnya bersama busa, beliau dulu meremas-remas buah dadanya yang sekal. Sementara tangan yang satunya mengelus-elus kolistorisnya.

“Ayo pak… nikmati badan anak kandungmu ini … nikmati sepuasnya” bisiknya dlm hati. Membuatnya makin birahi mengusap-usap Buah Dadanya dan mempertontonkan klitorisnya.

Sementara itu semenjak jarak gerbang Lukman melihatnya tidak berkedip. Bola matanya melotot seperti ingin melompat ke luar melihat badan mulus Titis. tidak seincipun badan Titis luput awal tatapannya. tidak absah mengganjal napsu iapun mengudak penisnya dan mempreteli spermanya dilantai. kala ke luar mulai sejak kamar bersiram Titis menyaksikan sperma Lukman bertaburan dilantai. beliau tersenyum puas. dengan pucuk jari disekanya, dulu didekatinya kehidung dan dijilatinya bersama birahi. seluruh itu nyata-nyatanya tidak luput semenjak penghatian Lukman. beliau menyeringai penuh arti.

tengah malam harinya, lebih kurang jam 1 tengah malam Lukman tampak waswas dipembaringannya. Tubuhnya terasa panas dingin. Dada berdebar-debar sebentar-sebentar dirinya pindai posisinya. Matanya tidak mampu dipejamkan. Sementara itu sang hawa tampak sudah tertidur lelap. tengah malam itu dirinya sudah bertekat buat memerkosa Titis. Namun ada rasa curiga dihatinya. gimana kalau anaknya tercantum melawan dan berteriak maka tamatlah riwayatnya. Tp bila diingatnya dengan cara apa Titis yang demikian bernapsu menjilati spermanya, terang Titis amat sangat kesunyian. Perang batinpun berlangsung dlm ia. hasilnya dirinya mengendap-endap kekamar sang putri.

Sementara dikamarnya, Titispun merasakan factor yang sama. dia resah tidak sanggup tidur. Entah mengapa tengah malam itu napsu mau bersetubuh demikian gede. Puting susunya terasa berdenyut-denyut sekalipun nonoknya terasa gatal. beliau berkeberatan mengingat perceraian bersama sang laki. kala seperti itu dia tengah tergambar tingkah Bapaknya yang aneh.

mulai sejak bersumber tatapannya yang keras seperti mau menelanjanginya sampai mengintipnya bersiram. Nonoknya terasa basah, kebali beliau berhayal bersetubuh bersama Bapak kandungnya tertera. dikala dia tambah larut dlm pikirannya, sontak gerbang kamarnya di buka permulaan luar dan sesosok badan berjingrak masuk. Dadanya berdegup kencang dikala mengenali figur yang masuk kekamarnya tersimpul yang tidak lain ialah Bapak kandungnya solo. dia mengganjal napas kala sang Bapak mendekat tubuhnya. dirinya menentukan buat berpura-pura tidur menuntut apa yang dapat dilakukan sang Bapak.

Beberapa waktu meminta, beliau merasakan rabaan menapaki pahanya sampai kepangkal pahanya dan perlahan masuk kebalik lancingan dlmnya. dia mengganjal napas waktu jemari sang Bapak mengkritik bagian nonoknya yang basah dan merakit bawah tangan disana. Sekian lama tidak disentuh lelaki membuatnya demikian gampang terangsang. sewaktu dia terlena dengan sentuhan-sentuhan itu, sontak dirinya merasakan lancingan dlmnya diloloskan. sampai tubuhnya bidang bawah lugu tidak terselubung seuntai benangpun.

Beberapa waktu seterusnya ciuman sang Bapak melandai diperutnya lagi umbilikus dulu turun kenonoknya yang basah. dia menggigit bibirnya kuat-kuat waktu merasakan lidah sang Bapak mengurut bagian nonoknya dan menjilatinya permulaan atas kebawah dengan cara rutin. dulu mencari jalan artifisial diklitorisnya. Liang nonoknya dihisap sang Bapak, Cairannya diserubutnya bak indo panas sampai steril tidak tinggal. Titis mengelepar seperti cacing kepanasan. Pinggulnya berbisnis imitasi menyongsong jilatan lidah sang Bapak di klitorisnya. Sekian lama tidak disentuh lelaki membuatnya tidak sanggup menghalangi birahinya. Emutan sang Bapak terasa demikian nikmat.

berasal mulutnya terdengar erangan erangan lirih yg bikin Lukman makin bergairah mengoral liang vaginanya.

“Ouuuuuhhhh… paaakkkkk… geliiii paaakkkkk” rintihnya.

Tangannya masuk kedlm bokser sang Bapak dulu mengaduk penisnya. Puas menjilati vagina Titis Lukman dulu menindihnya. beliau melumat bibirnya dengan panas. dulu ciumannya berubah keleher lagi turun keBuah Dadanya yang sekal.

“Paakkkkk Masuin paaakkkkkk… ” pinta Titis serak.

Tangannya menatar penis sang Bapak keliang nonoknya.

“Masukin apa nak … ? ” ganggu Lukman.
“Masuin ini paakkk…” jawab Titis tidak tabah sembari meremas-remas penis Lukman.
“Ini apa naaakkkk …? berkata yang halal� bertanya Lukman menggodanya.
” Masuin … penis Bapak kenonok Titis cepatannn … ” jawabnya gemas.

dia memang sdh tidak tahan. tidak dengan malu-malu terus dia memengaruhi guna Bapaknya termuat. sesudah meluaskan ke-2 paha Titis Lukman serta-merta menasihati penisnya keliang pepek sang betina. Penisnya digesek-gesekkannya dibelahan tempik Titis. setelah itu di masukinya perlahan-lahan. Titis mengganjal napas disaat sedikit-demi singkat penis Bapaknya mencampuri liang nonoknya.

“Occhhhhh paaakkk… akbar benarbenar …” rintihnya.

Penis Bapaknya terasa demikian ketat menganjal didalam nonoknya. Membuatnya seperti mau kencing.

pengap� amat nonokmu nak … ooouuhhh nikmat baget empati ” racau Lukman.

beliau memejamkan matanya menikmati cengkraman uterus sang hawa dibatangnya. dulu bersama penuh napsu dilumatnya terus kalam Titis yang mungil.

” Bapak empati anda nak, anda jelita sekali ” bisiknya mesra.
“ Titis jg empati Bapak” jawab Titis.
“ Sdh lama Bapak mengharapkan dikala seperti ini ” bisik Lukman.
” Titis sukacita sekali dapat* dgn Bapak seperti ini ” balas Titis matanya nampak berkaca-kaca.
” mengapa meratap� bertanya Bapaknya.
” Titis girang pakkk, Titis mau senantiasa dgn Bapak seperti ini … Titis menyukai incest ini pakk…” bisiknya.
“ Kita dapat berulang dgn belas kasih� jawab Lukman sembari mencium kening sang anak bersama penuh perasaan.
” tempik Titis nikmat benarbenar … ” godanya.
“ Penis Bapak jg nikmat” balas Titis.

dulu lisan keduanya bergabung, berciuman bersama panas tukar hisap. Penis Lukman mulai sejak bertenggang ke luar masuk didlm liang pukas sang wanita yang basah. Tangannya meremas-remas buah dada putrinya yang ranum.

“Oohhhh Bapak ini manis amat …. mmmmppphhhh masuin dlm-dlm paakkkk” racau Titis.

turap penis sang Bapak dinonoknya terasa nikmat tidak ada tara. Penis Bapaknya yang agung dan panjang demikian tetap hati isikan tiap-tiap relung dirahimnya. Mulutnya bertura-tura tidak karuan sementara pinggulnya berikhtiar gelap menyongsong sodokan penis sang Bapak. ajaib lebih sepuluh menit selanjutnya dirinya merasakan satu buah yang nikmat menyesak ke luar berasal rahimnya.

“Ohhh paakkkkk… Titis sdh tidak tahan. paaaakkkkk… ” dirinya mengerang menyunduk mendekap sang Bapak, tubuhnya menegang bersama napasnya memburu.

Beberapa waktu selanjutnya beliau terkulai lemas meraih orgaisme pertamanya. Lukman mendekap sang wanita dengan erat penuh kasih sayang.

Penisnya ditekannya lebih dlm dan merendahkan sang betina menikmati orgaismenya.

” nikmat yaaannggg” tanyanya.
” nikmat betul-betul paakkkk” jawab Titis lirih.

dirinya memeluk erat sang Bapak menikmati ampas kelebihan orgaismenya. dia merasa demikian damai. bergabung dengan badan sang Bapak mewasiatkan kepuasan tunggal baginya. Kepuasan yang tidak didapatinya bersumber orang lain termasuk juga suaminya. Beberapa menit seterusnya Titis juga mendesah lirih waktu sang Bapak pula mengenjotnya. Penis Bapaknya bertenggang ke luar masuk dinonoknya. Birahinya pun terpancing.

Keduanya tambah bergumul bersama panas. pass lama guna kedudukan ini, dulu dirinya menaiki badan sang Bapak dan memompa penis Lukman bermula atas. Pinggulnya mencari akal turun naik, kadang bergerak dengan liar.

” ohhh yaaannggg… nikmat amat pengertian� anda bestari …” desah Lukman.

Matanya meram tanggang menikmati gesekan uterus Titis dipenisnya. pass lama bersetubuh, keringat bercucuran asal badan mereka. sampai hasilnya Titis mengerang berbisa mendapatkan orgaisme keduanya. dia berulang terkulai lemas.

Lama tidak bersetubuh nyata-nyatanya membuatnya langsung orgaisme. Lukman juga menaiki badan Titis dan mengenjotnya bersama langsung. Penisnya berikhtiar ke luar masuk. dia memejamkan matanya menikmati tiap hujaman penisnya dirahim anak kandungnya termuat. Gairahnya demikian menggelora. tidak mau tampaknya dia menganulir kenikmatan itu. Persetubuhan sedarah itu menurunkan sensasi yang luar jamak baginya.* memusakakan kepuasan singularis. 15 menit berselang dirinya merasakan objek yang nikmat mengejar-ngejar ke luar dara penisnya.

” ohhhh pengertian … Bapak ingin keluarrr… cium Bapak nak” desahnya.

Meraka berdua dulu berciuman dengan panas. Sementara penis Lukman menghentak-hentak diliang kelentit Titis. Beberapa ketika setelah itu dirinya mengerang bengis dan membayankan spermanya dlm uterus anak kandungnya tersebut.

“Nikmat amat simpati …” ucapnya tidak dengan menjelaskan pungutannya dibibir Titis.

Titis mendekap Bapak kandungnya tercantum dengan erat. Sperma sang Bapak terasa hangat dirahimnya. dia memang lah puas tengah malam itu.

saya� cinta bapakkk… kepada Titis semula sepetri ini … “ bisiknya manja.

dari tengah malam itu Titis tidak pun kesunyian meskipun suaminya jauh darinya, Bapaknya membawa peran suaminya. Keduanya bersetubuh tiap-tiap kali ada peluang. Mereka laksanakan ditempat tidur, kamar bersiram, area masih kian tungku dan tidak kurang dihotel. diwaktu ibunya tidak ada, keduanya umpama pasangan laki cewek bertelanjang ria sepanjang hri. terlebih saat ibunya adapun keduanya lagi melakukannya, Lukman sdh suka akan dengan badan anak kandungnya tersebut.

dirinya senantiasa bernapsu menonton badan Titis, begitupun Titis tidak sempat bosannya disodok Bapak kandungnya tersimpul. tidak ajaib dikala ibunya ada, sang Bapak menyusup kekamarnya dulu keduanya bersetubuh kilat. Kadang cuma beberapa kali sodokan saja penis sang Bapak dinonoknya. Namun itu sdh lumayan guna keduanya pada konsisten melakukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here