Cerita Mesum – Tubuh Montok Payudara Tante Linda 36B

0
216

Cerita Mesum – Tubuh Montok Payudara Tante Linda 36B

Cerita Mesum – Tubuh Montok Payudara Tante Linda 36B

Cerita Mesum – Tubuh Montok Payudara Tante Linda 36B – Ini berawal berasal dari liburan kuliahku. Aku sebenarnya udah lama berencana untuk jalan-jalan ke kampung halamanku. Tidak menjadi pesawat yang kutumpangi udah mendarat di bandara Sam Ratulangi. Aku bingung, ini senang kemana sich?? udah lama saya nggak kesini. Tiba-tiba ada yang menepuk punggungku,

” Hei, udah lama yach? ”
Aku bingung, siapa tante ini.
” Masih ingat tidak mirip tantemu ini”? katanya.
Aku cuma menggelengkan kepala. ” Aku tante Linda ” katanya.
Ooo..iya saya segera menjadi teringat mirip adik papaku. Ternyata dia yang menjemputku. Singkat kata saya pun berada dirumahnya. Habis makan siang, dia mengajakku mengobrol diruang tamu.

Aku bertanya mirip dia, kok sepi sich?? Dia bilang, sebenarnya begini keadaanya tiap hari. Oom boy tetap berlayar, sepupuku yang cewek hanya satu ulang Kuliah katanya.

Saat Tanteku inginkan mengambil gelas minumannya, tak sengaja mataku memandang ketengah dadanya yang cuma terbalut pakaian kaos yang ketat dan tipis(ngaa’ pake BH cing!!). “Adikku” segera ngeras, aduh bahaya nich kecuali ketahuan, pikirku. Sambil berdiri saya berkata senang istirahat dulu. Dia berkata:
” Silahkan, soalnya tante senang istirahat juga.”

Sesampainya dikamar, perasaanku menjadi nggak karuan, soalnya tetap ingat dada putih tante Linda tadi.Aku segera mengunci pintu kamar, lantas beronani ria sambil membayangkan muka tante Linda yang agak mirip-mirip bersama dengan Krisdayanti itu. Oo enak banget “croott..croot..crot..” saya udah nampak rupanya. Aku wajib nyari langkah nih agar mampu merasakan dada putihnya tadi. Sambil pikir-pikir, saya ketiduran.

Aku terperanjat dan bangun gara-gara tiba-tiba saja saya menjadi dingin. Wah ternyata udah gelap, mana hujan lagi. Kututup jendela kamarku itu, lantas saya beranjak keluar. Hening dan sepi rumah ini. Aku ke dapur, cuma mendapati si Ijah tengah mencuci piring. Aku bertanya ke dia,
” Ibu kemana Bi? “.
Bi ijah menjawab kecuali tanteku udah tidur tadi setelah makan dan sepupuku tengah menginap di rumah temannya. ” Aku kekamar aja dech”, pikirku. Saat menuju kamar, tak sengaja saya lewat kamar tante Linda. Pintunya udah tertutup rapat. Teringat dada putih yang tadi siang, saya menjadi bersemangat untuk melihat, bagaimana sich tante Linda kecuali tidur. Pelan-pelan kuintip lewat lubang kunci.Tapi gelap banget. Rupanya lampu dikamar tante Linda udah padam.

Makin penasaran saya dibuatnya. Kucoba untuk menarik gagang pintu, ahaa.. ternyata tidak terkunci. Sambil memandang kiri-kanan, saya beranjak masuk ke kamar tante Linda. Kesempatan nih pikirku. Terdengar desahan halus tante Linda diatas ranjangnya. Pelan-pelan saya merayap mendekati daerah tidurnya. Kimono tente Linda tersingkap keatas sedikit, agar memamerkan pahanya yang putih mulus.

Kejantananku segera bereaksi. Pelan-pelan kuraba paha tante Linda, sambil turunkan celana pendekku. Tante Linda tidak bergeming sedikitpun, dia tertidur begitu pulasnya membuatku tambah berani. Batang penisku udah tambah membesar. Tanganku tambah naik keatas, menyentuh bulit-bukit halus tante Linda. Tante Linda mendesah, akupun menarik tanganku. Takut ketahuan. Tanganku ulang naik ke paha dan sekitarnya. Sambil mengocok penisku, kucari lubang vagina tante Linda. Terasa hangat ditanganku. Ternyata tante Linda tidak kenakan CD ketika tidur. Pelan-pelan kubuka tali kimono yang berada dipinggangnya.

Tampaklah tubuh putih tante Linda bersama dengan dada berukuran 36B (kutaksir).Aku membaringkan diri disamping tubuh tante Linda. Tiba-tiba tante Linda berubah ke arahku, membuatku tambah tidak karuan. Sambil menusukkan jariku ke vaginanya, saya pun pelan-pelan beranjak menindih tante Linda. Tapi tanganku yang satu kugunakan sebagai penopang tubuhku. Pelan-pelan kutusukkan penisku ke liang vaginanya yang udah basah. Tapi masuknya sukar banget. Dan tiba-tiba dia mengerang.Aku pun menghambat napas. Ternyata dia tidak menyadari terhadap apa yang akan menimpanya. Dengan menegaskan sasaran yang tepat, ke dua tanganku kugunakan sebagai penopang tubuhku. Kutusuk pelan-pelan vaginanya, penisku udah semata-mata kepala yang tenggelam. Aku menanti reaksi tante Linda. Tidak ada apa-apa (mungkin dia tengah mimpi hubungan sex bersama dengan Om Boy).

Dengan suatu dorongan yang kuat, kuhujamkan penisku kedalam liang vagina tante Linda sampai amblas seluruhnya. Terpekik tante Linda gara-gara kaget.
” Apa yang kau lakukan??” katanya.
” Penisku inginkan merasakan vagina tante ” , kataku.
Tante Linda tetap berontak.Tapi apalah energi sorang wanita bertinggi badan 165 bersama dengan berat kira-kira 55, terhadap saya yang bertinggi badan 180 cm. Sambil tetap menghujamkan penisku bersama dengan keras, terdengar pekikan dan desahan halus tante Linda yang ternyata udah menjadi menikmati besarnya penisku. Saat saya hampir keluar, kuhentikan goyanganku. Ternyata dia marah.
Ia berkata,” Kalau tidak senang kulaporkan kau mirip bapakmu, lanjutkan goyangan penismu “.

Aku pun tersenyum dan membalik badan tante Linda. Kuangkat kimononya dan berkata, saya senang rasain pantat tante .Tante Linda pun kaget, pantatnya belum dulu dimasukin penis katanya. Akupun memaksa bersama dengan tusukan keras dan teriakan histeris tante Linda, kutusuk pantatnya bersama dengan sekuat tenagaku. Terasa sempit dan licin gara-gara darah tante Linda rupanya. Tak berapa lama saya pun mengeluarkan air maniku ke pantat tante Linda.

Malam itu saya melakukanya berulang-ulang, saya betul-betul memicu tante Linda kepayahan sampai hampir pingsan. Perbuatan itu kami melaksanakan sepanjang saya berada di sana. Sampai saat ini saya tetap teringat akan perbuatanku terhadap tante Linda dan saya inginkan senantiasa melakukannya ulang bersama dengan kecuali saya bertemu ulang dengannya nanti.

wsd4d.com

Togel Online | Dominoqq Togel HK | Bandarq | Togel SGP | Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here