Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

0
763

Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Cerita Mesum - Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab
Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Cerita Mesum Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab – Di kantorku tersedia seorang wanita berjilbab yang terlampau cantik dan anggun. Tingginya sekitar 165 cm bersama dengan tubuh yang langsing. Kulitnya putih bersama dengan lengsung pipit di pipi meningkatkan kecantikannya, suaranya halus dan lembut. Setiap hari dia mengenakan pakaian gamis yang panjang dan longgar untuk menyembunyikan lekuk tubuhnya, tapi saya percaya bahwa tubuhnya tentu indah. Namanya Fatma, dia sudah bersuami dan beranak 2, usianya sekitar 30 tahun. Dia senantiasa melindungi pandangan matanya pada lawan tipe yang bukan muhrimnya, dan kalau bersalamanpun dia tidak menginginkan bersentuhan tangan. Namun kesemua itu tidak menurunkan rasa ketertarikanku padanya, bahkan saya tambah penasaran untuk dapat mendekatinya bahkan sampai dapat menikmati tubuhnya…., Ya…. Benar… Aku memang terobsesi bersama dengan temanku ini. Dia sungguh-sungguh membuatku penasaran dan menjadi objek khayalanku siang dan malam di waktu kesendirianku di kamar kost. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Aku memang sudah berkeluarga dan mempunyai 2 orang anak yang tetap kecil-kecil, tapi anak dan istriku berada di luar kota bersama dengan mertuaku, sedangkan saya di sini kost dan pulang ke istriku seminggu sekali. Kesempatan untuk dapat mendekatinya selanjutnya singgah juga,
Ketika saya dan dia ditugaskan oleh atasan kita untuk ikuti workshop di sebuah hotel di kota Bandung sepanjang seminggu.
Hari-hari pertama workshop saya berupaya mendekatinya agar dapat berlama-lama ngobrol dengannya, tapi Dia terlampau senantiasa melindungi jarak denganku, sampai pada hari ketiga kita mendapat tugas yang harus diselesaikan secara bersama-sama dalam satu unit kerja.
Hasil pekerjaan harus diserahkan pada hari kelima. Untuk itu kita bersepakat untuk mengerjakan tugas berikut di kamar hotelnya, dikarenakan kamar hotel yang ditempatinya terdiri dari dua ruangan, yaitu area tamu dan kamar tidur.
Sore harinya pada waktu tidak tersedia kesibukan workshop, saya sengaja jalan-jalan untuk melacak obat perangsang dan lagi lagi sambil membawa makanan dan minuman ringan. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Sekitar jam tujuh malam saya mengunjungi kamarnya dan kita merasa berdiskusi mengenai tugas yang diberikan. Selama berdiskusi terkadang Fatma bolak-balik masuk ke kamarnya untuk mengambil bahan-bahan yang dia simpan di kamarnya, dan pada waktu dia masuk ke kamarnya untuk lagi mengambil bahan yang dibutuhkan maka bersama dengan cepat saya membubuhkan obat perangsang yang sudah saya persiapkan.
Dan saya melanjutkan pekerjaanku seolah-olah tidak terjadi apa-apa saat dia lagi dari kamar. Hatiku merasa berbunga-bunga, dikarenakan obat perangsang yang kububuhkan pada minumannya merasa bereaksi. Hal ini kelihatan dari deru napasnya yang merasa memburu dan duduknya gelisah dan juga butiran-butiran keringat yang merasa muncul dikeningnya. Selain itu pikirannyapun nampaknya sudah ada masalah untuk focus pada tugas yang tengah kita melakukan Namun bersama dengan sekuat tenaga dia senantiasa menampilkan kesan sebagai seorang wanita yang solehah, walaupun seringkali ucapannya secara tidak disadarinya disertai bersama dengan desahan napas yang memburu dan mata yang tambah sayu.
Aku tetap bersabar untuk tidak langsung mendekap dan mencumbunya, kutunggu sampai reaksi obat perangsang itu terlampau menguasainya agar dia tidak dapat berfikir jernih. Setelah sekitar 30 menit, nampaknya reaksi obat perangsang itu sudah menguasainya, perihal ini Nampak dari matanya yang tambah sayu dan nafas yang tambah menderu dan juga gerakan tubuh yang tambah gelisah. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dia sudah tidak dapat lagi focus pada materi yang tengah didiskusikan, cuma helaan nafas yang tersengal diserta tatapan yang tambah sayu padaku. Aku merasa menggeser dudukku untuk duduk berhimpitan disamping kanannya, dia seperti terkejut tapi tak dapat mengeluarkan kata-kata protes atau penolakan, cuma Nampak sekilas dari tatapan matanya yang lihat curiga padaku dan menginginkan menggeser duduknya menjauhiku, tapi nampaknya dampak obat itu menyebabkan seolah-olah badannya kaku dan bahkan seolah-olah menyongsong kehadiran tubuhku.
Setelah percaya dia tidak menjauh dariku, tangan kiriku merasa memegang tangan kanannya yang ia letakkan di atas pahanya yang tertutup oleh pakaian gamisnya. Tangan itu demikianlah halus dan lembut, yang sepanjang ini tidak pernah disentuh oleh pria selain oleh muhrimnya. Tangannya tersentak lemah dan tersedia bisnis untuk membiarkan dari genggamanku, tapi terlampau lemah bahkan bulu-bulu halus yang tersedia di lengannya berdiri seperti dialiri listrik ribuan volt. Matanya terpejam dan tanpa menyadari mulutnya melenguh.. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

”Ouhh….”, tangannya tambah basah oleh keringat dan tanpa dia mengerti tangannya meremas tanganku bersama dengan gemas.
Aku tambah percaya dapat reaksi obat yang kuberikan… dan sambil mengutak-atik laptop, tanpa sepengetahuannya saya aktifkan aplikasi webcam yang dapat merekam kesibukan kita di kursi panjang yang tengah kita menempati bersama dengan mode tampilan gambar yang di hide agar kesibukan kita tak muncul di layar monitor. Lalu tangan kananku menggenggam tangan kanannya yang sudah tersedia dalam genggamanku, tangan kiriku membiarkan tangan kanannya yang dipegang dan diremas mesra oleh angan kananku, agar tubuhku menghadap tubuhnya dan tangan kiriku merengkuh pundaknya dari belakang. Matanya medelik marah dan bersama dengan terbata-bata dan nafas yang memburu dia berkata
“Aaa…aapa..apaan….nih……Pak..?”
Dengan lemah tangan kirinya berupaya membiarkan tangan kiriku dari pundaknya. Namun gairahku tambah meninggi, tanganku bertahan untuk tidak terlepas dari pundaknya bahkan bersama dengan gairah yang menyala-nyala wajahku langsung mendekati wajahnya dan secara cepat bibirku melumat gemas bibir tipisnya yang sepanjang ini senantiasa menggoda nafsuku. Nafsuku tambah terpompa cepat sehabis merasakan lembut dan nikmatnya bibir tipis Fatma, bersama dengan penuh nafsu kuhisap kuat bibir tipis itu. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

“Ja..jangan …Pak Ouhmmhhh… mmmhhhh…”
Hanya itu kata yang terucap dari bibirnya.. dikarenakan bibirnya tersumpal oleh bibirku.
Dia memberontak.., tapi ke dua tangannya dipegang erat oleh tanganku, agar ciuman yang kulakukan terjadi lumayan lama.
Fatma konsisten memberontak…, tapi gairah yang muncul dari dalam dirinya akibat dampak dari obat perangsang yang kububuhkan pada minumannya menyebabkan tenaga berontaknya terlampau lemah dan tak berarti apa-apa pada diriku. Bahkan tambah lama ke dua tangannya bukan berupaya untuk membiarkan dari pegangn tanganku tapi seolah mencengkram erat ke dua tanganku seperti menghindar nikmatnya rangsangan birahi yang kuberikan padanya, perlahan tapi tentu bibirnya merasa membalas hisapan bibirku, agar terjadilah ciumannya yang panas menggelora, matanya tertutup rapat menikmati ciuman yang kuberikan.
Pegangan tanganku kulepaskan dan ke dua tanganku memeluk erat tubuhnya agar dadaku merasakan empuknya buahdada yang tertutup oleh pakaian gamis yang panjang.
Dan ke dua tangannyapun memeluk erat dan terkadang membelai mesra punggungku. Bibirku merasa merayap menciumi wajahnya yang cantik, tak semilipun dari permukaan wajahnya yang luput dari ciuman bibirku. Mulutnya ternganga… matanya mendelik bersama dengan leher yang tengadah…
”Aahhh….. ouh…… mmmhhhh…. eehh… ke.. na.. pa….. begi..nii…ouhhh …”
Erangan penuh rangsangan muncul dari bibirnya disela-sela ucapan ketidakmengertian yang terjadi pada dirinya.. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Sementara bibirku menciumi muka dan bibirnya dan terkadang lehernya yang tetap tertutup oleh jilbab yang lebar…, secara perlahan tangan kanan merayap ke depan tubuhnya dan merasa meremas buah dadanya..
”Ouhhh….aahhh…”
Kembali dia mengerang penuh rangsangan. Tangan kirinya memegang kuat tangan kananku yang tengah meremas buahdadanya. Tetapi ternyata tangannya tidak berupaya hindari telapak tanganku dari buahdadanya, bahkan mengarahkan jariku pada putting susunya agar saya mempermainkan putting susunya dari luar pakaian gamis yang dikenakannya
“ouh…ouh…ohhh…..”
Erangan penuh rangsangan tambah tak tertanggulangi muncul dari mulutnya Telapak tanganku bersama dengan intens mempermainkan buahdadanya…, keringat sudah membasahi gamisnya…, bahkan tangan kanannya bersama dengan gemas merengkuh belakang kepalaku dan mengacak-ngacak rambutku dan juga menghimpit wajahku agar ciuman kita tambah rapat…
Nafasnya tambah memburu bersama dengan desahan dan erangan nikmat tambah sering muncul dari mulutnya yang indah. Tangan kananku bersama dengan lincah mengeksplorasi buahdada, pinggang dan secara perlahan turun ke bawah untuk membelai pingggul dan pantatnya yang direspon bersama dengan gerakan menggelinjang menghindar nikmatnya nafsu birahi yang konsisten menderanya. Tangan kananku tambah turun dan membelai pahanya dari luar gamis yang dikenakannya… dan konsisten kebawah sampai ke ujung gamis anggota bawah. lalu tanganku menyusup ke dalam agar telapak tanganku dapat langsung menyentuh betisnya yang jenjang.. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Ouhhh… sungguh halus dan lembut merasa betis indah ini, menyebabkan nafsuku tambah membumbung tinggi, penisku tambah keras dan bengkak agar merasa sakit dikarenakan terhimpit oleh celana panjang yang kukenakan, maka secara terburu-buru tangan kiriku menarik sleting celana dan mengeluarkan batang penisku yang tegak kaku.
Dari sudut matanya, Fatma lihat apa yang kulakukan dan bersama dengan mata yang terbelalak dan mulut ternganga ia menjerit pelan lihat penisku yang tegak kaku muncul dari dalam celana
”Aaaihhh…”.
Dari sorot matanya, kelihatan gairah yang tambah menyala-nyala saat menatap penis tegakku. Belaian tangan kananku tambah naik ke atas…., ke lututnya, lalu…. Cukup lama bermain di pahanya yang terlampau halus…., Fatma tambah menggelinjang saat tangan kananku bermain di pahanya yang halus, dan mulutnya terus-terusan mengerang dan mengeluh nikmat
“ Euhh….. ouhhhh….. hmmmnnn…. Ahhhhh……”
Tanganku lalu naik menuju pangkal paha…., merasa bahwa anggota cd yang berada pas di depan vaginanya sudah terlampau lembab dan basah. Tubuhnya bergetar hebat saat jari tanganku pas berada di depan vaginanya, walaupun tetap terhambat CD yang dikenakannya…, tubuhnya mengeliat kaku menghindar rangsangan nikmat yang tambah menderanya sambil mengeluarkan deru nafas yang tambah tersengal
“Ouh….ouhhhh…”
Ketika tangan kananku menarik CD yang ia kenakan…., ternyata ke dua tangan Fatma menopang meloloskan CD Itu dari tubuhnya. Kusingkapkan anggota bawah gamis yang ia memakai ke atas sampai semata-mata pinggang, sampai kelihatan olehku vaginanya yang indah menawan, kepalanya kuletakan pada sandaran lengan kursi.., Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

kemudian pahanya kubuka lebar-lebar.., kaki kananku menggantung ke bawah kursi, sedangkan kaki kiriku terlipat di atas kursi. Dengan tetap mengenakan celana panjang, kuarahkan penisku yang muncul lewat sleting yang terbuka ke lubang vagina yang merangsang dan sebentar lagi dapat beri tambahan berjuta-juta kenikmatan padaku.
Ku gesek-gesekan kepala penisku pada lipatan liang vaginanya yang tambah basah..
”Auw…auw….. Uuhhhh….. uuuhhh…. Ohhh ….”
Dia mengaduh dan mengeluh… membuatku bertanya-tanya apakah ia merasa kesakitan atau menghindar nikmat, tapi kulihat pantatnya naik turun menyongsong gesekan kepala penisku seolah tak sabar menginginkan langsung dimasuki oleh penisku yang tegang dan kaku…. Lalu bersama dengan hentakan perlahan ku dorong penisku dan… Blessshhh….
Kepala penisku merasa menguak lipatan vaginanya dan memasuki lorong nikmat itu dan..
“AUW… AUW…. Auw… Ouhhh……uhhhh…… aaahhhh…”
Tanpa dapat tertanggulangi Fatma mengaduh dan mengerang nikmat dan mata terpejam rapat…., rintihan dan erangan Fatma tambah merangsangku dan secara perlahan saya merasa memaju mundurkan pantatku agar penisku mengocok liang vaginanya dan beri tambahan sensasi nikmat yang luar biasa. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Hal yang luar biasa dari Fatma ternyata dia konsisten mengaduh dan mengerang tiap-tiap saya menyodokkan batang penisku ke dalam vaginanya. Rupanya dia merupakan tipe wanita yang senantiasa mengaduh dan mengerang tak tertanggulangi dalam mengekspresikan rasa nikmat seksual yang diterimanya. Tak berapa lama kemudian, tanpa dapat kuduga, ke dua tangan Fatma merengkuh pantatku dan menarik pantatku kuat-kuat dan pantatnya diangkatnya agar seluruh batang penisku amblas ditelan liang vagina yang basah, sempit dan nikmat. Lalu tubuhnya kaku sambil mengerang nikmat
“Auuuww…. Auuuwww…… Auuuuuhhhh….. Aakkkhhhh…..”
kedua kakinya terangkat dan betisnya membelit pinggangku bersama dengan telapak kaki yang menghimpit kuat pantatku sampai gerakan pantatku agak terhambat dan ke dua tangannya merengkuh pundakku bersama dengan kuat dan beberapa waktu kemudian tubuhnya kaku tapi dinding vaginanya memijit dan berkedut terlampau kuat dan nikmat menyebabkan mataku terbelalak menghindar nikmat yang tak terperi
Lalu …. badannya terhempas lemah…, tapi liang vaginanya berkedut dan meremas bersama dengan terlampau kuat batang penisku agar beri tambahan sensasi nikmat yang luar biasa.
Gairah yang begitu tinggi akibat rangsangan yang diterimanya sudah mengantarnya menuju orgasmenya yang pertama. Keringat tubuhku membasahi pakaian membuatku tidak nyaman, sambil membiarkannya menikmati sensasi nikmatnya orgasme yang baru diperolehnya bersama dengan posisi penisku yang tetap menancap di liang vaginanya, saya terhubung bajuku sampai bertelanjang dada tapi tetap mengenakan celana panjang.
Lalu secara perlahan saya merasa mengayun pantatku agar penisku mengocok liang vaginanya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Rasa nikmat lagi menderaku akibat gesekan dinding vaginanya bersama dengan batang penisku. Perlahan tapi pasti, pantat Fatma merespon tiap-tiap gerakan pantatku. Pinggul dan pantatnya bergoyang bersama dengan erotis membalas tiap-tiap gerakanku.
Mulutnyapun lagi mengaduh mengekspresikan rasa nikmat yang lagi dia rasakan
“Auw…Auw… Auuuwww…. Ouhhh…. Aahhh…”
Rangsangan dan rasa nikmat yang kurasakanpun tambah menjadi-jadi. Dan erangan nikmatnyapun terus menerus diperdengarkan oleh bibirnya yang tipis menggairahkan sambil kepala yang bergoyang kekiri dan ke kanan diombang-ambingkan oleh rasa nikmat yang lagi menderanya
“Auw…Auw… Auuuwww…. Oohhh… ohhh… oohhh…”
Erangan nikmat tambah tak tertanggulangi dan seolah puncak kenikmatan dapat lagi menghampirinya perihal ini kelihatan dari gelinjang tubuhnya yang tambah cepat dan ke dua tangannya yang lagi menarik-narik pantatku agar penisku masuk tambah dalam mengobok-obok liang nikmatnya dan ke dua kakinya sudah merasa membelit pantatku. Namun saya mencabut penisku , dan perihal itu menyebabkan Fatma gelagapan sambil berbicara terbata-bata
“Ke..napa…..di cabut…? Ouh…. Oh…”
Dengan sorot mata protes dan napas yang tersengal-sengal…
“Ribet ….”
Kataku, sambil berdiri dan terhubung celana panjang sekaligus bersama dengan CD yang kukenakan.
Lalu sambil menatapnya
“Gamisnya buka dong..!”
Dia menatapku ragu.., tapi impuls gairah sudah membutakan pikirannya bahkan bersama dengan penuh gairah dia melihatku telanjang bulat di hadapannya, maka bersama dengan terburu-buru dia berdiri dihadapanku dan melolosi seluruh pakaian yang dikenakannya…, mataku melotot menikmati panorama yang menggairahkan itu. Oohhh….
kulitnya terlampau putih dan halus, penisku terangguk-angguk tambah tegang dan keras. Dia membiarkan gamis dan BHnya sekaligus, sampai dihadapanku sudah berdiri bidadari yang terlampau cantik menggairahkan dalam suasana bulat menantangku untuk langsung mencumbunya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dalam suasana berdiri saya langsung memeluknya dan bibirku mencium bibirnya bersama dengan penuh gairah…. Diapun menyongsong ciumanku bersama dengan gairah yang tak kalah panasnya. Bibir dan lidahku menjilati bibir, pipi lalu ke lehernya yang jenjang yang sepanjang ini senantiasa tertutup oleh jilbabnya yang lebar…. Fatma mendongakkan kepala sampai lehernya tambah ringan kucumbu… Penisku yang tegang menekan-nekan selangkangannya menyebabkan dia tambah bergairah.
Dengan gemetar, tangannya raih batang penisku dan mengarahkan kedepan liang vaginanya yang sudah terlampau basah dan gatal., kaki kanannya dia angkat keatas kursi agar kepala penisku lebih ringan menerobos liang vaginanya dan blesshh….. lagi rasa nikmat menjalar di sekujur pembuluh nadiku dan mata Fatmapun terpejam merasakan nikmat yang tak terperi dan dari mulutnyapun erangan nikmat
“Auw… Auww… Oohh….. akhhh….”
Kepalanya terdongak dan ke dua tangannya memeluk erat punggungku. Lalu pantatku merasa bergerak maju mundur agar batang penisku menggesek dinding vaginanya yang sempit, basah dan berkedut nikmat menyongsong tiap-tiap gesekan dan kocokan batang penisku yang tambah tegang dan bengkak. Diiringi bersama dengan rintihan nikmat Fatma yang khas… …
”Auw… Auw… Ouhh… ouhh…ahhh…”
Sambil pantatku memompa liang vaginanya yang nikmat, kepala Fatma tambah terdongak ke belakang agar wajahku pas berada didepan buahdadanya yang sekal dan montok, maka mulut dan lidahku langsung menjilati dan menghisap buah dada indah itu.. putting susunya tambah menonjol keras. Fatma tambah mengerang nikmat…
”Auw… Auw… Ouhh… ouhh…ahhh…”
Gerakan tubuh Fatma tambah tak terkendali, dan tiba-tiba ke dua kakinya terangkat dan membelit pinggangku, kemudian dia melonjak-lonjankkan tubuhnya sambil memeluk erat tubuhku sambil menjerit tambah keras …
”Auw… Auw… Ouhh… ouhh…ahhh…”.
Kedua tanganku menghindar pantatnya agar tidak jatuh dan penisku tidak terlepas dari liang vaginanya sambil merasakan nikmat yang tak terperi… Tak lama kemudian ke dua tangannya memeluk erat punggungku dan mulutnya menghisap dan menggigit kuat leherku. Tubuhnya kaku…., dan dinding vaginanya meremas dan memijit-mijit nikmat batang penisku. Dan tak lama kemudian
“AAAAUUUUWWWW………..Hhhooohhhh….”
Dia mengeluarkan jeritan dan keluhan panjang sebagai isyarat bahwa dia sudah memperoleh orgasme yang ke dua kali…
Tubuhnya melemas dan nyaris terjatuh kalau tak ku tahan. Lalu dia terduduk di kursi sambil sesuaikan nafasnya yang tersengal-sengal, badannya basah oleh keringat yang bercucuran dari seluruh pori-pori tubuhnya.
Tapi dibalik rasa letih yang menderanya, gairahnya tetap menyala-nyala saat lihat batang penisku yang tetap tegang mengangguk-angguk. Aku duduk disampingnya bersama dengan nafas yang memburu oleh gairah yang belum terpuaskan. Tiba-tiba dia berdiri membelakangiku, kakinya mengangkang dan pantatnya diturunkan mengarahkan liang vaginanya agar pas berada diatas kepala penisku yang berdiri tegak.
Tangan kanannya raih penisku agar pas berada di depan liang vaginanya dan … bleshhhh….
“AUUWW…. Auww…. Ahhhh…”
Secara perlahan dia menurunkan pantatnya agar lagi batang penisku menyusuri dinding vagina yang terlampau nikmat dan memabukkan..
”Aaahhh……”
erangan nikmat lagi muncul dari mulutnya. Lalu dia merasa menaik menurunkan pantatnya agar batang penisku mengaduk-ngaduk vaginanya dari bawah..
Semakin lama gerakannya tambah melonjak-lonjak sambil tak ada henti mengerang penuh kenikmatan, ke dua tanganku memegang ke dua buahdadanya dari belakang sambil meremas dan mempermainkan putting susu yang tambah keras dan menonjol. Kepalanya merasa terdongak dan menoleh kebelakang melacak bibirku atau anggota leherku yang dapat diciumnya dan kamipun berciuman dalam posisi yang terlampau menggairahkan… lonjakan tubuhnya tambah keras dan kaku dan beberapa waktu kemudian lagi batang penisku merasakan pijatan dan remasan yang khas dari seorang wanita yang mengalami orgasme sambil menjerit nikmat Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

“AAAUUUUUWWWWW…….. Aaakkhhhh………”
Namun waktu ini, saya tidak memberi waktu padanya untuk beristirahat, dikarenakan saya merasa tersedia impuls dalam tubuhku untuk langsung raih puncak, dikarenakan napasku sudah tersengal-sengal tidak teratur, maka kuminta ia untuk posisi nungging bersama dengan kaki kanan di lantai tengah kaki kiri di area duduk kursi sedangkan ke dua tangannya bertahan pada kursi. Lalu kaki kananku menjejak lantai tengah kaki kiriku kuletakkan dibelakang Kaki kirinya agar selangkanganku pas berada di belahan pantatnya yang putih, montok dan mengkilat oleh basahnya keringat. Tangan kananku mengarahkan kepala penisku pas pada depan liang vaginanya yang basah dan tambah menggairahkan. Lalu saya mendorong pantatku sampai blessshhh….
“Auw… Auw… Ouhhhh….”
Kembali ia mengeluh nikmat saat merasakan batang penisku lagi memasuki dirinya dari belakang. Kugerakan pantatku agar batang penisku lagi mengocok dinding vaginanya. Fatma memaju mundurkan pantatnya menyongsong tiap-tiap sodokan batang penisku sambil tak henti-henti mengerang nikmat..Ouh… ohhh…ayoo.. Pak…ayo… ohh…ouhh…” Rupanya dia merasakan batang penisku yang tambah kaku dan bengkak yang pertanda bahwa beberapa waktu lagi saya raih orgasme. Dia tambah bergairah menyongsong tiap-tiap sodokan batang penisku, sampai selanjutnya gerakan tubuhku tambah tak tertanggulangi dan kejang-kejang dan pada suatu titik saya menancapkan batang penisku sedalam-dalamnya pada liang vaginanya yang disambut bersama dengan remasan dan pijitan nikmat oleh dinding vaginanya sambil berteriak nikmat
“Auuuuwwwhhhhhhh…… Aakkhhh…….”
Dan diapun berteriak nikmat sejalan denganku. Dan Cretttt…. Creeetttt… crettttt spermaku terpancar deras membasahi seluruh rongga diliang vaginanya yang nikmat…
Tubuh Fatma ambruk telungkup dikursi dan tubuhkupun terhempas di kursi sambil memeluk tubuhnya dari belakang bersama dengan helaan napas yang tersengal-sengal kecapaian… punggungku tersandar lemas pada sandaran kursi sambil berupaya menarik nafas panjang menghirup hawa sebanyak-banyaknya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dan kuperhatikan Fatmapun tersungkur kelelahan sambil telungkup di atas kursi. Sambil beristirahat menghimpun napas dan tenaga yang hilang akibat pergumulan yang penuh nikmat, mataku menatap tubuh bugil Fatma yang basah oleh keringat. Dan terbayang olehku betapa liarnya Fatma barusan pada waktu dia mengekspresikan kenikmatan seksual yang menghampirinya. Semua itu diluar dugaanku.
Aku tak menyangka Fatma yang demikianlah anggun dan lemah lembut dapat demikianlah liar dalam bercinta…… Mataku menyusuri seluruh tubuh Fatma yang bugil dan basah oleh keringat….
Uhhh……. .. Tubuh itu terlampau prima …… Putih , halus dan mulus…. Beruntung sekali malam ini saya dapat menikmati tubuh indah ini.
Aku konsisten menikmati panorama indah ini, waktu Fatma nampaknya terlampau kelelahan agar tak menyadari bahwa saya tengah menikmati keindahan tubuhnya… Semakin saya memandangi tubuh indah itu, perlahan-lahan gairahku muncul lagi sejalan bersama dengan secara bertahap tubuhku pulih dari kelelahan yang menimpaku.
Dalam hati saya berbisik agar malam ini saya dapat menikmati tubuh Fatma sepuas-puasnya sampai pagi. Membayangkan perihal itu, gairahku bersama dengan cepat terpompa dan perlahan-lahan penisku merasa mengeras kembali….
Perlahan tanganku membelai pinggulnya yang indah, dan bibirku menciumi pundaknya yang basah oleh keringat…., tapi nampaknya Fatma terlampau letih untuk merespon cumbuanku, dia tetap terlena bersama dengan kelelahannya… barangkali dia tertidur kelelahan. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Posisi kita yang berada di atas kursi panjang ini membuatku kurang nyaman…, maka kuhentikan cumbuanku, ke dua tanganku merengkuh tubuh indah Fatma dan bersama dengan sisa-sisa tenaga yang merasa pulih kubopong tubuh indah itu ke kamar.
Dengan penuh impuls saya membopong tubuh bugil Fatma kearah kamar.
Kuletakkan tubuhnya bersama dengan hati-hati dalam posisi telentang. Fatma cuma melenguh lemah bersama dengan mata yang tetap terpejam. Aku duduk di atas kasur sambil menyimak tubuh indah ini lebih seksama.
Semakin keperhatikan tambah kagum saya dapat kesempurnaan tubuh Fatma yang tengah telanjang bugil. Kulit yang demikianlah putih , halus dan mulus….. bersama dengan anggota selangkangan yang terlampau terlampau indah dan merangsang.
Di sela-sela liang vaginanya muncul lelehan spermaku yang muncul dari dalam liang vaginanya mengalir muncul ke sela-sela ke dua pahanya.. Aku mengambil tissue yang tersedia di tepi area tidur dan mengeringkan lelehan sperma itu bersama dengan penuh perasaan. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Fatma menggeliat lemah., lalu matanya terbuka sedikit sambil mendesah..
”uhhh……”
Bibir dan lidahku terbujuk untuk menciumi dan menjilati batang paha Fatma yang demikianlah putih dan mulus. Dengan penuh nafsu bibir dan lidahku merasa mencumbu pahanya. Seluruh permukaan kulit paha Fatma kuciumi dan jilati… tak tersedia satu milipun yang terlewat. Lambat laun gairah Fatma lagi terbangkitkan, mulutnya mendesis nikmat dan penuh rangsangan
“uhhh….. ohhhh… sssssttt…”
Sementara telapak tanganku bergerak lincah membelai dan mengusap paha, pantat, perut dan selanjutnya meremas-remas buahdadanya yang montok. Erangannya tambah keras saat saya memelintir putting susunya yang menonjol keras
“Euhh….. Ouhhh…. Auw…… Ahhh…”
Disertai bersama dengan gelinjang tubuh menghindar nikmat yang merasa menyerangnya. Penisku tambah keras dan saya merasa memposisikan ke dua pahaku di bawah ke dua pahanya yang terbuka, lalu mengarahkan penisku ke pas di lipatan vaginanya yang basah dan licin.
Kugesek-gesekan kepala penisku sepanjang lipatan vaginanya, tubuhnya tambah bergelinjang…., pantatnya bergerak-gerak menyongsong penisku seolah-olah tak sabar menginginkan ditembus oleh penis tegangku. Namun saya konsisten merangsang vaginanya bersama dengan penisku…., dia tambah tak sabar …… tubuhnya tambah bergelinjang hebat. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dan selanjutnya ia bangkit dan mendorong tubuhku sampai telentang di atas kasur, dia langsung menempati selangkanganku… mengangkat pantatnya dan tangannya bersama dengan gemetar raih penisku dan mengarahkan ke pas liang vaginanya, lalu langsung menghimpit pantatnya dalam-dalam hingga……. Blessshhhh……. batang penisku langsung menerobos dinding vaginanya yang basah tapi senantiasa sempit dan berdenyut-denyut. Mataku nanar menghindar nikmat…., napasku seolah-olah terhenti menghindar nikmat yang ku terima…
”Uhhhh…..”
Mulutku berguman menghindar nikmat. Dengan mata terpejam menghindar nikmat, Fatmapun mengaduh.
”Auuww…. OOhhhhhhh……”
Pantatnya dia diamkan sejenak merasakan rasa nikmat yang menjalar ke seluruh tubuhnya. Lalu secara perlahan dia menaik menurunkan pantatnya sampai penisku mengocok-ngocok vaginanya dari bawah….. Erangan khasnya lagi dia perdengarkan
“Auw….. auw…. auw… euhhhh…..”
Semakin lama gerakan pantatnya tambah bervariasi…, kadang berputar-putar…. Kadang maju mundur dan terkadang ke atas ke bawah bagaikan piston sambil tak henti-hentinya mengaduh nikmat…
Gerakannya tambah lincah dan liar, menyebabkan saya tak henti-hentinya menghindar nikmat. Kembali saya terpana oleh keliaran Fatma dalam bercinta…., sungguh saya tak menyangka…..Wanita sholeh…., anggun dan lembut ini begitu liar dan lincah.
”Ouhhhh…. ouhhhh …”
Aku pun mengeluh nikmat menyahuti erangan nikmat yang muncul dari bibirnya yang tipis. Buahdadanya yang montok dan indah terguncang-guncang keras akibat gerakannya yang lincah dan membuatku tanganku terangsang untuk meremasnya, maka ke dua buahdada itu kuremas-remas gemas. Fatma tambah mengerang nikmat
“Auw…. Auw….auhh….ouhhh…”
Lalu gerakannya tambah keras tak terkendali…, ke dua tangannya mencengkram erat ke dua tanganku yang tengah meremas-remas gemas buahdadanya…,, dan badannya melenting sambil menghentak-hentakkan pantatnya bersama dengan keras sampai penisku masuk sedalam-dalamnya…. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dan selanjutnya tubuhnya kaku disertai bersama dengan jeritan yang lumayan keras
“Aaaaakkhhhsssss………….”
Dan tubuhnya ambruk menindihku……. Namun dinding vaginanya berdenyut-denyut dan juga meremas-remas batang penisku…. Membuatku tambah melayang nikmat….
Ya…. Fatma baru saja memperoleh orgasme yang pertama di babak ke dua ini…. Dengan tubuh yang lemas dan napas yang tersengal-sengal bagaikan orang sudah laksanakan lari marathon bibirnya menciumi lembut pipiku dan berbicara sambil mendesah…
”Bapak…. Benar-benar hebat….”
Lalu mengecup bibirku dan lagi kepalanya terkulai di samping kepalaku agar dadaku merasakan empuknya dihimpit oleh buahdadanya yang montok.
Penis tegangku tetap menancap bersama dengan kokoh di dalam liang vaginanya, dan tambah lama denyutan dinding vaginanyapun tambah melemah… Kugulingkan tubuhnya sampai tubuhku menindih tubuhnya bersama dengan tanpa membiarkan batang penisku dari jepitan vaginanya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Tangan kananku meremas-meremas buah dadanya diselingin memilin-milin putting susu sebelas kiri, waktu bibirku menjilati dan menghisap-hisap putting susu sebelah kanan, sambil pantatku bergerak perlahan mengocok-ngocok vaginanya.
Perlahan tapi pasti…, Fatma merasa menggeliat perlahan-lahan…, rangsangan kenikmatan yang kulakukan lagi menghidupkan gairahnya yang baru saja terpuaskan…
“Emmhhh…… euhhhh……… auh……..”
Dengan lagi dia mengerang nikmat… Pinggulnya bergoyang mengimbangi goyanganku…. Kedua tangannya merengkuh punggungku….
“Auw…. Auw…… ahhh….auhhh…”
Kembali dia mengaduh bersama dengan nada yang khas, pertanda kenikmatan sudah merasuki dirinya… Goyang pinggulnya tambah lincah disertai bersama dengan jeritan-jeritannya yang khas. Dalam posisi di bawah Fatma menampilkan gerakan-gerakan yang penuh sensasi… Berputar…., menghentak-hentak …, maju mundur bahkan gerakan patah-patah seperti yang diperagakan oleh penyanyi dangdut terkenal. Kembali saya terpana oleh gerakan-gerakannya…. Yang seluruh itu tentu saja beri tambahan kenikmatan yang tak terhingga padaku….. Sambil mengerang dan mengaduh nikmat…, tangannya menarik kepalaku sampai bibirnya dapat menciumi dan menghisap leherku bersama dengan penuh nafsu. Gerakan pinggul Fatma sudah beralih menjadi lonjakan-lonjakan yang keras tak terkendali, ke dua kakinya terangkat dan membelit dan menghimpit pantatku sampai pantatku tidak dapat bergerak, Kedua tangannya menarik-narik pundakku bersama dengan keras bersama dengan mata terpejam dan gigi yang bergemeretuk. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dan selanjutnya tubuhnya kaku sambil menjerit seperti yang yang disembelih…
”AAkkkkkhhhh…….”
Kembali Fatma mengalami orgasme untuk ke sekian kalinya…. Aku cuma terdiam tak dapat bergerak tapi merasakan nimat yang luar biasa, dikarenakan walaupun terdiam kaku, tapi dinding vagina Fatma berkontraksi terlampau keras agar memijit dan memeras nikmat batang penisku yang tambah membengkak Tak lama kemudian tubuhnya melemas…., ke dua kakinya sudah terjulur lemah Kuperhatikan napasnya tersengal-sengal…, Fatma menatap wajahku yang berada diatas tubuhnya.,
Lalu dia tersenyum seolah-olah menginginkan mengucapkan menerima kasih atas puncak kenikmatan yang baru dia peroleh….
Kukecup bibirnya bersama dengan lembut… Tubuhku kutahan bersama dengan ke dua tangan dan kakiku agar tidak membebani tubuhnya, Sambil bibirku konsisten menciumi bibir, pipi, leher , dada, sampai putting susunya untuk merangsangnya agar gairahnya langsung bangkit kembali…
Kuubah posisi tubuhku sampai saya terduduk bersama dengan posisi ke dua kaki terlipat di bawah ke dua paha Fatma yang terangkat mengapit pinggangku. Buahdadanya yang indah dan basah oleh keringat begitu menggodaku. Dan ke dua tanganku terjulur untuk meremas-remas buah dada yang montok dan indah
“Euhh…. Euhhh…. “
Kembali tubuhnya menggeliat merasakan gairah yang lagi menghampirinya. Sambil ke dua tanganku mempermainkan buahdadanya yang montok…, pantatku lagi berayun agar penisku lagi mengaduk-ngaduk liang vagina Fatma yang tak henti-hentinya beri tambahan sensasi nikmat yang sulit tuk dikatakan….
Hentakan pantatku tambah lama tambah keras menyebabkan buah dadanya terguncang-guncang indah. Erangan nikmat yang khas lagi dia perdengarkan…. Kepalanya bergerak ke kanan dan kekiri seperti dibanting oleh rasa nikmat yang lagi menyergapnya…
Pinggul Fatma merasa membalas tiap-tiap hentakan pantatku….., bahkan tambah lama tambah lincah disertai bersama dengan lenguhan dan jeritan nikmat yang khas…. Kedua tanganku memegangi ke dua lututnya sampai pahanya tambah terbuka lebar menyebabkan gerakan pinggulku tambah bebas dalam mengaduk dan mengocok vaginanya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

“Auw….Auw…. Auw…. Aahhh….ahhhh”
Erangan nikmat tambah meningkatkan gairahku…. Dan penisku tambah bengkak…. Dan ternyata bersama dengan posisi seperti menyebabkan jepitan vagina tambah kuat dan membuatku tambah nikmat. Dan tanpa dapat kukendalikan gerakanku tambah liar tak tertanggulangi sejalan bersama dengan rasa nikmat yang tambah menguasai diriku… Fatmapun mengalami perihal yang sama…, penisku yang tambah membengkak bersama dengan gerakan-gerakan liar yang tak tertanggulangi menyebabkan orgasme lagi bersama dengan cepat menghampirinya dan dia pun lagi menjerit-jerit nikmat menjemput orgasme yang langsung tiba…
“Auw….Auw…. Auw…. Aahhh….ahhhh”
Akupun merasa bahwa orgasme dapat menghampiriku…., tanpa dapat kukendalikan gerakan sudah beralih menjadi hentakan-hentakan yang keras dan kaku. Hingga selanjutnya orgasme itu singgah secara sejalan dan kamipun menjerit secara sejalan bagaikan orang yang tercekik. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

“AAkkkkkkhhssss…………..”
Pinggul kita saling menghimpit bersama dengan keras dan kaku agar seluruh batang penisku amblas sedalam-dalamnya dan beberapa waktu kemudian. Creetttt….creeettttt…. cretttt…..
Sperma kental terpancar dari penisku menyirami liang vagina Fatma yang termasuk berdenyut dan meremas bersama dengan hebatnya… Tubuhkupun ambruk… ke tepi tubuh Fatma yang terkulai lemah…., tapi pantatku tetap diatas selangkangan Fatma agar Penisku tetap menancap di dalam liang vaginanya. Kami terlampau kelelahan agar akupun tertidur dalam posisi seperti itu….
Malam itu terlampau kumanfaatkan untuk menikmati tubuh Fatma sepuas-puasnya.. Entah berapa kali malam itu kita bersetubuh……., yang kutahu adalah kita senantiasa ulangi berkali-kali…. Hingga nyaris subuh…. Dan tertidur bersama dengan pulasnya dikarenakan seluruh tenaga sudah terkuras habis …
Pagi-paginya sekitar jam 6 pagi saya mendengar Fatma menjerit..
”Apa yang sudah terjadi..? Kenapa dapat terjadi begini..?”
Lalu dia menangis tersedu-sedu sambil tak ada henti mengucap istigfar…. Sambil tak menyadari mengapa perihal semalam dapat terjadi.
Tak lama kemudian dia berbicara padaku sambil menangis
“Sebaiknya ayah secepatnya meninggalkan area ini…!”
katanya marah . Akupun muncul kamar memunguti pakaianku yang tercecer diluar kamar dan mengenakannya dan juga muncul dari kamarnya sambil membawa laptop dan lagi ke kamarku. Sedangkan Fatma konsisten menangis menyesali apa yang sudah terjadi.
Sejak waktu itu sepanjang sisa era workshop, Fatma terlampau marah besar padaku, dia memandangku bersama dengan tatapan marah dan benci. Aku menjadi tidak benar tingkah padanya dan tak berani mendekatinya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Dan sampai hari paling akhir workshop Fatma terlampau tidak mau didekati olehku. Setelah saya muncul dari kamar hotelnya, Fatma konsisten menangis menyesali apa yang sudah terjadi. Dia tak habis menyadari mengapa gairahnya begitu tinggi malam tadi dan tak dapat dia kendalikan agar bersama dengan mudahnya berselingkuh denganku.
Ingat dapat perihal semalam, lagi dia menangis menyesali atas dosa besar yang dilakukannya. Dia merasa terlampau bersalah dikarenakan sudah menghianati suaminya, bahkan pada waktu dia mengingat lagi betapa dia terlampau menikmati dan bahagia yang tak terhingga pada waktu bersetubuh denganku….
Ya… dalam hatinya yang paling dalam, secara jujur Dia mengakui, bahwa malam tadi adalah pengalaman yang baru pertama kali dialami seumur hidupnya, dapat merasakan kenikmatan orgasme yang berulang-ulang dalam satu malam, Dia sampai tidak ingat, entah berapa puluh kali dia raih puncak orgasme, akibatnya dia merasakan tulangnya bagaikan dilolosi agar merasa terlampau lemah dan lunglai, habis seluruh tenaga terkuras oleh pertarungan semalam yang begitu sensasional. Dan perihal itu belum pernah dia alami sepanjang berumah tangga bersama dengan suaminya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Suaminya paling top cuma dapat mengantarnya menjemput satu kali orgasme sejalan bersama dengan suaminya, sehabis itu tertidur sampai subuh dan itupun jarang sekali terjadi.
Yang paling sering adalah dia belum sempat menjemput puncak kenikmatan, suaminya sudah ejakulasi lebih-lebih dahulu, meninggalkan dia yang tetap gelisah dikarenakan belum raih puncak.
Dan peristiwa tadi malam, terlampau istimewa dikarenakan dia dapat raih kenikmatan puncak yang melelahkan sampai berkali-kali. Ingat dapat perihal itu lagi dia menyesali diri…, kenapa dia memperoleh kenikmatan bersetubuh yang luar biasa harus dari orang lain dan bukan dari suaminya sendiri…. Kembali dia menangis……
Dia berjanji untuk tidak mengulanginya lagi dan bertobat atas dosa besar yang dilakukannya. Dan dia dapat hindari diriku agar tidak terbujuk untuk yang ke dua kalinya. Itulah sebabnya sepanjang sisa waktu workshop, dia senantiasa menjauh dariku. Hari paling akhir workshop, Fatma begitu gembira dikarenakan dapat meninggalkan area yang memberinya kenangan “buruk” ini dan Dia begitu merindukan suaminya sebagai pelampiasan atas kesalahan yang terlampau disesalinya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Sehingga begitu tiba di rumah, dia memeluk suaminya penuh kerinduan. Tentu saja suaminya terlampau bahagia lihat istrinya singgah sehabis seminggu berpisah. Dan malamnya sehabis anak-anak tidur mereka laksanakan interaksi suami istri.
Fatma begitu bergairah tidak seperti biasanya, dia demikianlah aktif mencumbu suaminya. Hal ini menyebabkan suaminya aneh sekaligus bahagia, aneh… dikarenakan sepanjang ini suaminyalah yang menghendaki dan merangsangnya sedangkan Fatma lebih banyak mengambil posisi sebagai wanita yang menerima, tapi kali ini sungguh beda…
Fatma begitu aktif dan bergairah. Tentu saja perubahan ini menyebabkan suaminya terlampau bahagia, suaminya berfikir… baru seminggu tidak bertemu saja istrinya sudah demikianlah merindukannya agar melayani suaminya bersama dengan terlampau bergairah.
Dan selanjutnya suaminyapun tertidur bahagia Namun, lain yang dialami suami, lain pula yang dialami oleh Fatma, malam itu Fatma begitu kecewa, Dia begitu bergairah dan menghendaki untuk raih puncak bersama dengan suaminya, tapi belum sempat dia raih puncak, suaminya sudah sampai duluan. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Suaminya mengecup bibirnya penuh rasa sayang, sebelum akan selanjutnya tertidur pulas penuh kebahagiaan, meninggalkan dirinya yang tetap menggantung belum raih puncak. Fatmapun melamun…… Terbayang olehnya peristiwa di hotel, bagaimana dia dapat raih puncak yang luar biasa secara berulang-ulang.
“Uhhh……”
Tanpa menyadari dia mengeluh Di bawah alam sadarnya dia menghendaki kapan dia dapat lagi merasakan kepuasan yang demikianlah sensasional itu..? Namun buru-buru dia beristigfhar sehabis menyadari bahwa peristiwa itu adalah suatu kesalahan yang terlampau fatal.
Namun….., kekecewaan demi kekecewaan konsisten dialami Fatma tiap-tiap kali dia laksanakan hubngan suami istri bersama dengan suaminya. Dan senantiasa saja dia memperbandingkan apa yang dialaminya bersama dengan suaminya; bersama dengan apa yang dialaminya waktu di hotel denganku.
Hal itu membuatnya tanpa menyadari sering menghayalkan bersetubuh denganku pada waktu dia tengah bersetubuh bersama dengan suaminya, dan perihal itu lumayan membantunya dalam raih kepuasan orgasme.
Dan tentu saja suasana seperti itu membuatnya tersiksa, tersiksa dikarenakan sudah berkhianat pada suaminya bersama dengan membayangkan pria lain pada waktu tengah bermesraan bersama dengan suaminya. Semakin betambah hari, godaan memperoleh kenikmatan dan kepuasan dariku tambah besar dikarenakan dia tidak dapat mendapatkannya dari suaminya. Dan selanjutnya dia menjadi sering merindukanku. Tentu saja perihal ini merupakan siksaan baru baginya. Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

Itulah sebabnya, satu bulan sehabis peristiwa di hotel, Fatma tidak muncul membenciku. Bahkan secara sembunyi-sembunyi dia sering menyimak dan menatapku bersama dengan tatapan penuh kerinduan.
Dia tidak marah lagi seumpama didekati olehku, bahkan dia tersenyum penuh makna seumpama bertatapan denganku. Hal ini tentu saja membuatku bahagia Namun perubahan itu, tidak menyebabkan tingkah lakunya berubah.
Tetap saja Fatma menampilkan sosok wanita berjilbab yang anggun dan sholehah. Hingga pada waktu istirahat siang, di mana rekan-rekan sekantor tengah muncul makan siang, Aku mendekati Fatma yang kebetulan waktu itu belum muncul ruangan untuk beristirahat dan bersama dengan hati-hati saya berbicara padanya
“Bu…, maaf saya atas perihal waktu itu…!”
Aku berharap-harap risau menunggu reaksinya…, tapi selanjutnya dia menjawab bersama dengan jawaban yang terlampau melegakan,
“Sudahlah Pak, itu seluruh dikarenakan kecelakaan…, saya termasuk minta maaf…, dikarenakan tadinya menganggap, itu seluruh adalah kesalahan bapak…., sehabis saya pikir…, sayapun bersalah dikarenakan membiarkan itu terjadi…”.
Dan seterusnya sambil tersenyum manis, dia mohon ijin padaku untuk istirahat makan siang. Dan meninggalkan diriku di ruangan itu. Sejak waktu itu terjadi perubahan drastis atas sikapnya terhadapku, dia menjadi sering tersenyum manis padaku…, dapat diajak ngobrol olehku, bahkan terkadang membalas kata-kata canda yang saya lontarkan padanya..
Tentu saja perubahan ini, menyebabkan anggapan lain pada diriku…, Ya… anggapan untuk dapat lagi menikmati tubuhnya…., tapi bagaimana caranya…? Cerita Mesum – Teman Kerja Perempuan Solehah Berjilbab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here