Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

0
310

Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Cerita Mesum - Tante Nadira Yang Memuaskan
Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Cerita MesumTante Nadira Yang Memuaskan – Sungguh sial sekali aku hari itu, aku terjatuh dari motor gara-gara tersrempet seseorang yang tak bertanggung jawab dan segera meninggalkanku begitu saja. aku pun sejenak terkapar dipinggir jalan gara-gara jalanan waktu itu sedang sepi sekali. Aku pun berusaha bangkit dan menepi didepan sebuah ruah besar dengan tertatih-tatih. Setelah aku sampai ditepi jalan aku duduk sambil menyenderkan badanku dipagar tempat tinggal besar itu, sambil tetap menghambat sakit di kaki dan tanganku. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Setelah kira-kira 15 menit aku menghambat sakit tanpa ada yang menolongku, akhirnya ada sebuah mobil yang berhenti. Turunlah seorang wanita 1/2 baya kira-kira umurnya 37 tahunan dengan baju warna merah yang terlalu seksi dengan sesudah itu mengahampiriku. Ditanyalah aku serupa tante-tante itu, kenapa aku disitu dan aku pun menyatakan kronologinya sambil tetap melihat pupu mulus tante-tante itu. Karena waktu itu tante menggunakan rok yang minim sehingga aku dapat melihatnya dengan jelas.

Setelah aku selesai menyatakan kronologi kejadian yang aku alami, akhirnya tante itu rela menolongku dan mengajakku kedalam, namun pada mulanya tante memasukkan mobilnya kedalam tempat tinggal besar yang tadi aku membuat sandaran. Tak lama akhirnya tante itu lagi dan membatu membopohku masuk kedalam rumahnya. “Adik duduk aja di sini, biar Tante ambilin obat ya…” kata cewek itu dan segera masuk ke didalam kamarnya yang letaknya di depanku. Perkiraanku cewek ini umurnya kira-kira 36, walau umurnya ya… cukup tua sih. Tapi cewek ini bodinya oke sekali deh, tingginya kira-kira 165 cm susu yang montok berukuran kira-kira 36B dan tetap terangkat dengan menggunakan kaos yang longgar dan pantat yang besar sekali gara-gara pada waktu itu dia menggunakan rok pendek sampai lutut dan tampak betis yang mulus dengan ditumbuhi rambut halus. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Aku sempat berkhayal untuk memegang pantatnya yang besar sekali, kuremas-remas sambil memasukkan jariku ke lubang kenikmatannya. Setelah beberapa menit dia melacak obat merah di kamarnya, dia memanggil anaknya, “Ven.. Ven…ambilin minum tuh… membuat Masnya!” ternyata dia mempunyai anak perempuan yang namanya Venti, umurnya kira-kira 18 tahunan. Setelah sukses mendapatkan obat merah, lantas menghampiriku.

“Wah… ini lukanya kritis sekali Dik…” sambil terhubung tutup obat merah.
“Ah.. nggak kok Bu… biasa aja kok,” kataku sambil menyimak susunya yang montok tergelantung itu.
“Nama Adik siapa?” bertanya Tante itu sambil meneteskan obat merah di lengan atasku.
“Derri Tante, aduh pedih sekali… pelan-pelan Tante…!”
“Maaf ya… Dik Derri, oh ya nama Tante Nadira,” katanya sambil meneteskan lagi obat itu di lengan atasku.

Dan tidak disengaja susu Nadira itu menyenggol sikuku.”Oh… maaf Tante… tidak sengaja,” tanyaku sambil melihat susu Nadira yang memTanteat penisku agak tegang.
Dia hanya tersenyum dan tertawa kecil.

“Lho… Dik Derri yang kena yang mana lagi, kelihatannya celana anda sobek tuh…” katanya sambil memegang celanaku yang sobek itu.
“Ya… Tante itu di anggota paha atas dan di dada ini,” sambil memTanteka sedikit kaos yang kupakai.
“Yang ini perlu diobati loh, entar kalau tidak cepet diobati berbahaya, kaki anda dapat di luruskan nggak?” kata Tante Nadira. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Agak linu Tante… gara-gara anggota paha sih…” kataku sambil melacak kesempatan melihat susu.
Pada waktu itu pas dudukku tidak sangat mungkin aku meluruskan kakiku.
“Ya… telah ke kamar Tante pernah situ berbaring biar kakimu dapat diluruskan,” kata Tante Nadira sambil membantuku berdiri dan berjalan.
“Ya… Tante… tapi…?” tanyaku ragu.
Nanti disangka macam-macam, namun memang niatku untuk berusaha nge-sex serupa Tante Nadira yang montok itu. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Tapi apa, oh… anda malu ya… nyantai aja anda kan teluka dan perlu pengobatan, telah masuk ayo Tante bantu!” sambil melingkarkan tangan kanan di pundak Tante Nadira aku berjalan.

Dan tidak disengaja waktu berjalan, jari-jariku menyentuh permukaan susu montok Tante Nadira namun aku tidak merubahnya, jadi kugesek-gesekkan dengan pelan-pelan sehingga tidak ketahuan kalau disengaja, terasa puting susu Tante Nadira yang kenyal mengakibatkan penisku tegang. Dan sampailah di daerah tidur Tante Nadira. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Sudah Dik Derri, mana yang luka lagi?” sambil duduk di sampingku dan membelakangiku waktu aku terlentang, otomatis tanganku melekat di paha mulus Tante Nadira.
“Di dada sini Tante,” kataku sambil memTanteka ke atas kaosku sehingga tampak lukanya.
“Ya… telah dilepaskan pernah kaosnya, entar kalau kena obat ini kan jadi merah,” katanya basa-basi.

“Nah gini kan dapat leluasa menyembuhkan kamu,” sambil mendekat ke dadaku, dan otomatis aku melihat dengan mengetahui susu Tante Nadira tergelantung dan ditutupi oleh Bra yang tidak muat menampung besarnya susu Tante Nadira dan tanganku makin lama kurapatkan ke paha dan sekarang telah di atas paha mulus Tante Nadira. Dan pada waktu Tante Nadira meneteskan obat, aku terasa pedih dan dengan refleks tanganku terangkat sehingga menyenggol susu Tante Nadira dan rok mini Tante Nadira terangkat ke atas, muncul paha yang mulus itu. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Maaf ya.. Tante, Derri tidak sengaja kok,” pintaku sambil turunkan tanganku ke paha Tante Nadira yang mulus dan putih itu.
“Ya.. tidak apa-apa kok,” sambil meneruskan meneteskan lagi di anggota dadaku yang luka.

Sekarang dia agak ke atas dan membungkukkan dirinya, otomatis susu yang montok itu dekat sekali dengan wajahku itu. Aku tidak mengetahui ini disengaja atau tidak, namun Tanteatku disengaja atau tidak tetap saja mengakibatkan penisku makin lama tegang. Lama-lama kok posisi Tante Nadira makin lama membungkuk dan sampai suatu waktu susunya tersentuh dengan mulutku. Wah, terasa kenyal dan empuk, aku tidak diam saja, aku berusaha pelan-pelan menggeser tanganku yang di paha mulus Tante Nadira itu, pelan dan pelan gara-gara aku was-was Tante Nadira marah gara-gara ulahku ini. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Dengan nafsu yang kutahan, aku gerak-gerakkan tanganku. Waduh.. paha orang ini mulus sekali, batinku sambil merasakan penis yang menegang kepingin terlepas dari sangkarnya celana dalam, dan sampailah aku di pangkal paha Tante Nadira itu dan menyentuh celana didalam Tante Nadira yang tampak kenakan celana didalam warna hijau kembang dan kepalaku bergerak ke kanan dan ke kiri untuk menggesek susu Tante Nadira (pelan-pelan), dan sesekali kujilat halus susu montok itu, waktu itu Tante Nadira diam saja dan tetap menyembuhkan dadaku yang luka namun nafas Tante Nadira tidak dapat disemTantenyikan, sering dia menarik nafas panjang untuk menghambat nafsunya.

“Sudah nihhh… Semua luka anda di dada telah diobati, sekarang mana lagi yang terluka?” sambil melihatku dan melewatkan tanganku di pahanya yang mulus itu.”Itu Tante.. di paha atas,” jawabku sambil tunjukkan daerah yang luka.”Wow… Ya ini perlu dbuka Dik Derri, kalau tidak dTanteka dimana Tante dapat menyembuhkan lebih-lebih anda menggunakan jeans yang ketat.. ya telah dicopot aja!” jawab Tante Nadira sambil melihat dengan dekat luka dari luar celanaku dan sesekali melihat penisku yang telah tegang dari tadi. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Tante… dapat bantuin copot celanaku, aku tidak dapat copot sendiri Tante, kan tanganku luka,” alasanku sehingga Tante Nadira dapat melihat penisku dari dekat. Tiba-tiba Venti berkunjung dengan mempunyai air putih.
“Mah ini airnya..”
“Ya.. telah sekarang anda keluar, e.. jangan lupa tutup pintunya, Tante rela obati Mas Derri dulu!”

Wah ini kesempatanku untuk melampiaskan Sex ku. Setelah itu Tante Nadira terasa terhubung resleting celanaku dan terhubung anggota atas dan aku mengangkat sedikit pinggulku sehingga Tante Nadira gampang melewatkan celanaku. Saat memTanteka celanaku, posisi Tante Nadira membungkuk sehingga mulutnya dekat dengan penisku yang tegang, dan aku sengaja mengangkat pinggul yang lebih tinggi dan tersembullah penisku dan mulut Tante Nadira… “Sorry Tante.. tak sengaja,” terasa waktu itu penisku terasa tegang sekali gara-gara langkah Tante Nadira terhubung celanaku terlalu merangsang penisku. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Sambil sedikit menungging dan menggerakkan sedikit pantat yang besar itu, Tante Nadira melewatkan celana jeans-ku “apa ini bisnis Tante Nadira untuk merangsang nafsuku”, dan akhirnya aku sekarang tinggal menggunakan celana dalam. Dan mulailah Tante Nadira menyembuhkan paha atasku dengan posisi nungging membelakangiku dan sedikit siku tangannya menyentuh penis yang telah tegang. Sesekali Tante Nadira melihat penisku dan menggesek-gesekkan sikunya di penisku itu. Dengan melihat gelagat Tante Nadira ini yang memberi kesempatan padaku, aku tidak diam aja. Dengan melihat pantat yang besar menghadap kepadaku, tanganku terasa sedikit meremas-remas dan mengelus betis lantas menuju ke atas paha yang mulus dan akhirnya aku sampai ke paling atas pantat mulus Tante Nadira dan aku nekat mengangkat rok mini Tante Nadira ke atas sehingga sekarang muncul pantat Tante Nadira yang mulus itu dengan ditutupi celana didalam yang menyelepit di belahan pantat.

Aku terasa mengelus-elus, dan sesekali menarik celana didalam Tante Nadira dan ternyata telah basah dari tadi.Lalu aku memainkan jariku di permukaan vagina yang tertutup celana didalam itu, Tante Nadira mungkin telah mengetahui gelagatku itu sehingga dia merenggangkan ke-2 pahanya, jadi sekarang muncul mengetahui celana didalam Tante Nadira yang basah. Sekarang aku memberanikan diri untuk melihat secara segera vagina Tante Nadira yang tampak telah tidak sabar untuk dimasuki rudalku yang telah tegak berdiri. Akumulai menggeser celana didalam Tante Nadira ke kiri dan tampak dengan mengetahui vagina Tante Nadira yang telah memerah itu. Lalu aku perlahan-lahan menggesek-gesekkan jariku di permukaan vagina Tante Nadira dan dengan reaksi itu nafas Tante Nadira terasa tak beraturan, “Eeehhh… ahhh… ohhh hemmm..” dan sekarang aku memasukkan jari tengahku ke lubang kenikmatan Tante Nadira dengan tentu dan kukocok dan tetap kukocok dengan pelan-pelan dan lama-lama makin lama cepat dan… “Ah.. oh yes te… rus… please… ah… ohe.. lebih dalam.. Deerr… Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

” Tante Nadira terasa memTanteang obat merah itu dan sekarang tidak menyembuhkan lukaku lagi jadi sekarang dia telah terasa mengocok dan meremas dengan kuat penisku.

Aku kurang suka dengan posisi ini, aku terasa mengangkat salah satu kaki Tante Nadira ke sampingku dan sekarang posisi 69 yang kudapat, dan vagina Tante Nadira pas di depan mulutku. Aku terasa menjilat klitorisnya, dan kusedot kecil dan kupermainkan pinggir vagina Tante Nadira dengan lidahku yang indah itu. “Oh.. ya… sedap sekali hisapanmu Derr… Oh aughhh ahhh yes… terus!” dan aku terasa memasukkan lidahku ke didalam lubang yang basah itu dan terasa asin namun gurih.

“Oh… ah… terus… Penis anda tegang sekali Derri…”
“Ya.. Tante jilat… jilat dong..!”
Tanpa banyak kata Tante Nadira tetap melumat habis penisku.
“Oh… ya… ya… tetap yang keras lagi…!”

Tante Nadira memang lihai didalam hal oral, tidak satu anggota pun dari penisku yang terlewatkan dari lidah birahi Tante Nadira. Telur penisku terlahap terhitung dengan mulut binalnya. Tante Nadira tidak suka sampai di situ, sekarang dia mengangkat pantatku lebih tunggi dan tampak mengetahui lubang anusku dan sekarang mempermainkan lidahnya di lubang anusku. Oh, terasa geli bercampur nikmat sampai ujung ramTantet, pada waktu itu terhitung Tante Nadira tidak kuat menghambat nikmat yang dia rasakan, dan aku mengetahui kalau Tante Nadira rela orgasme yang pertama kalinya, aku mempercepat gerakan lidahku diklitorisnya, dan mempercepat kocokkan jariku di vaginanya dan akhirnya… “Jo… ah ye.. yea.. aku tidak tahan Derr.. a.. ku.. ke.. luaaar…” dan “Serr… serrr..” terasa semprotan kuat dari vagina Tante Nadira kena jariku. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

Cairan putih kental yang muncul dari vagina Tante Nadira kusedot habis sampai bersih cairan kenikmatan Tante Nadira terseTantet. Dia sekarang tergeletak lemas di sampingku.

“Tante Nadira tetap kuat? Apa cukup saja Tante?” tanyaku disamping memelintir puting susunya yangkuharapkan sex Tante Nadira lagi lagi dan terangsang.
“Ah.. anda jantan sekali Derr! Aku tidak nyangka anda kuat sekali, anda belum keluar?” bertanya Tante Nadira sambil mengocok halus kemaluanku yang tetap tegang itu.
“Belum Tante! rela lagi atau…”

Belum aku berhenti ngomong Tante Nadira terasa memasukkan penisku ke mulutnya dan dijilat, disedot dan dikocok, tetapi aku di pinggir daerah tidur dan Tante Nadira di atas daerah tidur dengan posisi nungging, dan aku tetap meremas-remas dan sesekali kupelintir-pelintir puting Tante Nadira itu. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Aah… tetap Tante…! lebih didalam Tante…! yes hemmm Aah… sessttt aahh…”
“Derr… masukin aja ya… aku pengen ngerasain penis anda ini,”
Lalu aku memutarkan tubuh Tante Nadira dengan posisi nungging dan aku terasa mengarahkan penisku ke lubang Tante Nadira namun aku tidak segera memasukkan penisku, kugesek-gesek pernah ke permukaan vagina Tante Nadira.

“Ah.. ya… masukkan Derr.. cepet aku tidak tahan nih… oh… ce… pet!”
Aku segera memasukkan ke lubang Tante Nadira.
“Blesss… sleppp…”
“Ah… ye…” erang Tante Nadira menerima serangan batang kemaluanku.Aku terasa memajukan dan memundurkan penisku dengan pelan namun tentu dan sekarang aku jadi frekuensi kecepatan kocokanku.
“Ah… ya.. penis kamu.. hebat Derr.. keras, te.. rus.. oh.. ssst… ah…”

Aku makin lama terangsang dengan erangan Tante Nadira yang menggeliat-liat seperti cacing kebakar. Aku angkat kaki kanannya untuk mempermudah jelajah penisku untuk sampai ke rahimnya dan makin lama mempercepat kocokanku. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Oh ya.. aughhh.. ssttt teruss.. jangan ber.. henti.. ah… ke.. rass.. Derri.. hebat…”
Dan akhirnya,
“Derr… lebih cepet…! aku rela ke.. luar.. aku.. tidak… oh.. ye.. tahan… la.. gi.. ah… oh shhh…”

Dan akhirnya dia menyemprotkan cairan kenikmatannya, “Serr.. serr…” terasa ujung penisku disemprot dengan cairan hangat yang kental. Sekarang Tante Nadira tergulai lemas di hadapanku. Aku menyimak tubuh Tante Nadira yang montok dengan susu yang besar, dengan telanjang Tantelat tanpa sehelai benang pun.

Aku tetap mengocok sendiri penisku biar tetap tegang, dan aku terasa tidak kuat, mungkin ini waktunya aku untuk mengakhiri permainan Sex ku. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Tante… permisi, aku rela mengakhiri tugasku ini…”

Dengan mengangkat tubuh Tante Nadira ke pinggir daerah tidur, dan memTanteka lebar-lebar paha Tante Nadira sehingga terpampang vagina Tante Nadira yang tetap basah dengan cairan kenikmatannya, aku terasa memasukkan penis dan mengocoknya.

“Ah.. kau nakal ya.. Derr.. aughhh hemmm.. tetap Derr…”

Aku dengan dorongan kukocok habis vagina Tante Nadira dengan menggesek-gesek klitorisnya dengan jari jempolku untuk mempercepat dia untuk orgasme ketiga kalinya, dan…
“Tante… aku rela ke… luar.. ah.. ye… di.. mana.. ini… didalam atau di luar… oh ye!” sambil mempercepat kocokan jari dan penisku.

“Ya.. aku terhitung Derri… uh.. uh.. hemm… sstt.. kita.. barengan di dalam.. oh ye..”

Tante Nadira tidak kuat lagi ngomong kalau merem-melek tahan nafsu, dan akhirnya aku muncul di didalam vagina Tante Nadira, “Crottt.. crottt…” sampai lima kali semprotan dan dibarengi dengan erangan dan getaran tubuh Tante Nadira, “Oh… yak.. yes… hemmm…” Lalu kucaTantet penisku dan kupukul-pukulkan di permukaan vagina Tante Nadira dengan reaksi Tante Nadira mengangkat tubuhnya akibat vaginanya kupukul dengan penisku. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

“Tante Nadira hebat sekali deh, makasih ya Tante…”
“Kamu terhitung hebat banget Derri.. Tante sampai kualahan hadapi Penis anda yang tegap ini. Wah… Penis anda ini perlu dibersihkan pernah ya…”
Dia segera mengarahkan penisku ke mulutnya dan dilahap segera dan dikocok-kocok habis.
“Wow… oh… ye.. teruus.. yesss… sseessttt ahh ya…”
Ini memTanteatku tegang lagi, dan Tante Nadira tak henti-hentinya mengocok dan mengulum penisku yang tegang sekali.
“Tante… stop.. augghhhh he… stooop aku.. tak.. tahan..” Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan
Dan…
“Croot… croottt… Croot… croottt… Croot… croottt… Croot… croottt…”

Kukeluarkan spermaku untuk ke-2 kalinya di wajah Tante Nadira, dan aku tergeletak lemas di atas susu Tante Nadira.

“Nah.. sekarang kan Tante Nadira tidak kalah banget toh.. ya.. dua-tiga lah…!”
“Makasih ya.. Derr… anda hebat didalam permainan sex, kapan-kapan kami lagi ya.. telah anda tidur pernah deh!”

Lalu aku tertidur sampai malam, dan sebelum aku pulang ke kostku, sempat Tante Nadira minta untuk oral sekali lagi. Cerita Mesum – Tante Nadira Yang Memuaskan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here