Cerita Mesum Selingkuh Istri Ketagihan Main Pria

0
164

Cerita Mesum Selingkuh Istri Ketagihan Main Pria

Cerita Mesum Selingkuh Istri Ketagihan Main Pria
Cerita Mesum Selingkuh Istri Ketagihan Main Pria

 

Warung Mesum Aq seseorang wanita entrepreneur yang sanggup dibilang pass tajir raya. Aq sdh memeiliki dua anak, bertepatan laki laki seluruh dan umurnya serta sdh berusia gendut. Anak-anak ku pilih mencari ilmu di luar negara. malahan suamiku seseorang pembisnis yg pass repot dengan bisnis–bisnisnya.

jadinya tinggallah diriku yg dilanda bakal ketenangan. jikalau aq terbentuk pagi hri, aq senantiasa termenung.-cerita seks selingkuh- dikarenakan ajal hunian yg pass agung sampai aktifitas yg diolah pelayan pembantuku hampir tidak terdengar, justru di dlm kamarku yg pass agung. tengah malam haripun mirip, sesudah pembantuku rampung beraktifitas mereka serentak berangkat tidur dlm disaat yg sanggup dibilang sedang sore.

Sehari-hari program televisi lah yg senantiasa menemaniku, itupun sdh menghasilkan aq jenuh. dikarenakan nyaris seluruhnya program televisi sdh aq hafal dan seluruhnya jadi tak menghela sedang. Aq cobalah bagi mulai sejak beraktifitas dengan tetangga, tp jadi gagal lantaran seluruh tetangga sdh aktif bersama urusanya masing-masing. dikarenakan stress di hunian, aq menetapkan pada berangkat ke ruang sahabat karibku Mona, diJakarta. aspek itulah yg bikin aq beralih keseluruhan dan drastis.

kala mobil mogok cocok di depan hunian, ku lihat Mona tergopoh-gopoh menghampiriku, dulu abdi tukar berpelukan sambil cium pipi kanan kiri.

“Wah wah wah wah semula kompartemen dan kece aja nih” kata Mona sambil menatapku alamat atas hingga ke bawah.
“Ah, alamiah aja, Lo tunggal jg pula oke, perawatan di mana ? Gw kepengen di sengkak nih supaya relax“. “
“Ah dapat aja deh, gw hanya luluran aja di rumah“.
“Kalo hanya mijit sih, Bagas jg sanggup. yg ngelulur en mijitin aq khan si Bagas. si sayang� jempolan lho kasus urut mengelus-elus, di jamin kecanduan deh“.
”Bagas .. ? siapa saja Bagas ?”
pengemudi� pribadi gw, yg tadi ngejemput Lo. sekarang ini loe mendingan ke kamar lalu aja deh, ntar supaya gw perintah si Bagas ke kamar loe”
”Tp Mon.., gw khan sipu. tanak yg mijit laki-laki, terus jejaka lagi”.
“Udah loe santai aja, ntar gw temenin deh agar loe nggak risih”

Sesampainya dikamar, aq berbaring pendek melamun Bagas yg bakal memijitku, menggerecoki bagian-bagian tubuhku yang sudah lama sekali tak disentuh oleh suamiku. Orangnya semula jejaka rupa-rupanya usia 25 th, tinggi seputar 177 centi meter, berat kurang lebih 70 kg, berkulit sawo matang tp steril maka nampak macho, dengan departemen rambut rampung, tahu aturan dan ramah lebihlebih cahaya matanya yg berbisa dan rahang yg mewariskan tanggapan kasep. kalau dlm setelan safarinya, tampak seperti seseorang bodyguard.

narasi seks putri, maka aq merasakan ada sebuah renyut istimewa dlm diriku. Seperti adrenalin yg bergejolak, membuatku darahku bergejolak, dan aqpun terlena dlm lamunanku sendiri.

Tok…tok…tok… nada ketukan gerbang membubarkan lamunanku.

siapa saja� ?”
“Bagas, bu“. dulu aqpun kesusu berjalan dan terhubung gapura. Ku lihat Bagas sdh ganti baju, awal setelan safari ganti bersama lancingan jeans dan kaos ketat slim warna putih yg makin beri tahu otot-otot lengannya yg kekar, jg six pack perutnya kelihatan menonjol.

Aq pernah berpikir, kok seperti tipe iklan susu L-men, tadi kayak body guard. mampu jg Mona nyari penyetir pribadi, bisa jadi ia pengemudi plus-plusnya Mona, tp serta-merta ku tepis pikiranku.

silakan� masuk, lho.. bu Mona mana ?” tadi tambah menyabet telepon, aku disuruh duluan, jawab Bagas bersama santun. “Hmmmm, ya udah anda panji-panji sedikit aq pindai dulu.”
“Iya bu, permisi…“, jawabnya.

dulu aq masih berjalan ke kamar tampak seperti iklan Tropicana tipis, sejamaknya agak montok tubuhku mulai sejak kaca gede yg terletak di atas wastafel. Ku putar ke kiri dan ke kanan, sahih jg apa yg di katakan sahabatku tadi. Tubuhku, meskipun sdh babaran 2 berulang saja tampak set, memang lah agak montok singkat menghasilkan kelihatan lebih bohay.

Di umur yg nyaris mencampuri sirah 4, bersama tinggi 169 senti meter dan berat 53 kg, di tunjang dengan buah dada 34 B, aq juga tak angkat tangan bersama abg saat ini. Maklumlah aq tidak jarang spa pada menyusutkan stress yg ku reguler, tidak takjub kalau kulitku tambah putih steril. lebihlebih selulitku sudah ku buang lewat pembedahan di Singapore sesudah aq mengucapkan anak yg kedua.

dulu kuperhatikan wajahku, meskipun ada sebentar keriput takut di tanah mata, tp menurutku wajahku semula pass cantik.-cerita seks terbaru- dikarenakan di disaat aq bertolak shopping atau sekedar dolan di mall, tidak sedikit pria termasuk juga mulai dewasa melirik ke arahku, sampai-sampai ada di rekahan mereka bersiul-siul ke arahku. Ku lilitkan handuk di sekeliling tubuhku, dulu kurapikan rambutku, aq masih berlangsung ke luar.

diwaktu ku penghabisan gapura kamar bersiram awal luar, Bagas bangkit berdiri dan menatapku. Ku lihat dirinya terpana melihatku yg cuma berbalut seuntai handuk dengan rambut yg buyar di bahu.

mengapa� Gas?”
“Eh, lain bu. Ibu nampak menawan sekali, serupa narasi bida yg di film-film.
“Aaah, anda dapat aja Gas, pinter ngerayu. Udah brp doi yg kena ama rayuanmu?” kataq sambil sila di springbed. “Belum ada bu, aku belum miliki doi. lalu wktu pun bersila dibangku sma sempat miliki si sayang, tp sesuai betul segera di nikahin sama bapaknya. Bapaknya gak ingin anaknya pacaran sama orang tumpur kayak aku. Ibu ingin dipijit waktu ini ?”
“Hmmmm, bisa deh” kataq sambil berbaring.

Bagas lagi berjalan ke kasur sambil mengakses penutup body lotion.

“Permisi bu“, dulu kurasakan tangan Bagas mengangan tapak kakiku. Ada rasa geli dan nyaman saat Bagas mengurut sol kakiku. sesudah beberapa menit, pijitan mulai sejak naik ke betis dan seluruh pahaq, dikarenakan segenap pahaq yg atas tengah tergulung handuk.

Hmm, berlaku jg yang dibilang Mona, nyaman jg pijitannya. Tp koq Mona gak nongol-nongol, sahabatku itu kadang kalo nelpon mampu ber jam-jam lamanya, paling langsung 1 – 2 jam. -cerita hot terbaru- Ah terserahlah, aq udah gak peduli dikarenakan terhanyut dlm pijitan-pijitan Bagas, maka tidak dengan siuman aqpun terlelap.

Entah sdh berapa menit, sontak aq merasa ada yg memanggilku.

“Bu.bu.Melda“
“ya, ada apa Gas” jawabku dlm kondisi semua sadar.
magfirah� aku buka handuknya ya bu. Kakinya udah rampung dipijit, waktu ini ingin membelai punggungnya“
“Ya, silakan� jawabku spontan.

dikala tangan Bagas merecoki bahu dan pundakku, kesadaranku mulai sejak pulih.

Aq teringat kondisi disaat ini, di mana Mona kembali blm tuntas menggondol telephone. sekalipun aq cuma berdua bersama Bagas, malahan tubuhku cuma sektor depan yg privat, sebab aq berbaring tengkurap, sebahagian semenjak buah dadaq yg terdesak tentu nampak. bermacam macam perasaan terbersit dlm hatiku, lantaran ini pengalaman pertamaq disentuh oleh laki laki tidak cuma suamiku.

umumnya aq senantiasa dipijit oleh wanita, elemen inilah yg membuatku mengincit waktu sahabatku mengetengahkan Bagas terhadap memijitku.-sex hot 2016- bersama pemijat segagah Bagas, dan jg sesudah sekian lama aq blm melaqkan jalinan intim factor ini menghasilkan hatiku berdebar-debar. retakan rasa sipu dan keinginan yg sejak mulai menular diriku.

narasi putri keheningan, lenyap sdh rasa nyaman, ganti dengan perasaan ajaib yg perlahan unjuk seiring bersama pijatan Bagas. maka ketika perasaan invalid itu sdh menggapai diriku, tidak dengan siuman aq sejak mulai mendesis waktu tangan Bagas menyangkut daerah-daerah sensitifku.Dia menyapu awal pinggul bawah ke atas, dulu tangannya berubah menuju pundak, diwaktu tangannya menjahili leherku, aq segera menggelinjang sela geli dan nafsu.

Di kamu yakni negara sensitif keduaq, di mana yg mutlak merupakan clitorisku. maka aq makin ilegal mendesah dan tidak dengan siuman aq berbalik. bersama napas kembang-kempis ku buka mataq, kutatap Bagas yg menatapku bersama tempat berdiri di atas lututnya. Ku lihat peluhnya bercucuran maka kaosnya basah oleh keringat, menghasilkan tubuhnya menjadi makin divisi. Aq sdh kehilangan kecerdikan sehatku, maka aq sdh tidak ingat serta bahwa tubuhku yg bugil waktu ini terhampar terang di hadapan Bagas.

Bagas tambah seolah kenal bakal keadaanku dulu di ambilnya handuk yg tadi membelit tubuhku. Di lapnya keringat di iras, dulu diwaktu ia terhubung kaosnya cepat aq ambil handuk ditangannya.-cerita ngentot tante- Kuseka keringatnya sambil kuraba tubuhnya, sebab badan suamiku amat sangat berlainan denganya. Kuraba dadanya yg sektor, dulu tangan kiriku turun sampai six packnya sambil kuciumi dadanya. lagi pula tangan yg satu masih mengelus punggungnya yg jg berotot.

dikala tangan kiriku mendapatkan kancing lancingan jeans nya, tangan kanannya tangkap tangan kiriku, dulu tangan kirinya memperoleh pinggangku. Sambil merenggut pinggangku ke atas, dilumatnya bibirku. Ooohhhhh.. aq merasakan sentuhan yg tidak sama alamat yg sempat aq rasakan. Kubalas bersama melumat tuturan bawahnya, dulu kurasakan lidahnya menerobos masuk ke dlm mulutku, saya silih melumat. dulu aq sodok ia dan kurebahkannya dirinya sambil aq terhubung kancing lancingan jeans nya.

tamasya itu jadi erotis sekali di hadapanku, aq bangkit kembali dan ku usap lancingan dlmnya yg nampak kepenuhan itu. Ku cium bidang atasnya, tidak tercium bau kejantanannya, bisa jadi beliau lumayan mengusut miliknya itu. Ku kecup kepalanya sambil ku pelorotkan lancingan dlmnya. Oohh, gelegak nafsuku menaik menggelora. serentak kumasukkan batang penisnya ke dlm mulutku, ku kulum ke luar masuk, ku dengar desahan-desahan yg bikin aq makin panas.

waktu ku lihat ke atas, nampak dirinya terpejam menikmati kulumanku. sesudah ku kulum selagi abnormal lebih 10 menit, Bagas menghampirkan gerakanku. Di lumatnya pun mulutku sembari membaringkan aq di area tidur. dulu dilumatnya leherku, maka aq lagi menggeliat liar.

”Mppphhhh.., Gas…” Ku cengkeram sprei lokasi tidur, sementara tangan yg satu kembali mencengkram punggungnya. gaya-gayanya Bagas sdh ingat kelemahanku, beliau langsung menyingkir kepada melumat buah dadaq. Lidahnya melumat berakhir ke-2 bukitku beserta tampuk ujungnya. Sementara tangannya sedang turun menukik lewat perutku, hingga bagi bukit kecilku yg berbulu tidak tebal yg sekarang sdh makin basah.

Aq memang lah senantiasa serius mencukur bulu jembutku, lantaran aq senang memanfaatkan lancingan dlm G-string. Tangannya sekarang sdh menggabai lipatan meqiku, dan tersentuhlah clitorisku. Aq serta-merta tersentak, seperti mengantongi listrik ribuan volt.

“Mppphhhh….. Gas……” jeritku sambil mengurut rambutnya.

Sementara tangan Bagas main di selangkanganku, lidahnya sekarang turun ke perutku, main-main sedikit di sekitar perut dulu tambah turun ke meqiku. ke-2 belah tangannya mencekam ke-2 belah pahaq, sambil di pandanginya meqi ku yg basah oleh air kewanitaanku.

“Meqi bu Vina menawan sekali..” kaul itu seakan berikan injeksi gairah maka ku berbicara dengan merintih
“ayo Gas.. janganlah di liatin aja” cepat di benamkannya bibirnya ke dlm meqi ku, sementara hidungnya tentang clit ku, maka aq cepat tersentak mendongak ke atas.

Di julurkannya lidahnya mengusap bidang dlm meqiku, maka aq merasa seperti ada yg menggelitiki meqiku itu.

“Mmmmphhhhh….terus Gas…..terus….” desahku sambil semula meremasi rambut di kepalanya.

Tangannya mengambil ke-2 belah payudaraq, sambil meremas-remas senantiasa dirinya pilin-pilin ke-2 putingku. bikin aq jadi menaik artifisial, dan ku rasakan badai kenikmatan yg tengah menggelora di dlm diriku. hingga hasilnya waktu kalam Bagas mengecup dulu menghisap clitoris ku, aq tersentak sedemikian hebatnya sambil menjerit

“Oooogghhhhhh…… wwaaannnn………” ku jepit kepalanya sambil kuangkat pinggulku tinggi tinggi, ke-2 tanganku menjambak rambutnya.

Bagas masih tidak henti hentinya juga menusuki meqiku dengan lidahnya sembari memutarkan kepalanya, dihisap dan dijilatinnya sampai sudah larutan yg ke luar membeludak bermula meqiku, aq pula serasa melambung di awan-awan.

Seketika itu tubuhku melemas, Bagas terus merangkak naik ke arahku, di peluknya diriku, di kecupnya keningku dulu dilumatnya bibirku. Aqpun membalasnya bersama melumat tambah bibirnya yg menurutku lumayan setel bagi dilumat. abdi silih berpandangan mata beberapa waktu, aq serasa tambah mengidap objek yg waktu ini isikan relung-relung hatiku yg sepi.

“Masukin penismu Gas, tp pelan-pelan lalu ya. Aq pun agak lemas nih” kataq dengan lirih di telinganya.
“Baik, bu.”
“Jgn panggil ibu tambah ah, gak enak didengernya. Maukah anda memanggilku simpati ?”
“Baik, pengertian. Aq masukin ya.”
“Huum, tp pelan pelan lho” dan kurasakan sirah penisnya yg mengkilap merah menempel untuk kemaluanku.

Ada rasa berdebar di hatiku, inilah keberanian tidak cuma milik suamiku yg berhasil sanggup mencampuri liang senggama milikku. Kurasakan perih kala kepalanya masuk sebentar di mulut lubangku

“Gass, pelan-pelannn.. agak perih nih.”
“Iya belas kasih, ini jg pelan kok.” Bagas sedang menekan pantatnya, dan penisnya kurasakan makin menyeruak masuk ke dlm meqiku.

Aqpun langsung memeluk Bagas

“aakh..Gas….”
“tahan singkat simpati! Bagaspun menghentakkan pantatnya dengan sekali hentakan dan seketika kurasakan perih yg kurasakan dikala keperawananku hilang.

Bagas masih mengerek pantatnya pelan-pelan, maka aq merasa meqiku seperti tersedot ke luar seiring dengan penis Bagas.

dulu ditekannya pula penisnya ke dlm meqiku, rasa perih yg juga kurasa itu lenyap ganti sensasi nikmat di waktu punyai Bagas ke luar masuk dengan berirama menggelitiki kubu kewanitaanku.

“mmppphhhh…enak Gas….teruss sayang….”
“meqimu seret benarbenar yg, penisku kayak di urut nih” dilumatnya sedang bibirku, kamipun berpagutan sambil bergoyang pelan.

setelah dlm beberapa diwaktu Bagas mengentotiku dengan irama pelan, aq mengganti situs tertera. Berpelukan, ku gulingkan tubuhnya ke sampingku, bersama penis yg semula tertanam dlm meqiku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here