Cerita Mesum Pesona Penjual Jamu

0
191

Cerita Mesum Pesona Penjual Jamu

Cerita Mesum Pesona Penjual Jamu
Cerita Mesum Pesona Penjual Jamu

Warung Mesum Perkenalakan namaku Sahrul, umurku 29 thn, tinggi 180 centimeter, kata beberapa orang sih saya miliki roman yg kasep. seluruh daya tarik yg dipunyai laki laki ada padaku. bersama bermodalkan ganteng saya jadi seseorang playboy yg tidak jarang gonta-ganti doi. Hidupku pun dibilang telah mapan miliki business tunggal dan pula telah miliki mobil dan hunian sendiri.

Kali ini saya bakal memperkatakan saat perdana kali saya membayar hunian disebuah area elit di perbukitan.
Disini tetanggaku tak demikian tidak sedikit , rata rata kerja mereka merupakan entrepreneur yg bertolak bermula hunian pagi hri dan pulang ke hunian larut tengah malam. hri itu tak seperti rata rata, sesudah semalaman saya berkaraoke dengan client-client kongsi, dan saya tengah agak singkat mabuk hasilnya saya bangun terlalu siang. kala saya menonton jam nyatanya telah pukul 09.00 ya telah saya putuskan buat bertolak agak siangan sekalian.

kala saya terjadi hendak ke luar hunian, ku dengar ada nada teriakan satu orang yg lagi menjajakan jualannya awal luar penahan. disaat kulihat nyatanya seseorang perawan kece sexy yg tengah menggendong jamu.

“Jamunya mas…. supaya badan seger dan baka bujang� kalimat manja yg ke luar alamat mulutnya.

Akupun menjadi terpana menyaksikan penjual jamu ini, wajahnya kece, umurnya bisa jadi 18 thn, body sexy menggairahkan dgn berpakaian distingtif jawa. Toketnya montok sekali takaran 37 lah. refleks saya memanggilnya.

“Mbak beli jamunya donk.. ” Kataku melahirkan. Mbaknya pula tersenyum rupawan dan masuk ke halaman rumahku dulu bersila mendekatiku.
ingin� jamu yg mana mas? Ada jamu Kunir Asam,jamu butir-butiran kencur, jamu temu lawak…” tanyanya.
“Apa ajah deh mbak seandainya tak yg pahit.” Jawabku.
jikalau� jamunya pahit, masnya serta-merta kuat saya aja, kelak jamunya menjadi rupawan mas” Celetuk sipenjual jamu menggoda.
jantan� pun si bakul jamu ini menggodaku” pikirku. saya menjelajahi si Mbak ini dgn lincahnya melakonkan botol jamunya. Dan diwaktu sontak dirinya membusungkan dadanya, jantungku menjadi berdetak kencang.

Waah pagi-pagi udah mampu panorama yg seger, dan yg lebih hotnya tambah, nyatanya si Mbak jamu tak menggunakan BH, cuma memanfaatkan tekstil kemben yang agak kedodoran maka saya mampu menonton wujud toketnya yg montok itu.

peluang ini tidak kulewatkan. Jangankan guna berkhianat bagi berkedip saja tampaknya pengertian sekali. Toketnya bergoyang-goyang seirama dgn kegiatan badan si mbak, sampai-sampai ditambah takaran yg bila diperkirakan bertakaran 37 B menciptakan saya mengarun otak bagi lebih mengenalnya.

sedikit narasi, sesudah ngombrol dan bertaaruf hasilnya saya tau nama si bakul jamu termuat bernama Titak. Anak berasal desa di bawah bukit, yg nyatanya umurnya baru 16 th. dikarenakan kondisi ekonomi yg langka, dirinya tak bisa menambahkan sekolah. ia hanya hingga buat bangku SMP lapisan 2 ia memvonis berakhir bersumber sekolah dan pilih bekerja untukmembantu ekonomi keluarganya.

“Kasian anda ya…cantik-cantik harus pekerjaan mencatuk, mending cari laki yg tajir saja Mbak Titak?” kataku mulai sejak menggodanya. dgn tersipu sipu ia menjawab
“Apa ya ada toh mas yg ingin sama saya yg hanya anak dusun, doi sih ada tapi ia tidak setia.” tanak� sih…berarti gak bersahaja dong doi-mu, tanak miliki istri secantik ini bisa-bisanya ndak setia.” Jawabku agak ketus.

nyata-nyatanya dirinya telah miliki si sayang, tapi ini kan jadi tantanganku, meraih hawa yg telah miliki pacar.

Akupun mulai sejak menerbitkan jurus meluluhkan hati perempuan. saya sengaja setor jamu satu gelas dgn duit lima puluh ribuan.

“Uangnya kog agung sekali mas, belum ada kembaliannya…” Jawabnya.
saya� pula ndak minta kembalian kog…” Jawabku.
“Waduh, trimakasih sekali ya mas.” menurutnya riang.

sebab terlambat saya menjadi tahu jikalau tiap-tiap jam 09.00 lebih ada bakul jamu keliling yg jelita dan sexy masuk ke perumahan beta. Hari-hari berikutnya saya sengaja menagih Mbak Titak bagi membayar jamu atau sekedar terhadap mengobrol. awak udah agak akrab dirinya apalagi tidak jarang tahan apabila berakhir dirumahku.

sesudah mungkin saja sebulan bertaaruf, seperti rata rata, saya memesan jamunya. Tapi hri ini iras Mbak Titak agak cemberut dan nampak tertindas sekali. sontak beliau masuk ke ruangan tamuku dan kayaknya ingin curhat denganku. ia bersila di ubin tidak dengan beralaska tikar. kelihatan matanya agak memerah. saya coba buat mengawali menyoalkan apa yg berjalan untuk dirinya.

“Mbak , jika tidak lihat kelihatannya mbak Titak punyai urusan ya?” Tanyaku sok perhatian.

Airmatanya tengah cutel seketika. dirinya nangis sambil narasi seandainya pacarnya sudah meninggalkannya dan sudah meraih perawan pilihan yg lebih elegan permulaan dia.

Akupun merasa kasian dulu saya mendekatinya dan merangku lpundaknya cobalah kepada menenangkannya.
saat ini lokasi dudukku membuatku bisa menyaksikan bersama terang toket montoknya. tidak dengan kuduga, Mbak Titak malah memetieskan kepalanya ke dadaku, dengah gemar hati akupun serta-merta memeluknya bersama hangat. Suasan ini menghasilkan gairahku jadi naik, tapi lantaran saya telah berilmu saya pilih guna tak lekaslekas .

sesudah agak slow Mbak Titak berbicara bersama lirih… abolisi� ya mas Sahrul, pakaian mas menjadi basah sebab airmataku”

“Gak papa kog mbak, aku ikut sedih menyaksikan mbak Titak sedih” Jawabku cobalah menenangkannya.

dulu Mbak Titak tersenyum mungil dan menengadahkan kepalanya sama di depan mataku, tanganku kembali membarut wajahnya.

Akupun lantas mencekam dagunya ku dekatkan wajahku ke wajahnya. Mbak Titak masih memejamkan matanya seakan tau seandainya saya bakal menciumnya. kalam kamipun hasilnya berkompetisi dgn lembut. Lidah abdi silih bertali. Kupeluk dirinya lebih erat pula, Mbak Titak serta makin memanas.

mungkin saja mbak Titak terus telah berpengetahuan, maka kucoba guna merangsang wilayah yg lain terus. Ciumanku terjadi ke leher Mbak Titak dan lidahku main dibelakang kupingnya.

“Aahhh..emmmhh…” Desah mbak Titak mengganjal nikmat.

Naluri laki-lakiku mulai sejak merasakan gairah seseorang perempuan, tapi saya terus kalem. saya memcoba pada mewariskan gairah yg kompeten lalu sebelum kita ngentot. Kulepaskan kebaya yg dipakainya. Lidahku mulai sejak menciumi toket kiri mbak Titak. Tangan kananku meremas-remas toketnya sebelah kanan. Nafas mbak Titak sejak mulai tak teratur.

dulu ku gendong tubuhnya buat masuk ke kamarku. Setiba di kamar saya segera mengobral kemben yg ia kenakan dan sedang Cdnya. sekarang ini saya sanggup menonton wujud tubuhnya dalm tempat telanjang. Akupun terpana menonton wujud tubuhnya yg nomor wahid sexy. Warna kulitnya kuning kecoklataan, tubuhnya padat bermutu dan baunya harum, tampaknya dikarenakan Mbak Titak tekun minum jamu tiap-tiap hari.

tidak berlama-lama kubaringkan ia di kasurku. dulu saya mengumbar tunggal pakaian yg ku kenakan. sesudah telanjang saya segera menindihnya. Terasa hangat saat badan ana berpadu. hamba bercumbu tengah sambil tanganku memijat toketnya. Ciumankupun mengungsi ke puting toketnya yg beragam kemerahan. Putingnya kujilat lembut, kusedot dan sedang agak ku gigit kecil

“Ohhh…mas nikmat sekali…” Desahnya. Sambil menggigit mulutnya bidang bawah.

Tangan mbak Titak sedang tidak ingin berdiam diri beliau membelai-belai kontolku yg telah kaku bermula tadi. Dikocoknya lembuh kontolku. sesudah main bersama putingnya dulu ciumanku turun menyusuri pusarnya dan makin ke bawah. guna hasilnya wajahku hingga di depan memeknya yg alot. Lidahkulangsung main di memeknya. Kujilati mulai sejak itilnya hingga ke lubang memeknya yg telah basah oleh lendir.

“Jilat berulang mas…oohhh…sstttt”. Desahnya nikmat.

Ku mainkan idahku diitilnya. Desahan mbak Titak makin jadi. Lidakku serta kumasukan ke dalam lubang memeknya. larutan lendir bau idiosinkratis keperempuanan sejak mulai mengairi dan terasa dilidahku. Mbak Titak mengapit kepalaku dan merintih.

“Ooohhh, Mas… nikmat Mas…”.

makin kupercepat aktivitas lidah, makin menggelinjang badan mbak Titak.

“Mas Sahruullll…aku gak absah lagiii….aaaahhh” beliau sudah menggerapai punca terhadap yg awal kalinya. larutan sperma ke luar merendam mulutku.

saya yg belum menggapai orgasme segera menindih badannya. Kugesek-gesekan kontolku di memeknya, dan tidak lama selanjutnya “Bleeesss…” bersama enteng kontolku masuk ke dalam lubang memeknya. Kusodokmemeknya dgn penuh hasrat, ia mengerah keenakan.

“Aaaahhh tambah sdok yg kenceng mass…” Pintanya.
“Iya mbak…aahhhh enak sekali memekmu mbaakk…” Balasku.

bisa saja seperti di cengkram dan terus kencang pukas Mbak Titak. Kusodok puki mbak Titak, ia serta menurunkan aktivitas naik turun ku. cakap abdi juga berpautan dan lidah hamba sedang menjelajah dgn ganasnya. sesudah garib lebih 20 menit menyodoknya, sontak Mbak Titak berulang menjerit.

“Aaaaahh…maaasss…aku ke luar lagiiii…” dan sebentar jadi lemas, rupanya beliau sudah menggerapai orgasme yang kedua.

tidak lama selanjutnya kontolkupun merasa berdenyut di dalam lubang faraj mbak Titak, dan tergesa-gesa ku bubut kontolku dan kumuntahkan spermaku ke ucapan mbak Titak.

saya� keluaaaar mbaaak, sedok kontolku…ooohhhh…” Teriaku sambil kuarahkan kontolku ke mulutnya.

factor ini kulakukan dikarenakan saya tidak ingin menghamili wanita lalu. bersumber itu saya tidak jarang lakukan pertalian sex bersama mbak Titak.

Kamipun terbaring lemas di kamarku. sesudah rupa-rupanya rasa lemas yg dirasa mbak Titak udah lenyap, beliau dulu berangkat membiarkan hunian dan sedang keliling buat menjajakan dagangannya.

awal bab ini abdi tidak jarang laksanakan jalinan sex di rumahku. abdi berakhir bersambung sex sesudah mbak Titak dinikahi satu orang bujang awal desa sebelah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here