Cerita Mesum Perengut Kesucianku

0
305

Cerita Mesum Perengut Kesucianku

Cerita Mesum Perengut Kesucian
Cerita Mesum Perengut Kesucian

 

Warung Mesum Namaku Nita, dan kali ini aku dapat menyerahkan narasi kala saya buncit. waktu ini aku kuliah di salah satu sekolah tinggi tinggi swasta di kota D. lalu saya tengah dengan ke-2 orang tuaku dan semula kakakku di suatu perumahan yg teramat menjemukan maka saya menghukum pada mandiri bersama menghuni kamar kostan milik mulai sejak tetanggaku yg baru menikah maka ia di boyong oleh suaminya ke Jakarta.

yang merupakan corak kostanku terdiri mulai sejak 3 keramik ubin perdana ditempati pemilik kosanku yg borong hunian penting pemilik kostan, pun keramik ke-2 ditempati oleh anak kost baik itu laki laki ato putri dengan cara kostanku yaitu kostan campur, tambah kepada tegel ke3 ruangan pemilik kost menyimpan alat2 fitnes sbg salah satu alat yg diberikan bagi anak2 kost dan ada 3 kamar kost yg salah satunya saya tinggali.

hri awal saya menghuni saya lapor dgn Pemilik kostan di mana saya masih, ia bertepatan lagi di tegel 1 walaupun saya di keramik 3. sesudah melapor saya dimohon bantuannya bagi melindungi bertepatan keponakan laki-lakinya merupakan kawan kakakku sekolah lalu yg masih masih disitu. ia tengah disebelahku namanya Mas Reno. ia orangnya teramat ramah dan nampak amat sangat gendut. hri ke-2 saya cobalah pada membilangi dan menyapa Mas Reno, yg usianya seputar 25 – 27 tahunan. Orangnya ramah dan baik sekali. yg saya terpukau hingga usia segitu dirinya belum punyai si sayang, kemungkinan punyai bab bersama karier yg keren maka beliau mesti konsen bersama karirnya.

Berikut yaitu pengalamanku waktu tak terduga . Sekedar potret, saya memiliki tinggi badan kurang lebih 167 centi meter, memiliki pinggul yg akbar, yg genap, pinggang yg ramping, dan perut yg agak setimpal (ini lantaran senam aerobic, fitness, dan renang yg serius aku ikuti dengan cara berkala). dgn durja yg kece dan warna kulit yg putih steril, wajarlah apabila aku jadi yang di cita citakan tidak sedikit laki-laki paling utama kawan sekolah dan terus kawan kakakku.

sampai terhadap sebuah senja, ketika aku pulang kuliah, sesudah mencuci muka dan berwudlu terhadap lakukan sholat ashar, aku mendengar ada ketukan gerbang di kamarku , seterusnya aku intip alamat sirkulasi udara kamarku nyata-nyatanya Mas Reno yg datang sambil mengambil gelas bermutu anak nescafe. “eh ya ada apa Mas” kataku sambil terhubung gapura. “Ngga Nit, miliki air panas ga? ” . “Ada mas, bertepatan dispensernya pula penuh galonnya” jawabku.

mari ambil mas..! kataku sambil mempersilahkan masuk dan aku beri tahu area dispenser tercantum. terimakasih Nita jawab mas Reno dgn senyum manisnya. sambil isikan gelasnya bersama air panas, mas Reno mengajakku ber narasi menyoalkan informasi kakakku dan terus orang tuaku.
tidak dengan disadari air panas yg ia ambil sudah penuh dan tumpah sampai menyangkut tangannya. dan langsung mas Reno heran menjerit dan mengibaskan tangannya maka gelas yg beliau pegang terlempar berkenaan tannganku dan tengah mukena yg ketika itu telah aku gunakan sektor atasnya. tunai saya menjerit kesakitan sebab air panas tadi dan sedang kopinya membanjur sebahagian tangan dan bajuku.

Aduh, maa…. Nita.. Mas Reno serta-merta coba menolongku dan menerkam dan menyiangi tindasan yg tambah menempel di tanganku.. automatis kala itu saya hanya sanggup meringgis mengganjal sakit dan bajuku yg berlumuran tindasan. sesudah tanganku dibersihkan.. saya pamit ke kamar bersiram terus terhadap ganti bajuku dan tambah kepada wudlu terus lantaran telah tak suci berulang dan tambah bajuku udah tercacat. kelihatan tanganku melepuh dan mengesan hitam. tampak Mas Reno amat merasa senjang honorarium soal ini..

belas kasihan benarbenar ya Nit, mas ga sengaja, ujar mas Reno. Udah gapapa mas, waktu ini Nita udah wudlu terus dan telah suci sedang walau ada kekeliruan hitam imbalan tersiram air panas di tangan Nita. Nita sholat lalu mas, jawabku sambil menyangga sakit. Iya Nit, Mas ulang lalu ya. tar cutel sholat mas antar ke dokter ya agar lukanya diobati, kata mas Reno bersama muka roman yg menyesal.. sesudah itu akupun sholat sambil tanganku berulang gemetaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here