Cerita Mesum Pelampiasan Istri Teman

0
257

Cerita Mesum Pelampiasan Istri Teman

Cerita Mesum Pelampiasan Istri Teman
Cerita Mesum Pelampiasan Istri Teman

 

Warung Mesum – saya memiliki teman namaknya Rifki, dirinya telah memiliki betina namanya Hana. Mereka berpacaran sejak mereka kuliah. Rifki orangnya pendek namun penuh humor dan Hana orangnya elegan terus mempunyai body yang amat sangat elegan yang bisa menghasilkan tiap-tiap lelaki yang melihatnya berdecak takjub. hamba bertiga merupakan rekan baik sejak SMA. Rifki dan Hana pandangan hidup girang sejak pernikahan mereka hingga sebuah saat dikala Rifki sejak mulai selingkuh bersama satu orang wanita bernama Alia, kehidupan hunian eskalator mereka sejak mulai tak harmonis. nyaris tiap-tiap hri Rifki berangkat berkencan bersama Alia dan beliau senantiasa bilang ke Hana, istrinya, jika beliau pula tugas lewat waktu, terkadang ia tambah beralasan terus ke luar denganku. terhadap awalnya, Hana tak sempat kuatir hingga hasilnya Hana tahu pertalian mereka. dgn mata sirah tunggal, beberapa kali beliau menyaksikan suaminya jalan dgn wanita termasuk dan itulah perdana awal seluruh ini.

Tepatnya jumat senja, Rifki meneleponku dan mengemukakan kepadaku kalo ia semula kencan bersama Alia dan dapat membekukan HPnya. Dan seperti yg sudah2, beliau berpetaruh padaku apabila Hana meneleponku, maka saya diminta memberitahunya bahwa dia(Rifki) beruang di rumahku pula di kamar bersiram dan bakal meneleponnya pun kelak. Namun nyata-nyatanya kali ini tak seperti umumnya, Alia mendadak datang ke rumahku dan memukul gerbang. kala saya mengakses gapura, saya tak sanggup berkata-kata. saya tak tahu apa yg mesti saya katakan dan apa yg mesti saya perbuat. diwaktu saya semula dalam merasa bingung, Hana segera menyerbu masuk dan mengecek seluruhnya tempat di rumahku. sesudah tak merebut suaminya, Hana menghampiriku bersama berlinang air mata dan berkata,

“Oh Tuhan, selagi ini nyata-nyatanya saya dibohongi” kata Hana penuh kekesalan. saya cuma membisu, sama sekali tidak tahu apa yang mesti saya lakukan.
“Heru, sepatutnya anda tau seluruhnya mengenai elemen ini bukan? saya percaya anda telah lama tau dgn seluruh ini” ucapnya bersama menangis.
saya� tau anda merupakan sahabatnya, tapi anda sedang sahabatku, mengapa anda tak mencegahnya, mengapa anda biarkan factor ini berjalan, mengapa Heru, mengapa? ucapnya berulang dengan suara kesal.
“Apakah saya telah tidak menyentak sedang maka Rifki mesti membohongiku dan berselingkuh dengan wanita lain?” lanjut Hana.
anda� ialah wanita yang amat sangat menyentak Han, lelaki manapun tentunya bakal persahabatan padamu, tidak selain saya� jawabku berupaya menghiburnya. lantaran rasa bersalahku, saya tidak jantan melihat wajahnya.

Hana sila terdiam di kursi sofaku, nyaris sebanyak jam ia beliau tidak bicara sepatahpun. Tiba2 Hana berdiri dan terjadi menghampiriku. saya berpikir Hana bakal geram dan menamparku, tp di luar dugaanku beliau malah menciumku.

saya� bakal terhadap dirinya menyesalkan apa yang telah dirinya melaksanakan kepadaku” menurutnya disela-sela menciumiku.
“Hana…ingat Hana.. kendalikan dirimu janganlah tergiring perasaan emosi maka anda beraksi nekad di luar kesadaranmu” kataku sambil menyodok tubuhnya dan mengusahakan kesalahan memberi tahu dan menenangkannya supaya beliau tak berulah nekad seperti ini.
“Ayo Heru setubuhi saya, bila Rifki sanggup tidur dengan perempuan lain, maka saya kembali sanggup, saya dapat memunggungi diriku ditiduri sahabatnya solo� kata Hana makin bernafsu melumat bibirku. memperoleh serangan termuat, hasilnya akupun tergiring batas hidup, gairah nafsuku mulai sejak timbul. Kubalas lumatan cerita Hana, kusedot-sedot lidahnya dan kugelitik rongga mulutnya dengan lidahku.

pendek Hana menyinggahkan lumatannya dan setelah itu memuaskan seluruhnya pakaiannya yang menempel di tubuhnya. Dalam sekilas saat ini ia telah telanjang jangkap dihadapanku. valid luar lumrah badan Hana, teramat bagian dan mempesona. Kulitnya putih mulus, bersama toketnya yang montok. Sementara itu serasi di tengah selangkangannya kelihatan bukit kelentit yang tembem yang ditumbuhi oleh bulu2 yang pass tebal. kala saya berulang bengong terpana bersama keindahan tubuhnyaa, tiba2 beliau menyergapku dan melumat bibirku tambah bersama ganasnya sambil merengkuh lancingan boxer dan CDku dan melemparnya ke ubin. Seketika mata Hana terbelalak menyaksikan kontol besarku yang sudah berdiri kaku.

“Wow, agung sekali kontolmu, besar nya dua kali lipat dengan kantol Rifki” kata Hana kagum.
dapat� saya menyentuhnya” pinta Hana.
bisa� melakukan apa yang saja yang anda menyukai bersama kontolku” jawabku.

Hana sejak mulai memijat perlahan ke-2 isi buah pelirku, membuatku makin terangsang dan makin menciptakan kontolku mengejang dan melaju besar.

“Tadi kau pernah menundung dengan apa yang saya melaksanakan padamu tp kenapa saat ini anda menjadi bernafsu?” bertanya Hana.

“Ah lupakanlah… waktu ini isap kontolku, Hana…” perintahku. saya telah tak peduli tambah jikalau Hana ialah sahabatku dan sekalian kembali hawa mulai sejak sahabatku. saya telah benar2 telah dikuasai keinginan birahi pada cepat memerkosa badan montok Hana. tidak dengan disuruh dua kali Hana serta segera memamah batang kontolku. Kudorong sirah Hana dan kudorong batang kontolku supaya makin masuk ke dalam mulutnya. Awalnya cerita kecil Hana kesusahan buat mengulum dan menjilati tiap-tiap bidang kontol besarku, namun sesudah beradaptasi diapun sejak mulai menikmatinya. Dengna terlarang dirinya menghisap dan menjilati kontolku, akupun tidak cuma berdiam diri, tanganku sejak mulai meraba dan menggosok-gosok pepek Hana yang telah teramat basah, saya cobalah memasukan jari tengahku ke dalam liang memeknya.

“Ssssttthhh…aaahhhh…sodok kembali Heruuu…aahhh…enak sekaliii….” rintih Hana. Terasa memeknya makin basah dan dirinya terus-terusan mendesah merasakan kenikmatan yang beliau terima.
amanat� kontolmu kini Heruuu…aku telah ga tahan….entotin memekku…aahhh…” pinta Hana yang mulai sejak binal.
mengapa� anda amat sangat mau saya entotin, bukankah Rifki sewaktu ini telah memuaskanmu?” tanyaku penasaran.
“Iya sih, tapi kontol Rifki ga segede kontolmu, saya mau anda puaskan memekku bersama kontolmu yang gede dan panjang ini Heru” terang Hana.
“Baikah Hana saya kan puaskan anda dengan kontolku yang agung ini” ucapku.

demikian mendengar perkataanku, Hana segera menyodok tubuhku sampai saya terduduk di kursi panjang, setelah itu bersama langsung beliau mengangkangi pahaku dan langsung memasukan kontolku ke dalam lubang memeknya. Awalnya dirinya merebut kesusahan menyusulkan batang kontolku yg gede tersimpul ke liang memeknya. demikian dirinya di terima menyusulkan kontolku ke dalam lubang memeknya, andai seseorang cowboy yg masih membonceng kuda sintetis, ia berikhtiar imitasi sambil mendesah-desah keenakan.

“Aaaaahhhhhhhh… enaknya Heruuu… besar betul-betul kontolmu… mmmmmmmhhh… ssssssshhh… nikmat betul-betul kontolmu belas kasih� aaaaaaahhh…” Hana sedang mengerang dan mendesah sambil lagi melaju turunkan pantatnya maka kontolku ke luar masuk di lubang memeknya.
“Nikmat, ga Han?” tanyaku.
“Nikmat amat Her, anda memberiku kenikmatan yg luar alami yg belum sempat saya temukan permulaan Rifki tatkala ini” jawabnya.
“Oooohhhh…aahhhh….Heruuuu saya ingin ke luar sayaaang….” erang Hana. ia cepat menggenjot kuat2 pantatnya maka kontolku masuk hingga mengusik kubu rahimnya. Tiga menit seterusnya Hana melenguh panjang sambil tubuhnya mengeras mendandakan beliau sudah mendapatkan orgasmenya yang perdana. Sembari mengigit paparan bawahnya, punggungnya membengkok, pantatnya menekan kontolku.

Hana terus menikmati kepausannya bersama kontolku yang pula masuk di dalam memeknya. seterusnya kuangkat badan Hana maka kontolku ke luar bermula dalam memeknya. dulu kusuruh dirinya terhadap menungging,

ingin� anda apain saya Heru? saya terus lemas lantaran kebengisan kontol besarmu” bertanya Hana.

saya membisu tidak menjawab permasalahan Hana. saya serta-merta saja menguliahi batang kontolku guna menerjang ke dalam lubang farji Hana. Kusodok kemaluan Hana dengan kecekatan pula. Kulihat Hana amat sangat menikmatinya, kian disaat toketnya saya sengkak bersumber buntut sambil kusodok memeknya.

“Ooooohhhh Heruuu…kamu panjang lidah sekali siihh…aaahhh…” desah Hana.

Mendengar celotehan2 Hana saya makin bergairah. Sodokanku makin kupercepat sambil sedang mengurut toket montoknya dan sebarang waktu kutampar bokongnya krena gemas.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here