Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

0
473

Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Cerita Mesum - Ngentotin Pacar Kakak
Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Cerita MesumNgentotin Pacar Kakak – Siang itu aku sendirian. Papa, Mama dan Mbak Sari mendadak ke Jakarta karena nenek sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada aktivitas sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku iseng bersih-bersih rumah. Pas aku kembali bersihin kamar Mbak Sari aku nemu sekeping VCD. Ketika aku merhatiin sampulnya.. astaga!! ternyata gambarnya sepasang bule yang tengah terjalin sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang. Pikiranku menerawang kala sekitar 1 bulan yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Mbak Sari dengan pacarnya berbuat layaknya yang ada di sampul VCD tsb. Sejak itu aku sering bermasturbasi mengayalkan tengah bersetubuh. Tadinya aku berniat mengembalikan vCD selanjutnya ke tempatnya, namun aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk saksikan film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton blue film. Cerita Hot: Maafkan Aku kak, Pacarmu Kuentotin – Begitu aku nyalain di layar TV terpampang sepasang bule yang tengah saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu busana yang melekat mereka lepas. Si cowok menjadi menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Si cewek tampak menggeliat menghindar nafsu yang membara. Sesaat kemudian si cowok mejilati vaginanya lebih-lebih di anggota klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan.  Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang telah ereksi. Setelah beberapa kala sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek bule tadi dan langsung disodok-sodokin dengan gencar. Sejurus kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut rudalnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan muka ceweknya hingga nampak spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah. Koleksi Cerita Hot Birahi Terbaru 2014 – Aku sendiri selama saksikan tanpa mengetahui bajuku telah nggak karuan. Kaos aku angkat hingga diatas tetek, kemudian braku yang kebetulan pengaitnya di depan aku lepas. Kuelus-elus sendiri tetekku sambil sesekali kuremas, uhh.. enak banget. Apalagi kalo kena putingnya woww!! Celana pendekku aku pelorotin sampe dengkul, lalu tanganku masuk ke balik celana didalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa!! Makin lama aku tambah gencar melaksanakan masturbasi, rintihanku tambah keras. Tanganku tambah cepat menggosok klitoris kala yang satunya sibuk emremas-remas toketku sendiri. Dan, “Oohh.. oohh..” Aku capai orgasme yang luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet. Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yang terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin vCD player tanpa ngeluarin discnya. “Gawat!” pikirku. “Siapa ya? Jangan-jangan pa-ma! Ngapain mereka balik lagi?”. Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang cowok keren. Rupanya Mas Andi pacar Mbak Sari dari Bandung. “Halo Ulfa sayang, Mbak Sarinya ada?” “Wah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang nggak telepon Mas Andi dulu?” “Waduh nggak tuh. Gimana nih mo ngasi surprise jadi kaget sendiri.” “Telpon aja HP-nya Mas, kali aja berkenan balik” usulku sekenanya. Padahal aku menghendaki sebaliknya, soalnya tetap terang aku diem-diem aku terhitung naksir Mas Andi. Mas Andi menyetujui usulku. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Ternyata Mbak Sari cuman ngomong agar nginep dulu, besok baru balik ke Bandung, sekalian ketemu disana. Hura! Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih. Aku mempersilakan Mas Andi mandi. Setelah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan bodi Mas Andi yang keren, kubayangkan Mas Andi tengah telanjang sambil perlihatkan “tongkat kastinya”. Nggak sulit untuk ngebayangin karena aku kan dulu ngintip Mas Andi ama Mbak Sari kembali ml. Rasanya aku pengen banget ngerasain penis masuk ke vaginaku, abis keliatannya enak banget tuh. “Ada apa Ulfa, Kok ngelamun, mikirin pacar ya?” tanyanya tiba-tiba. “Ah, enggak Mas, Ulfa bobo dulu ya ngantuk nih!” ujarku salting. “Mas Andi nonton TV aja nggak ayah kan?” “Nggak ayah kok, kalo ngantuk tidur aja duluan!” Aku beranjak masuk kamar. Setelah menutup kintu kamar aku bercermin. Bajuku terhitung kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku sawo matang namun bersih dan mulus. Tinggi 165 cm. Badanku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, bahkan ditunjang toketku yang 36B membuatku tampak sexy. Jembutku tumbuh lebat menghiasi vaginaku yang indah. Aku tersenyum sendiri kemudian Mengenakan kaos yang longgar dan tidak tebal agar meninjolkan ke dua puting susuku, bahkan jembutku tampak menerawang. Aku merebahkan diriku di atas kasur dan coba memejamkan mata, namun entah kenapa aku kesulitan sekali tidur. Sampai kemudian aku mendengar suara rintihan dari area tengah. Aneh! Suara siapa malam-malam begini? Astaga! Aku baru inget, itu pasti suara dari vCD porno yang lupa aku keluarin tadi, apa Mas Andi menyetelnya? Penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar. Sesampainya di area tengah, deg!! Aku lihat panorama yang mendebarkan, Mas Andi di depan TV tengah saksikan bokep sambil ngeluarin penisnya dan mengelusnya sendiri. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Wah.. batangnya tampak kekar banget. Aku berpura-pura batuk kemudian dengan tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Andi. Mas Andi tampak kaget mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan penisnya ke didalam kolornya lagi, namun kolornya nggak bisa menyembunyikan tonjolan tongkatnya itu. “Eh, Ulfa anu, eh belum tidur ya?” Mas Andi tampak salting, kemudian dia hendak mematikan vCD player.” Iya nih Mas, gerah eh nggak usah dimatiin, nonton berdua aja yuk!” ujarku sambil menggeliat agar menonjolkan pepaya bangkokku. “Oh iya deh.” Kamipun lalu duduk di karpet sambil menonton. Aku menyita posisi bersila agar bawukku mengintip nampak dengan indahnya. “Mas, gimana sih rasanya bersetubuh?” tanyaku tiba-tiba. “Eh kok tau-tau nanya gitu sih?” Mas Andi agak kaget mendengar pertanyaanku, soalnya kala itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Aku tambah memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar agar vaginaku tambah nampak jelas. “Alaa nggak usah gitu! Aku kan dulu ngintip Mas serupa Mbak Sari kembali gituan.. nggak ayah kok, rahasia terjaga!” “Oya? He he he yaa.. enak sih.” Mas Andi tersipu mendengar ledekanku. Akupun melanjutkan, “Mas, vaginaku serupa punya Mbak Sari lebih indah mana?” tanyaku sambil mengangkat kaosku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar so bawukkupun terpampang jelas. “Ehh glek bagusan punyamu.” “Terus kalo toketnya montokan mana?” kali ini aku mencopot kaosku agar payudara dan tubuhku yang montok itu telanjang tanpa sehelai benang yang menutupi. “Aaanu.. lebih montok dan kencengan tetekmu!” Mas Andi tampak melotot lihat bodiku yang sexy. Hal itu jadi mengakibatkan aku tambah terangsang. “Sekarang giliran aku lihat punya Mas Andi!” Karena telah terlampau bernafsu aku menerkam Mas Andi. Kucopoti seluruh pakaiannya agar dia bugil. Aku takjub lihat tubuh bugil Mas Andi dari dekat. Badannya agak langsing namun sexy. penisnya telah mengacung tegar mengakibatkan jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebayangin wujud burung cowok aja rasanya jijik namun ternyata sekarang jadi mengakibatkan darahku berdesir. “Wah gede banget! Aku isep ya Mas!” Tanpa tunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yang gede dan panjang itu layaknya yang aku tonton di BF. “Slurp Slurp Slurpmmh! Slurp Slurp Slurp mmh.” Ternyata nikmat sekali mengisap penis. Aku jepit penisnya dengan ke dua susuku kemudian aku gosok-gosokin, hmm nikmat banget! Mas Andi akhirnya tak kuat menghindar nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dengan ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas kelapa gadingku. “Ahh mmh.. yesh uuh.. enak mas” Aku terlampau merasakan sensasi luar biasa. Sesaat kemudian mulutnya menjilati ke dua putingku sambil sesekali diisap dengan kuat. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak 

“Auwh geli nikmat aah ouw!” Aku menggelinjang kegelian namun tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat kembali mengisap pentilku. Sejurus kemudian lidahnya turun ke vaginaku. Tangannya menyibakkan jembutku yang rimbun itu lalu mengakses vaginaku lebar-lebar agar klitorisku menonjol nampak kemudian dijilatinya dengan rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dengan kuat. “Yesh.. uuhh.. enak mas.. terus!” jeritku. “Slurp Slurp, vaginamu gurih banget Ulfa mmh”. Mas Andi tetap menjilati vaginaku hingga akhirnya aku nggak tahan lagi. “Mas.. ayo.. masukin penismu.. aku nggak tahan..” Mas Andi lalu menyita posisi setengah duduk, diacungkannya penisnya dengan gagah ke arah lubang vaginaku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan rudalnya. Pelan-pelan dimasukkannya batang rudal itu ke didalam vaginaku. “Aauw sakit Mas pelan-pelan akh..” Walaupun telah basah, namun vaginaku tetap terlampau sempit karena aku tetap perawan. “Au.. sakit” Mas Andi tampak merem menghindar nikmat, pasti saja dibandingkan Mbak Sari tempikku jauh lebih menggigit. Lalu dengan satu sentakan kuat sang rudal berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku hingga menyentuh dasarnya. “Au.. sakit..” Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan. Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku, persetan! Sudah kepalang tanggung, aku mengidamkan ngerasain nikmatnya bercinta. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Sesaat kemudian Mas Andi memompa pantatnya maju mundur. “Jrebb! Jrebb! Jrubb! Crubb!” “Aakh! Aakh! Auw!” Aku menjerit-jerit kesakitan, namun lama-lama rasa perih itu berubah jadi nikmat yang luar biasa. vaginaku serasa dibongkar oleh tongkat kasti yang kekar itu. “Ooh.. lebih keras, lebih cepat” Jerit kesakitanku berubah jadi jerit kenikmatan. Keringat kami bercucuran menambah motivasi gelora birahi kami. Tapi Mas Andi jadi mencabut penisnya dan tersenyum padaku. cerita sex selingkuh bisa anda baca di ceritaserudewasa.info Aku jadi nggak sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas penisnya, dengan birahi yang memuncak kutancapkan batang bazooka itu ke didalam bawukku, “Jrebb.. Ooh..” aku menjerit keenakan, lalu dengan motivasi 45 aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goyangkan pinggulku. “Ouwh.. enak banget tempikmu nggigit banget sayang.. penisku serasa diperas” “Uggh.. yes.. uuh.. auwww.. penismu terhitung hebaat, bawukku serasa dibor” Aku menghujamkan pantatku beberapa kali dengan irama terlampau cepat. Aku menjadi tambah melayang. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit layaknya kesurupan. Akhirnya sehabis setengah jam kami bergumul, aku menjadi seluruh sel tubuhku berkumpul jadi satu dan dan “Aah berkenan orgasme Mas..” Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya hingga Mas Andi menjadi sesak karena desakan susuku yang montok itu. “Kamu telah sayang? OK sekarang giliran aku!” Aku mencabut vaginaku lalu Mas Andi duduk di sofa sambil mememerkan ‘tiang listriknya’. Aku bersimpuh dihadapannya dengan lututku sebagai tumpuan. Kuraih penis besar itu, kukocok dengan lembut. Kujilati dengan terlampau telaten. Makin lama tambah cepat sambil sesekali aku isap dengan kuat. “Crupp.. slurp.. mmh..” “Oh yes.. kocok yang kuat sayang!” Mas Andi mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan ke dua bola basket yang menggantung di dadaku. Aku tambah bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok penisnya. “Crupp crupp slurp!” “Ooh yes.. tetap sayang yes.. aku hampir nampak sayang!” Aku tambah bersemangat ngerjain penis big size itu. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Makin lama tambah cepat cepat Cepat, lalu lalu “Croot.. croot..” Penisnya menyemburkan sperma banyak sekali agar membasahi rambut wajah, tetek dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati seluruh maninya hingga licin tak tersisa, lalu aku isap penisnya dengan kuat agar sisa maninya bisa kurasakan dan kutelan. Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dengan tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya hingga 4 kali dan kemudian tidur berpelukan dengan tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yang terlampau mengesankan. Siang itu aku sendirian. Papa, Mama dan Mbak Sari mendadak ke Jakarta karena nenek sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada aktivitas sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku iseng bersih-bersih rumah. Pas aku kembali bersihin kamar Mbak Sari aku nemu sekeping VCD. Ketika aku merhatiin sampulnya.. astaga!! ternyata gambarnya sepasang bule yang tengah terjalin sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang. Pikiranku menerawang kala sekitar 1 bulan yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Mbak Sari dengan pacarnya berbuat layaknya yang ada di sampul VCD tsb. Sejak itu aku sering bermasturbasi mengayalkan tengah bersetubuh. Tadinya aku berniat mengembalikan vCD selanjutnya ke tempatnya, namun aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk saksikan film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton blue film. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Maafkan Aku kak, Pacarmu Kuentotin – Begitu aku nyalain di layar TV terpampang sepasang bule yang tengah saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu busana yang melekat mereka lepas. Si cowok menjadi menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Si cewek tampak menggeliat menghindar nafsu yang membara. Sesaat kemudian si cowok mejilati vaginanya lebih-lebih di anggota klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang telah ereksi. Setelah beberapa kala sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek bule tadi dan langsung disodok-sodokin dengan gencar. Sejurus kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut rudalnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan muka ceweknya hingga nampak spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah. Koleksi Cerita Hot Birahi Terbaru 2014 – Aku sendiri selama saksikan tanpa mengetahui bajuku telah nggak karuan. Kaos aku angkat hingga diatas tetek, kemudian braku yang kebetulan pengaitnya di depan aku lepas.Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Kuelus-elus sendiri tetekku sambil sesekali kuremas, uhh.. enak banget. Apalagi kalo kena putingnya woww!! Celana pendekku aku pelorotin sampe dengkul, lalu tanganku masuk ke balik celana didalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa!! Makin lama aku tambah gencar melaksanakan masturbasi, rintihanku tambah keras. Tanganku tambah cepat menggosok klitoris kala yang satunya sibuk emremas-remas toketku sendiri. Dan, “Oohh.. oohh..” Aku capai orgasme yang luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet. Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yang terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin vCD player tanpa ngeluarin discnya. “Gawat!” pikirku. “Siapa ya? Jangan-jangan pa-ma! Ngapain mereka balik lagi?”. Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang cowok keren. Rupanya Mas Andi pacar Mbak Sari dari Bandung. “Halo Ulfa sayang, Mbak Sarinya ada?” “Wah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang nggak telepon Mas Andi dulu?” “Waduh nggak tuh. Gimana nih mo ngasi surprise jadi kaget sendiri.” “Telpon aja HP-nya Mas, kali aja berkenan balik” usulku sekenanya. Padahal aku menghendaki sebaliknya, soalnya tetap terang aku diem-diem aku terhitung naksir Mas Andi. Mas Andi menyetujui usulku. Ternyata Mbak Sari cuman ngomong agar nginep dulu, besok baru balik ke Bandung, sekalian ketemu disana. Hura! Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih. Aku mempersilakan Mas Andi mandi. Setelah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan bodi Mas Andi yang keren, kubayangkan Mas Andi tengah telanjang sambil perlihatkan “tongkat kastinya”. Nggak sulit untuk ngebayangin karena aku kan dulu ngintip Mas Andi ama Mbak Sari kembali ml. Rasanya aku pengen banget ngerasain penis masuk ke vaginaku, abis keliatannya enak banget tuh. “Ada apa Ulfa, Kok ngelamun, mikirin pacar ya?” tanyanya tiba-tiba. “Ah, enggak Mas, Ulfa bobo dulu ya ngantuk nih!” ujarku salting. “Mas Andi nonton TV aja nggak ayah kan?” “Nggak ayah kok, kalo ngantuk tidur aja duluan!” Aku beranjak masuk kamar. Setelah menutup kintu kamar aku bercermin. Bajuku terhitung kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku sawo matang namun bersih dan mulus. Tinggi 165 cm. Badanku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, bahkan ditunjang toketku yang 36B membuatku tampak sexy. Jembutku tumbuh lebat menghiasi vaginaku yang indah. Aku tersenyum sendiri kemudian Mengenakan kaos yang longgar dan tidak tebal agar meninjolkan ke dua puting susuku, bahkan jembutku tampak menerawang. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Aku merebahkan diriku di atas kasur dan coba memejamkan mata, namun entah kenapa aku kesulitan sekali tidur. Sampai kemudian aku mendengar suara rintihan dari area tengah. Aneh! Suara siapa malam-malam begini? Astaga! Aku baru inget, itu pasti suara dari vCD porno yang lupa aku keluarin tadi, apa Mas Andi menyetelnya? Penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar. Sesampainya di area tengah, deg!! Aku lihat panorama yang mendebarkan, Mas Andi di depan TV tengah saksikan bokep sambil ngeluarin penisnya dan mengelusnya sendiri. Wah.. batangnya tampak kekar banget. Aku berpura-pura batuk kemudian dengan tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Andi. Mas Andi tampak kaget mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan penisnya ke didalam kolornya lagi, namun kolornya nggak bisa menyembunyikan tonjolan tongkatnya itu. “Eh, Ulfa anu, eh belum tidur ya?” Mas Andi tampak salting, kemudian dia hendak mematikan vCD player.” Iya nih Mas, gerah eh nggak usah dimatiin, nonton berdua aja yuk!” ujarku sambil menggeliat agar menonjolkan pepaya bangkokku. “Oh iya deh.” Kamipun lalu duduk di karpet sambil menonton. Aku menyita posisi bersila agar bawukku mengintip nampak dengan indahnya. “Mas, gimana sih rasanya bersetubuh?” tanyaku tiba-tiba. “Eh kok tau-tau nanya gitu sih?” Mas Andi agak kaget mendengar pertanyaanku, soalnya kala itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Aku tambah memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar agar vaginaku tambah nampak jelas. “Alaa nggak usah gitu! Aku kan dulu ngintip Mas serupa Mbak Sari kembali gituan.. nggak ayah kok, rahasia terjaga!” “Oya? He he he yaa.. enak sih.” Mas Andi tersipu mendengar ledekanku. Akupun melanjutkan, “Mas, vaginaku serupa punya Mbak Sari lebih indah mana?” tanyaku sambil mengangkat kaosku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar so bawukkupun terpampang jelas. “Ehh glek bagusan punyamu.” “Terus kalo toketnya montokan mana?” kali ini aku mencopot kaosku agar payudara dan tubuhku yang montok itu telanjang tanpa sehelai benang yang menutupi. “Aaanu.. lebih montok dan kencengan tetekmu!” Mas Andi tampak melotot lihat bodiku yang sexy. Hal itu jadi mengakibatkan aku tambah terangsang. “Sekarang giliran aku lihat punya Mas Andi!” Karena telah terlampau bernafsu aku menerkam Mas Andi. Kucopoti seluruh pakaiannya agar dia bugil. Aku takjub lihat tubuh bugil Mas Andi dari dekat. Badannya agak langsing namun sexy. penisnya telah mengacung tegar mengakibatkan jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebayangin wujud burung cowok aja rasanya jijik namun ternyata sekarang jadi mengakibatkan darahku berdesir. “Wah gede banget! Aku isep ya Mas!” Tanpa tunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yang gede dan panjang itu layaknya yang aku tonton di BF. “Slurp Slurp Slurpmmh! Slurp Slurp Slurp mmh.” Ternyata nikmat sekali mengisap penis. Aku jepit penisnya dengan ke dua susuku kemudian aku gosok-gosokin, hmm nikmat banget! Mas Andi akhirnya tak kuat menghindar nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dengan ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas kelapa gadingku. “Ahh mmh.. yesh uuh.. enak mas” Aku terlampau merasakan sensasi luar biasa. Sesaat kemudian mulutnya menjilati ke dua putingku sambil sesekali diisap dengan kuat. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

“Auwh geli nikmat aah ouw!” Aku menggelinjang kegelian namun tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat kembali mengisap pentilku. Sejurus kemudian lidahnya turun ke vaginaku. Tangannya menyibakkan jembutku yang rimbun itu lalu mengakses vaginaku lebar-lebar agar klitorisku menonjol nampak kemudian dijilatinya dengan rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dengan kuat. “Yesh.. uuhh.. enak mas.. terus!” jeritku. “Slurp Slurp, vaginamu gurih banget Ulfa mmh”. Mas Andi tetap menjilati vaginaku hingga akhirnya aku nggak tahan lagi. “Mas.. ayo.. masukin penismu.. aku nggak tahan..” Mas Andi lalu menyita posisi setengah duduk, diacungkannya penisnya dengan gagah ke arah lubang vaginaku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan rudalnya. Pelan-pelan dimasukkannya batang rudal itu ke didalam vaginaku. “Aauw sakit Mas pelan-pelan akh..” Walaupun telah basah, namun vaginaku tetap terlampau sempit karena aku tetap perawan. “Au.. sakit” Mas Andi tampak merem menghindar nikmat, pasti saja dibandingkan Mbak Sari tempikku jauh lebih menggigit. Lalu dengan satu sentakan kuat sang rudal berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku hingga menyentuh dasarnya. “Au.. sakit..” Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan. Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku, persetan! Sudah kepalang tanggung, aku mengidamkan ngerasain nikmatnya bercinta. Sesaat kemudian Mas Andi memompa pantatnya maju mundur. “Jrebb! Jrebb! Jrubb! Crubb!” “Aakh! Aakh! Auw!” Aku menjerit-jerit kesakitan, namun lama-lama rasa perih itu berubah jadi nikmat yang luar biasa. vaginaku serasa dibongkar oleh tongkat kasti yang kekar itu. “Ooh.. lebih keras, lebih cepat” Jerit kesakitanku berubah jadi jerit kenikmatan. Keringat kami bercucuran menambah motivasi gelora birahi kami.Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Tapi Mas Andi jadi mencabut penisnya dan tersenyum padaku. cerita sex selingkuh bisa anda baca di ceritaserudewasa.info Aku jadi nggak sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas penisnya, dengan birahi yang memuncak kutancapkan batang bazooka itu ke didalam bawukku, “Jrebb.. Ooh..” aku menjerit keenakan, lalu dengan motivasi 45 aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goyangkan pinggulku. “Ouwh.. enak banget tempikmu nggigit banget sayang.. penisku serasa diperas” “Uggh.. yes.. uuh.. auwww.. penismu terhitung hebaat, bawukku serasa dibor” Aku menghujamkan pantatku beberapa kali dengan irama terlampau cepat. Aku menjadi tambah melayang. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit layaknya kesurupan. Akhirnya sehabis setengah jam kami bergumul, aku menjadi seluruh sel tubuhku berkumpul jadi satu dan dan “Aah berkenan orgasme Mas..” Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya hingga Mas Andi menjadi sesak karena desakan susuku yang montok itu. “Kamu telah sayang? OK sekarang giliran aku!” Aku mencabut vaginaku lalu Mas Andi duduk di sofa sambil mememerkan ‘tiang listriknya’. Aku bersimpuh dihadapannya dengan lututku sebagai tumpuan. Kuraih penis besar itu, kukocok dengan lembut. Kujilati dengan terlampau telaten. Makin lama tambah cepat sambil sesekali aku isap dengan kuat. “Crupp.. slurp.. mmh..” “Oh yes.. kocok yang kuat sayang!” Mas Andi mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan ke dua bola basket yang menggantung di dadaku. Aku tambah bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok penisnya. “Crupp crupp slurp!” “Ooh yes.. tetap sayang yes.. aku hampir nampak sayang!” Aku tambah bersemangat ngerjain penis big size itu. Makin lama tambah cepat cepat Cepat, lalu lalu “Croot.. croot..” Penisnya menyemburkan sperma banyak sekali agar membasahi rambut wajah, tetek dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati seluruh maninya hingga licin tak tersisa, lalu aku isap penisnya dengan kuat agar sisa maninya bisa kurasakan dan kutelan. Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dengan tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya hingga 4 kali dan kemudian tidur berpelukan dengan tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yang terlampau mengesankan. Siang itu aku sendirian. Papa, Mama dan Mbak Sari mendadak ke Jakarta karena nenek sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada aktivitas sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku iseng bersih-bersih rumah. Pas aku kembali bersihin kamar Mbak Sari aku nemu sekeping VCD. Ketika aku merhatiin sampulnya.. astaga!! ternyata gambarnya sepasang bule yang tengah terjalin sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang. Pikiranku menerawang kala sekitar 1 bulan yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Mbak Sari dengan pacarnya berbuat layaknya yang ada di sampul VCD tsb. Sejak itu aku sering bermasturbasi mengayalkan tengah bersetubuh. Tadinya aku berniat mengembalikan vCD selanjutnya ke tempatnya, namun aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk saksikan film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton blue film. Cerita Hot: Maafkan Aku kak, Pacarmu Kuentotin – Begitu aku nyalain di layar TV terpampang sepasang bule yang tengah saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu busana yang melekat mereka lepas. Si cowok menjadi menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Si cewek tampak menggeliat menghindar nafsu yang membara. Sesaat kemudian si cowok mejilati vaginanya lebih-lebih di anggota klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang telah ereksi. Setelah beberapa kala sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek bule tadi dan langsung disodok-sodokin dengan gencar. Sejurus kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut rudalnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan muka ceweknya hingga nampak spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah. Koleksi Cerita Hot Birahi Terbaru 2014 – Aku sendiri selama saksikan tanpa mengetahui bajuku telah nggak karuan. Kaos aku angkat hingga diatas tetek, kemudian braku yang kebetulan pengaitnya di depan aku lepas. Kuelus-elus sendiri tetekku sambil sesekali kuremas, uhh.. enak banget. Apalagi kalo kena putingnya woww!! Celana pendekku aku pelorotin sampe dengkul, lalu tanganku masuk ke balik celana didalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa!! Makin lama aku tambah gencar melaksanakan masturbasi, rintihanku tambah keras. Tanganku tambah cepat menggosok klitoris kala yang satunya sibuk emremas-remas toketku sendiri. Dan, “Oohh.. oohh..” Aku capai orgasme yang luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet. Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yang terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin vCD player tanpa ngeluarin discnya. “Gawat!” pikirku. “Siapa ya? Jangan-jangan pa-ma! Ngapain mereka balik lagi?”. Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang cowok keren. Rupanya Mas Andi pacar Mbak Sari dari Bandung. “Halo Ulfa sayang, Mbak Sarinya ada?” “Wah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang nggak telepon Mas Andi dulu?” “Waduh nggak tuh. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Gimana nih mo ngasi surprise jadi kaget sendiri.” “Telpon aja HP-nya Mas, kali aja berkenan balik” usulku sekenanya. Padahal aku menghendaki sebaliknya, soalnya tetap terang aku diem-diem aku terhitung naksir Mas Andi. Mas Andi menyetujui usulku. Ternyata Mbak Sari cuman ngomong agar nginep dulu, besok baru balik ke Bandung, sekalian ketemu disana. Hura! Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih. Aku mempersilakan Mas Andi mandi. Setelah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan bodi Mas Andi yang keren, kubayangkan Mas Andi tengah telanjang sambil perlihatkan “tongkat kastinya”. Nggak sulit untuk ngebayangin karena aku kan dulu ngintip Mas Andi ama Mbak Sari kembali ml. Rasanya aku pengen banget ngerasain penis masuk ke vaginaku, abis keliatannya enak banget tuh. “Ada apa Ulfa, Kok ngelamun, mikirin pacar ya?” tanyanya tiba-tiba. “Ah, enggak Mas, Ulfa bobo dulu ya ngantuk nih!” ujarku salting. “Mas Andi nonton TV aja nggak ayah kan?” “Nggak ayah kok, kalo ngantuk tidur aja duluan!” Aku beranjak masuk kamar. Setelah menutup kintu kamar aku bercermin. Bajuku terhitung kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku sawo matang namun bersih dan mulus. Tinggi 165 cm. Badanku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, bahkan ditunjang toketku yang 36B membuatku tampak sexy. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Jembutku tumbuh lebat menghiasi vaginaku yang indah. Aku tersenyum sendiri kemudian Mengenakan kaos yang longgar dan tidak tebal agar meninjolkan ke dua puting susuku, bahkan jembutku tampak menerawang. Aku merebahkan diriku di atas kasur dan coba memejamkan mata, namun entah kenapa aku kesulitan sekali tidur. Sampai kemudian aku mendengar suara rintihan dari area tengah. Aneh! Suara siapa malam-malam begini? Astaga! Aku baru inget, itu pasti suara dari vCD porno yang lupa aku keluarin tadi, apa Mas Andi menyetelnya? Penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar. Sesampainya di area tengah, deg!! Aku lihat panorama yang mendebarkan, Mas Andi di depan TV tengah saksikan bokep sambil ngeluarin penisnya dan mengelusnya sendiri. Wah.. batangnya tampak kekar banget. Aku berpura-pura batuk kemudian dengan tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Andi. Mas Andi tampak kaget mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan penisnya ke didalam kolornya lagi, namun kolornya nggak bisa menyembunyikan tonjolan tongkatnya itu. “Eh, Ulfa anu, eh belum tidur ya?” Mas Andi tampak salting, kemudian dia hendak mematikan vCD player.” Iya nih Mas, gerah eh nggak usah dimatiin, nonton berdua aja yuk!” ujarku sambil menggeliat agar menonjolkan pepaya bangkokku. “Oh iya deh.” Kamipun lalu duduk di karpet sambil menonton. Aku menyita posisi bersila agar bawukku mengintip nampak dengan indahnya. “Mas, gimana sih rasanya bersetubuh?” tanyaku tiba-tiba. “Eh kok tau-tau nanya gitu sih?” Mas Andi agak kaget mendengar pertanyaanku, soalnya kala itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Aku tambah memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar agar vaginaku tambah nampak jelas. “Alaa nggak usah gitu! Aku kan dulu ngintip Mas serupa Mbak Sari kembali gituan.. nggak ayah kok, rahasia terjaga!” “Oya? He he he yaa.. enak sih.” Mas Andi tersipu mendengar ledekanku. Akupun melanjutkan, “Mas, vaginaku serupa punya Mbak Sari lebih indah mana?” tanyaku sambil mengangkat kaosku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar so bawukkupun terpampang jelas. “Ehh glek bagusan punyamu.” “Terus kalo toketnya montokan mana?” kali ini aku mencopot kaosku agar payudara dan tubuhku yang montok itu telanjang tanpa sehelai benang yang menutupi. “Aaanu.. lebih montok dan kencengan tetekmu!” Mas Andi tampak melotot lihat bodiku yang sexy. Hal itu jadi mengakibatkan aku tambah terangsang. “Sekarang giliran aku lihat punya Mas Andi!” Karena telah terlampau bernafsu aku menerkam Mas Andi. Kucopoti seluruh pakaiannya agar dia bugil. Aku takjub lihat tubuh bugil Mas Andi dari dekat. Badannya agak langsing namun sexy. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

penisnya telah mengacung tegar mengakibatkan jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebayangin wujud burung cowok aja rasanya jijik namun ternyata sekarang jadi mengakibatkan darahku berdesir. “Wah gede banget! Aku isep ya Mas!” Tanpa tunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yang gede dan panjang itu layaknya yang aku tonton di BF. “Slurp Slurp Slurpmmh! Slurp Slurp Slurp mmh.” Ternyata nikmat sekali mengisap penis. Aku jepit penisnya dengan ke dua susuku kemudian aku gosok-gosokin, hmm nikmat banget! Mas Andi akhirnya tak kuat menghindar nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dengan ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas kelapa gadingku. “Ahh mmh.. yesh uuh.. enak mas” Aku terlampau merasakan sensasi luar biasa. Sesaat kemudian mulutnya menjilati ke dua putingku sambil sesekali diisap dengan kuat. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

“Auwh geli nikmat aah ouw!” Aku menggelinjang kegelian namun tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat kembali mengisap pentilku. Sejurus kemudian lidahnya turun ke vaginaku. Tangannya menyibakkan jembutku yang rimbun itu lalu mengakses vaginaku lebar-lebar agar klitorisku menonjol nampak kemudian dijilatinya dengan rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dengan kuat. “Yesh.. uuhh.. enak mas.. terus!” jeritku. “Slurp Slurp, vaginamu gurih banget Ulfa mmh”. Mas Andi tetap menjilati vaginaku hingga akhirnya aku nggak tahan lagi. “Mas.. ayo.. masukin penismu.. aku nggak tahan..” Mas Andi lalu menyita posisi setengah duduk, diacungkannya penisnya dengan gagah ke arah lubang vaginaku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan rudalnya. Pelan-pelan dimasukkannya batang rudal itu ke didalam vaginaku. “Aauw sakit Mas pelan-pelan akh..” Walaupun telah basah, namun vaginaku tetap terlampau sempit karena aku tetap perawan. “Au.. sakit” Mas Andi tampak merem menghindar nikmat, pasti saja dibandingkan Mbak Sari tempikku jauh lebih menggigit. Lalu dengan satu sentakan kuat sang rudal berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku hingga menyentuh dasarnya. “Au.. sakit..” Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan. Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku, persetan! Sudah kepalang tanggung, aku mengidamkan ngerasain nikmatnya bercinta. Sesaat kemudian Mas Andi memompa pantatnya maju mundur. “Jrebb! Jrebb! Jrubb! Crubb!” “Aakh! Aakh! Auw!” Aku menjerit-jerit kesakitan, namun lama-lama rasa perih itu berubah jadi nikmat yang luar biasa. vaginaku serasa dibongkar oleh tongkat kasti yang kekar itu. “Ooh.. lebih keras, lebih cepat” Jerit kesakitanku berubah jadi jerit kenikmatan. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Keringat kami bercucuran menambah motivasi gelora birahi kami. Tapi Mas Andi jadi mencabut penisnya dan tersenyum padaku. cerita sex selingkuh bisa anda baca di ceritaserudewasa.info Aku jadi nggak sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas penisnya, dengan birahi yang memuncak kutancapkan batang bazooka itu ke didalam bawukku, “Jrebb.. Ooh..” aku menjerit keenakan, lalu dengan motivasi 45 aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goyangkan pinggulku. “Ouwh.. enak banget tempikmu nggigit banget sayang.. penisku serasa diperas” “Uggh.. yes.. uuh.. auwww.. penismu terhitung hebaat, bawukku serasa dibor” Aku menghujamkan pantatku beberapa kali dengan irama terlampau cepat. Aku menjadi tambah melayang. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit layaknya kesurupan. Akhirnya sehabis setengah jam kami bergumul, aku menjadi seluruh sel tubuhku berkumpul jadi satu dan dan “Aah berkenan orgasme Mas..” Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya hingga Mas Andi menjadi sesak karena desakan susuku yang montok itu. “Kamu telah sayang? OK sekarang giliran aku!” Aku mencabut vaginaku lalu Mas Andi duduk di sofa sambil mememerkan ‘tiang listriknya’. Aku bersimpuh dihadapannya dengan lututku sebagai tumpuan. Kuraih penis besar itu, kukocok dengan lembut. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Kujilati dengan terlampau telaten. Makin lama tambah cepat sambil sesekali aku isap dengan kuat. “Crupp.. slurp.. mmh..” “Oh yes.. kocok yang kuat sayang!” Mas Andi mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan ke dua bola basket yang menggantung di dadaku. Aku tambah bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok penisnya. “Crupp crupp slurp!” “Ooh yes.. tetap sayang yes.. aku hampir nampak sayang!” Aku tambah bersemangat ngerjain penis big size itu. Makin lama tambah cepat cepat Cepat, lalu lalu “Croot.. croot..” Penisnya menyemburkan sperma banyak sekali agar membasahi rambut wajah, tetek dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati seluruh maninya hingga licin tak tersisa, lalu aku isap penisnya dengan kuat agar sisa maninya bisa kurasakan dan kutelan. Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dengan tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya hingga 4 kali dan kemudian tidur berpelukan dengan tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yang terlampau mengesankan. Siang itu aku sendirian. Papa, Mama dan Mbak Sari mendadak ke Jakarta karena nenek sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada aktivitas sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku iseng bersih-bersih rumah. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Pas aku kembali bersihin kamar Mbak Sari aku nemu sekeping VCD. Ketika aku merhatiin sampulnya.. astaga!! ternyata gambarnya sepasang bule yang tengah terjalin sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang. Pikiranku menerawang kala sekitar 1 bulan yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Mbak Sari dengan pacarnya berbuat layaknya yang ada di sampul VCD tsb. Sejak itu aku sering bermasturbasi mengayalkan tengah bersetubuh. Tadinya aku berniat mengembalikan vCD selanjutnya ke tempatnya, namun aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk saksikan film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton blue film. Cerita Hot: Maafkan Aku kak, Pacarmu Kuentotin – Begitu aku nyalain di layar TV terpampang sepasang bule yang tengah saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu busana yang melekat mereka lepas. Si cowok menjadi menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Si cewek tampak menggeliat menghindar nafsu yang membara. Sesaat kemudian si cowok mejilati vaginanya lebih-lebih di anggota klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang telah ereksi. Setelah beberapa kala sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek bule tadi dan langsung disodok-sodokin dengan gencar. Sejurus kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut rudalnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan muka ceweknya hingga nampak spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah. Koleksi Cerita Hot Birahi Terbaru 2014 – Aku sendiri selama saksikan tanpa mengetahui bajuku telah nggak karuan. Kaos aku angkat hingga diatas tetek, kemudian braku yang kebetulan pengaitnya di depan aku lepas. Kuelus-elus sendiri tetekku sambil sesekali kuremas, uhh.. enak banget. Apalagi kalo kena putingnya woww!! Celana pendekku aku pelorotin sampe dengkul, lalu tanganku masuk ke balik celana didalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa!! Makin lama aku tambah gencar melaksanakan masturbasi, rintihanku tambah keras. Tanganku tambah cepat menggosok klitoris kala yang satunya sibuk emremas-remas toketku sendiri. Dan, “Oohh.. oohh..” Aku capai orgasme yang luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet. Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yang terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin vCD player tanpa ngeluarin discnya. “Gawat!” pikirku. “Siapa ya? Jangan-jangan pa-ma! Ngapain mereka balik lagi?”. Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang cowok keren. Rupanya Mas Andi pacar Mbak Sari dari Bandung. “Halo Ulfa sayang, Mbak Sarinya ada?” “Wah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang nggak telepon Mas Andi dulu?” “Waduh nggak tuh. Gimana nih mo ngasi surprise jadi kaget sendiri.” “Telpon aja HP-nya Mas, kali aja berkenan balik” usulku sekenanya. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

Padahal aku menghendaki sebaliknya, soalnya tetap terang aku diem-diem aku terhitung naksir Mas Andi. Mas Andi menyetujui usulku. Ternyata Mbak Sari cuman ngomong agar nginep dulu, besok baru balik ke Bandung, sekalian ketemu disana. Hura! Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih. Aku mempersilakan Mas Andi mandi. Setelah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan bodi Mas Andi yang keren, kubayangkan Mas Andi tengah telanjang sambil perlihatkan “tongkat kastinya”. Nggak sulit untuk ngebayangin karena aku kan dulu ngintip Mas Andi ama Mbak Sari kembali ml. Rasanya aku pengen banget ngerasain penis masuk ke vaginaku, abis keliatannya enak banget tuh. “Ada apa Ulfa, Kok ngelamun, mikirin pacar ya?” tanyanya tiba-tiba. “Ah, enggak Mas, Ulfa bobo dulu ya ngantuk nih!” ujarku salting. “Mas Andi nonton TV aja nggak ayah kan?” “Nggak ayah kok, kalo ngantuk tidur aja duluan!” Aku beranjak masuk kamar. Setelah menutup kintu kamar aku bercermin. Bajuku terhitung kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku sawo matang namun bersih dan mulus. Tinggi 165 cm. Badanku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, bahkan ditunjang toketku yang 36B membuatku tampak sexy. Jembutku tumbuh lebat menghiasi vaginaku yang indah. Aku tersenyum sendiri kemudian Mengenakan kaos yang longgar dan tidak tebal agar meninjolkan ke dua puting susuku, bahkan jembutku tampak menerawang. Aku merebahkan diriku di atas kasur dan coba memejamkan mata, namun entah kenapa aku kesulitan sekali tidur. Sampai kemudian aku mendengar suara rintihan dari area tengah. Aneh! Suara siapa malam-malam begini? Astaga! Aku baru inget, itu pasti suara dari vCD porno yang lupa aku keluarin tadi, apa Mas Andi menyetelnya? Penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar. Sesampainya di area tengah, deg!! Aku lihat panorama yang mendebarkan, Mas Andi di depan TV tengah saksikan bokep sambil ngeluarin penisnya dan mengelusnya sendiri. Wah.. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

batangnya tampak kekar banget. Aku berpura-pura batuk kemudian dengan tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Andi. Mas Andi tampak kaget mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan penisnya ke didalam kolornya lagi, namun kolornya nggak bisa menyembunyikan tonjolan tongkatnya itu. “Eh, Ulfa anu, eh belum tidur ya?” Mas Andi tampak salting, kemudian dia hendak mematikan vCD player.” Iya nih Mas, gerah eh nggak usah dimatiin, nonton berdua aja yuk!” ujarku sambil menggeliat agar menonjolkan pepaya bangkokku. “Oh iya deh.” Kamipun lalu duduk di karpet sambil menonton. Aku menyita posisi bersila agar bawukku mengintip nampak dengan indahnya. “Mas, gimana sih rasanya bersetubuh?” tanyaku tiba-tiba. “Eh kok tau-tau nanya gitu sih?” Mas Andi agak kaget mendengar pertanyaanku, soalnya kala itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Aku tambah memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar agar vaginaku tambah nampak jelas. “Alaa nggak usah gitu! Aku kan dulu ngintip Mas serupa Mbak Sari kembali gituan.. nggak ayah kok, rahasia terjaga!” “Oya? He he he yaa.. enak sih.” Mas Andi tersipu mendengar ledekanku. Akupun melanjutkan, “Mas, vaginaku serupa punya Mbak Sari lebih indah mana?” tanyaku sambil mengangkat kaosku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar so bawukkupun terpampang jelas. “Ehh glek bagusan punyamu.” “Terus kalo toketnya montokan mana?” kali ini aku mencopot kaosku agar payudara dan tubuhku yang montok itu telanjang tanpa sehelai benang yang menutupi. “Aaanu.. lebih montok dan kencengan tetekmu!” Mas Andi tampak melotot lihat bodiku yang sexy. Hal itu jadi mengakibatkan aku tambah terangsang. “Sekarang giliran aku lihat punya Mas Andi!” Karena telah terlampau bernafsu aku menerkam Mas Andi. Kucopoti seluruh pakaiannya agar dia bugil. Aku takjub lihat tubuh bugil Mas Andi dari dekat. Badannya agak langsing namun sexy. penisnya telah mengacung tegar mengakibatkan jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebayangin wujud burung cowok aja rasanya jijik namun ternyata sekarang jadi mengakibatkan darahku berdesir. “Wah gede banget! Aku isep ya Mas!” Tanpa tunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yang gede dan panjang itu layaknya yang aku tonton di BF. “Slurp Slurp Slurpmmh! Slurp Slurp Slurp mmh.” Ternyata nikmat sekali mengisap penis. Aku jepit penisnya dengan ke dua susuku kemudian aku gosok-gosokin, hmm nikmat banget! Mas Andi akhirnya tak kuat menghindar nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dengan ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas kelapa gadingku. “Ahh mmh.. yesh uuh.. enak mas” Aku terlampau merasakan sensasi luar biasa. Sesaat kemudian mulutnya menjilati ke dua putingku sambil sesekali diisap dengan kuat. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

“Auwh geli nikmat aah ouw!” Aku menggelinjang kegelian namun tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat kembali mengisap pentilku. Sejurus kemudian lidahnya turun ke vaginaku. Tangannya menyibakkan jembutku yang rimbun itu lalu mengakses vaginaku lebar-lebar agar klitorisku menonjol nampak kemudian dijilatinya dengan rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dengan kuat. “Yesh.. uuhh.. enak mas.. terus!” jeritku. “Slurp Slurp, vaginamu gurih banget Ulfa mmh”. Mas Andi tetap menjilati vaginaku hingga akhirnya aku nggak tahan lagi. “Mas.. ayo.. masukin penismu.. aku nggak tahan..” Mas Andi lalu menyita posisi setengah duduk, diacungkannya penisnya dengan gagah ke arah lubang vaginaku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan rudalnya. Pelan-pelan dimasukkannya batang rudal itu ke didalam vaginaku. “Aauw sakit Mas pelan-pelan akh..” Walaupun telah basah, namun vaginaku tetap terlampau sempit karena aku tetap perawan. “Au.. sakit” Mas Andi tampak merem menghindar nikmat, pasti saja dibandingkan Mbak Sari tempikku jauh lebih menggigit. Lalu dengan satu sentakan kuat sang rudal berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku hingga menyentuh dasarnya. “Au.. sakit..” Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan. Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku, persetan! Sudah kepalang tanggung, aku mengidamkan ngerasain nikmatnya bercinta. Sesaat kemudian Mas Andi memompa pantatnya maju mundur. “Jrebb! Jrebb! Jrubb! Crubb!” “Aakh! Aakh! Auw!” Aku menjerit-jerit kesakitan, namun lama-lama rasa perih itu berubah jadi nikmat yang luar biasa. vaginaku serasa dibongkar oleh tongkat kasti yang kekar itu. “Ooh.. lebih keras, lebih cepat” Jerit kesakitanku berubah jadi jerit kenikmatan. Keringat kami bercucuran menambah motivasi gelora birahi kami. Tapi Mas Andi jadi mencabut penisnya dan tersenyum padaku. cerita sex selingkuh bisa anda baca di ceritaserudewasa.info Aku jadi nggak sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas penisnya, dengan birahi yang memuncak kutancapkan batang bazooka itu ke didalam bawukku, “Jrebb.. Ooh..” aku menjerit keenakan, lalu dengan motivasi 45 aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goyangkan pinggulku. “Ouwh.. enak banget tempikmu nggigit banget sayang.. penisku serasa diperas” “Uggh.. yes.. uuh.. auwww.. penismu terhitung hebaat, bawukku serasa dibor” Aku menghujamkan pantatku beberapa kali dengan irama terlampau cepat. Aku menjadi tambah melayang. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit layaknya kesurupan. Akhirnya sehabis setengah jam kami bergumul, aku menjadi seluruh sel tubuhku berkumpul jadi satu dan dan “Aah berkenan orgasme Mas..” Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya hingga Mas Andi menjadi sesak karena desakan susuku yang montok itu. “Kamu telah sayang? OK sekarang giliran aku!” Aku mencabut vaginaku lalu Mas Andi duduk di sofa sambil mememerkan ‘tiang listriknya’. Aku bersimpuh dihadapannya dengan lututku sebagai tumpuan. Kuraih penis besar itu, kukocok dengan lembut. Kujilati dengan terlampau telaten. Makin lama tambah cepat sambil sesekali aku isap dengan kuat. “Crupp.. slurp.. mmh..” “Oh yes.. kocok yang kuat sayang!” Mas Andi mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan ke dua bola basket yang menggantung di dadaku. Aku tambah bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok penisnya. “Crupp crupp slurp!” “Ooh yes.. tetap sayang yes.. aku hampir nampak sayang!” Aku tambah bersemangat ngerjain penis big size itu. Makin lama tambah cepat cepat Cepat, lalu lalu “Croot.. croot..” Penisnya menyemburkan sperma banyak sekali agar membasahi rambut wajah, tetek dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati seluruh maninya hingga licin tak tersisa, lalu aku isap penisnya dengan kuat agar sisa maninya bisa kurasakan dan kutelan. Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dengan tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya hingga 4 kali dan kemudian tidur berpelukan dengan tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yang terlampau mengesankan. Cerita Mesum – Ngentotin Pacar Kakak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here