Cerita Mesum Ngentot Berkat Obat Peransang

0
130

Cerita Mesum Ngentot Berkat Obat Peransang

Cerita Mesum Ngentot Berkat Obat Peransang
Cerita Mesum Ngentot Berkat Obat Peransang

 

Warung Mesum Sebut saja namanya Pak Salman adalah seorang tetanggaku yang tekenal suka bercanda terutama yang berbau pornografi, Lalu dia tiba-tiba nyeletuk katanya dia baru saja membeli sebuah obat perangsang wanita Cair yang harganya sangat mahal, kemudia dia mulai cerita banyak hal mengenai  khasiat obat Perangsang Cair tersebut, dan  katanya bisa membangkitkan libido wanita dengan cepat sekali, ah akupun iseng-iseng minta padanya  obat perangsang wanita itu, dengan dalih aku ingin membuktikannya, Dan karena kami memang sudah sangat akrab Pak salman tanpa banyak tanya langsung memberikan satu botol obat perangsang yang berukuran kecil itu,

Dan dia berpesan jangan dipakai semua, sisanya dia minta dikembalikan, percaya ga percaya akupun mengambilnya, Sebenarnya di dalam hati dia bertanya juga , obat perangsang itu mau dicobain ke siapa ya? Sementara wanita yang tinggal di rumahku hanyaa pembantuku saja. Lalu istriku sedang pulang ke rumah orang tuanya….hmmmm …. yah sudahlah sementara obat ini kusimpan dulu.

Pertandingan Sepakbola sudah berlangsung sekitar 45 menit, Dan Acaranya diselingi oleh komentator serta iklan sponsor, Saat jeda seperti itu biasanya bapak-bapak juga ikut komentar sambil ngobrol satu dengan yang lain. Akupun pergi ke luar sebentar untuk menjernihkan mataku yang agak pedes.

Ketika aku berada di halaman rumah beberapa saat kemudian muncullah dua anak SMA yang masih memakai seragamnya menyapaku dengan sopannya, karena mereka lewat didepan rumahku, Sepertinya aku mengenali mereka. Mereka berdua anak tetangga RT sebelah, yang namanya fanny dan Dita.

Sesaat setelah Mereka berjalan beberapa langkah melewati depan rumahku , Lalu tiba-tiba saja mereka berhenti dan sepertinya saling berbisik. Mereka kemudian kembali lagi mendekat kearahku sambil mereka menyodorkan sebuah Proposal untuk kegiatan Karangtaruna Ditempatku, Dan aku terima proposalnya lalu aku suruh mereka kembali lagi nanti sore untuk ambil uangnya di rumahku.

Akupun masuk lagi ke dalam rumahku untuk melanjutkan nonton pertandingan sepakbola yang semakin seru , Dan bapak-bapak mulai bersorak ketika tim favoritnyanya sudah berhasil menjebol gawang musuhnya. Beberapa menit kemudian pertandingan sudah selesai dengan score imbang 2-2.

Satu persatu mereka mulai pamit pulang, Sekarang rumahku kembali tenang. Dina Pembantuku mulai sibuk membersihkan ruangan serta mencuci gelas-gelas kotor karena tadi tetanggaku banyak sekali yang datang. Dan tiba-tiba Perutku mulai terasa lapar karena dari tadi belum makan, selanjutnya akupun menuju ruang makan.

Dina Pembantuku membuatkan teh panas kesukaanku dan menaruhnya di dekatku, terlintas ide jahil yang tiba-tiba muncul didalam pikiranku, Rasanya ingin menguji khasiat dari obat perangsang cair yang diberi Pak Salman tadi, Dan kuteteskan obat Perangsang cair ke dalam teh panas Lalu aku memanggil pembantuku, “Dina, ini tehnya buat kamu minum aja, soalnya aku dari tadi sudah terlalu banyak minum teh manis, ambilkan aku air putih saja”.

Dina pun segera memberikan air putih kepadaku lalu membawa teh panas itu ke dapur. “Ehhhh…..Jangan dibuang lo Din, kan sayang, Sebaiknya kamu minum aja teh manisnya”, kataku meyakinkannya .Nah kurasa jebakanku berhasil, Diam-diam kuperhatikan dari ruang makan,

Dina mulai meminum teh panas yang telah kucampur dengan obat perangsang wanita tadi. Sudah Habis setengah gelas ia tminum air tehnya , lalu Dina melanjutkan mencuci gelas dan piring tadi, dan beberapa saat kemudian ia meminum lagi teh itu sekaligus menghabiskannya, Dan mungkin karena gelasnya mau di cuci sekalian. Wah, HeheHe…..jebakanku berhasil,

Dina sudah meminum semua teh tersebut, Sekarang aku tinggal menunggu bagaiman reaksi dari obat perangsang wanita tersebut. Lalu Beberapa menit berlalu Dina mengambil sapu untuk membersihkan ruang tamu, Seperti biasanya aku befrpura-pura cuek dan masuk ke kamar sambil membaca koran, tetapi pintu kamar kubiarkan terbuka, supaya aku bisa leluasa memperhatikan gerak-gerik Dina dari kejauhan.

Dan ternyata benar setelah beberapa saat gelagat Dina mulai nampak aneh, gerakan dia menyapu tak selincah biasanya, lalu tatapannya seperti melamun mirip orang yang sedang bingung dan gelisah. Dina pun meletakkan sapunya lalu masuk ke dalam kamarnya. Akupun segera keluar kamar dan berpura-pura ke kamar mandi, sesampainya di depan kamar Dina segera kuintip dia dari lubang kunci pintu.

Wah….ternyata benar dugaanku , Si Dina masturbasi dengan hebatnya untuk memuaskan nafsunya, dan ternyata khasiat obat perangsang wanita itu terbukti, lalu kulanjutkan lagi mengintip Dina dan aku mencoba untuk tak mengeluarkan suara yang keras, takutnya mengganggu konsentrasi Si Dina yang lagi horny banget di kamarnya.

Lagian aku ingin menikmati pemandangan itu, ohhhh…ternyata tubuh Dina sexy juga, dan wajahnya kelihatan cantik saat orgasme, Dina membuka lebar-lebar pahanya, dan selangkangannya diraba-raba dengan tangannya sendiri lalu satu lagi tangannya meremas-remas payudaranya sendiri.

Matanya merem-melek lalu bibirnya sedikit menggigit karena menahan nikmat yang luar biasa. beberapa saat kemudian jarinya mulai dia masukkan ke dalam Vaginanya yang cukup lebat dengan rambut hitam yang tumbuh diareanya. Diapun mengesek-gesekan memek dengan jarinya.

Dengan gerakan keluar masuk semakin cepat lalu melambat kemudian dipercepat lagi, sambildimainkannya itil yang nampak berwarna merah muda, dan diputar-putar kemudian digesek-gesek. Wajahnya menengadah ke atas sambil memejamkan matanya kemudian Dina mulai mempercepat jarinya keluar masuk ke dalam memeknya.

Terus terang saja akupun ikutan terangsang, tanpa sadar aku membuka perlahan retsletingku dan kukeluarkan kontolku yang sudah ngaceng dari tadi, lalu tangan kananku mulai mengurut penisku maju mundur, dan aku onani di depan pintu kamar Dina.

Sambil terus mengintip dari lubang pintu itu aku mulai membayangkan sedang meniduri SiDina, Dengan posisi aku berada di atas tubuhnya Dina sambil kumasukkan penisku ke dalam memeknya, dan bayangan itu semakin jelas didalam pikiranku yang semakin ga terkontrol, lalu aku mengocok penisku terus menerus dan berusaha tak mengeluarkan suara.

Yah…takutnya Dina mendengarnya, Nah beberapa saat kemudian Dina mulai mengerang dan mencoba menahan suaranya, sambil pinggulnya nungging dan kepalanya mengarah ke samping dan tangannya keluar masuk memeknya yang semakin cepat lalu mulai terhenti, Kemudian Dina terkulai lemas karena dia sudah mencapai klimaksnya,

Dina sudah orgasme, lalu aku masih onani karena tanggunglah nih penisku sedang nikmat-nikmatnya kuikocok, segera kuintip Dina yang masih terkulai lemas dan pahanya masih terbuka lebar, lalu kukocok-kocok kembali semakin cepat sambil kuperhatikan bentuk memeknya yang basah itu, oooooh sungguh menggairahkan sekali, dan tak lama kemudian aku pun segera mengeluarkan sperma di depan pintu kamar Dina.

Lalu segera kubersihkan dengan kain pel yang ada di dekat pintu kamarnya lalu kumasukkan kembali kontolku, dan aku pun kembali ke kamarku sambil berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Dan dari kamarku terlihat Dina mulai melanjutkan menyapu lantai ruang tamu, sesaat kuperhatikan Dina dan kuingat lagi pemandangan tadi , hmmmm ternyata Dina cantik juga ya saat bugil tadi.

Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, akupun keluar dari kamar untuk memberi makan ikan emasku di akuarium, lalu Dina mendekatiku sambil membawa sebuah tas kecil, dia kelihatan cantik dan segar karena habis mandi. Dia berdandan dengan make up minimalis di wajahnya, lalu dia segera pamit mau pulang karena di rumahnya akan diadakan hajatan mungkin besok sore dia kembali lagi.

Lalu aku memberinya uang Rp.50.000 untuk ongkos naik angkot atau ojek. Dan Dina pun segera berlalu dari hadapanku, sesaat kuperhatikan dari belakang bodynya serta bokongnya yang sintal dan seksi, kumulai membayangkan dia telanjang seperti tadi sore saat dia sedang masturbasi. hmm Dina ini memang cantik untuk ukuran seorang pembantu, tapi sayang mungkin karena faktor ekonomi jadi nya orangtuanya tidak mampu membiayainya untuk melanjutkan sekolah .

Dan beberapa saat kemudian terdengar pintu rumahku diketuk, kayaknya ada tamu. Dan tamunya ternyata Dita, Salah satu anak SMA yang tadi memberiku proposal dan tadi aku suruh ke rumhku saat sore hari. dengan janji aku mau memberikan sumbangan sore ini, lalu aku menyuruhnya masuk.

“Lho Mana Fanny?”,tanyaku.
“Fanny sedang dirumah Pak RW buat ngambil sumbangan juga, om, Dan sekarang kami bagi tugas Om”, jawab Dita.

Aku pun segera masuk ke dapur dan membuatkan Dita minuman, lalu disaat memasukkan gula ke dalam gelas, tiba-tiba muncul niat jahilku, dan aku teringat dengan obat tetes yang tadi sukses saat mengerjai Dina pembantuku .

Akupun mencoba untuk ngerjain Dita, kuteteskan beberapa tetes ke dalam teh yang aku buat untuk Dita dan kubawa ke ruang tamu. Aku mempersilakannya minum dan kukatakan padanya bahwa pembantuku sedang ada perlu dan pulang ke rumahnya, jadi aku yang membuatkan minuman.

“Ah ga enak nih jadi ngrepotin om, makasih ya om”, lalu Dita meminum seteguk dan kami pun lanjut ngobrol lagi, sesaat kuperhatikan Ditapun menjelaskan panjang lebar mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan dan mulai kuperhatikan sesekali dia meneguk minuman yang telah tercampur dengan obat tetes itu. Dengan sabar akupun menunggu reaksinya sambil berpura-pura memperhatikan semua yang dia jelaskan padaku.

Selang beberapa menit kemudian nampak Dita mulai tersedak, dan omongannya mulai sedikit kacau, akupun tersenyum kecil dan didalam hati aku bersorak karena obat perangsang wanita itupun mulai menunjukkan reaksinya, kelihatan kaki Dita mengusap kecil seperti menggesekkan pahanya ke bagian memeknya, namun dia berusaha menyembunyikan hal itu dariku, padahal aku sudah tahu itu reaksi karena libidonya mulai naik.

“Minumnya dihabiskan dulu non, mumpung masih anget, apa perlu aku tambah lagi?” kataku.
“ahhh ssh.. u…udah ga usah ma…makasih”, jawabnya sambil sedikit terbata sambil berusaha menghabiskan minumnya,
Dita juga mulai berdiri dan mau pamit. lalu dia mengulurkan tangannya untuk bersalaman, segera kupegang tangannya yang sedikit bergetar itu.

“Nanti aja pulangnya non, kita ngobrol dulu ya ”, sambil kudekati tubuhnya dan kupegangi tangannya yang satu lagi. sekarang kami pun saling berpegangan tangan dan berdiri berhadapan, Dita juga mulai salah tingkah, kemudian kutarik tubuhnya pelan-pelan kearah tubuhku, dan kurasakan dadanya berdegup kencang , diapun malu sambil menundukkan pandangannya.

Dan dengan pelan kuangkat dagunya lalu dia menatapku, kami bertatapan cukup lama, kemudian dengan mesranya kusentuh bibirnya yang mungil itu, Dita pun diam saja sambil kurasakan dadanya semakin berdegup kencang. lalu kudekatkan tubuhku hingga tubuh kami bersentuhan sambil kupegang pinggulnya, dan menariknya ke arah tubuhku pelan-pelan.

Dengan pelan mulai kudekatkan bibirku ke wajahnya, lalu kusentuh bibirnya dengan bibirku, Ditapun mendesah sambil memejamkan matanya seolah dia mengijinkan aku menciumnya, lalu bibir kami pun berpagutan, kami berciuman dengan nafsunya seperti dua orang yang saling mencintai.

Tanganku sudah mulai bergerilya, sambilkuremas-remas bokongnya dengan tanganku, lalu kontolku mulai menegang karena bersentuhan dengan memeknya yang tembem itu. Dan Tubuh kami bergerak-gerak seperti sedang menikmati kenikmatan yang mulai terasa mengalir di dalam darah kami masing-masing.

Sambil Kudorong tubuhnya ke pintu dan kupeluk dia dengan lembutnya, lalu ciuman ku turunkan ke bagian lehernya, saat kuciumi lehernya yang putih dan itu Dita semakin pasrah dalam kenikmatannya, dan kuturunkan lagi wajahku menciumi bagian dadanya, dengan perlahan tanganku mulai mengangkat kaosnya ke atas, sambil kuremas dadanya dengan tanganku bergantian,

Dia langsung menggelinjang saat kuciumi kembali lehernya sambil kubuka pengait BHnya dari belakang. ohh….sekarang puting susunya nampak jelas di depanku, dan kumainkan dengan jariku sesekali kuremas-remas kemudian kuhisap-hisap dengan nafsunya, Reaksi Ditapun menggelinjang dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Dita seperti kesurupan, akupun makin bernafsu saja melihat Dita yang pasrah sambil menyerahkan tubuhnya untukku.

Tanganku mulai turun ke bawah sambil menyelinap ke dalam celana nya, kumulai merasakan kehangatan memek Dita, mulai lagi kugesek-gesek dengan jariku sambil kucoba memasukkan dengan lembut jari telunjukku ke dalam memeknya. Dan Dita memegang tanganku sepertinya menahan sambil menyuruhku memasukkan jariku dengan lebih lembut . Lalu aku memasukkan jariku lebih ke dalam lagi, Ditapun mendesah tandanya dia menikmatinya akupun juga semakin bersemangat untuk mengocokkkan jariku ke dalam memeknya.

Tanganku yang dari tadi ingin bebas meraba-raba memeknya , maka aku turunkan saja celana dalamnya sekaligus celana dalamnya, Dan Dita mulai memelukku erat sepertinya tidak ingin kehilangan kenikmatan itu. Dan kubalas pelukannya dengan ciuman di keningnya, lalu kuraba-raba memeknya sambil kujilati puting susunya yang kenyal itu . sungguh aku sangat menikmati permainan ini.

Segera kugendong tubuh Dita masuk ke dalam kamarku, lalu kurebahkan dia di atas kasur, sambil kutelanjangi dia, Anehnya dia diam saja hanya sedikit malu sambil tanganya menutupi memeknya. Dan akupun segera melepaskan baju dan celanaku, sehingga sekarang kami berdua sudah sama-sama bugil. Dan tidak menyangka aku bisa mendapatkan rejeki nomplok kayak gini.

Ternyata seorang cewek cantik SMA yang sedang ranumnya itu sudah bertelanjang bulat di depanku sambil pasrah aku entot memeknya. Oh ini semua berkat obat perangsang wanita Potenzol pemberian dari Pak Salman. Akupun mulai membuka pahanya lebar-lebar dan menindihnya sambil kuciumi bibirnya dan tanganku mulai meremas-remas kedua belah dadanya,

Dan penisku seperti menemukan sarangnya yang selama ini diidamkanya , kemudian tangan Dita memegang penisku sambil mengarahkanya ke dalam lubang senggamanya, lalu beberapa saat kemudian sleeppppp..sleeeppp… penisku mulai masuk ke dalam vaginanya, Lalu dinding vaginanya itu mulai memberikan sensasi kenikmatan yang luar biasa. dan penisku kayak disedot-sedot sama memeknya, karena memeknya sempit kenyal dan juga hangat, betapa nikmat sekali.

Dan dengan lembut kukeluar-masukkan Penisku di memeknya Dita, sambil kukocok-kocok dengan perlahan lalu kukeluarkan dan kumasukkan lagi tapi lebih ke dalam memeknya . Dan Ditapun mengerang keenakan, dia menggigit bibirnya, Dan aku juga semakin nikmat saja. Lalu Kuangkat pahanya ke atas, sambil kutarik penisku dan kembali lagi kontolku kumasukkan dari arah atas memeknya, dengan perlahan dan sleepp… akhirnya kontolku masuk lagi ke lubang memeknya yang semakin hangat, sekarang seutuhnya penisku sudah masuk lubang vagina Dita.

Ditapun memelukku dengan erat, sambil terus kupacu kontolku keluar masuk memeknya dengan cepat dan penisku terasa agak panas dan sepertinya spermaku mau keluar, lalu segera kucabut penisku , takutnya kalau spermaku masuk di dalam, nanti Dita bisa hamil. Lalu Kugesek-gesekkan kontolku diarea di belahan dadanya Dita, tangannya membantuku dengan mengurut-urut penisku, akhirnya …. cuuurrrr spermaku keluar membasahi belahan dada Dita.

Oh… rasanya nikmat sekali ngentotin memek anak SMA, Dita kapan-kapan kita ML lagi ya, Dan Ditapun sudah bersedia menyerahkan tubuhnya padaku, ah siapa tahu besok Fera atau bahkan temannya yang lain kesini , Dan akan kuberi obat perangsang Ampuh juga , lalu akhirnya …mereka semua kuentot juga… ahhh ahhh… hahahah …..aaaahhh nikmatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here