Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

0
116

Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

Cerita Mesum - Menikmati Tubuh Bibiku
Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

Cerita Mesum– Menikmati Tubuh Bibiku – Ini adalah kisahku pada saat saya masih SMP kelas tiga di kota kembang, saat itu saya ada liburan di tempat tinggal kakekku di tempat lembang, disana tinggal kakek dan keluarga bibi ku. Bibiku adalah kasir sebuah bank dikarenakan menikah dengan pamanku yang satu kantor dia mengundurkan diri dan cuma sebagai ibu tempat tinggal tangga, orangnya ayu, putih berlesung pipit dengan umur lebih kurang 27 tahunan. Dia tinggal dirumah kakekku dikarenakan rumahnya sedang dibangun di tempat bogor sedang suaminya (adik ayahku) tinggal di kost dan pulang seminggu sekali.

Aku dan bibiku terlalu akrab dikarenakan dia memang sering main kerumahku sewaktu belum berkeluarga dan saat kecil sering tidur di kamarku lebih-lebih saat kuliah dia lebih banyak tidur dirumahku dari pada ditempat kostnya. Anaknya masih kecil berumur lebih kurang 1 tahun.Suatu pagi saya kaget disaat seseorang membangunkanku dengan membawa segelas teh hangat, “Bangun…. Males terlalu anda di sini kebanyakan kan sudah nyiramin taneman serupa nyuci mobil” Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Males ah, liburan masak suruh kerja juga….”

“Lha masak kakekmu yang sudah tua itu suruh nyiramin bunga sendiri dan mobilku siapa yang nyuci…”

“Kan ada bi ijah “

“Bi ijah ulang sakit dia gak sempet…, bangun bangun ah males ya” dicubitnya pinggangku

“Udah sudah geli ampun….” Kataku bangun sambil mendorong mukanya.

 

Kakekku pulang dari jalan paginya dan asik berbincang dengan temannya diruang tamu. Aku lantas beranjak ke kamar mandi baru membuka baju bibiku mengetuk pintu ”Rik mandinya di sungai sekalian temenin saya nyuci, ulang mati lampu nih….. andi biar di jaga kakek” Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Ya siap boss…” ku buka pintu dan membawa cucian seember besar ke belakang rumah, bibiku mengikutiku sambil membawa handuk, baju rubah dan sabun cuci. Di belakang tempat tinggal ada jalan kecil yang tembus ke sungai di tepi kampung sungai itu dulu terlalu ramai oleh penduduk yang mandi atau membersihkan tetapi saat ini sudah jarang yang memakai, cuma sesekali mereka mandi disungai.

 

“Sana di belakang batu itu aja, tempatnya adem enak…” dibelakang batu itu terdapat aliran kecil dan batu batu pipih disekelilingnya tumbuh-tumbuhan lebat itu kita berniat mencuci..ternyata sudah ada seorang wanita muda yang sedang mandi mengenakan kain batik ternyata wulan tetangga sebelah rumahku Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“eh rik tumben rela ke sungai….” Katanya ramah

“Ya nih di paksa bos… “

“Wah kalah duluan nih, nyuci juga anda wul “

 

“Aku dah dari tadi.. kalo listrik mati gini baru pada ke kali, kalo gak baju bayiku siapa kapan keringnya” katanya sambil nampak dari sungai dan mengambil handuk di tepi sungai.

 

Selendang batik itu membentuk lekuk tubuhnya dibagian depan nampak dengan tahu sembulan dua buah dada yang terlalu besar, sedang ditengah leher putihya terdapat sebuah kalung tipis yang membawa dampak dirinya nampak ramping, ia lantas membelakangi kita dan melewatkan selendang itu lantas mengusapkan handuk ke sekujur tubuhnya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Kontan saja saya kaget menyaksikan panorama itu, biarpun membelakangiku tetapi saya dengan tahu sanggup menyaksikan semua tubuh putihnya itu tanpa sehelai benangpun, bokongnya yang memuat telihat tahu sehabis dia mengusap tubuhnya kini ia menjadi membersihkan rambutnya yang panjang agar semua tubunya sanggup kulihat, disaat saya membasahi cucian lantas duduk.

 

”Kapan anda kesini rik..”sambil memiringkan tubuhnya karuan saja tetek gedhenya terlihat, saya kaget dengan pertanyaannya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Apa wul saya ulang gak konsen..” ia memalingkan badan kearahku

“Ati-ati disungai jangan ngelamun, anda kapan datang..”

“Oh saya baru kemarin..” kataku sambil mencelupkan baju-baju ke air sedang mataku pasti saja mengarah ke kedua teteknya yang tanpa sengaja diperlihatkan,.

Bibiku bergerak menjauhi kami, melacak tempat untuk membuang air dikarenakan dari tadi dia kebelet beol.

“Anakmu umur berapa teh.. kok gak diajak “ kataku

 

“Masih 1 tahun setengah, tadi serupa adikku menjadi saya tinggal nyuci” sehabis rambutnya agak kering ia lantas memasang handuknya dipinggangnya dan membalikkan tubuhnya tangan kanannya menutupi coba menutupi teteknya yang berukuran wah itu biarpun akhirnya yang tertutupi cuma kedua putingnya sedang tangan kirinya melacak celana dalam di atas batu itu sehabis menemukannya, dia lantas membalikkan badannya dan tingkatkan handuknya, celana dalam berwarna putih itu nampak memadai tipis dan seksi di pinggir-pinggirnya ada bordir kecil bermotif bunga. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Anakmu siapa namanya…?”

“Intan.. cantikkan “ ia berbalik, baju dalam tipis sudah menutupi memek dan pinggangnya itu sejenak dia melihatku dan lantas melewatkan tangan kanannya dari teteknya sepertinya dia nyaman membuktikan teteknya padaku dikarenakan dari tadi saya pura-pura cuek dan pura-pura membasuhi baju kotor padahal adikku sedari tadi gelisah. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Ia lantas duduk dan mencuci selendang batiknya

“Cantik sih namanya.. tetapi belum menyaksikan wajahnya secantik emaknya gak ya..”

“Ya pasti.. emaknya aja cantik anaknya ikut donk “katanya sombong, kusiramkan air ke arahnya langsung ia berdiri dan membalas siramanku.

“Maaf tidak benar cetak harusnya, maknya aja jelek lebih-lebih anaknya…” kita pun akhirnya saling menyiramkan air sehabis lebih dari satu saat dia kewalahan menghindar seranganku. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Ampun ampun…” katanya sambil ketawa cengengesan, akupun menghentikan seranganku tetapi lantas dia malah berdiri mengambil ember dan menghampiriku menyiramku agar semua bajuku basah kuyup, saya kaget dan reflek mengambil ember ditangannya dia lantas membalikkan badan untuk menjauhi darinya, tanpa tahu tubuhku memeluknya dan satu tanganku ada pada dadanya yang terbuka. Akhirnya saya sanggup capai ember itu, ia mengupayakan melewatkan dari dekapanku tetapi sia sia saya sudah siap, ku ambil air dan meletakkanya diatas kepalanyaa

 

” Ampun ri,, saya dah mandi.. awas lo ntar tak bilangin kakekmu “ saya selamanya saja memegang badannya dan mengancam, akhirnya ia berbalik dan dengan leluasa saya menyiram ke sekujurtubuhnya lantas tanganku mengelus elus tubuhnya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

”nih saya mandiin ulang hehehhe,……” sekujur tubuhnya basah juga celana dalamnya agar isikan didalamnya samar samar terlihat, kita tertawa geli dicubitnya pinggangku sampai agak lama ”aduh ampun sakit “kataku sambil menarik tangannya, untuk lebih dari satu saat kita saling menyaksikan sambil tertawa geli, kita lantas ke tepi sungai untuk mengambil handuk, ia lantas ulang menyeka air ditubuhnya saat saya sambil duduk disampingnya sembari menyeka air di kepalaku. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Wajahnya terlihat cemberut di usapkannya handuk ke wajah dan rambutnya lantas menjadi turun ke dua buah dadanya lantas turun ke perutnya yang kecil lantas turun ke selangkangannya lantas dia merunduk dan menyeka kakinya, lantas melemparkan handuknya yang basah ke mukaku, saya lantas manfaatkan handuknya itu untuk mengusap wajah (lumayan aroma tubuhnya masih nempel nih) saya lantas mengembalikan padanya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Di ikatkannya handuk itu di pinggang lantas duduk tepat di depanku dan di turunkannya celana dalamnya, dikarenakan ikatannya kurang kuat sehabis celana dalamnya berhasil lewat kaki indahnya handuk itupun ikut terbuka agar isikan selangkanganya terpampang di depanku.

 

“Eit…” katanya sambil tangan kanannya menutupi memeknya, saya tersenyum
“Kelihatan nih ye…” kataku sambil memalingkan muka, kakinya menendang tubuhku, lantas di usapkannya handuk itu ke sedang selakangannya yang masih memadai basah dikarenakan mengenakan celana dalam basah. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Aku lantas menyaksikan ulang kearahnya nampaknya dia menjadi nyaman saja tahu memeknya dilihat aku, diusapkannya ke arah rambut-rambut pubis tipisnya lantas ia mengusap bibir-bibir coklatnya bawahnya yang masih kencang sambil tersenyum sendiri.

 

“Awas sanggup gila lho tersenyum sendiri…” ia menghentikan usapannya sambil membenarkan posisinya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Ia kalo lama-lama deket serupa anda sanggup gila …” katanya sambil berdiri

“Eh, bau …” sambil kututup hidungku yang tepat berada didepan memeknya

 

“Seger ulang coba cium, katanya sambil menarik mukaku dan menempelkannya pada memeknya yang sudah ditutupi tidak benar satu tangannya. Tanganku mengambil tangan yang menutupinya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Rambutnya kok gak rapi gak dulu dicukur ya,,,,” kubelai rambut bawahnya lantas bergerak membuka kedua bibir bawahnya ”Dah miliki anak masih kenceng aja nih kulit..” kataku sambil megelus elus memeknya dengan handuk saat dia membalut tubuhnya dengan handuk agar kepalaku berada didalamnya.

 

Aku kaget dan membuka handuk sambil melacak bibiku was-was ketahuan, kepala bibiku terlihat masih ada dibelakang batu besar disamping sungai itu ulang asik membuang hajat.. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Berani cium gak 5 Ribu deh… “ dibukanya ulang handuknya sambil tersenyum menantang, memeknya terlihat begitu menggairkan.

 

“Gak ah bau tuh.. malah deh 10 “ kataku cengengesan

 

“Deal…” Katanya sambil duduk jongok Mukaku kumajukan untuk sanggup mencium memeknya, pelan-pelan kubuka bibirnya dan ku elus elus semua memeknya sambil pura-pura menutup hidung layaknya rela minum jamu. Kemudian ku buka mulut dan menjadi mengeluarkan lidah, wulan nampak menyaksikan kesekeliling lantas saya menjadi menjilat dengan pelan ke paha kanan lantas kiri dan akhirnya menjilati memeknya ia terlihat mengerang geli, Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Ih…” katanya pelan, lidahku yang masih melekat lantas kumasukkan kedalam memeknya dan menggerak gerakkan memutar agar ia malah geli. Setelah kurang lebih 5 detik ku tarik mukaku.

 

“Memek lo bau juga ya… mana 10 ribunya..?” ia menutupi ulang memeknya dengan handuk dan berdiri.

“Ntar ya dirumah, mang saya bawa dompet apa? daa…” sumpret belum senang ngotak-atik bulu memek wanita ia sudah pergi, yah akhirnya saya cuma sanggup ulang swalayan sambil menyaksikan ia berlalu, Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

bibiku akhirnya selesaikan BAB nya saya masih berendam bermain main di sungai sambil mengembalikan tenaga sehabis swalayan.

 

Kami lantas asyik membersihkan sambil ngobrol seru-seruan, bibi membersihkan sedang saya membilasnya, sesekali kita saling menyiramkan air agar baju kita basah semua akhirnya baju yang kita selesai semua saya menjadi membuka semua bajuku agar cuma menyisakan celana kolorku saja, saat bibiku yang dari tadi berhadapan denganku menggeser duduknya menyamping, lantas tingkatkan dasternya lantas celana dalam putih pelan pelan turun dari pahanya mulus bibiku lantas dia menghadap ulang padaku dengan posisi kaki lebih rapat, tidak layaknya tadi di mana kadang saya sanggup menyaksikan celana dalamnya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Ih celana dalamnya dah pada bolong nih…” kuangkat celana dalamnya, bibiku langsung menyambarnya

 

“Mana? Masih baru nih..” katanya sambil melemparkannya kepadaku. Dia lantas turunkan dasternya dan mencopot kutang dari tempatnya dan lantas tingkatkan ulang dasternya, tanpa segaja dia membuka kakinya agar bulu bulu tipis samar-samar nampak diantara pahanya nampak tahu didepanku, dia menunduk membersihkan bhnya agar teteknya menyembul diantara belahan dasternya, Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Sini kolormu dicuci sekalian…” saya bengong mendengarnya,

“Copot sekalian gih kolormu.. “

 

“Wah gak bawa celana dalam bi….” Bibiku tidak menjawab dan memegang kolorku, akhirnya saya berdiri dan membuka pelan-pelan kolorku agar adikku menampakkan diri.

“Lho dah sunat to anda ?” dilihatnya burungku yang masih imut-imut and rambut yang baru pada keluar, ku pegang burungku sambil melirik kaki bibi yang sedikit terbuka. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Dah lama ya kita gak mandi bareng…” ia tersenyum

“Ia dulu saat masih SD anda cuma rela mandi bareng saya mang kenapa sih ?”

“Ya milih yang cantik donk, masak serupa mak ijah kan dah pada keriput semua,…” ia lantas membuka dasternya agar semua tubuhnya terbuka dan menggeser duduknya menyamping.

“Sana taruh di tepi “
aku lantas meletakkan cucian lantas ulang ke tempatnya. Teteknya yang bersih dan putih biarpun tak sebesar miliki wulan nampak masih serupa layaknya dulu, tubuhnya yang putih sintal dan rambut yang tergerai membawa dampak semua orang pasti mengakui dia wanita ayu. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Ssst menyaksikan memeknya donk bi…” ia melengos dan menutupi pangkal pahanya dengan tangan, saya menarik tangannya nampak rambut-rambut tipis berada di tengah

“Hiii… bulunya habis dicukur ya…” ia tersenyum geli, ia lantas menggeser duduknya sehinga tepat didepanku

“Kok tahu…. bagus kan” dibelai nya rambut pubis itu bangga

“Ya tahu lah… dulu kan lebih tebal dari ini….mang napa dicukur”

“Nggak ulang ingin aja … kalo rela dateng bulan saya biasa potong, kalo gak tak cabut pake lilin, kalo rapi kan sehat….” Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

Kakinya yang rapat membawa dampak saya cuma kebagian menyaksikan rambutnya saja.

“Lihatin donk….” Kataku sambil mengelus elus pahanya tangannya menghela tanganku dari pahanya tetapi lantas saya ulang mengelusnya sehabis itu dia menyaksikan tajam kepadaku, pelan-pelan tanganku berhasil menggeser satu kakinya agar memeknya sedikit terlihat. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Wah masih serupa kaya dulu ya.. biarpun dah miliki anak masih nampak kenceng punyamu” ia tersenyum mendengar bualanku dan melewatkan saya menyaksikan semua isikan memeknya, tanganku menjadi membelai memeknya pelan lantas mengusap-usapnya.

“Jangan nakal ah.. geli..” saya selamanya saja mengelus elusnya

“Mandi sana.” Tangannya mendorong mukaku agar saya terjatuh, dia lantas terjadi kearah air yang lebih dalam lantas berenang renang kecil

 

“Ri ambilin sabun donk…” saya duduk mendekatinya dan mengacungkan sabun, ditariknya tanganku agar saya jatuh dia tersenyum saya lantas membalas dengan menyiramkan air kemukanya sehabis lebih dari satu saat bercanda di dalam air ia lantas naik ke sebuah batu untuk membersihkan diri dengan sabun. Dengan menghadap kepadaku ia menjadi meletakkan sabunnya dileher jenjangnya, pelan pelan turun ke teteknya, lantas ke tangan dan kakinya dan berahir pada memeknya sehabis itu dia lantas menggosok badannya untuk memperbanyak busa. Aku nampak dari air dan duduk di sampingnya dia langsung menggosokkan sabun keseluruh tubuhku dari wajah sampai ke kaki, dengan santai ia menggosokkan sabun pada penisku. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Dah gede anda ri, burungmu dah ada rambutnya..”

“Ya donk masak rela kecil terus…” ia lantas membalikkan badannya dan berdiri sambil memintaku menggosok punggung dan bokongnya yang belum kena sabun, saat mengosok bokongnya pelan-pelan tanganku ku senggolkan ke memeknya nampaknya dia cuek saja dengan terus asik menggosok tubuhnya dengan sabun, saya menjadi memberanikan diri mengelus dari belakang kedua payudaranya. Ia membalikkan badan, melewatkan saya mengelus elus payudaranya dan seluruh tubuhnya saat dia mengelus kakiku dan sesekali mengelus penisku. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Ia lantas terduduk, layaknya kebanyakan kalo mandi dia selamanya terdiam lebih dari satu saat melewatkan sabun meresap ditubuhnya. Aku yang masih berdiri didepannya dengan penis tepat di mukanya, ia lantas memain-mainkan penis itu,

 

”Di bersihin donk ri burungnya, nih masih ada kotorannya” katanya sambil mengelus penisku mesra saya cuma diam keenakan. Kemudian dia berbaring di atas batu, saya duduk disamping kakinya sambil mengelus memeknya dan menyiramkan air agar semua memeknya kelihatan. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Dah jangan main itu terus ah geli …” ia tersenyum menutupkan kakinya saya lantas menarik kakinya agar kini tubuhku berada diantara kakinya. tanganku menjadi menggosok-gosok ulang kali ini jariku menjadi masuk ke memeknya, dia bangun

“Geli ah li.. “tanganku kali ini berhasil diusirnya, tanpa tahu dia menjadi menyaksikan burungku yang menjadi berkembang dan menggantung. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Burungmu dah menjadi sanggup berdiri ri…” dielusnya burungku pelan mesra, makin lama burungku makin besar dikarenakan tak tahan bakal elusannya.

“Kamu dah dulu ngimpi basah ya.. “ saya mengangguk kemudian

“ Bi.. anda gak ulang mens kan?” ia tersenyum lantas membimbing tanganku pada dadanya

“Sini bibi ajarin ngelonin cewek…” saya mengikuti saja bimbingan tangannya mengelus pelan teteknya lantas melintir putingnya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“yang mesra donk ri anggep aja saya cewekmu “ dia lantas mencium pipiku dan mendorong mukaku ke teteknya, saya ciumi semua bagian teteknya lantas menghisap pelan putingnya, ada air nampak dari susunya saya makin keras menyedotnya saat bibi mengusap kepalaku sambil merem menikmatinya. Kemudian saya menjilati perut dan turun ke rambut memeknya, ke paha lantas menengelamkan mukaku ke memeknya, tetapi tangan bibiku mencegahnya.Cerita Sex

 

“Kamu gak papa ri?” katanya pelan “Gak papa bi, sekalian buat pengalaman

 

“ia lantas menyiramkan air ke memeknya sehabis itu kucium dan kujilati memeknya lebih dari satu saat, saat tanganku dibimbing untuk selamanya mengelus dadanya. dia rupanya terangsang dengan jilatanku, erangan-erangan kecil dan tekanan tangannya pada rambutku menandakan dia sudah menjadi terangsang. Merasa memadai ku hentikan jilatanku lantas duduk di depannya dia lantas melek sambil mengelus dan memutar mutan burungku. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

“Enak kan…?” ucapnya manja, saya lantas berdiri, penisku tepat berada di mukanya, lebih dari satu saat dia diam lantas ia menutup mata dan mencium penisku

“Kalo jijik gak usah di emut …” ia melewatkan mukanya dan ulang mengocok dengan tangannya.
Ia lantas duduk diatas batu sambil mengangkan menghendaki saya memasukkan penis ke memeknya

“ Di gesek aja ya, jangan dimasukkan.. miliki pamanmu nih..” saya lantas menggesekkan penis ke memeknya saat tanganku menggoda teteknya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Bi sekalian masukkin ya.. biar ngajarinnya komplit..” ku masukkan tanganku ke memeknya,

“Jangan serupa pacarmu saja, kasihan perjakamu…” saya lantas coba memasukkannya pada memeknya dua kali coba ternyata penisku belum sanggup tembus juga, bibiku tersenyum geli

“Tuh kan gak bisa, sini…” ditariknya penisku, di elus lantas dimasukkan dalam memeknya, rasanya sempit sekali memeknya, baru 1/2 penis masuk bibiku mengeluarkan kembali

“Susah kan… makanya pelan pelan” ia ulang memasukkan, kali ini lebih dalam, ia ulang menarik tubuhnya agar penisku lepas. Tanganya terlepas dari penisku, tanganku yang rela mengarahkan penisku di tariknya pertanda dia ingin saya memasukkan tanpa bantuan. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

Dua kali coba tidak berhasil ulang akhirnya bibiku yang memajukan memeknya, sekali maju langsung masuk,

“uh…. Enak bi …” ia lantas menggoyang pinggulnya memberi tambahan tekanan nampak masuk pada penisku, saya merem melek menghindar sedap sambil membantunya mengelus tubuhnya, Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“Ayo bagianmu…” ia lantas pasif melewatkan saya jalankan keinginanku ku. Aku masukkan sampai semua penisku masuk lantas bergerak pelan makin lama makin cepat menggoyang maju mundur.

“Bagus ri.. ayo.. ah…. ah… terus sayang….” saya menurutinya lebih dari satu saat dia menghendaki saya mengganti posisi kini dia menungging di depanku dengan sigap kumasukkan penisku berulang ulang

‘oh yes … sedap bi… enak….” Lima menit lantas ia memintaku duduk dia berdiri dihadapanku memeknya kuciumi sebentar lantas dia mendiami kakiku, Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“ayo saya dah rela nyampe… anda rela nemenin kan…” dia lantas memasukkan memeknya dan bergerak turun naik saat wajah dan tanganku memegang teteknya

“bii…. Jangan cepet-cepet saya gak kuat nanti…”

“Ayo sayang … bibi juga gak lama ulang ..” saya melewatkan tangan dari susunya dan berkonsentrasi menghindar goyangan maut memek bibiku..

“uh.. ah… “ bergantian kita mengucapkannya

“Stop bi… saya rela nampak …” aliran-aliran listrik seakan menjalar ditubuhku.. bibi melewatkan memeknya, lantas mengocok penisku dalam hitungan ke lima air maniku benar benar keluar. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

“crot,,,,” mengarah pada tubuhnya.. Aku lemas sambil menyedot tetek bibiku saya mengatur nafas sehabis berhasil capai puncak

“Wiih sedap banget bi…. Yes……” kataku pelan, ia tersenyum dan mencium pipiku sambil mengelus-elus teteknya, sehabis lebih dari satu istirahat bibiku menuangkan air ke mukaku

“udah mandi yuk…” saya menarik tangannya

“Makasih ya bi… maaf kebablasan” ia tersenyum

 

“Ayo tak bantu nyampe puncak..” kataku sambil mengelus memeknya, saya lantas mencium tetek lantas memeknya, saya lantas memasukkan jariku pada memeknya ia merem melek lantas saya memasukkan berkali-kali dan menggelitik memeknya, ia terlalu terangsang. Tangannya memegang penisku yang sudah tidak kencang ulang lantas mengarahkan mukanya pada penisku, makin lama goyangan tangan ku makin kencang, sampai akhirnya bibiku mengerang ngerang lantas memasukkan penis pada mulutnya.. ia menggelinjang dan ahirnya dia berteriah “uhhhhhhh,,,,,,” dilepaskannya penisku dan berguling di batu itu, ku belai rambutnya menemani menuruni puncak kenikmatan. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

Kemudian kita berdua masuk ulang ke air membersihkan sisa sabun

“ Jangan diulang ya… sekali aja “ katanya sambil mencubit paha depanku

“Ya deh bi,, kalo kuat ya.. tetapi kalo menyaksikan tubuh bahenol ini kayaknya saya gak tahan” kucium tengkuk bibi sambil mengelusnya, dia membalas
“Janji ya, jangan goda saya lagi…” saya diam sambil memeluknya. Cerita Mesum – Menikmati Tubuh Bibiku

 

wsd4d.com

Togel Online | Dominoqq Togel HK | Bandarq | Togel SGP | Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here