Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

0
303

Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Cerita Mesum - Melayani Tante Sari Yang Seksi
Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Cerita MesumMelayani Tante Sari Yang Seksi – Kejadian ini adalah sebagian dari kisah nyataku, yang berjalan tidak cukup lebih 4 th. yang lalu. Terus terang, saya sangat menyukai wanita yang berusia 30-40 tahun, bersama dengan kulit mulus. Bagiku wanita ini sangat menarik, bahkan kalau ‘jam terbangnya’ telah tinggi, agar pandai didalam bercinta. Namun sebagai pegawai swasta yang bekerja, saya mempunyai keterbatasan waktu, tidak ringan bagiku untuk melacak wanita tersebut. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Hal ini yang mendorong saya untuk mengiklankan diriku terhadap sebuah surat kabar berbahasa Inggris, untuk tawarkan jasa ‘full body massage’. Uang bagiku tidak masalah, sebab saya berasal dari keluarga menengah dan gajiku cukup, tapi kepuasan yang ku bisa jauh dari itu. Sehingga saya tidak memasang tarif untuk jasaku itu, diberi berapapun kuterima.

Sepanjang hari itu, sejak iklanku terbit banyak respon yang kudapat, sebagian dari mereka cuma iseng belaka, atau cuma dambakan ngobrol. Di sore hari, tidak cukup lebih pukul 18.00 seorang wanita menelponku.

“Hallo bersama dengan Heri?” suara merdu terdengar dari sana.
“Ya saya sendiri” jawabku.
Dan seterusnya dia jadi bertanya ciri-ciriku. Selanjutnya, “Eh ngomong-ngomong, berapa sich panjangnya kamu punya?” katanya.
“Yah normal sajalah kira-kira 18 cm bersama dengan diameter 6 cm.” jawabku.
“Wah cukup juga yach, lantas apakah jasa kamu ini juga semuanya,” lanjutnya. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Apa saja yang kamu butuhkan, kamu pasti suka dech..” jawabku. Dan yang agak mengejutkan adalah bahwa dia berharap kesediaanku untuk melakukannya bersama dengan ditonton suaminya. Namun kurasa, wah ini pengalaman baru buatku.

Akhirnya dia memintaku untuk segera datang di sebuah hotel “R” berbintang lima di kawasan Sudirman, tak jauh dari kantorku. Aku menduga bahwa pasangan ini bukanlah sembarang orang, yang bisa membayar tarif hotel semahal itu. Dan benar dugaanku, sebuah president suite room telah tersedia di hadapanku. Segera kubunyikan bel di depan kamarnya. Dan seorang pria, bersama dengan mengenakan kimono, berusia tak lebih dari 40 th. membukakan pintu untukku.

“Heri?” katanya.
“Ya saya Heri,” jawabku. Lalu ia mencermatiku dari atas sampai bawah sebelum akan ia mempersilakan saya masuk ke dalam. Pasti dia tidak dambakan sembarang orang menyentuh istrinya, pikirku. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“OK, masuklah” katanya. Kamar itu begitu luas dan gelap sekali. Aku lihat sekeliling, sebuah TV berukuran 52″ sedang membuktikan blue film.

Lalu saya lihat ke arah tempat tidur. Seorang wanita yang kutaksir umurnya tak lebih dari 30 th. berbaring di atas tempat tidur, badannya dimasukkan ke didalam bed cover tersenyum padaku sambil menjulurkan tangannya untuk menyalamiku. “Kamu pasti Heri khan? Kenalkan saya Sari” katanya lembut.

Aku terpana melihatnya, rambutnya sebahu berwarna pirang, kulitnya mulus sekali, wajahnya cantik, pokoknya perfect! Aku masih terpana dan menghambat liurku, disaat dia berkata “Lho kok bingung sich”. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Akh enggak..” kataku sambil membalas salamnya.
“Kamu mandi pernah dech biar segar, tuch di kamar mandi,” katanya.
“Oke menanti yach sebentar,” jawabku sambil melangkah ke kamar mandi. Sementara, suaminya cuma lihat dari sofa dikegelapan. Cepat-cepat kubersihkan badanku biar wangi. Dan segera sesudah itu kukenakan celana pendek dan kaos.

Aku melangkah keluar, “Yuk kami mulai,” katanya.
Dengan sedikit gugup saya menghampiri tempat tidurnya. Dan bersama dengan bodohnya saya bertanya, “Boleh saya lepaskan pakaianku?”, dia tertawa kecil dan menjawab, “terserah kau saja..”.

Segera kulepaskan pakaianku, dia terbelalak melihatku didalam situasi polos, “Ahk.. ehm..” dan segera mengajakku masuk ke didalam bed cover juga. “Kamu cantik sekali Sari” kataku lirih. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Aku tak habis pikir tersedia wanita secantik ini yang pernah kulihat dan suaminya memperbolehkan orang lain menjamahnya, ah.. betapa beruntungnya saya ini. “Ah kamu bisa saja,” kata Sari.

Segera saya masuk ke didalam bed cover, kuteliti tubuhnya satu persatu. Kedua bulatan payudaranya yang cukup besar dan berwarna putih keluar menggantung bersama dengan indahnya, salah satu keremangan saya masih bisa lihat bersama dengan sangat mengetahui betapa indah ke dua bongkah susunya yang tampak begitu sangat montok dan kencang. Samar kulihat ke dua puting mungilnya yang berwarna merah kecoklatan. “Yaa aammpuunn..” bisikku lirih tanpa sadar, “Ia sangat sempurna” kataku didalam hati.

“Heri..” bisik Tante Sari di telingaku.

Aku menoleh dan terjengah. Ya Ampuun, muka cantiknya itu begitu dekat sekali bersama dengan wajahku. Hembusan nafasnya yang hangat sampai begitu jadi menerpa daguku. Kunikmati semua keindahan bidadari di depanku ini, jadi dari wajahnya yang cantik menawan, lekak-lekuk tubuhnya yang begitu seksi dan montok, bayangan bundar ke dua buah payudaranya yang besar dan kencang bersama dengan ke dua putingnya yang lancip, perutnya yang ramping dan pantatnya yang bulat padat bak gadis remaja, pahanya yang seksi dan aah.., kubayangkan betapa indah bukit kemaluannya yang tampak begitu menonjol dari balik bed cover. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Hmm.., betapa nikmatnya nanti saat batang kejantananku memasuki liang kemaluannya yang sempit dan hangat, bakal kutumpahkan sebanyak mungkin air maniku ke didalam liang kemaluannya sebagai bukti kejantananku.

“Heri.. mulailah sayang..” bisik Tante Sari, membuyarkan fantasi seks-ku padanya. Sorotan ke dua matanya yang sedikit sipit tampak begitu sejuk didalam pandanganku, hidungnya yang putih membangir mendengus pelan, dan bibirnya yang ranum kemerahan keluar basah 1/2 terbuka, duh cantiknya. Kukecup lembut bibir Tante Sari yang 1/2 terbuka. Begitu jadi hangat dan lunak. Kupejamkan ke dua mataku menikmati kelembutan bibir hangatnya, jadi manis.

Selama tidak cukup lebih 10 detik saya mengulum bibirnya, meresapi segala kehangatan dan kelembutannya. Kuraih tubuh Tante Sari yang masih berada di hadapanku dan kubawa kembali ke didalam pelukanku.

“Apa yang bisa kau melakukan untukku Heri..” bisiknya lirih 1/2 tampak malu.

Kedua tanganku yang memeluk pinggangnya erat, jadi sedikit gemetar memendam sejuta rasa. Dan tanpa jadi jemari ke dua tanganku telah berada di atas pantatnya yang bulat. Mekal dan padat. Lalu perlahan kuusap mesra sambil kuberbisik, “Tante pasti mengetahui apa yang bakal Heri lakukan.. Heri bakal puaskan Tante sayang..” bisikku pelan. Jiwaku telah terlanda nafsu. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Kuelus-elus semua tubuhnya, akhh.. mulus sekali, bersama dengan sedikit gemas kuremas gemas ke dua belah pantatnya yang jadi kenyal padat dari balik bed cover. “Oouuhh..” Tante Sari mengeluh lirih.

Bagaimanapun juga anehnya saya saat itu masih bisa menghambat diri untuk tidak bersikap over atau kasar terhadapnya, meskipun nafsu seks-ku saat itu jadi telah diubun-ubun tapi saya dambakan sekali memberikan kelembutan dan kemesraan kepadanya. Lalu bersama dengan gemas saya kembali melumat bibirnya.

Kusedot dan kukulum bibir hangatnya secara bergantian bersama dengan mesra atas dan bawah. Kecapan-kecapan kecil terdengar begitu indah, seindah cumbuanku terhadap bibir Tante Sari. Kedua jemari tanganku masih mengusap-usap sembari sesekali meremas pelan ke dua belah pantatnya yang bulat terhadap dan kenyal. Bibirnya yang jadi hangat dan lunak berulang kali memagut bibirku sebelah bawah dan saya membalasnya bersama dengan memagut bibirnya yang sebelah atas. ooh.., jadi begitu nikmatnya. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Dengusan pelan nafasnya berkompetisi bersama dengan dengusan nafasku dan berulang kali pula hidungnya yang kecil membangir berkompetisi mesra bersama dengan hidungku. Kurasakan ke dua lengan Tante Sari telah mengelilingi leherku dan jemari tangannya kurasakan mengusap mesra rambut kepalaku.

Batang kejantananku jadi makin besar bahkan sebab posisi tubuh kami yang saling berpelukan erat menyebabkan batang kejantananku yang menonjol dari balik celanaku itu terjepit dan melekat keras di perut Tante Sari yang empuk, sejenak kemudian kulepaskan pagutan bibirku terhadap bibir Tante Sari.

Wajahnya yang cantik tersenyum manis padaku, kuturunkan wajahku sambil tetap menjulurkan lidah di permukaan perutnya tetap turun dan sampai di tempat yang paling kusukai, wangi sekali baunya. Tak wajib ragu. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Ohh apa yang bakal kau lakukan.. akh..” tanyanya sambil memejamkan mata menghambat kenikmatan yang dirasakannya. Beberapa saat kemudian tangan itu jadi mendorong kepalaku makin bawah dan.., “Nyam-nyam..” nikmat sekali kemaluan Tante Sari. Oh, bukit kecil yang berwarna merah merangsang birahiku.

Kusibakkan ke dua bibir kemaluannya dan, “Creep..” ujung hidungku kupaksakan masuk ke didalam celah kemaluan yang telah sedari tadi becek itu.

“Aaahh.. kamu nakaal,” jeritnya cukup keras. Terus terang kemaluannya adalah terindah yang pernah kucicipi, bibir kemaluannya yang merah merekah bersama dengan bentuk yang gemuk dan lebar itu membuatku makin bernafsu saja. Bergiliran kutarik kecil ke dua belah bibir kemaluan itu bersama dengan mulutku. “Ooohh lidahmu.. ooh nikmatnya Heri..” lirih Tante Sari.

Sementara saya asyik menikmati bibir kemaluannya, ia tetap mendesah merasakan kegelian, persis seorang gadis perawan yang baru merasakan seks untuk pertama kali, kasihan wanita ini dan betapa bodohnya suaminya yang cuma memandangku dari kegelapan. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Aahh.. sayang.. Tante suka yang itu yaahh.. sedoot kembali dong sayang oogghh,” ia jadi banyak gunakan kata sayang untuk memanggilku. Sebuah panggilan yang sepertinya sangat mesra untuk tahap awal ini.

Lima menit kemudian.. “Sayang.. Aku dambakan cicipi mempunyai kamu juga,” katanya seperti memintaku menghentikan tarian lidah di atas kemaluannya.

“Ahh.. baiklah Tante, saat ini giliran Tante,” lanjutku kemudian berdiri mengangkang di atas wajahnya yang masih berbaring. Tangannya segera capai batang kemaluan besarku dan saat itu juga terkejut mengetahui ukurannya yang jauh di atas rata-rata.

“Okh Heri.. indah sekali punyamu ini..” katanya padaku, lidahnya segera menjulur kearah kepala kemaluanku yang telah sedari tadi tegang dan sangat keras itu.

“Mungkin ini nggak bakal cukup kalau masuk di.. aah mm.. nggmm,” belum kembali kata-kata isengnya keluar saya telah menghunjamkan burungku kearah mulutnya dan, “Croop..” segera memenuhi rongganya yang mungil itu. Matanya menatapku bersama dengan pandangan lucu, saat saya sedang meringis merasakan kegelian yang justru makin menyebabkan senjataku tegang dan keras. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Aduuh enaak.. oohh enaknya Tante oohh..” saat ia tetap menyedot dan mengocok batang kemaluanku keluar masuk mulutnya yang kini tampak makin sesak. Tangan kananku capai payudara besarnya yang menggelayut bergoyang kesana kemari sembari tangan sebelah kiriku memberi rabaan di punggungnya yang halus itu. Sesekali ia menggigit kecil kepala kemaluanku didalam mulutnya, “Mm.. hmm..” cuma itu yang keluar dari mulutnya, sejalan telapak tanganku yang meremas keras daging empuk di dadanya.

“Crop..” ia mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya. Aku segera menyergap pinggulnya dan lagi-lagi tempat selangkangan bersama dengan bukit berbulu itu kuserbu dan kusedot cairan mani yang sepertinya telah membanjir di bibir kemaluannya. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Aoouuhh.. Tante nggak tahan kembali sayang ampuun.. Herii.. hh masukin saat ini juga, ayoo..” pintanya sambil memegang pantatku. Segera kuarahkan kemaluanku ke selangkangannya yang tersibak di pada pinggangku memasang posisi liang kemaluannya yang terbuka lebar, pelan sekali kutempelkan di bibir kemaluannya dan mendorongnya perlahan, “Ngg.. aa.. aa.. aa.. ii.. oohh masuuk.. aduuh besar sekali sayang, oohh..” ia merintih, wajahnya memucat seperti orang yang terluka iris.

Aku mengetahui kalau itu adalah reaksi dari bibir kemaluannya yang sangat rapat untuk ukuran burungku. Dan Tante Sari merupakan wanita yang kesekian kalinya menyatakan hal yang sama. Namun jujur saja, ia adalah wanita 1/2 baya tercantik dan terseksi dari semua wanita yang pernah kutiduri. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Buah dadanya yang membusung besar itu segera kuhujani bersama dengan kecupan-kecupan terhadap ke dua putingnya secara bergiliran, sesekali saya juga mengupayakan mengimbangi gerakan turun naiknya diatas pinggangku bersama dengan cara mengangkat-angkat dan memiringkan pinggul sampai membuatnya makin bernafsu, tapi tetap memelihara ketahananku bersama dengan menghunjamkan kemaluanku terhadap tiap-tiap hitungan kelima.

Tangannya menekan-nekan kepalaku kearah buah dadanya yang tersedot keras saat burungku tetap keluar masuk makin lancar didalam liang senggamanya yang telah jadi banjir dan sangat becek itu. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Puting susunya yang ternyata merupakan titik nikmatnya kugigit kecil sampai wanita itu berteriak kecil merintih menghambat rasa nikmat sangat hebat, untung saja kamar tidur tersebut terletak di lantai dua yang cukup jauh untuk mendengar teriakan-teriakan kami berdua. Puas memainkan ke dua buah dadanya, ke dua tanganku capai kepalanya dan menariknya kearah wajahku, sampai disitu mulut kami beradu, kami saling memainkan lidah didalam rongga mulut secara bergiliran.

Setelah itu lidahku menjalar liar di pipinya naik kearah kelopak matanya melumuri semua muka cantik itu, dan menggigit daun telinganya. Genjotan pinggulnya makin keras menghantam pangkal pahaku, burungku makin jadi membentur dasar liang senggama.

“Ooohh.. aa.. aahh.. aahh.. mmhh gelii oohh enaknya, Herii.. ooh,” desah Tante Sari.

“Yaahh enaak juga Tante.. oohh rasanya nikmat sekali, yaahh.. genjot yang keras Tante, nikmat sekali seperti ini, oohh enaakk.. oohh Tante oohh..” kata-kataku yang polos itu keluar begitu saja tanpa kendali. Tanganku yang tadi berada di atas kini berubah meremas bongkahan pantatnya yang bahenol itu. Setiap ia menekan ke bawah dan menghempaskan kemaluannya tertusuk burungku, secara otomatis tanganku meremas keras bongkahan pantatnya. Secara refleks pula kemaluannya menjepit dan berdenyut seperti menyedot batang kejantananku. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

Hanya sepuluh menit sesudah itu goyangan tubuh Tante Sari jadi menegang, saya mengetahui kalau itu adalah gejala orgasme yang bakal segera diraihnya, “Herii.. aahh saya nngaak.. nggak kuaat aahh.. aahh.. oohh..”

“Taahaan Tante.. menanti saya pernah ngg.. ooh enaknya Tante.. tahan pernah .. jangan keluarin dulu..” Tapi sia-sia saja, tubuh Tante Sari menegang kaku, tangannya mencengkeram erat di pundakku, dadanya menjauhkan dari wajahku sampai ke dua telapak tanganku makin leluasa memberikan remasan terhadap buah dadanya. Aku mengetahui sulitnya menghambat orgasme itu, sampai saya meremas keras payudaranya untuk memaksimalkan kenikmatan orgasme itu padanya. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Ooo.. ngg.. aahh.. sayang sayang.. sayang.. ooh enaak.. Tante kelauaar.. oohh.. oohh..” teriaknya panjang mengakhiri babak permainan itu. Aku merasakan jepitan kemaluannya disekeliling burungku mengeras dan jadi mencengkeram erat sekali, desiran zat cair kental jadi menyemprot enam kali di didalam liang kemaluannya sampai kira-kira sepuluh detik kemudian ia jadi lemas didalam pelukanku.

Sementara itu makin kupercepat gerakanku, makin terdengar bersama dengan mengetahui suara gesekan pada kemaluan saya bersama dengan kemaluannya yang telah dibasahi oleh cairan dari kemaluan Tante Sari. “Aaakhh.. enakk!” desah Tante Sari sedikit teriak.

“Tante.. saya rela keluar nich.. eesshh..” desahku terhadap Tante Sari.

“Keluarkanlah sayang.. eesshh..” jawabnya sambil mendesah. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Uuugghh.. aaggh.. eenak Tante..” teriakku agak keras bersama dengan bersamaannya spermaku yang keluar dan menyembur di didalam kemaluan Tante Sari.

“Hemm.. hemm..” suara itu cukup mengagetkanku. Ternyata suaminya yang sedari tadi cuma menyaksikan kini telah bangkit dan membebaskan kimononya. “Sekarang giliranku, terima kasih kau telah membangkitkanku kau boleh meninggalkan kami sekarang,” katanya seraya memberikan segepok uang padaku.

Aku segera memakai pakaianku, dan melangkah keluar. Tante Sari mengantarkanku kepintu sambil sambil menghadiahkanku sebuah kecupan kecil, katanya “Terima kasih yach.. saat ini giliran suamiku, sebab ia perlu lihat permainanku bersama dengan orang lain sebelum akan ia melakukannya.” Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

“Terima kasih kembali, kalau Tante perlu saya kembali hubungi saya saja,” jawabku sambil membalas kecupannya dan melangkah keluar.

“Akh.. betapa beruntungnya saya bisa ‘order’ melayani wanita seperti Tante Sari,” pikirku puas. Ternyata tersedia juga suami yang rela mengorbankan istrinya untuk digauli orang lain untuk memenuhi hasratnya. Cerita Mesum – Melayani Tante Sari Yang Seksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here