Cerita Mesum Mamaku Nafsu Lihat Burungku

0
254

Cerita Mesum Mamaku Nafsu Lihat Burungku

Cerita Mesum Mamaku Nafsu Lihat Burungku
Cerita Mesum Mamaku Nafsu Lihat Burungku

 

Warung Mesum Namaku Bob umurku 32 th. ketika ini saya tengah di kota B. tidak sedikit yang bilang badan aq pass sexy. narasi seks nyata yang dapat saya paparkan ialah narasi nyata sedarah bersumber pengalaman ngeseks saya sama mama kandung dan tanteku.

ini berpangkal waktu saya sedang berusia 20 th. ketika itu bibi Linggar datang dan menginap selagi beberapa hri di hunian lantaran suaminya kembali bertolak ke luar kota buat rancangan tugas. bibi Linggar berfikir sepi tambah kelesah tengah di rumahnya sendirian. bibi Linggar berumur 32 th. Penampilannya alami saja. Tinggi badan 160 centimeter. Ramping, namun saya suka bodynya. susu 36B, dan pantatnya agung komplet dan bohay. -cerita ngentot mama- saya menyukai sekali lihat bibi Linggar jika sdh memanfaatkan lancingan panjang ketat maka pantatnya luar reguler menempa, merangsang. bibi Linggar itu dimas kandung Papaku.

dikala itu saya tdk masuk kuliah. saya membisu di dalam hunian dengan mama berulang bibi Linggar. Pagi tertera, jam 10, kulihat mama baru rampung bersiram. Mama bertolak permulaan kamar bersiram memanfaatkan handuk menyelimuti dada dan seluruh pahanya yang putih steril. Mamaku teramat menawan berumur 38 tahun..

kala itu saya tidak sengaja menyaksikan mama mengedit belitan handuknya sebelum hingga kamar. nampak susu mama walaupun tdk terlampaui gede tapi wujudnya terus keren. Tapi yang terpenting menjadi sorotan saya yakni meqi mama yang dihiasi bulu hitam tdk terlampaui lebat berkedudukan segitiga rampung. kiranya sebab mama giat merawatnya.

Mama kayaknya tdk siuman jika saya masih memperhatikannya. Mama langsung masuk ke kamar. Hati berdesir dan terkira berulang bentang alam badan mama tadi. saya dekati gerbang, dulu saya intip mulai sejak lubang akhir. kelihatan mama berulang mengakses gulungan handuknya dulu mengeringkan rambutnya bersama handuk tercantum. tampak badan mama amat menggairahkan. terpenting meqi mama yang saya fokuskan. dengan cara automatis tangan saya meraba penis berasal luar lancingan, dulu meremasnya pelan-pelan sambil menikmati keindahan badan menggairahkan mama. lantaran sdh tidak tahan kembali, saya langsung ke kamar bersiram dan onani sambil melamun menodai mama. hingga akhirnya.

Creettt! Creettt! Creettt! saya orgasme.

terhadap senja harinya, ketika saya terus tiduran, sontak terdengar nada mama memanggil-manggil aku.

“Bob..!” panggil mama.
“Ya, Ma…” sahut saya sambil berjalan ke kamar mama.
“Ada apa, Ma?” tanyaku.
“Bob, tolong pijitin mama. Pegal-pegal seluruhnya kira kira� kata mama sambil tengkurap.
“Iya, Ma” jawabku.

kala itu mama memanfaatkan daster. saya mulai sejak meremas kaki mama berasal betis. pula hingga naik ke paha. Mama terus berdiam diri merasakan pijitan saya. lantaran daster mama agak merecoki pijitan, maka saya tanya untuk mama,

“Ma, dasternya naikin aja ya? goda nih…” tanyaku.
“Emang anda ingin mijitan apa aja, Bob?” bertanya mama.
semua� badan mama,” jawabku.
“Ya sdh, mama buka pakaian saja,” kata mama sambil bangkit, dulu membiarkan dasternya tidak dengan ragu.
“Ayo teruskan, Bob!” kata mama sambil semula tengkurap.

Darahku berdesir menonton mama seputar bugil di depan mata.

“Mama tdk sipu buka pakaian depan Bob?” bertanya aku.
sipu� mengapa? Kan Bob anak kandung mama.. alami sajalah,” jawab mama sambil memejamkan mata.

Jantungku berdebar. Tanganku sejak mulai memijat paha mama. nyata bukan meimijit, istilah yang serasi ialah memulas agak menyakiti. saya nikmati elusan tangan saya di paha mama sambil mata sedang melihat belakang mama yang memanfaatkan lancingan dalam merah. sesudah rampung membelai� paha, sebab tengah ragu, saya tdk memecal belakang mama, tapi segera naik memecal pinggang mama.

“Kok dilewatin sih, Bob?” unjuk rasa mama sambil menggoyangkan pantatnya.
“Mmmm Bob sangsi mama geram� jawab aku.
geram� mengapa? anda kan emang mama pinta mijitin. Ayo teruskan! pinta mama.

sebab sdh mewarisi cuaca, saya mulai sejak meraba dan agak mengelus-elus bokong mama mulai sejak luar CDnya. Nyaman kemungkinan memijat dan memijat belakang mama yang padat. Penisku sdh mulai sejak mengejang. Mama terus terpejam menikmati pijitanku. sebab birahi saya sdh naik, saya sengaja menyusulkan tangan saya ke CD mama dan lagi meremasnya. Mama konsisten berdiam diri. saya semakin berani.

Jari semula saya mulai sejak menapaki bagian belakang mama hingga ke bagian meqi mama. Jari saya membisu disana. saya curiga mama beram. Tapi mama konsisten berdiam diri sambil memejamkan mata. saya sejak mulai menggerakan jari juga saya di bagian meqi mama. -Cerita cabul Sedarah- Mama konsisten terdiam. Terasa meqi mama sejak mulai basah. Dan saya tahu jikalau mama agak menggoyang-goyangkan pantatnya, sepertinya mama merasa enak menikmati jariku masuk di bagian meqinya. Itu tebakan aku.

sebab sdh basah, saya nekad masukkan jari saya ke lubang meqi mama. Mama terus memejamkan mata, tapi pantatnya sejak mulai bergoyang agak cepat.

“Bob, anda ngapain?” bertanya mama sambil menyungsangkan kan badannya. saya terpesona dan gerah mama marah.
magfirah� Ma…” kataku tertunduk tdk jantan menampak mata mama.
“Bob tdk tahan menyangga keinginan� kataku lagi.
keinginan� apa Bob?” kata mama bersama suara lembut.
“Sini Bob berbaring pada mama,” kata mama sambil menggeser kan badannya. saya membisu tdk mengerti.
“Sini berbaring Bob,” ucap mama lagi.
epilog� lalu pintunya,” kata mama.
“Ya, Ma…” kataku sambil berdiri dan langsung mengelirukan gerbang kamar. seterusnya saya berbaring di samping mama.

Mama menatapku sambil mengusap rambut aku.

mengapa� hasrat bersama mama, Bob,” bertanya mama lembut.
“Apa mama geram? tanyaku.
“Mama tdk beram, Bob.. Jawablah lurus, ucap mama.
menyaksikan� badan mama, Bob tdk tahu mengapa menjadi kepingin, Ma…” kataku. Mama tersenyum.
“Berarti anak mama sdh sejak mulai gendut, kata mama.
anda� memang menginginkanya simpati? bertanya mama.
tujuan� mama?” tanyaku.
“2 jam pun Papamu pulang…” cuma itu yang ke luar permulaan kalam mama sambil tangannya meraba penis saya bermula luar celana.

saya amat sangat kagum sekalian gemar. Mama mencium bibirku, dan akupun serta-merta membalasnya. saya tukar berciuman mesra sambil tangan saya tukar meraba.

absolusi� pakaianmu, Bob,” kata mama.

saya buat, dan cepat membebaskan pakaian dan celana.

Mama berulang memuaskan BH dan lancingan dalamnya. Mama sila di pinggir lokasi tidur, malahan saya terus berdiri.

“Penis anda agung, Bob…” kata mama sambil memperoleh penis saya dan memijit juga mengocoknya. Enak rasanya.
anda� udah sempat maen bersama perempuan tdk, simpati? bertanya mama.

Sambil menikmati enaknya dikocok penis saya menjawab,

“Belum sempat, Ma.. Mmmmmpppphhhhh..”. Mama tersenyum, entah apa artinya.

dulu mama merengkuh belakang saya sampai penis saya nyaris berkenaan wajahnya. dulu mama mulai sejak menjilati penis saya sejak mulai alamat batang hingga ke kepalanya. narasi� seks terupdate� bisa saja teramat nikmat. Lebih nikmat pula dikala mama menyusulkan penisku ke mulutnya. Kuluman dan permainan lidah mama amat sangat kawakan. Tanganku dengan memacak mencekam dan menyengkak rambut mama dengan menyunduk lantaran merasakan kenikmatan yang sangat amat. sontak mama menyinggahkan kulumanya, tapi tangannya terus mengebur penisku perlahan.

“Nikmat Bob?” bertanya mama sambil menengadah menatapku.
“Iya, Ma.. Nikmat sekali,” jawabku bersama nada tertahan.
“Sini pengertian. Penismu udah agung dan kejang. waktu ini langsung masukkan…” papar mama sambil mengunggut tanganku.

setelah itu mama telentang di ruangan tidur sambil terhubung lebar pahanya. tidak dengan ragu saya naiki badan mama. saya arahkan penisku ke lubang meqinya. Tangan mama mengemong penisku ke lubang meqinya.

“Ayo, Bob.. Masukkan…” ucap mama sambil tambah menyaksikan wajahku.

saya tekan penisku. dulu terasa sirah penisku mencampuri lubang yang basah, licin tengah hangat. selanjut-y batang penisku terasa menambahi objek yang mengapit, yang entah bagaimanakah saya memaparkan rasa nikmatnya.. bersama perlahan saya ke luar masukkan penisku di meqi mama. saya cium tuturan mama. Mamapun ganjar ciuman saya sambil menggoyangkan pinggulnya mengimbangi getaran aku.

“Enak, Bob?” bertanya mama.
amat� enak, Ma…” jawabku sambil pun menjimak mama. sesudah beberapa menit, saya hentikan kegiatan penis aku.
mengapa� mama ingin melaksanakan ini dengan Bob?” tanyaku. Sambil tersenyum, mata mama nampak berkaca-kaca.
dikarenakan� mama empati anda, Bob…” jawab mama.
amat� empati� lanjutnya.
“Lagipula kala ini mama benar-benar semula mau bersetubuh…” lanjutnya tengah.

saya terdiam. tidak berapa lama saya juga menggerakan penis saya mencabuli mama.

“Bob pun amat belas kasih mama…” ujarku.
“Aahh.. Bob.. Enakk.. Mmmpphhh…” desah mama dikala saya menjimak nya semakin keras.
“Mama ingin Sampe…” desah mama lagi.

tidak lama kurasakan badan mama mengelinjang dulu memeluk saya erat-erat. getaran pinggul mama semakin menerok. Lalu..

“Oooogghhhhh.. Enak sayangg…” desah mama pula kala beliau meraih orgasme.

saya lagi menggenjot penisku. Lama-lama kurasakan ada sorongan tahkik yang dapat ke luar bersumber penis saya. tampaknya teramat benar. saya semakin memacak menggenjot badan mama..

“Ma, Bob gak tahann…” ujarku sambil memeluk badan mama dulu menekan penisku lebih dalam ke meqi mama.
“Keluarin empati� papar mama sambil meremas-remas pantatku.
“Keluarin di dalam aja belas kasih supaya enak…” bisik mama mesra.”Cerita vulgar Hot Sedarah”

hasilnya, crettt.. crettt.. crettt.. Pejuhku ke luar di dalam meqi mama.

“Mmmmpphhhh…” desahku.

dulu badan saya tergolek lemas berdampingan.
“Terima kasih ya, Ma…” papar saya sambil mencium sabda mama.
serta-merta� berpakaian, Papa anda sedikit pun pulang!” kata mama.

dulu kamipun cepat berpakaian. 30 menit seterusnya Papa pulang. Mama dan saya bersikap seperti lazim dan nampak normal.

tengah malam harinya, lebih kurang jam 10 tengah malam, diwaktu mama dan Papa sdh tidur, saya dan bibi Linggar serta nonton Televisi. bibi Linggar menggunakan kimono. sekali-sekali saya lihat paha mulusnya disaat kimononya tersibak. Tapi tdk ada perasaan apa-apa. dikarenakan sdh natural menonton seperti itu.

sontak bibi Linggar tanya objek yang memeranjatkan aku,”ngapain anda tadi senja lama-lama berduaan ama mama anda di kamar?” bertanya bibi Linggar.

“Hayo, ngapain..?” bertanya bibi Linggar serta sambil tersenyum.
“Gak papa. saya hanya mijitin mama, kok…” jawabku.
“Kok lama betul-betul. Sampe lebih awal 1 jam,” tanyanya lagi.
“Curigaan benarbenar sih, tan?” kataku sambil tersenyum.
bibi� cuma merasa ada yang eksentrik aja kala bibi denger ada suara-suara yang gimanaa gitu…” ucap bibi Linggar sambil tersenyum.
“Kayak nada yang semula enak…” tutur bibi Linggar lagi.
“Udah ah tan.. Kok ngomongnya ngaco ah…” ujarku sambil bangkit.
pemaafan� dong, Bob. bibi becanda kok…” tutur bibi Linggar.
anda� ingin kemana?” bertanya bibi Linggar.
ingin� tidur tan,” jawabku pendek.
“Temenein bibi dong, Bob,” pinta tante.

“Ada apa sih bibi? tanyaku.
“Tdk ada apa-apa kok. cuma perlu temen ngobrol saja,” jawab bibi Linggar.
anda� sdh miliki doi, Bob?” bertanya bibi Linggar.
“Belum bibi. mengapa? saya olak bertanya.
anda� tuh kasep ganteng dan tinggi. Tapi mengapa belum punyai si sayang? bertanya bibi lagi.
tidak sedikit� sih yang ingin ngajak jalan, tapi saya menolaknya,” jawabku.
“Apa anda sempat berciuman dengan wanita, Bob?” bertanya bibi Linggar pelan sambil wajahnya didekatkan ke wajahku.

tuturan hamba nyaris bertemu. saya tidak menjawab.

“Ni bibi Linggar semula horny kelihatannya� pikir aku.

tidak dengan tidak sedikit Ba Bi Bu, saya serentak mencium paparan bibi Linggar. bibi Linggarpun serta-merta mengganjar ciuman ku dengan terampil. Permainan lidah dan sedotan lisan aku main-main mainkan.. Sementara tanganku serta-merta masuk ke kembali kimono bibi Linggar. dulu masuk kembali ke dalam BH-nya. dulu ku remas-remas buah dadanya bersama mesra sambil penghujung jari saya mempresentasikan puting susunya.

“Mmppphhhhh..”

nada bibi Linggar mendesah macet karenakami juga terus berciuman. Tangan bibi Linggarpun tdk berdiam diri. Tangannya mengusap-usap penisku berasal luar lancingan kolorku. Penisku serentak tegang.

“Bob, ganti ke kamar bibi, yuk?” pinta bibi Linggar.
“Iya bibi� jawab aku.

dulu beta langsung ganti naik ke loteng ke kamar bibi Linggar.

Setiba di kamar, bibi Linggar dengan tidak tabah serentak membebaskan kimono dan BH sedang lancingan dalamnya. Akupun cepat memberhentikan seluruhnya baju yang membelit di tubuhku.

“Ayo Bob, bibi sdh gak tahan…” papar bibi Linggar sambil senyum, dulu melunturkan badannya di kasur.”Cerita seks gemuk hot”

saya serentak menindih badan bugil bibi Linggar. saya lumat bibirnya, ubah ke pipi, leher, dulu turun ke buah dadanya. saya jilat dan hisap puting susu bibi Linggar sambil mengelus-elus buah dada yang satu lagi.

“Oucccchh.. Mmppphhhhh.. Bobbbb.. anda pinter amat sih.. Mmppphhhh…” desah bibi Linggar sambil tangannya menerkam sirah aku.

dulu lidahku turun berulang ke perut, dulu diwaktu mulaiturun ke selangkangan, bibi Linggar cepat meluaskan kakinya mengangkang. Meqi bibi Linggar steril tdk beraroma. Bulunya cuma sebentar sehing kelihatan terang bagian meqinya yang keren. saya cepat jilati meqi bibi Linggar paling utama sektor kelentitnya.”Cerita seks buncit hot”

“Ohh.. empati. Enakkhh.. Mmhh.. serta pengertian� desah bibi Linggar sambil badannya mengeras menyangga nikmat.

tidak berapa lama sontak bibi Linggar mengepitkan ke-2 pahanya mengapit kepalaku. Tangannya menekan kepalaku ke meqinya.

“Oh, Bob.. bibi ke luar. Nikmat sekali.. Aaccccchh…” desah bibi Linggar.

saya bangkit, melumas kalam saya yang basah oleh air meqi bibi Linggar, dulu saya tindih badannya dan kucium bibirnya. bibi Linggar segera ganjar ciumanku bersama mesra.

“Isep dong penis Bob, bibi� pintaku.

bibi Linggar mengangguk sambil tersenyum. dulu saya kang kangi paras bibi Linggar dan ku sodorkan penisku ke mulutnya. bibi Linggar langsungmenghisap dan menjilati penisku dan mengaduk dengan tangannya sambil memejamkan matanya. amat sangat enak agaknya. narasi� seks Sedarah” kiat menghisap dan muka mengambil muka penisnya lebih cerah bermula mama.”Cerita seks besar hot”

“Udah bibi, Bob udah pingin setubuhi bibi� kataku.

bibi Linggar mencuraikan genggamannya, dulu saya arahkan penis saya ke meqinya.

“Ayo, Bob.. bibi sdh tdk tahan…” bisik bibi Linggar.

dulu, bless.. clekk.. clekk.. clekk.. Penisku ke luar masuk meqi bibi Linggar.

“Bob anda pinter menyenangkan perempuan. anda unggul menurunkan kenikmatan…” kata bibi Linggar ditengah-tengah pergumulan kami.
“Ah,biasa saja, bibi� ujarku sambil tersenyum dulu ku kecup bibirnya.

Selang beberapa lama, sontak bibi Linggar memperpendek gerakannya. ke-2 tangannya erat mendekap tubuhku.

“Bob, tengah setubuhi bibi. Mmppphhhhh.. Ouuccchh.. bibi ingin ke luar. Uuhh.. Uuhh. Uuhh…” desahnya.

tidak lama tubuhnya menegang. Pahanya erat mencapit pinggulku. Sementara akau pula memompa penisku di meqinya.

“Tente udah ke luar, belas kasih� bisik bibi Linggar.
anda� jago. real� ucap bibi Linggar.
tengah� setubuhi bibi, Bob.. Puaskan diri anda� ujarnya lagi.

tidak lama akupun mulai sejak merasakan jikalau saya bakal cepat orgasme. Kupertcepat gerakanku. narasi� Hot”

“Bob ingin ke luar, bibi� kataku.
janganlah� keluarkan di dalam, belas kasih� pinta bibi Linggar.
bubut� lalu� tutur bibi Linggar.
“Sini bibi isepin…” menurutnya lagi.

saya bubut penisku awal meqinya, dulu saya arahkan ke mulutnya. bibi Linggar dulu menghisap penisku sambil mengocoknya. tidak lama, creettt.. creettt.. creettt.. creettt.. Pejuhku ke luar di dalam firman bibi Linggar tidak sedikit sekali. saya tekan penisku lebih dalam ke dalam kalam bibi Linggar. bibi Linggar dengan santai menelan air maniku sambil tambah mengacau penisku. dulu beliau menjilati penisku terhadap menyiangi ampas kelebihan air mani di penisku. amat nikmat mungkin saja besetubuh bersama bibi Linggar.

saya langsung berpakaian. bibi Linggar kembali langsung mengutip kimononya tidak dengan BH dan CD.

anda� mahir, Bob.. anda dapat membebaskan bibi, ucap bibi Linggar.
“Kalo bibi perlu anda tengah, anda ingin kan?” bertanya bibi sambil memelukku.
“Kapan saja bibi ingin, Bob tentu kasih,” kataku sambil mengecup bibirnya.
trimakasih� empati, papar bibi Linggar.
“Bob tengah ke kamar ya, bibi? ingin tidur,” kataku.
“Iya, sana tidur,” menurutnya sambil mengurut penisku mesra. Kukecup bibirnya sekali semula, dulu saya langsung keluar.

Besoknya, sesudah Papa pergi ke dinas, mama bersila disampingku saat saya makan.

“Bob, semalam anda ngapain di kamar bibi Linggar sampe dinihari? bertanya mama mengejutkanku.

saya terdiam tidak sanggup bicara apa-apa. saya teramat sangsi dimarahi mama. narasi� seks Nyata teranyar Hot” Mama tersenyum. Sambil mencium pipiku, mama berkata,

janganlah� hingga yang lain tahu ya, Bob. Mama dapat rawat rumus kalian. anda senang bibi anda itu ya?” bertanya mama.

Lega barangkali perasaanku mendengarnya.

“Iya, Ma.. Bob menyukai bibi Linggar,” jawabku.
okelah� mama dapat buat-buatan tdk tahu berkaitan kalian…” papar mama.
“Kalian berhati-hatilah…” ucap mama lagi.
mengapa� mama tdk geram, bertanya aku.
sebab� mama pikir anda sdh gede. lepas bagi laksanakan apa aja bermula ingin tanggung jawab,” papar mama.
terima kasih� ya, Ma…” kataku.
“Bob simpati mama,” kataku lagi.
“Bob, bibi dan Papa anda lagi ke luar. ingin bantu mama gak?” bertanya mama.
“Bantu apa, Ma?” saya kembali tanya.
“Mama mau� tutur mama sambil menyeka penisku.
“Bob dapat jalankan apapun pada mama…” kataku. Mama tersenyum.
“Mama pataka di kamar ya?” kata mama. saya mengangguk..”Cerita Kelainan Sex”

Sejak diwaktu itu sampai kini saya menikah dan miliki 2 anak, saya terus bersambung intim bersama bibi Linggar apabila ada peluang. meskipun sdh agak berusia tapi keelokan dan kemolekan tubuhnya semula terus bikin merangsang. Baik itu di hunian bibi Linggar seandainya ngak ada Om, di hunian saya tunggal, atau di hotel.

lagi pula bersama mama, saya sdh mulai sejak ganjil bersambung initm atas persuasi mama solo dengan argumen tertentu pastinya. Dalam 1 bln cuma 2 kali. Itulah pengalaman narasi seks nyataku. saya kepada bersama sebenar-benarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here