Cerita Mesum Lesbi Sentuhan Pertama

0
193

Cerita Mesum Lesbi Sentuhan Pertama

Cerita Mesum Lesbi Sentuhan Pertama
Cerita Mesum Lesbi Sentuhan Pertama

 

Warung Mesum Pertama-tama perkenalkan Namaku Maura, saya kuliah di salah satu sekolah tinggi tinggi swasta di Jakarta. Asalku solo berasal Surabaya dan di Jakarta saya kost di satu buah hunian kost perempuan di Jakarta Selatan. saya pass berlaba lantaran mampu dibilang saya bermula berasal bangsa yang berkecukupan.

Ada faktor yang melainkan saya dengan perempuan prasaja yang lain adalah saya sejak mungil tdk sempat terpesona kepada persona laki-laki. sesungguhnya tidak sedikit pria yang senang dgnku sejak saya berulang dibangku SMA. Teman-temanku tambah buat heran kenapa saya belum punyai si sayang kembali, dikarenakan akan mereka parasku jelita. saya bilang kepada mereka tiap-tiap kali mereka bertanya padaku “belum ada yang ku gemar dan saya belum ingin pacaran lalu� Ada pula yang sempat bilang padaku seandainya saya seseorang lesbian. Tp semestinya pendapat temanku itu autentik, cuma saja saya tdk jantan mengakuinya.

serta terangnya saya sipu kalau ada yang tahu bila saya seseorang lesbian. Orangtuaku kembali tentu beram agung dan kecewa jikalau tahu dengan kesesatan seksualku yang sesungguhnya. justru mereka kembali tergolong amat sangat religius dan sibuk dlm gerakan keagamaan di Surabaya. Baru sejak saya kuliah dan pindai ke Jakarta saya sanggup mengayau hasratku yang sdh berzaman-zaman kupendam dan amat menzalimi itu.

kala di SMU saya sempat punyai sahabat dalam perempuan. awak tidak jarang bertolak berdua dan saya menyukai sekali sama dirinya. Tp hingga hri ini serta perasaan itu tdk sempat kuutarakan kepadanya lantaran saya tahu beliau bukan seseorang lesbian sepertiku dan saya tdk ingin merusak persahabatanku dengannya.

Pengalaman pertamaku bersama sahabat perempuan dimulai seputar setahun dulu. Di ruang kostku ada seorang yang tengah bertepatan kuliah di universitas yang sama dgnku meski beda fakultas, sebut saja namanya Ika. Ika tdk miliki kendaraan, menjadi ia tidak jarang nebeng ke mobilku jika bertolak ke universitas. abdi berulang tidak jarang jalan berdua entah itu berangkat ke mall atau nonton dgn, maka dlm saat sebentar interaksi abdi jadi teramat dekat.

Ika anaknya teramat jelita dirinya semula miliki kerja sambilan adalah juga sebagai varian majalah. Tubuhnya putih mulus dan badannya tinggi singset. semestinya sejak saya kenal beliau saya sdh menyimpan hati sama ia, tp perasaan itu ku menyimpan dlm-dlm lantaran saya tidak tahu apakah ia pun merasakan seperti apa yang ku rasakan atau seperti perawan alami yang lain. Tp yang kutahu dirinya belum sempat miliki si sayang pria lagi sama seperti diriku.

tiap-tiap tengah malam hri abdi tidak jarang main-main ke kamar jalan berlawanan terhadap sekedar ngobrol atau nonton gambar hidup. Kamar kost Ika ada kamar mandinya. umumnya Ika cuma melingkarkan handuk sesudah tuntas bersiram dan memungut baju di depanku. rupa-rupanya ia berpikir jikalau saya perempuan sedang, menjadi dirinya tdk rasa malu-malu, pikirku. apabila di kamar Ika kebanyakan cuma memungut kaos longgar tidak dengan menggunakan BH dan tidak dengan menggunakan CD. saya tidak jarang melakukan pencurian pandang ke memeknya yang ditumbuhi bulu-bulu yang lebat. nyaris semua tubuhnya ditumbuhi bulu-bulu halus dan ini yang menghasilkan keseksian ia bertambah.

sesudah berbulan-bulan hamba dalam, saya kembali belum tahu apabila dirinya kembali seseorang lesbian sepertiku. saya baru tahu sesudah Ika membeberkan kepadaku bila beliau satu orang lesbian. Kejadiannya kurang lebih cenanga lebih 8 bln yang dulu, waktu itu saya semula tiduran sambil menyatakan majalah di kamar dan sontak Ika main-main ke kamarku, menurutnya sih dirinya ingin nonton VCD di kamarku. diwaktu ia nonton, saya pamit bagi bersiram. Setelan saya tuntas bersiram saya sengaja ke luar awal kamar bersiram dengan kondisi telanjang menyeluruh. aspek serona ini tdk sempat kulakukan pada awal mulanya lantaran biasa saja saya pemalu dan tdk wajar menunjukkan badan telanjangku ke orang lain. saya laksanakan itu cuma terhadap menyaksikan reaksi Ika saja disaat menonton saya dlm kondisi telanjang.

demikian saya ke luar kamar bersiram, Ika tampak amat kagum melihatku. bersama mata melotot ia kembali memperhatikan tubuhku permulaan atas hingga ke bawah. dulu ia berkomentar menyangkut tubuhku jikalau tubuhku teramat potongan dan ia gemar dengan wujud toketku yang tuturnya tdk demikian agung tp terlihat kencang. tidak tahu mengapa, ketika itu saya tdk ada rasa sipu meski Ika berulang memandangku dan saya dengan sengaja berlama-lama mengeringkan rambutku sambil tubuhku menghadap ke arahnya.

sesudah saya mengutip pakaian tidur putih yang lumayan slim tidak dengan memungut Bh atapun CD seperti yang lumrah dilakukan Ika. setelah itu saya sila duduk di depannya dan saya sejak mulai mengobrol seperti kebanyakan. sebab pakaian tidurku yang lumayan pendek, Ika mampu menonton bersama terang memekku, ku lirik ia beberapa kali menonton ke memekku.

perbincangan awak juga berlanjut dan Ika tanya kepadaku apakah saya sempat berpacaran dengan perempuan, ia terpesona mengapa hingga kala ini saya belum sempat punyai si sayang laki laki. saya jawab aja belum sempat dan saya tdk menambahkan jawabanku tambah. factor yang tengah sama kutanyakan ke Ika dan jawabannya valid di luar dugaanku. Ika mengaku jikalau beliau sejamaknya ialah seseorang lesbian. dirinya pun melebarkan apabila beliau sempat punyai doi perempuan selama di SMA. opini itu menghasilkan hatiku bergembira dikarenakan ia merupakan perempuan perdana yang menarik hatiku dan bertepatan pun seseorang lesbian sama sepertiku.

selanjutnya saya memberangsangkan pada berterus jelas ke Ika seandainya saya berulang satu orang lesbian seperti dirinya dan sdh lama saya menyembunyikan rasa padanya. Ika tengah tersenyum dan mengemukakan bila beliau pun punyai perasaan yang sama sepertiku, tp dirinya semula tdk jago menyampaikan yang sewajarnya kepadaku sebelum ia percaya jika saya pula gemar sama beliau. dulu Ika mengalahkan kepalanya di pangkuanku.

Ku usap rambutnya, sambil beta ngobrol menyesali mengapa selagi kita silih menutupi rasa dan tdk satria berterus jelas. saya bilang ke Ika, jikalau berterus jelas saya gerah apabila dirinya malah menjauhiku lantaran saya seseorang lesbian. hingga hri itu berulang saya masih tidak tahu seandainya Ika seperti saya juga.

Beberapa dikala seterusnya Ika mengajakku naik ke ranjang. ana bercumbu lama sekali, dan itulah pengalaman pertamaku berciuman dengan satu orang perempuan. Ika tampak sdh lumayan ulung dan tangannya mulai sejak turun mencekam toketku. saya tengah sejak mulai terangsang, saya minta beliau pada mengungkai pakaian tidurku.

Sambil berdiri, Ika mengklarifikasikan kaos yang dikenakannya. dulu dirinya mengunggut pakaian tidurku ke atas maka posisiku saya tidur telentang di hadapannya tidak dengan memungut selembar tekstil masih. Ika sejak mulai menciumi toketku dan menjilati ke-2 putingku. saya sdh teramat terangsang dan memekku mulai sejak basah.

Ciuman Ika pelan-pelan sejak mulai turun ia mengakses ke-2 kakiku lebar-lebar. bulu memekku disibakkan dan Ika menjilati klitorisku. saya juga mendesah sambil memejamkan mata. Ini perdana kalinya saya merasakan sentuhan satu orang perempuan dan perdana kalinya pun satu orang menjilati memekku.

Ika sedang memperagakan lidahnya di memekku permulaan atas ke bawah dan tempo-tempo menghisap klitorisku. saya pula sdh orgasme beberapa kali dan kayaknya Ika tdk menyerahkan peluang kepadaku bagi bernapas ia berulang melakonkan lidahnya dan menjilati memekku dengan liar.

Puas menjilati memekku, ia memengaruhi padaku kepada laksanakan factor yang sama kepadanya. Kumulai bersama menjilati toketnya yang pass montok dan putingnya yang berupa merah kecoklatan. Putingnya punbesar dan amat sensitif sekali. Ika mendesah dengan mencatuk katika saya menjilati putingnya. Llalu Ika memintaku guna menjilati memeknya, tp saya juga asyik dan belum puas main dengan putingnya yang akbar itu.

seterusnya jilatanku terjadi turun hingga ke memeknya. saya mulai sejak dengan menjilati selangkangannya bergiliran. Ika kembali mendesah dan mengangkangkan kakinya lebih lebar pula.

Kujilati memeknya, sambil matanya mengejapkan mata, ke-2 tangannya menyodok kepalaku dan melatih bagi jilatani klitorisnya. nyatanya menjilati faraj perempuan amat sangat enak, lebih bersumber yang kubayangkan. Ku buka firman tempik Ika dan kujilati awal luar hingga dlm lubangnya. faraj Ika sdh amat basah. Ika makin menyumsum desahannya.

Ika memintaku kepada bangun dan jalankan situs 69 dengan situs tubuhku beruang di atas tubuhnya. awak tukar menjilati tempik satu sama lain hingga hasilnya aku menjangkau terminasi kenikmatan beberapa kali. Lelahpun beta bisa, hamba berciuman terus dan tidur berpelukan sepanjang tengah malam. saya memang amat menikmati pengalaman pertamaku ini, makin bersama orang secantik dan selembut Ika.

Malam-malam berikutnya, ana tidak jarang bercinta. Kadang saya menginap di kamarnya atau beliau di kamarku. hamba tdk satria guna tidur dengan tiap-tiap tengah malam lantaran guna menghindari sabda kawan-kawan yang masih kost di area yang sama.

info percintaan aku hasilnya berhenti sesudah Ika beserta keluarganya alih ke Australia. saya merasa teramat kehilangan dia dan tidak tahu apakah kelak saya dapat mendapati preferensi seperti ia lagi.

yang ku rasakan diwaktu ini teramat kesenyapan dan sepanjang masa timbul kemauan hati guna mengatakan keadaanku yang memang begitu ke orang lain, sepertinya bersama memaparkan saya bakal lebih enteng mendapati rekan perempuan. Tp kayaknya saya belum rampung dan saya karut orangtuaku dapat kecewa dan beram akbar jikalau mereka tahu anak perempuan singular yaitu seseorang penyuka sesama kategori atau seseorang lesbian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here