Cerita Mesum – Ibuku Horny Dengan Temanku

0
163

Cerita Mesum – Ibuku Horny Dengan Temanku

Ibuku Horny
Cerita Mesum – Ibuku Horny Dengan Temanku

Cerita Mesum – Ibuku Horny Dengan Temanku – Temanku sendiri tambah ngentot bersama ibuku cerita begini saat aku tengah nonton tv aku mendengar ibuku memanggil Dika yang mana untuk memperbaiki ledeng di kamar mandi yang rusak, Dika datang kerumahku pukul 4 sore , sebab sebetulnya saat itu aku ngantuk banget aku minta ijin kepada Dika dan Ibuku untuk tibdur sebentar di kamar tidurku.

Malam kurang lebih jam 10, aku yang sejak tadi terjaga mendengar pintu belakang dibuka. 5 menit tanpa tersedia suara. Aku terlihat kamar dan tidak mendapati siapa-siapa di dapur. Waktu pintu belakang kubuka ternyata tidak terkunci.

Aku memandang terlihat dan memandang nyala senter salah satu pohon-pohon yang tersedia di kebun belakang rumahku. Aku tahu, Ibu dan Dika janjian di pondok tempat penyimpanan kapas untuk kasur yang tidak benar satu bisnis ayahku.

Aku menunggu hingga nyala senter hilang dan aku terlihat berasal dari dapur menuju pondok itu. Kulihat Ibuku masuk ke pondok. Aku langsung beranjak ke samping dan mencari lubang untuk mengintip ke dalam.

Tak kesulitan sebab pondok ini sebetulnya dibikin seadanya. Kudengar nada laki-laki didalam. Lalu sebuah lilin menyala menerangi ruangan itu. Kulihat Dika yang mengenakan jeans dan kaos.

Sementara Ibuku Cuma memakai daster yang bertali di pundak. “Halo sayang.” Kata Dika sambil duduk diatas kasur yang siap dijual bersandar terhadap kasur yang ditumpuk dibelakanganya. Ibuku ikut naik ke kasur dan duduk di sampingnya.

“Rindu mirip ini?” lanjut Dika sambil mengelus penisnya. Ibuku tersenyum sambil merebahkan kepalanya di dada Dika yang langsung memeluk dan mengelus rambut ibuku. Tanpa banyak bicara Ibuku langsung mengelus penis Dika. Dika melepas ibuku terhubung resliting celananya.

“Sebentar.” Kata Dika sambil mengambil sebuah buku berasal dari samping kasur. “Ini buku gaya-gaya kamasutra, nanti kami praktekkan.”

Katanya sambil terhubung halaman pertama. Ibuku ikut memandang sambil telungkup di kasur. Lama mereka membuka-buka buku sambil bercakap-cakap. Dika lalu berlutut dan ganti kebelakang ibuku yang telungkup.

Kakinya dikangkangkan salah satu tubuh Ibuku dan memijat punggungnya pelan. Lalu tangannya naik dan terhubung ikatan daster Ibuku yang ternyata telah tidak menggunakan BH.

Dika terus memijat punggu dan turun ke pantat sekaligus terhubung pakaian Ibuku yang juga ternayata telah tidak menggunakan CD, bokongnya diremas-remas Dika pelan, bergerak kearah perut untuk menarik Baju.

Ibuku menambah sedikit badannya untuk mempermudah melepas baju. Dika langsung menarik daster Ibuku lepas. Sambil berlutut Dika terhubung pakaian kaosnya. Lalu dia rebah di punggung Ibuku, dadanya yang bidang digesek-gesekkan di punggung Ibuku, pantatnya nungging.

Lidahnya menjilati leher belakang Ibuku dan punggungnya. Ibuku menambah badannya sedikit keatas supaya Dika leluasa meremas payudara ibuku yang menggantung.

Ibuku melenguh pelan. “Sayangg..mhhmmi..oohh” Dika menggigit punggung Ibuku yang membuatnya menggelinjang pelan. Lalu Dika kembali berlutut dan terhubung resliting celana jeasnya.

Penisnya yang terbalut CD lalu digesek-gesekkan di pantat Ibuku yang kembali telungkup. Lalu Dika turunkan sedikit CDnya hingga penisnya terlihat keluar. Coklat kehitaman.

Tangannya menumpu terhadap kasur bersama tubuh telungkup membawa dampak penisnya menempel di bokong Ibuku. Lalu penisnya digesek-gesekkan pelan di bokong Ibuku, kepala penisnya mengayun-ayun di tubuh Ibuku. sukasex

Dika merangkak naik bersama penis selalu digesekkan ditubuh ibuku yang telungkup, naik ke punggung lalu di leher penisnya digeser ke arah mulut ibuku yang sedikit mendongak. Ibuku langsung berbalik dan capai penis Dika yang menggantung pas diatas mukanya. Pelan Ibuku jadi menjulurkan lidahnya ke penis Dika.

Dika memainkan penisnya di mulut Ibuku yang membasahi penis Dika bersama air liurnya. Lalu Dika memasukkan penisnya ke mulut Ibuku dan jadi mengocoknya pelan. Pantatnya digoyang-goyangkan pelan. Kulihat penis Dika terlihat masuk mulut Ibuku.

Tangan Ibuku mencoba terhubung celana jeans yang tetap membalut kaki Dika, namun ia kesulitan sebab posisi Dika yang mengangkangi badannya. Dika jelas dan melepas penisnya berasal dari mulut Ibuku.

Ia beranjak ke samping Ibuku berdiri dan melepas Ibuku melucuti celannya. Ibuku pelan menarik celana jeans Akbra ke bawah melepas CDnya tinggal dan membalut penis Dika yang kepalanya telah menonjol terlihat berasal dari CD.

Lalu Ibuku menciumi paha didalam Dika yang tetap berdiri mengarah ke atas ke selangkangan bagian dalam. Dika mengangkangkan kakinya hingga Ibuku leluasa bergerak dibawahnya.

Sedikit Ibuku menggigit buah peler Dika yang tetap terbalut CD, lalu Ibuku sedikit menarik CD hingga buah peler Dika keluar. Ibuku menjilatinya pelan. Kulihat Dika melenguh pelan sambil memejamkan matanya nikmati jilatan Ibuku.

Tangannya meremas rambut Ibuku. Tanpa jelas tanganku sendiri telah bergerilya di kurang lebih selangkangan. Aku Cuma memakai celana pendek hingga penisku yang telah tegang jadi menempel di dinding pondok.

Aku memelorotkan celananku hingga lutut dan melepas penisku nikmati udara luar sambil tanganku meremasnya pelan. Didalam kulihat Ibuku menarik penis Dika terlihat berasal dari CD dan menjilatinya pelan.

Lalu memelorotkan CD Dika hingag ia berdiri bugil. Dengan ganas ibuku menjilati dan menghisap penis Dika. Ia menggelinjang dan melenguh, badannya menggeliat pelan nikmati sensasi isapan Ibuku.

Penis Dika masuk perlahan di mulut Ibuku yang langsung menguncinya dan Ibuku menggerakkan kepalanya pelan mengocok penis Dika. Dika membalas bersama menggoyangkan pantatnya maju mundur. Tangannya memegangi pundak Ibuku.

“SSHhh..n ahh.. ohhmm..” Ibuku jadi mempercepat kocokannya dan Dika mengimbangi juga. Kulihat tubuhnya menegang, tangannya mencengkeram bahu Ibuku dan tubuhnya sedikit menunduk.

“Ohh..” Goyangan pantat Dika berhenti begitu juga kocokan mulut Ibuku. Penis Dika terlepas dan sperma langsung muncrat ke kurang lebih leher Ibuku. Dika terbaring di kasur, Ibuku mengambil tissue yang ternyata telah tersedia disana juga sebotol air mineral. Ia melap sperma yang tumpah di lehernya dan memberi tambahan air kepada Dika sekaligus membersihkan penis Dika yang layu penuh bersama sperma.

Mereka bedua tetap telanjang dan berbaring bersebelahan. Kontolku yang sejak tadi tegang perlahan-lahan juga mengendur memandang aktivitas mereka yang tetap ngobrol. Aku memandang jam tanganku. Pukul 10.30.

Aku memutuskan pulang sebentar untuk mengambil kameraku yang sebetulnya sengaja kusiapkan untuk mengabadikan gambar mereka. Begitu kembali berasal dari rumah kudengar didalam pondok nada erangan dan lenguhan juga derit papan.

Aku buru-buru mengintip kedalam dan memandang Dika tengah ngentotin Ibuku. Aku buru-buru menempatkan tripod kamera dan mencari lubang yang lebih besar. Aku bisa lubang sebesar cangkir dan kameraku langsung mengarah ke dalam. Kulihat Ibuku tidur telentang bersama pantatnya ditumpu bantal, kakinya dipunggung Dika yang berlutut dihadapan Ibuku.

Penisnya menancap di vagina Ibuku dan mengocoknya bersama ganas. Langsung aku menjepret adegan itu. Sesekali Dika menciumi Bibir Ibuku dan menjilati payudaranya, tangan Dika menumpu terhadap kasur, pantatnya terus mengenjot penisnya di vagina Ibuku yang menggelinjang dan mengerang-erang.

Ibuku lalu merangkul bahu Dika. Dika menyesuaikan posisi bersama menjulurkan kakinya hinggak posisi mereka berganti, Dika di bawah dan Ibuku diatas. Penis Dika terlihat maksimal penetrasinya hingga bulu jembut mereka bersatu. Lagi-lagi aku mengabadikan posisi mereka. Ibuku langsung mengenjot vaginanya di penis Dika. Dika merebahkan Tubuhnya dan Ibuku bersama leluasa menyesuaikan gerakan diatas.

Tangan Dika capai payudara Ibuku dan mengelusnya pelan. Sesekali putingnya dicubit membawa dampak Ibuku menggelinjang sambil terus mengenjot. Kulihat genjotan Ibuku jadi kencang sekaligus erangannya semkin keras. “MHhhmm.. oohh..” Lalu genjotannya jadi pelan. “Sayang..sayang..sayang..” igau ibuku yang tubuhnya lalu terbaring di atas tubuh Dika.

Dika mengelus punggu Ibuku dan pelan membalikkan Tubuh Ibuku lalu melepas penisnya yang basah oleh tumpahan air lendir vagina Ibuku. Dika lalu menciumi payudara Ibuku yang tetap terbaring lelah, lalu perlahan Dika bangkit dan melap penisnya bersama Tissue, lalu berpakaian.

wsd4d.com

Togel Online | Dominoqq Togel HK | Bandarq | Togel SGP | Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here