Cerita Mesum Guru Muda Cantik Hot Maniak

0
289

Cerita Mesum Guru Muda Cantik Hot Maniak

Cerita Mesum Guru Muda Cantik Hot Maniak
Cerita Mesum Guru Muda Cantik Hot Maniak

Warung Mesum Bu Lia memiliki badan yang potongan, singset, matanya singkat lebar , bibirnya slim seperti selebriti Tamara, bersama toket yang padat tengah bokongnya yang semok. Bu Lia mendidik bahasa inggris di sekolahku. Di dlm pelajarannya saya tidak jarang dipuji dikarenakan saya paling sanggup mendalami seutuhnya apa yang di ajarkannya.

kala pelajaran kembali terjadi bu Lia tidak jarang melirik resek ke arahku dan terkadang beliau tidak jarang membuntangkan lidahnya sambil mengguyur bibirnya, dan terkadang dirinya jg menyukai mempertontonkan jari tangannya di selangkangannya dan sambil meraba meqinya. saya senantiasa salah tingkah di buatnya dengan kelakuannya itu. Dan itu ditunjukan cuma padaku saja.

dikala istirahat sontak saya di panggil suruhan menghadap ibu Lia di dinas, saya di suruhan mengikutinya awal buntut. rekahan jalan ana terlampaui dalam maka disaat saya terjadi terlampaui serta-merta tangan ibu Lia tersentuh batang penisku lantaran( bu Lia jikalau terjadi melenggangkan tangannya) yang kala itu berulang kejang dikarenakan tingkahnya di kasta. Namun reaksi ibu Lia cuma tersenyum dan wajahnya memerah.

diwaktu saya pulang naik bus imbauan hamba, saya dan temanku bersila paling buntut, walaupun bu Lia sila di kursi paling depan. kala teman-temanku sdh turun seluruh ketika( itu sedang saya bu Lia dan supir bis) bu Lia melirik usil ke arahku.

Dan datang jeblok ia serta-merta ubah duduknya di sebelahku. beliau bersila paling siku dalam ventilasi, dan dirinya menyuruhku salin ke sebelahnya, dan saya juga segera salin. beliau mengebon Hpku.

tuturnya beliau ingin beli ponsel yang serupa dengan punyaku (nokia jenis 6600) entah hanya argumen atau apalah. waktu dirinya menerkam Hoku sontak Hpku membungkuk. suara dering Hpku ketika itu menyeluduk desahan perempuan yang masih ngentot. “Aaaaahhh… ooohhh… oooooohhhhhh” dan kemudian. nyatanya temanku yang menelepon.

tidak dengan basa-basi bu Lia bilang,

“Apa ngga ada suara dering yang lebih hot, ibu ingin dong” dengan suara berbisik lirih yang bikin saya nafsu.
janganlah� malu-malu tunjukin aja ama ibu…” ku pasang earphone dan segera saya tontonkan rekaman video jorok yang ku berasal unduh di warnet.

tidak dengan saya sadari bu Lia meraba batang penisku yang waktu itu berulang kejang. saya menjadi takjub sebagian mati. Bu lia tengah terperanjat ketika tau batang penisku sdh tegang.

“Woow mantab sekali batang penismu…” walaupun batang penisku ngga gede-gede amat sangat, panjangnya 15 centimeter dan diameternya 2.3 centimeter aja yaaa standart pabriklah hehehee… dulu terjadilah perbincangan celah saya dan bu Lia:

kala itu ia berbisik padaku

saya� pula gadis looo… belum sempat dientot” di iringi dengan desahan.

dulu jawabku “Woow, saya jg serta perjaka bu…”

menjadi� jika gitu kita pertemukan saja jarak perjaka dan gadis, tentu hot dan nikmat… ” bisik bu Lia
“Gak ah bu, saya gak satria! jawabku lirih
“Ayolah…” rengek bu Lia
“Tp di mana bu?” tanyaku
“Di hotel aja agar aman” pinta bu Lia
“Tp saya gak punyai duit bu untuk bayar sewa hotel” jawabku jujur
slow� aja kelak bu Lia yang bayarin”

dikala mengayun di kamar hotel bu Lia segera berulah tidak dengan basa-basi sedang. dirinya membiarkan bajunya satu persatu sambil di iringi bersama desahan. awal beliau menghamparkan hijab yang menyerkup kepalanya,
dulu pakaian, setelah itu rok panjangnya. diwaktu beliau membayankan Bra nya, ku lihat toket bu Lia yang putih mulus dan putingnya yang pun merah. untuk dikala ia ingin menerangkan lancingan dlm nya beliau tanya padaku..

ingin� bantuin memerikan? saya jawab bersama mengangguk saja. tidak dengan basa-basi jg, saya sejak mulai memaparkan lancingan dlm nya yang berona putis tipis.

Ku lihat jembut slim bu Lia bersama terpukau, seterusnya ku sandarkan bu Lia ke benteng kamar sambil kujilati meqinya. Bu Lia lagi mendesah nikmat yang menghasilkan batang penisku cekang

“Aaaah… Ooohhh… terruussss… ohhh… yeahhh… aaahhh.. ibu udah gak tahan serta� ooohhhh… yeah… o… o… oo… ohhhh… ” tanpaku sadari ada larutan yang ke luar menggenangi wajahku.

larutan putih itupun ku hisap dulu ku tumpahkan ke dlm mulutnya, nyatanya bu Lia suka”mau masih donggg..” dulu saya semula menghisap meqi bu Lia yang basah dan licin.

“Ooohhhhh… oooohhhh… aaahhhkkkk… oh… oh… oh… oh… oouuucchhh… yeah… dan di sela teriiakan kerasnya muncrat pula air putih kental itu bersama lajunya crreet… creeeettt…

Di disaat Bu lia terbaring lemas saya menindih badanya dan ku buka lebar selangkangannya, dulu saya cobalah memasukan batang penisku ke dlm meqinya, dan yang berlangsung saya kesusahan memasukannya lantaran serta terlampaui sumpek, kala ke tekan batang penisku sdh masuk sebagian Bu Lia menjerit

“Ooohhhh… Ooohhhh.Ooohhhh… Ooohhhh… , sakitttt… Ooohhhh… pelan-pelan dong… ” seakan saya tidak menghiraukanya dan ku tekan lagi.

narasi seks paling baru, Kali ini agak dlm nyata-nyatanya seperti ada yang menahan. ku tekan kuat-kuat

“Oooohhhhhh… aaaahhhhhhhhh… aaahhhhhhhhhh… , sakit… aaaahhhh… aaahhhh… aaagghhhh… ”

saya terus memaksanya… hasilnya tembus jg.

“ooohhhh… ooohhhh… , saakiiittttt… ” bu Lia menjerit menyumsum sekali…

Sambil ku sorong batang penisku berhasil bersisurut pelan dan ku percepat goyanganku.

“oooohhhh… ooouuugghhhhh… a.h… a.a… hh… oo… a… a… aaahhhhh.hh.h.h. h…

beliau serta menjerit kesakitan, dan seputar 15 kali goyanganku saya terasa seperti ingin ke luar. dulu saya arahkan batang penisku ke kalam bu Lia dan… creeet… … crreeeetttt… seputar enam kali nyemprot lisan bu Lia sudah di penuhi oleh air maniku (maklum udah nyaris dua pekan ngga onani)

Beberapa menit selanjutnya saya baru menyadari jika meqi bu lia membikin larutan seperti talenta. dulu ibu Lia terburu-buru ke kamar bersiram. sesudah ke luar awal kamar bersiram bu Lia segera mengulum batang penisku sambil tiduran di lantai.

nyata-nyatanya meskipun gadis bu lia kompeten sekali berpose. dulu ku pegang pinggul bu Lia dan menguliahi ke kedudukan nungging. dulu saya arahkan batang penisku ke meqi bu Lia, dulu ku kocok juga meqinya…

Aaahhh… aah… aa… h.h.h.h.hh… h.aaaahhhhh… h… aaahhhhhhh… hhhhh… yeahhhhh oouuhhhh… yesssss… aaaahhhhh… yeahhhhh… disaat saya sdh mulai sejak jenuh ku bubut batang penisku dulu ku arahkan ke anusnya

“sakit ngga… ”

dulu saya jawab

“paling dikit bu… ”

saya cobalah menyusulkan padahal ngga dapat dikarenakan lubang anusnya terlampaui pengap dulu bu lia berkata

“ngga papa kok kan juga ada meqiku ingin pun ngga… ”

dulu ku entot terus meqinya tp sekarang ini beda saat saya menyusulkan batang penisku ke dlm, baru sebentar saja sdh di tertelan oleh meqinya.

nyata-nyatanya meqi bu Lia serupa bersama lumpur pandangan hidup. saya menguliahi batang penisku berulang oohh… oohh… oohh… oohh… ooouucchhhh… yeah… au… au… aaahahhhhh… dan kala seputar 15 kali pulsa ku bu eka menganalisis batang penisku

saya� ingin ke luar� ” -cerita hot-

dulu saya jawab -cerita hot-

saya� jg ingin ke luar bu… , kita keluarin di dalem aja buu… ”
“iya deeh jawabnya… ” dulu kumasukkan pun batang penis ku kali ini saya menusukknya kuatkuat. aaahhhh… ahhhh… aaaahhhhhh. ooooouuuuuuhhh…

waktu teriakan panjang itu saya menyemprotkan air maniku ke dlm meqinya crreeet… creeeeetttt… saya mendengar kata-katanya

“enakkk sekali… ”

Dan saya juga cepat tidur hingga pagi dengan mencocokkan batang penisku di dlm meqinya dengan situs berhadapan ke samping.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here