Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

0
316

Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Cerita Mesum
Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku – Pada selagi itu umur saya baru akan menginjak 17 tahun, dan sekolah di tidak benar satu perguruan swasta di kota saya dan terhadap selagi itu sekolah kita tengah libur, jadi otomatis di rumah sepi sebab semua penghuni rumah telah terlihat entah ke mana. Di rumah kita tinggal bersama dengan nenek, dan 5 orang sepupu saya yang pasti saja lebih kecil dari saya semuanya.

Jam baru memperlihatkan pukul 9.00 pagi. Nenek saya tengah pergi ke pasar dan umumnya apabila beliau ke pasar tidak dulu sebentar. Kelima sepupu saya telah terlihat dari tadi pagi jadi yang tinggal di rumah cuma saya dan Mbak Ras serta anaknya yang baru berumur 5 tahun. Saya dan Mbak Ras dapat dibilang terlampau dekat, sebab kita sering berkata dan bercanda bersama. Jadi di antara kita berdua terlampau terbuka. Namun terhadap selagi itu saya tidak berani berbuat macam-macam kepadanya, namun terkecuali berpikir macam-macam sih pasti ada, he he he.
“Ma, buatkan susu dong!” celoteh bocah tadi menagih janjinya tadi.
“Iya, nih tiap hari minum susu aja. Susu mahal tau!” mamanya menyodorkan sebotol susu kepada anaknya dan diterima anaknya bersama dengan gembira sinyal bahwa dia tidak rela sadar berkenaan kemahalan susu. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Memang anaknya tiap-tiap bangun tidur dan sebelum saat tidur selamanya berharap susu. Kebetulan ulang terhadap selagi itu saya baru selesai sarapan pagi dan timbul keisengan saya untuk bercanda kepada Mbak Ras.
“Saya termasuk minta susu dong Mbak!” kata saya sambil menyodorkan gelas kepadanya.
“Eh.. loe itu telah gede, itu kan susu membuat anak-anak”, balas Mbak Ras.
“Lho, jadi terkecuali telah gede gak boleh minum susu?” bertanya saya sambil pasang wajah tak berdosa.
“Bukannya nggak boleh, namun itukan susu membuat anak-anak”, tegasnya sekali lagi.
“Jadi yang membuat orang dewasa mana?” tantang saya kepadanya.
“Ini!” sambil menunjuk kepada buah dadanya yang sepertinya lumayan besar dan padat itu.
Terang saja saya terkejut, dan saya pun malu sebab dia tidak umumnya bercanda hingga begitu.

Sebenarnya saya sadar terkecuali dia itu sebenarnya telah terlampau haus bersama dengan seks. Bayangkan saja selama hampir setahun tidak terjalin bersama dengan suaminya, siapa yang tahan. Dan argumen saya ini termasuk telah saya buktikan. Kebetulan kamar saya yang berada di lantai 2 pas di atas kamar mandi, dan lantai 2 cuma berlantaikan papan jadi iseng-iseng saya melubangi papan itu biar dapat mengintip orang mandi. Saya sering mengintip Mbak Ras mandi dari lubang itu dan saya memandang bahwa Mbak Ras terlampau sering merangsang dirinya sendiri di kamar mandi, apabila bersama dengan memijat-mijat dadanya sendiri dan mengelus-elus kemaluannya sendiri. Jadi dari itu saya mengambil alih kesimpulan terkecuali dia sering terangsang. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

“Kok bengong? rela minum susu nggak?” ucapnya membuyarkan lamunanku.
“Apa masih ada? anak Mbak kan telah lima tahun?” jawab saya menetralisir kekagetan saya.
“Gak tau dech.. kamu coba aja, hehehe… telah dech..” katanya sambil lewat saya menuju kamar mandi kemudian berbisik sekilas kepada saya.
“Pintu kamar mandi nggak Mbak kunci.”
Terang saja saya suka sekali, soalnya saya sering baca buku porno dan dulu berkhayal terkecuali saya melakukan hubungan badan bersama dengan Mbak Ras dan sepertinya saat ini dapat terwujud. Saya mengakses pintu kamar mandi perlahan dan saya memandang Mbak Ras tengah membelakangi saya menggantung busana yang akan dipakainya. Dengan perlahan termasuk saya tutup pintu kamar mandi dan menguncinya tanpa suara.

Saya memandang Mbak Ras menjadi mengakses busana tidurnya tanpa membalikkan tubuhnya. Sepertinya dia tidak sadar terkecuali saya telah berada di dalam. Setelah busana di lepaskan kemudian tangan saya menuju ke pengait BH-nya berniat mendukung mengakses BH-nya. Dia kaget sebab tiba-tiba ada orang di belakangnya namun setelah sadar bahwa yang di belakangnya adalah saya dia tersenyum dan membebaskan saya melanjutkan aktivitas saya. Setelah BH-nya terbuka saya kemudian melemparkannya ke tong area busana kotor. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

“Mbak, susunya boleh saya minum sekarang”, tagih saya kepadanya.
Dia cuma mengangguk dan kemudian membalikkan badannya. Terlihatlah olehku dua buah tonjolan di dalamnya yang selama ini belum dulu saya memandang secara langsung. Sebelumnya saya cuma mengintip. Kemudian dia menyodorkan dadanya kepada saya dan bersama dengan cepat saya sambar bersama dengan mulut saya. Dia cuma mendesis tidak jelas. Lama saya menghisap dan menjilat kedua dadanya membuat dia konsisten menggelinjang dan menjambak rambut saya. Dadanya kanan kiri secara bergantian jadi korban keganasan lidah saya.

Mbak Ras kemudian secara lembut mengakses kaos saya dan tanpa saya memahami kaos saya telah terlepas. Mungkin sebab keasyikan meminum susu alam. Sementara tangan saya yang kiri menjadi meraba-raba perutnya sedang yang kanan mengusap-usap dadanya yang sebelah kanan. Sementara mulut saya bersama dengan menjulurkan lidah terlihat mempermainkan puting susu yang sebelah kiri yang membuat Mbak Ras tambah ngos-ngosan. Tangan saya sebelah kiri menjadi nakal bersama dengan menyusupkan jari-jarinya ke celana tidurnya yang belum dibuka. Tangan mbak pun tidak rela kalah, dia pun menjadi mencari-cari suatu hal di selangkangan saya dan setelah menemukannya dia pijat bersama dengan lembut. Kemaluan saya yang merasakan ada rangsangan dari luar celana tambah meronta minta keluar. Mbak Ras yang telah berpengalaman itu kemudian mengakses reitsleting celana saya dan kemudian melorotkannya ke bawah bersama dengan mengfungsikan kakinya sebab dia tidak dapat membungkuk sebab dadanya saat ini masih berada di dalam kekuasaan saya. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Setelah CD saya dibuka, tangannya yang saat ini lebih nakal menjadi mengocok perlahan batang kejantanan saya dan itu sadar saja membuat saya terbang tinggi, sebab baru kali ini batang kejantanan saya yang satu ini dipegang oleh tangan seorang wanita yang lembut. Mbak Ras tambah jadi kala jilatan saya turun ke perutnya dan bermain di sekitar pusarnya dan kemudian bersama dengan sekali tarik celana tidur yang dari tadi menghambat pemandangan indah saya buka dan saat ini di depan saya berdiri seorang wanita cuma bersama dengan celana di dalam krem yang terkecuali diperhatikan lebih seksama dapat diamati transparan, namun siapa yang sempat memandang ketransparanannya itu terkecuali telah terangsang.

Jilatan saya turun agak ke bawah menuju ke kemaluannya yang ditumbuhi bulu-bulu yang rapi namun sebab telah basah terlihat acak-acakan. Saya menjilati liang kemaluannya dari luar CD-nya. Itu sengaja saya melakukan agar dapat lebih merangsangnya. Dan ternyata benar dia tidak sabar dan langsung turunkan CD-nya sendiri. Saya cuma tersenyum memandang ketidaksabarannya itu, dan jilatan saya lanjutkan namun selamanya belum menyentuh lubang kenikmatannya itu yang membuat dia blingsatan bersama dengan menggerakkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan yang punya tujuan agar jilatan saya berlanjut ke liang kemaluannya. Saya memandang kemaluannya telah banjir, sebab tidak dulu merasakan cairan dari wanita maka jilatan saya pun merambah ke liang kemaluannya. Asin! namun kok sedap yah kata saya di dalam hati. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Mbak Ras pun ulang mendesis keenakan, “Ahhh… konsisten Tango”, ujarnya. Lidah saya pun menjadi bermain cepat. Tiba-tiba tubuh Mbak Ras mengejang dan diikuti bersama dengan desahan panjang, “Ahhh… nikmat sekati Tango. Pemanasan kamu sungguh hebat.” Kemudian dia pun duduk di lantai kamar mandi bersama dengan perlahan. Setelah suka bersama dengan kemaluannya, saya ulang ke atas dan mencoba untuk melumat bibirnya. Bibir yang dari tadi mendesis tidak karuan itu kemudian melumat bibirku yang baru saja hingga di depannya. Lama kita saling melumat sambil tangan kanan saya memainkan puting susunya dan tangan yang satunya ulang mencari lubang kewanitaannya dan menekan-nekan klitorisnya yang sadar saja membuat lumatan bibirnya tambah menjadi.

Tangannya pun tidak rela kalah, sambil berpagutan dia mencari ulang batang yang tadi sempat dilepasnya sebab kenikmatan yang dia rasakan. Setelah ketemu, kemudian dia menjadi menggerak-gerakkan tangannya mengocok kemaluanku yang telah terlampau tegang dan membesar sambil sesekali mengusap anggota kepalanya yang telah mengeluarkan cairan bening kental. Kemudian secara perlahan-lahan saya mendorong kepalanya ke belakang agar dia rebah ke lantai kamar mandi. Setelah dia rebah, Mbak Ras mendorong dada saya lembut yang membuat saya terduduk dan dia kemudian bangkit kembali. Saya terkejut, saya mengira dia telah sadar bersama dengan siapa dia tengah bermain, namun bersama dengan sekejap keterkejutan saya hilang sebab dia kemudian bersama dengan sikap merangkak memegangi kelamin saya dan kemudian dia malah memasukkan kelamin saya ke mulutnya. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Ahh… menjadi nikmat sekali sebab Mbak Ras terlampau pandai memainkan kemaluan saya di di dalam mulutnya. Saya dapat merasakan lidahnya bermain bersama dengan lincahnya. Saya termasuk merasakan kepala kemaluan saya dipermainkan bersama dengan lidahnya yang lincah itu. Setelah bermain lama di bawah situ, mulutnya kemudian merambah ke atas menciumi perut, kemudian dada saya dan kemudian ulang ke mulut saya, namun sebab saya sadar dia baru saja membebaskan mulutnya dari kemaluan saya, saya berupaya menahan dari lumatan bibirnya dan mencoba agar dia tidak tersinggung bersama dengan mencium pipinya dan kemudian telinganya. Tangan saya yang menganggur kemudian saya suruh bekerja ulang bersama dengan mengusap-usap selangkangannya dan terdengar dia berbisik kepada saya, “Masukkan ahhh… saat ini yahhh, Mbak udahhh kepingin… banget.. nih… ahhh.”

Saya kemudian mengambil alih inisiatif bersama dengan mendorong Mbak Ras agar ulang rebah dan bersama dengan perlahan dia menuruti keinginan saya bersama dengan rebahan di lantai kamar mandi. Saya kemudian mengambil alih segayung air dan menyiramkan ke tubuhnya dan kemudian satu gayung ulang untuk disiramkan ke tubuh saya sendiri.

Setelah kita berdua basah, tangan kanan saya kemudian meremas-remas dadanya sedang tangan kiri saya memegang kejantanan saya menuju ke lubang sejuta kenikmatan. Mbak Ras pun telah siap menerima terjangan saya bersama dengan mengakses kedua kakinya agar memudahkan saya memasukinya. Dengan perlahan namun pasti saya mencoba untuk memasukkan kepunyaan saya yang dari tadi telah tegak ke kemaluannya. Namun sebab telah lama dia tidak tersentuh laki-laki, membuat saya agak susah termasuk untuk menancapkannya. Beberapa kali saya arahkan batang saya, namun agak susah untuk berhasil, dan setelah lebih dari satu tusukan, pada akhirnya kelamin saya masuk bersama dengan sukses ke selangkangannya. Yah, cengkeraman liang kemaluannya sungguh nikmat, sebab selagi itu liang kemaluannya terlampau sempit dan itu telah membuat saya merem melek, dan bersama dengan gerakan pelan saya menjadi menaik-turunkan pinggul saya. Saya memandang Mbak Ras mengerang kenikmatan hingga bola matanya hilang, dan dia termasuk meggerak-gerakkan pinggulnya ke kiri dan ke kanan bersama dengan maksud agar semua area di liang kemaluannya terjejali bersama dengan kemaluanku yang telah menjadi memompa. Setiap pompaan membuat dia mendesah tidak karuan. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Setelah lebih dari satu menit, dia kemudian memelukku bersama dengan erat dan membalikkan tubuhku dan tubuhnya. Kini dia telah berada di atasku, dan gantian dia yang menaik-turunkan pinggulnya mengejar kenikmatan yang tak ada tara. Sementara itu tanganku yang telah bebas ulang memainkan susunya dan mengusap-usap punggungnya.

“Ssaayyaaa… telah ahhh… mau… keeeluar nihhh…” desahnya.
Mendengar desahannya yang begitu seksi saya tambah terangsang dan saya menjadi merasakan ada suatu hal tenaga di dalam yang inginkan dikeluarkan dan semua sepertinya telah terkumpul di kejantanan saya.
“Saya termasuk telah rela terlihat Mbak…!” desis saya mempercepat gerakan pinggul saya dari bawah.
“Tahann… sebenntaarr…” katanya.
“Biaaarrr… Mbak kee… luar dulu… ouhh…”
Saya pun sadar untuk tidak mengeluarkannya di dalam, sebab bersama dengan alasan apa pun saya tidak rela sperma yang saya keluarkan ini jadi anak dari rahim bibi saya. Saya berupaya untuk menahan, sementara kemudian menjadi cengkeraman di kelamin saya menjadi kuat dan menjadi hangat, tubuh Mbak Ras ulang mengejang. Kalau saya tidak mencabut kemaluan saya bersama dengan sedikit mendorong perut Mbak Ras, mungkin saya pun akan mengalami orgasme seiring bersama dengan Mbak Ras. Untung saja saya sigap, sementara kemudian Mbak Ras terkulai lemas di atas tubuh saya menikmati sisa-sisa kenikmatan. Paha saya menjadi hangat sebab pelumas yang terlihat dari liang kemaluan Mbak Ras. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Saya pun memeluknya, dan membalikkan tubuhnya sebab saya belum terpuaskan saya pun ulang merangsang Mbak Ras bersama dengan jilatan di sekitar selangkangannya. Setelah berkisar 3 – 4 menit Mbak Ras ulang terangsang dan menyuruh saya memasukkan ulang kepunyaan saya ke di dalam kemaluannya. Tanpa ba-bi-bu lagi, langsung saya tancapkan ke di dalam kemaluannya. Kali ini lebih enteng sebab kemaluan kita berdua sebenarnya telah licin. Setelah memompa lebih dari satu menit, saya ulang merasakan gelombang kenikmatan dan bersama dengan langsung saya mencabutnya dan mengocok-ngocoknya bersama dengan tangan sendiri. Namun tidak disangka, Mbak Ras kemudian menangkap kemaluan saya dan mengambil alih tangan saya bersama dengan tangannya dan kemudian memasukkan kemaluan saya ke di dalam mulutnya. Ahhh… menjadi sungguh nikmat, lebih-lebih permainan lidahnya membuat saya tidak dapat bertahan lama dan pada akhirnya semua saya keluarkan di di dalam kuluman mulutnya. Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

Tapi saya tidak memandang dia melepaskannya, dia seakan tidak rela membebaskan kemaluanku yang tengah muntah dan dia menghisap habis semua muntahannya tanpa sisa. Setelah saya merasakan pelumas dari di dalam tubuh saya habis, batang kemaluan saya pun perlahan-lahan ulang mengecil. Melihat hal itu, Mbak Ras kemudian membebaskan batang kemaluan saya, dan tersenyum kepada saya. Kemudian dia berbisik, “Tango, menerima kasih yah, Mbak telah lama nggak menikmatinya dari pamanmu, entar lain kali terkecuali ada kesempatan dapat kan kamu puasin Mbak lagi?” Dengan masih terduduk di lantai saya mengangguk sambil tersenyum nakal kepada Mbak Ras. Kemudian kita pun mandi sama-sama, saling bersihkan diri dan sesekali tangan saya bergerak nakal menyentuh payudaranya yang tadi pentilnya sempat mencuat.

Setelah kejadian pertama itu, kita pun sering melakukannya di hari Minggu atau hari-hari libur di mana situasi rumah tengah sepi. Kadang di kamar mandi, kadang di kamarnya. Namun setelah lebih dari satu bulan kita melakukanya, dia mendengar bahwa suaminya yang di luar negeri telah menikah ulang dan dia pun menentukan untuk ulang ke rumah orang tuanya di Jakarta. Dan setelah kepergiannya atau lebih tepatnya kepulangannya ke Jakarta saya tidak dulu mendengar kabarnya ulang hingga saat ini Cerita Mesum – DiGoyang Sama Istri Pamanku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here