Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

0
336

Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

Cerita Mesum
Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi – Dulu saat aku tetap duduk di bangku SMA, aku mempunyai teman bermain yang cukup akrab, namanya Jessy. Dia adalah teman dekat aku sejak perkenalan pertama kali saat tetap duduk di bangku SMP. Karena jalinan kita terlampau dekat, maka aku kerap bermain ke rumahnya di kawasan Menteng.

Hampir tiap minggu tentu aku bermain ke rumahnya, entah untuk mengajaknya pergi atau hanya bermain di rumahnya saja. Karena jalinan kita yang dekat, maka jalinan aku dengan keluarganya cukup dekat pula. Apalagi dengan Tante Yossie, yang tidak lain adalah ibu kandung Jessy. Perlu anda ketahui, Tante Yossie menikah di umur yang terlampau muda dengan Om Anwar. Tante Yossie melahirkan Jessy saat tetap berumur 18 tahun. Selain Jessy, Tante Yossie terhitung mempunyai anak ulang yaitu George yang baru berumur 2 th. selagi itu. Memang perbedaan umurnya dengan Jessy terlampau jauh, apakah barangkali Tante Yossie sebenarnya dambakan mempunyai anak ulang ataukah..? Setiap hari Tante Yossie hanya di tempat tinggal saja, namun Om Anwar-nya adalah seorang karyawan perusahaan asing yang cukup sukses. Pada kelanjutannya saat baru menginjak SMA th. ke dua jalinan aku dan Jessy dan juga dengan keluarganya putus, saat ternyata mereka sekeluarga kudu pindah ke Jerman untuk ikuti Om Anwar yang mendapat pekerjaan di Jerman. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

Namun kira–kira setahun yang lantas aku mendapat berita bahwa Jessy tengah liburan ke Jakarta. Tentu saja aku bahagia sekali dikarenakan mampu bersua teman lama saya. Ketika sudah berada di Jakarta, Jessy menelepon aku dan dia menyuruh aku berkunjung ke apartmentnya di kawasan Kuningan. Dan kelanjutannya aku pun berkunjung bersua dengan dia di apartmentnya. Ketika berkunjung aku terlampau kaget, dikarenakan ternyata Tante Yossie sudah tinggal ulang di Jakarta. Tante Yossie ternyata tidak terlampau betah dengan suasana di Jerman, kira–kira sesudah 1 th. di Jerman dia memutuskan dengan George untuk ulang ke Jakarta. Sedangkan Om Anwar dan Jessy tetap tinggal di sana. George sekarang sudah sekolah pada sebuah SD swasta kondang di kawasan Lippo Karawaci.

Ketika bersua dengan Jessy maupun dengan anggota keluarganya yang lain, aku terlampau bahagia sekali, dikarenakan sudah lama sekali aku tidak bersua dengan mereka semua. Namun sesudah kira–kira 2 minggu berada di Jakarta untuk liburan, kelanjutannya Jessy kudu ulang ke Jerman untuk meneruskan studinya. Namun sesudah 1 minggu Jessy balik ke Jerman, tiba–tiba aku mendapat telephone dari nomor HP yang biasa dipakai Jessy saat dia berada di Jakarta, dan ternyata sesudah aku ingat nomor berikut adalah nomor HP Tante Yossie. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

“Don.. Tante nih, anda ulang dimana?” tanya si Tante.
“Saya baru saja habis makan siang tuh serupa teman aku Tante, tersedia apa memangnya?” tanyaku kembali.
“Gini.. tersedia yang aneh serupa TV di tempat tinggal Tante, anda mampu tolong kemari tidak?” tanyanya.
“Yah.. mampu deh Tante, hanya kira-kira 2 jam ulang deh yah,” jawab saya.

Akhirnya aku berkunjung terhitung ke apartmentnya untuk membantunya. Setelah hingga di apartmentnya alangkah kagetnya saya, ternyata Tante Yossie Mengenakan baju yang terlampau seksi. Yah, sebenarnya badannya cukup seksi bagiku, dikarenakan meskipun sudah jadi berumur, Tante Yossie tetap sempat melindungi tubuhnya dengan melakukan senam “BL” seminggu 3 kali. Tubuhnya yang ideal menurut aku mempunyai tinggi kira-kira 168 cm, dan berat kira-kira 48 kg, disempurnakan ukuran payudaranya kira–kira 36B. Ketika aku mengecek TV-nya ternyata sebenarnya tersedia yang rusak. Waktu aku tengah mengupayakan mengeceknya tiba–tiba Tante Yossie melekat di belakang saya. Mula–mula aku tidak menyimpan curiga serupa sekali barangkali dikarenakan dia dambakan mengerti anggota mana yang rusak, tetapi lama–lama aku merasakan tersedia sesuatu yang melekat di punggung saya, yaitu payudaranya yang montok. Setelah TV berhasil aku benarkan, kita berdua kelanjutannya duduk di ruang keluarganya sambil lihat acara TV dan berkata tentang kabar saya. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

“Don, anda tetap layaknya yang dulu saja yah?” tanya Tante Yossie.
“Agh.. Tante mampu aja deh, emang nggak tersedia bedanya serupa sekali apa?” jawabku.
“Iyah tuh.. tetap layaknya yang dulu saja, hanya sekarang sudah pasti sudah dewasa dong..” tanyanya.
Lalu belum aku menjawab pertanyaannya yang satu itu, tiba–tiba tangan Tante Yossie sudah memegang tangan aku duluan, dan tentu saja aku kaget setengah mati.
“Don.. senang kan tolongin Tante?” tanya si Tante dengan manja.
“Loh.. tolongin bahkan nih Tante?” jawabku.
“Tolong memuaskan Tante, Tante kesepian nih..” jawab si Tante.
Astaga, betapa kagetnya aku mendengar kata-kata itu nampak dari mulut Tante Yossie yang miliki rambut sebahu dengan warna rambut yang highlight, aku benar–benar tidak memikirkan kecuali ibu teman dekatku sendiri yang meminta layaknya itu. Memang tidak dulu tersedia permintaan untuk “bercinta” dengan Tante Yossie ini, dikarenakan sepanjang ini aku beranggap dia sebagai seorang ibu yang baik dan bertanggung jawab.
“Wah.. aku kudu memuaskan Tante dengan apa dong?” tanyaku sambil bercanda.
“Yah.. anda pikir sendiri dong, kan anda sudah dewasa kan..” jawabnya.

Lalu kelanjutannya aku terbawa nafsu setan juga, dan mulailah memberanikan diri untuk memeluknya dan kita jadi berciuman di ruang keluarganya. Dimulai dengan mencium bibirnya yang tipis, dan tanganku jadi meremas–remas payudaranya yang tetap montok itu. Tante Yossie terhitung tidak senang kalah, ia langsung meremas–remas alat kelaminku dengan keras. Mungkin dikarenakan sepanjang ini tidak tersedia pria yang mampu memuaskan nafsu seksnya yang ternyata terlampau besar ini, bahkan sesudah kepulangannya dari Jerman. Akhirnya sesudah hampir sepanjang setengah jam kita berdua bercumbu layaknya di atas, Tante Yossie menarik aku ke kamar tidurnya. Sesampainya di kamar tidurnya dia langsung melucuti seluruh baju saya, pertama–tama dia membebaskan kemeja aku kancing perkancing sambil menciumi dada saya. Bukan main nafsunya si Tante, pikirku. Dan kelanjutannya sampailah pada anggota celana. Betapa nafsunya dia dambakan membebaskan celana Levi’s saya. Dan kelanjutannya dia mampu melihat betapa tegangnya batang kemaluan saya. “Wah.. Don, gede terhitung nih miliki kamu..” kata si Tante sambil bercanda. “Masa sih Tante.. perasaan biasa–biasa saja deh,” jawabku. Dalam suasana aku berdiri dan Tante Yossie yang sudah jongkok di depan saya, dia langsung turunkan celana di dalam aku dan dengan cepatnya dia memasukkan batang kemaluan aku ke di dalam mulutnya. Aghh, nikmat sekali rasanya. Karena baru pertama kali ini aku merasakan oral seks. Setelah dia bahagia melakukan oral dengan kemaluan saya, kemudian aku jadi memberanikan diri untuk bereaksi. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

Sekarang gantian aku yang dambakan memuaskan si Tante. Saya membuka bajunya dan kemudian aku membebaskan celana panjangnya. Setelah melihat suasana si Tante di dalam suasana tanpa baju itu, tiba–tiba libido seks aku jadi makin besar. Saya langsung menciumi payudaranya sambil meremas–remas, selagi itu Tante Yossie nampak senangnya bukan main. Lalu aku membuka BH hitamnya, dan mulailah aku menggigit–gigit putingnya yang sudah mengeras.
“Oghh.. aku merindukan suasana layaknya ini Don..” desahnya.
“Tante, aku belum dulu gituan loh, tolong ajarin aku yah?” kataku.
Karena aku sudah bernafsu sekali, kelanjutannya aku mendorong Tante jatuh ke ranjangnya. Dan kemudian aku membuka celana dalamnya yang berwarna hitam. Terlihat mengerti klitorisnya sudah memerah dan liang kemaluannya sudah basah sekali di antara bulu–bulu halusnya. Lalu aku jadi menjilat–jilat kemaluan si Tante dengan pelan–pelan. “Ogh.. Don, pintar sekali yah anda merangsang Tante..” dengan suara yang mendesah. “Wah.. natural tuh Tante, padahal aku belum dulu hingga sejauh ini loh..” jawabku. Tak terasa, tahu–tahu rambutku dijambaknya dan tiba–tiba tubuh tante mengejang dan aku merasakan tersedia cairan yang membanjiri kemaluannya, wah.. ternyata dia orgasme! Memang berbau aneh sih, hanya berhubung sudah dilanda nafsu, bau layaknya apapun sudah pasti sudah tidak jadi masalah.

Setelah itu kita pengaruhi posisi jadi 69, posisi ini baru pertama kalinya aku rasakan, dan nikmatnya benar–benar luar biasa. Mulut Tante menjilati kemaluan aku yang sudah jadi basah dan begitupun mulut aku yang menjilat-jilat liang kemaluannya. Setelah kita bahagia melakukan oral seks, kelanjutannya Tante Yossie sekarang meminta aku untuk memasukan batang kemaluan aku ke di dalam lubang kemaluannya.
“Don.. ayoo dong, sekarang masukin yah, Tante sudah tidak tahan nih,” minta si Tante.
“Wah.. aku cemas kalo Tante hamil gimana..” tanyaku.
“Nggak usah cemas deh, Tante minum obat kok, pokoknya anda tenang–tenang aja deh,” sambil mengupayakan meyakinkanku.
Benar–benar nafsu setan sudah pengaruhi saya, dan kelanjutannya aku nekad memasukan kemaluan aku ke di dalam lubang kemaluannya. Oghh, nikmatnya. Walaupun sakitnya terhitung lumayan. Setelah kelanjutannya masuk, aku melakukan gerakan maju-mundur dengan pelan, dikarenakan tetap jadi sakit. “Ahh.. dorong tetap dong Don..” minta si Tante dengan suara yang sudah mendesah sekali. Mendengar desahannya aku jadi makin nafsu, dan aku jadi mendorong dengan kencang dan cepat meskipun rasa sakit terhitung terasa. Akhirnya aku jadi terbiasa dan jadi mendorong dengan cepat. Sementara itu tangan aku asyik meremas–remas payudaranya, hingga tiba–tiba tubuh Tante Yossie mengejang kembali. Astaga, ternyata dia orgasme yang ke dua kalinya. Dan kemudian kita bergeser posisi, aku di bawah dan dia di atas saya. Posisi ini adalah dambaan aku kecuali tengah bersenggama. Dan ternyata posisi pilihan aku ini sebenarnya tidak salah, benar–benar aku merasakan kenikmatan yang luar biasa dengan posisi ini. Sambil merasakan gerakan naik-turunnya pinggul si Tante, dan tangan aku tetap sibuk meremas payudaranya lagi.
“Oh.. oh.. nikmat sekali Donniie..!” teriak si Tante.
“Tante.. aku kayaknya sudah senang nampak nih..” kata saya.
“Sabar yah Don.. menanti sebentar ulang dong, Tante terhitung sudah senang nampak ulang nih..” jawab si Tante. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

Akhirnya aku tidak kuat mencegah lagi, dan keluarlah cairan mani aku di di dalam liang kemaluan si Tante, begitu terhitung dengan si Tante. “Arghh..!” teriak si Tante Yossie. Tante Yossie kemudian mencakar pundak aku selagi aku memeluk badannya dengan erat sekali. Sungguh luar biasa rasanya, otot–otot kemaluannya benar–benar meremas batang kemaluanku. Setelah itu kita berdua capek dan langsung tidur saja di atas ranjangnya. Tanpa disadari sesudah 3 jam tertidur, aku kelanjutannya bangun. Saya Mengenakan baju aku ulang dan menuju ke dapur. Ketika di dapur aku melihat Tante Yossie di dalam suasana telanjang, barangkali dia sudah biasa layaknya itu. Entah kenapa, tiba–tiba sekarang giliran aku yang nafsu melihat pinggulnya dari belakang. Tanpa bekata–kata, aku langsung memeluk Tante Yossie dari belakang, dan jadi ulang meremas–remas payudaranya dan pantatnya yang bahenol dan juga menciumi lehernya. Tante pun membalasnya dengan penuh nafsu juga. Tante langsung menciumi bibir saya, dan memeluk aku dengan erat.
“Ih.. anda ternyata nafsuan terhitung yah anaknya?” kataya sambil tertawa kecil.
“Agh Tante mampu aja deh,” jawabku sambil menciumi bibirnya kembali.
Saking nafsunya, aku mengajak untuk sekali ulang bersenggama dengan si Tante, dan si Tante setuju-setuju saja. Tanpa tersedia perintah dari Tante Yossie kali ini aku langsung membuka celana dan baju aku kembali, supaya kita di dalam suasana telanjang ulang di dapurnya. Karena suasana area tidak cukup nyaman, maka kita hanya melakukannya dengan tipe doggie style.”Um.. dorong lebih keras ulang dong Don..” desahnya. Semakin nafsu saja aku mendengar desahannya yang menurut aku terlampau seksi. Maka makin keras terhitung sodokanku kepada si Tante, selagi itu tanganku menjamah seluruh anggota tubuhnya yang mampu aku jangkau.
“Don.. mandi yuk?” mintanya.
“Boleh deh Tante, berdua yah tapinya, tetap Tante mandiin aku yah?” jawab saya.

Akhirnya kita berdua yang telanjang menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi aku mendudukkan Tante Yossie di atas wastafel, dan kemudian aku ulang menciumi kemaluannya yang jadi basah kembali. Dan Tante jadi terangsang kembali.
“Hm.. nikmat sekali jilatanmu Don.. agghh..” desahnya.
“Don.. anda sering–sering ke sini dong..” katanya dengan nafas memburu.
“Tante, kalo mengerti tersedia pelayanan begini mah aku tiap hari kecuali mampu terhitung mau,” jawabku sambil tersenyum. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi
Setelah bahagia menjilatinya, aku memasukkan batang kemaluan aku ulang ke lubang kemaluan Tante Yossie. Kali ini, dorongan aku sudah makin kuat, dikarenakan rasa sakit aku sudah jadi menyusut ataukah aku sudah jadi terbiasa yah? Bosan dengan tipe tersebut, aku duduk di atas kloset dan Tante Yossie aku dudukkan di atas saya, dan batang kemaluan aku ulang dibimbingnya masuk ke di dalam lubang kemaluannya. Kali ini aku sudah jadi tidak terlampau merasakan sakit serupa sekali, tetapi rasa nikmat lebih banyak terasa. Goyangan si Tante yang naik-turun yang makin lama makin cepat membuat kelanjutannya aku “KO” kembali, aku mengeluarkan air mani ke di dalam lubang kemaluannya. Tante Yossie kemudian menjilati kemaluan aku yang sudah berlumuran dengan air mani, dihisapnya seluruh hingga bersih. Setelah itu kita mandi bersama. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

Setelah selesai mandi, Tante Yossie memasakkan makan malam untuk kita berdua, dan sesudah itu aku pamitan untuk balik ke rumah. Setelah kajadian itu aku baru mengerti bahwa kesepian seorang Tante mampu mempunyai nikmat terhitung kadang–kadang. Sampai sekarang kita tetap kerap bersua dan melakukan bersetubuhan. Kami biasanya melakukan di apartmetnya di selagi anaknya George tengah sekolah atau les. Dan kerap terhitung Tante mem-booking hotel berbintang dan kita bersua di kamar. Cerita Mesum – DI Ajari Ngentot Tante Yosi

wsd4d.com

Togel Online | Dominoqq Togel HK | Bandarq | Togel SGP | Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here