Cerita Mesum Guru Private Bu Rani

0
267

Cerita Mesum Bu Guru Rani

Cerita Mesum Bu Guru Rani
Cerita Mesum Bu Guru Rani

Warung Mesum Perkenalkan namaku Rani umurku 25 thn, saya penuntun kepada home school di kota Jakarta. Home schooling merupakan acara pembelajaran dengan cara private di hunian, maka mahasiswa tak butuh ke luar hunian seperti sekolah kepada umumnya.

pertama kisahku, mulai sejak saya punyai anak didik bernama Nia, dirinya anaknya baik dan pendiam. Ibunya telah wafat dikarenakan sakit menyusuk 2 thn yg dulu. Nia amat sangat akrab bersama saya telah seperti anak tunggal, dirinya tidak sedikit narasi hal menyangkut beliau. Nia tengah dgn papanya namanya Pak Tova.

pekan ini Nia berencana terhadap rekreasi ke Villa papanya di penghabisan. Nia mengajakku pula ikut dengannya. Pukul 8 pagi beta pergi menuju penutup dgn memanfaatkan mobil pribadi Pak Tova. hamba bertiga hingga di pucuk pukul 12 tengah hari perjalanan sebentar kesiangan dikarenakan jalanan macet.

Sesampai di punca hamba disambut hawa yg amat sangat cas menciptakan capek selagi diperjalanan menjadi lenyap. Di Villa aku melaksanakan perihal yg menciptakan hati terhibur. sampai malampun berdansa, Nia telah teramat ngantuk dan memintaku buat menemaninya tidur. Sebelum saya bertolak ke kamar Nia, Pak Tova memanggilku,

pemaafan� Bu Rani, bias minta disaat sedikit sesudah Nia tidur?” tanyanya.

“Oh iya pak” jawabku.

sesudah Nia tertidur lelap saya semula cepat mendatangi Pak Tova, kala itu Pak Tova tambah mengeja di tempat makan sambil menungguku.

“Selamat tengah malam Pak Tova” sapaku.

tengah malam� serta Bu Rani, silahkan sila� jawabnya sambil menghela kursi makan.

macam mana� Bu, hri ini capek gak?” bertanya Pak Tova mengakses pembicaraan.

pass� Pak, hehehe…ohya bapak ingin minum teh hangat, agar saya buatkan…” kataku.

“Oya Bu, tepat benarbenar itu kian cuacanya dingin begini,hehehe” timpanya.

pembebasan� Pak Tova panggil aku Rani saja, aku lebih nyaman dgn imbauan itu” kataku sambil berjalanan menuju perapian kepada membangun teh hangat.

selesai� Rani..hehhee”

Teh hangat sudah rampung di meja makan di mana kita mengobrol. Pak Tova orangnya jago menyambungkan pembahasan yg merengkuh, maka tidak terasa tengah malam telah larut dan udara dingin makin menancap ke dalam kulit. lantaran telah kehabisan bahan pada mengobrol maka kita berdua sepakat guna mencoret percakapan kita tengah malam itu.

tidak tahu siapa-siapa yg mengawali lalu, sontak hamba tukar berpelukan. Hangat pelukan menciptakan kita tergiring bakal batas tengah malam yg dingin itu. Pak Tova membopongku masuk ke dalam kamarnya. bersama lembut dirinya menciumi dan melumat bibirku, maka saya dibuat membubung. Lidah abdi tukar berpautan.

Tangan Pak Tova sejak mulai mengakses kancing kemejaku satu per satu sampai kelihatan BHku. Pak Tova menjilati leherku hingga ke telinga sampai menghasilkan saya makin bernafsu. Hembusan nafas Pak Tova membuatku mengudara tinggi, sampai membuatku gegabah dapat apa yg terus berjalan. Tangan Pak Tova mengumbar menggait BHku. beliau mulai sejak menjilati putingku dengan cara bergiliran, tiba-tiba menciptakan tubuhku seperti kena sengatan setrum. Lidahnya bersirkulasi mengelilingi putingku membuatku makin bernasfu dan membuatku mendesah panjang.

Sambil tangannya menuruti lancingan dan CDku yg kukenakan beliau meremas-remas memekku yg telah basah. Jarinya dimasukkan ke dalam lubang memekku dan menyobek isi dalam memekku. Dikocoknya pelan jarinya ke dalam memekku.

“Aaahhh….enak Paaakk…” erangku keenakan.

Pak Tova tidak menghiraukan desahanku, dirinya mulai sejak menjilati semua tubuhku sambil tangannya mengelus-elus toketku. Permainan Pak Tova makin merajalela, beliau menjilati memekku bersama liarnya. justru saya merasa mau kencing apakah itu yg disebut orgasme? Tubuhku terasa bergetar dan menggelinjang merasakan nikmat guna yg awal kalinya.

“Sssthhhh…aahhhh…”

Pak Tova tersenyum puas bias menghasilkan saya klimaks terhadap yg perdana kalinya dalam hidupku. ia dulu mengobral seluruh pakain yg menempel terhadap tubuhnya. wujud tubuhnya tampak peranggu disaat beliau telanjang dgn kontol gede tunjuk jari di depanku. dgn naluriku saya cepat mendapatkan batang kontolnya dan menjilatinya dgn liar.

Arrghhh Rani,,,aahhh enak saying, teruuuss…”desahnya menikmati tiap-tiap jilatanku. Kujilati dan kuhisap lubang yg ada di sirah kontolnya, ia menggelinjang keenakan. sedang kukulum batang kontolnya sampai mendorong tenggorokanku, sampai saya tersedak kehabisan nafas.

tidak lama setelah itu Pak Tova mencopot kontolnya bersumber mulutku dan berbisik padaku,

“Kita ajaran aja yuk supaya pula nikmat”. beliau dulu menindih tubuhku. Perlahan ia gesek-gesekan sirah kontolnya ke lisan memekku yg telah basah sebab larutan spermaku yg kutumpahkan tadi. beliau coba terhadap memasukan batang kontolnya ke dalam lubang memekku, saya menjerit kesakitan

“Aduuh Paaak pelan-pelan sakiit…aku juga perawan”

“Oh ya absolusi, tahan sebentar ya kelak lagi enak kog” jelasnya merayuku sambil serta coba membobol keperawananku. Pak Tova sedang menekan batang kontolnya biar masuk ke dalam memekku. Dan hasilnya “ Bleesss, sleeepp..sleeppp…”

Pak Tova mengenjotkan pelan kontolnya sambil tuturan aku silih melumat. Genjotan Pak Tova memang amat nikmat tambahan pula saya tidak tahan pula dan mencapi klimaksku terhadap yg ke-2 kalinya

“Aaaaahhh..ooohhh…aku ke luar pula pak..enaaak…” erangku merasakan nikmat surga bagian. Genjotan Pak Tova semula makin dipercepat. Kuimbangi bersama mencapit batang kontolnya dan menggoyang pinggulku. ia merasa seandainya kontolnya seperti dicengkeram memekku.

Genjotanya lagi makin serta-merta dan segera tambah sambil mulutnya melumat usai putingku. Dan sekilas seterusnya badan Pak Tova menegang dan menekan lebih dalam kontolnya ke dalam memekku sambil menjerit nikmat.

“Aaarghhhh yeessss….” larutan hangat membentak ke dalam memekku. dirinya serentak merasa lemas dan menindih tubuhku, tidak lama selanjutnya perlahan beliau menanggalkan batang kontolnya bermula memekku dan diarahkan ke mulutku. Kujilati ampas kelebihan sperma yg menempel buat sirah kontolnya hingga bersih.

Dan hasilnya kita tidur silih berpelukan sesudah laksanakan permainan seks yg amat sangat special. awak tukar berciuman dan mengetengahkan terima kasih terhadap tengah malam yg laksmi. sesudah itu saya cepat ke kamar bersiram dan terburu-buru pula ke kamar Nia buat tidur di dekatnya pun hingga pagi mengayun.

Dominoqq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here