Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

0
475

Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Cerita Mesum - Betapa Asyknya Ngentot Bosku
Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Cerita MesumBetapa Asyknya Ngentot Bosku – Selama satu minggu Ibu Mertuaku berada di Jakarta, nyaris tiap-tiap hari tiap-tiap ada kesempatan aku dan Ibu Mertuaku senantiasa ulangi persetubuhan kami. Apalagi sehabis Indri istriku ditugaskan ke Medan sepanjang tiga hari untuk mengerjakan proyek yang sedang di kerjakan kantor istriku,

Aku dan Ibu mertuaku tidak menyia-nyiakan kesempatan yang kita peroleh, kita berdua makin lama lupa diri. Aku dan Ibu mertuaku tidur seranjang, seperti suami istri, ketika keinginan birahi kita mampir aku dan Ibu Mertuaku segera menuntaskan keinginan kita berdua. Kusirami terus menerus rahim Ibu Mertuaku bersama dengan spermaku, akibatnya fatal.

Setelah istriku lagi dari Medan Bapak mertuaku minta agar Ibu mertuaku segera pulang ke Gl, bersama dengan berat hati akhirnya Ibu mertuakupun lagi ke desa Gl.
Setelah Ibu mertuaku lagi kedesa GL hari hariku jadi sepi Aku begitu ketagihan bersama dengan permainan sex Ibu Mertuaku aku rindu jeritan jeritan joroknya, selagi orgasme sedang melandanya. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Pertengahan juni lantas Ibu mertuaku menelponku ke kantor, aku begitu gembira sekali Kami berdua telah sama sama saling merindukan, untuk ulangi persetubuhan kami, tapi yang paling membuatku kaget adalah selagi Ibu mertuaku memberikan kabar, jika beliau terlambat mampir bulan dan sehabis di cek ke dokter, Ibu mertuaku positip hamil. Aku kaget sekali, aku pikir, Ibu Mertuaku telah tidak bisa hamil lagi.

Aku minta kepada Ibu mertuaku, agar benih yang ada dalam kandungannya dijadikan saja, tapi Ibu mertuaku menolaknya, Ibu mertuaku bilang itu sama saja bersama dengan bunuh diri, gara-gara suaminya telah lama tidak pernah lagi menggaulinya, tapi tetap bisa hamil. Baru aku tersadar, yah jika Bapak mertuaku sadar istrinya hamil, pasti Bapak mertuaku marah besar apalagi jika Bapak mertuaku sadar jika yang menghamili istrinya adalah menantunya sendiri. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Juga atas petunjuk Dokter, menurut dokter di usianya yang saat ini ini, sangat riskan sekali bagi Ibu mertuaku untuk hamil atau mempunyai anak lagi, jadi Ibu mertuaku memutuskan untuk menyita tindakan.

“Bu, apa kudu aku mampir ke desa Gl?”Ibu mertuaku melarang, “Tidak usah sayang nanti malah bikin Bapak curiga, lagi pula ini hanya operasi kecil”.Setelah aku yakin bahwa Ibu mertuaku tidak kudu ditemani, otak jorokku segera terbayang tubuh telanjang Ibu mertuaku.

“Bu aku kangen sekali sama Ibu, aku kepengen banget nih Bu”
“Iya Mas, Ibu juga kangen sama Mas Pento. Tunggu ya sayang, sehabis persoalan ini selesai, akhir bulan Ibu datang. Mas Pento boleh entotin Ibu sepuasnya”.
Sebelum kuakhiri percakapan, aku bilang sama Ibu mertuaku agar jangan hingga hamil lagi, Ibu mertuaku hanya tersenyum dan berbicara jika dia kecolongan. Gila.. , hubungan gelap antara aku bersama dengan Ibu mertuaku menghasilkan benih yang mendekam di rahim Ibu mertuaku, aku sangat bingung sekali.
Saat aku sedang asyik asyiknya melamun memikirkan apa yang berlangsung antara aku dan Ibu mertuaku, aku dikagetkan oleh suara dering telepon dimejaku. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

“Hallo, selamat pagi”.“Pento anda tolong ke ruang Ibu sebentar”.Ternyata Bos besar yang memanggil, akupun beranjak dari area dudukku dan bergegas menuju rangan Ibu Mila. Ibu Mila, wanita setengah baya, yang telah menjanda gara-gara ditinggal mati suaminya akibat kecelakaan, selagi latihan terjun payung di Sawangan. Aku taksir, umur Ibu Mila tidak cukup lebih 45 tahun, Ibu Mila seorang wanita yang begitu penuh wibawa, walaupun telah berusia 45 tahun tapi Ibu Mila senantiasa nampak cantik, hanya sayang Tubuh Ibu Mila agak gemuk.

“Selamat pagi Bu, ada apa Ibu memanggil saya”.
“Oh nggak.. , Ibu hanya berkenan Tanya perihal pekerjaan kemarin, yang diberikan sama Bp. Anwar telah selesai anda kerjakan atau belum?”.
“Oh.. ya Bu.. sudah, saat ini aku sedang memeriksanya lagi sebelum saat aku serahkan, biar tidak ada kesalahan”. Jawabku.
“Oh.. ya.. telah jika begitu, Kamu nampak pucat kenapa? Kamu sakit?”. Tanya Ibu Mila.
“Oh nggak Bu Saya tidak apa-apa”.
“Kalau anda tidak cukup sehat, ijin saja istirahat dirumah, jangan dipaksakan nanti malah malah kronis penyakit mu”.
“Ah.. nggak apa-apa Bu aku sehat kok”. Jawabku.
Saat aku hendak meninggalkan ruangan Ibu Mila, aku sangat terkejut sekali, selagi Ibu Mila berkata, “Makanya jika selingkuh hati hati dong Pen Jangan sangat berani. Sekarang akibatnya ya beginilah Ibu mertuamu hamil”.
Aku sangat terkejut sekali, bagai disambar petir rasanya mukaku panas sekali, aku nyata-nyata meraih malu yang luar biasa.
“Dari mana Ibu tahu?” tanyaku bersama dengan suara yang terbata bata.
“Maaf Pen Bukannya Ibu menginginkan sadar urusan orang lain, Tadi selagi Ibu menelfon anda anda kok online terus Ibu jadi penasaran, Ibu masuk saja ke line kamu. Sebenarnya, sehabis Ibu sadar anda sedang berbicara apa, selagi itu Ibu hendak menutup telepon rasanya kok lancang dengerin pembicaraan orang lain, tapi Ibu jadi tertarik begitu Ibu sadar bahwa anda selingkuh bersama dengan Ibu mertuamu sendiri”. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Aku marah sekali, tapi apa kekuatan Ibu Mila adalah atasanku, tak sekedar itu Ibu Mila adalah saudara sepupu dari pemilik perusahaan area aku bekerja, bisa bisa malah aku dipecat. Aku hanya diam dan menundukan kepalaku, aku pasrah.

“Ya sudah, tenang saja rahasia anda aman ditangan Ibu”
“Terima kasih Bu”, jawabku lirih sambil menundukkan mukaku
“Nanti sore sehabis jam kerja anda temenin Ibu ke rumah, ada yang hendak Ibu bicarakan bersama dengan kamu, OK”.
“Tentang apa Bu?” tanyaku.
“Ibu berkenan mendengar seluruh cerita perihal hubunganmu bersama dengan Ibu mertuamu dan jangan menolak” pintanya tegas.
Akupun nampak dari ruangan Ibu Mila bersama dengan perasaan tidak karuan, aku marah atas perbuatan Ibu Mila yang bersama dengan lancang mendengarkan pembicaraanku bersama dengan Ibu mertuaku dan rasa malu gara-gara hubungan gelapku bersama dengan Ibu mertuaku diketahui oleh orang lain.
“Kenapa Pen? Kok mukamu kusut gitu habis dimarahin sama si gendut ya”, Tanya Wilman sohibku.
“Ah, nggak ada apa apa Wil Aku lagi lelah aja”.
“Oh aku pikir si gendut itu marahin kamu”.
“Kamu itu Wil, gendat gendut, ntar jika Ibu Mila denger mati kamu”.

Hari itu aku telah tidak konsentrasi dalam pekerjaanku Aku hanya melamun dan memikirkan Ibu mertuaku, kasihan sekali beliau kudu dikuret sendirian, terbayang bersama dengan sadar sekali wajah Ibu mertuaku kekasihku, rasanya aku menginginkan terbang ke desa GL dan menemani Ibu mertuaku, tapi apa kekuatan Ibu mertuaku melarangku. Apalagi nanti sore aku kudu pergi bersama dengan Ibu Mila, dan aku kudu menceritakan kepadanya seluruh yang aku alami bersama dengan Ibu mertuaku, uh.. rasanya berkenan meledak dada ini. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Aku menghendaki agar jam tidak usah bergerak, tapi detik demi detik terus berlalu bersama dengan cepat, tanpa mulai telah jam setengah lima. Ya aku hanya bisa pasrah, berkenan tidak berkenan aku kudu mencerikan seluruh yang berlangsung antara aku bersama dengan Ibu mertuaku agar rahasiaku senantiasa aman.
“Kring.. “, kuangkat telepon di meja kerjaku.
“Gimana? Sudah siap”, Tanya Ibu Mila. “Ya Bu aku siap”, “Ya telah anda jalan duluan menanti Ibu di ATM BNI pemuda”.
Ternyata Ibu Mila tidak menginginkan kepergiannya denganku diketahui karyawan lain. Dengan menumpang mobil kawanku Wilman, aku diantar hingga atm bni, bersama dengan alasan aku berkenan menyita uang, dan dapat pergi ketempat familiku, akhirnya wilman pun tidak jadi menanti dan mengantarkanku pulang seperti biasanya.

Kurang lebih lima belas menit aku menanti Ibu Mila, tapi yang ditunggu-tunggu belum mampir juga, selagi kesabaranku nyaris habis kulihat mobil Mercedes hitam milik Ibu Mila masuk ke halaman dan parkir. Ibu Mila pun turun dari mobil dan berlangsung kearah ATM.
“Hi.. Pento ngapain anda disini?”, sapa Ibu Mila.
Aku jadi bingung, tapi Ibu Mila mengedipkan matanya, akupun sadar maksud Ibu Mila, agar kita bersandiwara gara-gara ada lebih dari satu orang yang sedang antri menyita uang.
“Oh nggak Bu, aku lagi nunggu temen tapi kok belum mampir juga”, sahutku.
Ibu Milapun bergabung antri di depan ATM.
“Gimana, temenmu belum mampir juga?” Saat Ibu Mila nampak dari ruang ATM.
“Belum Bu”.
“Ya telah pulang bareng Ibu aja toh kita kan searah”.
Aku pun berlangsung kearah mobil Ibu Mila, aku duduk di depan disamping supir spesial Ibu Mila selagi Ibu Mila sendiri duduk dibangku belakang.
“Ayo, Pak Bari kita pulang” “Iya Nya.. “, sahut Pak bari “Untung aku ketemu anda disini Pento Padahal tadi aku telah cari anda dikantor kata teman temanmu anda telah pulang”.
Uh.. batinku Ibu Mila mulai bersandiwara lagi.
“Memangnya ada apa Ibu melacak saya?”.
“Mengenai proposal yang anda bikin tadi siang baru sempat Ibu periksa sore tadi, ternyata ada lebih dari satu kekurangan yang kudu ditambahkan. Yah dari terhadap nunggu besok mendingan anda menyelesaikan sebentar di rumah Ibu OK”.
Aku hanya diam saja, pikiranku sangat kacau selagi itu, hingga hingga aku tidak sadar jika aku telah hingga dirumah Ibu Mila. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

“Ayo masuk”, ajak Ibu mia.
Aku sungguh terkagum terpesona menyaksikan rumah bossku yang sanggat besar dan megah. Aku dan Ibu Mila pun masuk kerumahnya makin lama kedalam aku makin lama bertambah terpesona menyaksikan mengisi rumah Ibu Mila yang begitu antik dan mewah.
“Selamat sore Nya”,
“Sore Yem, Oh ya.. yem ini ada anak buah ku dikantor, berkenan mengerjakan tugas yang kudu diselesaikan hari ini juga tolong anda antar dia ke kamar Bayu, biar Bapak Pento bekerja disana”.
“Baik Nya”.
Akupun diajak menuju kamar Bayu oleh Iyem pembantu di rumah Ibu Mila.
“Silakan Den, ini kamarnya”.
Akupun memasuki kamar yang ditunjuk oleh Iyem. Sebuah kamar yang besar dan mewah sekali. Langsung aku duduk di sofa yang ada di dalam kamar.
“Kring.. , kring.. “, kuangkat telepon yang menempel di dinding.
“Hallo, Pento, itu kamar anakku, saat ini ini anakku sedang kuliah di US, anda mandi dan pakai saja busana anakku, biar busana kerjamu tidak kusut”.
“Oh.. iya Bu terimakasih”. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Langsung aku menuju kamar mandi, membersihkan seluruh tubuhku denga air hangat, sehabis selesai akupun membuka lemari pakian yang sangat besar sekali dan menentukan busana dan celana pendek yang tepat denganku.
Sudah nyaris jam tujuh malam tapi Ibu Mila belum nampak juga, yang ada malah Iyem yang mampir mengantarkan makan malam untukku. Saat aku sedang asyik nikmati makan malamku, pintu kamar terbuka dan kulihat ternyata Ibu Mila yang masuk, aku benar benar terpana menyaksikan busana yang dikenakan oleh Ibu Mila tidak tebal sekali. Setelah mengunci pintu kamar Ibu Mila mampir menghampiri dan ikut duduk di sofa. Sambil terus melahap makananku aku memandangi tubuh Ibu Mila, walaupun gendut tapi Ibu Mila senantiasa cantik.
Setelah lebih dari satu selagi aku menggunakan makananku Ibu Mila berbicara kepadaku, “Sekarang, anda kudu menceritakan seluruh moment yang anda alami bersama dengan Ibu Mertuamu, Ibu berkenan dengar semuanya, dan lepas seluruh busana yang anda kenakan”.
“Tapi Bu”, protesku.
“Pento, anda berkenan istrimu tahu, bahwa suaminya ada affair bersama dengan ibunya apalagi saat ini ini Ibu kandung istrimu sedang mempunyai kandungan anakmu”.
Aku benar benar telah tidak mempunyai pilihan lagi, kulepas kaos yang kukenakan, kulepas juga celana pendek berikut cd ku, aku telanjang bulat sudah. Karena malu kututup kontolku bersama dengan ke dua tanganku.
“Sial!”, makiku dalam hati, aku benar benar dilecehkan oleh Ibu Mila selagi itu.
“Lepas tanganmu Ibu berkenan menyaksikan seberapa besar kontolmu”, bentak Ibu Mila.
“Mm.. , lumayan juga kontolmu”.
Malu sekali aku mendengar komentar Ibu Mila perihal ukuran kontolku, yang ukurannya hanya standar Indonesia.
“Nah, saat ini ceritakan semuanya”. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Dengan perasaan malu, akupun menceritakan seluruh perihal yang aku alami bersama dengan Ibu Mertuaku, berkenan tidak berkenan burungkupun bangun dan tegak berdiri, gara-gara aku menceritakan secara detil apa yang aku alami. Kulihat Ibu Mila mendengarkan dan nikmati ceritaku, sesekali Ibu Mila menarik napas panjang. Tiba tiba Ibu Mila bangkit berdiri dan membebaskan seluruh busana yang dia kenakan, aku terdiam dan terpana menyaksikan tubuh gendut orang paling berpengaruh dikantorku, saat ini telah telanjang bulat dihadapanku. Walaupun banyak lemak disana sini tapi pancaran kemulusan tubuh Ibu Mila membawa dampak jakunku turun naik. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

“Kenapa diam, ayo lanjutkan ceritamu”, bentaknya lagi.“Baik Bu”, akupun melanjutkan ceritaku kembali, tapi aku telah tidak konsentrasi lagi bersama dengan ceritaku, apalagi selagi Ibu Mila menghampiri dan membuka kakiku lantas mengelus elus dan mengocok ngocok kontolku, aku telah tidak fokus lagi terhadap ceritaku.

“Ahh.. “, jeritku tertahan selagi mulut Ibu Mila mulai mengulum kontolku.
“Ahh.. Bu.. , nikmat sekali”.
Kuangkat kepala Ibu Mila, kamipun berciuman bersama dengan liarnya, kupeluk tubuh gendut bossku.
“Bu.. kita ubah keranjang saja”, pintaku,
Sambil terus berpelukan dan berciuman kita berdua berlangsung menuju ranjang. Kurebahkan tubuh Ibu Mila, ku lumat lagi bibirnya, kita berdua bergulingan diatas pembaringan, saling merangsang birahi kami.
“Ahh.. “, Jerit Ibu Mila selagi mulutku mulai mencium dan menjilati teteknya.
“Uhh Pento.. enak.. sayang”.
Ketelusuri tubuh Ibu Mila dan jilatan lidahkupun menuju memek Ibu Mila yang licin tanpa sehelai rambutpun. Kuhisap memek Ibu Mila dan kujilati seluruh lendir yang nampak dari memeknya. Banjir sekali Mungkin gara-gara Ibu Mila telah sangat terangsang mendengar ceritaku.
“Ahh”, jerit Ibu Mila selagi dua jariku masuk ke lubang surganya, dan tanganku yang satu lagi meremas-remas teteknya. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Aku menghendaki agar orang yang telah melecehkanku ini cepat mencapai orgasmenya, aku makin lama beringas lidahku terus menjilati memek Ibu Mila yang sedang dikocok kocok dua jari tanganku. Usahaku berhasil, Ibu Mila memohon agar aku segera memasukan kontolku le lubang memeknya, tapi aku tidak menghiraukan keinginannya, kupercepat kocokan jari tanganku dilubang memek Ibu Mila, tubuh Ibu Milapun makin lama menegang.“Aaarrgghh.. Pento”, jerit Ibu Mila tubuhnya melenting, kakinya menjepit kepalaku selagi badai orgasme melanda dirinya.

Aku puas sekali menyaksikan keadaan Ibu Mila, seperti orang yang kehabisan napas, matanya terpejam, kubiarkan Ibu Mila nikmati sisa sisa orgasmenya. Kucumbu lagi Ibu Mila kujilati teteknya, kumasukan lagi dua jariku kedalam memek nya yang telah sangat basah.
“Ampun.. Pento.. biarkan Ibu istirahat dulu”, pintanya. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Aku tidak memperdulikan permintaannya, kubalik tubuh telentangnya, tubuh Ibu Mila tengkurap kini.
“Jangan.. pernah Pen.. too.. Ibu lemas sekali”.
Aku angkat tubuh tengkurapnya, Ibu Mila pasrah dalam posisi nungging. Matanya tetap terpejam. Kugesek gesekan kontolku kelubang memek Ibu Mila. Kutekan bersama dengan keras dan.. Blesss masuk seluruh batang kontolku tertelan lubang nikmat memek Ibu Mila.
“Iiihh.. Pen.. to.. kamu.. jahat”.

Akupun mulai mengeluar masukan kontolku ke lubang memek Ibu Mila, orang yang paling di takuti dikantorku saat ini ini sedang bertekuk lutut di hadapanku, merintih rintih mendesah desah, apalagi memohon mohon padaku. Aku puas sekali, kupompa bersama dengan cepat nampak masuknya kontoku di lubang memek Ibu Mila, bunyi plak.. plak.. akibat beradunya pantat Ibu Mila bersama dengan tubuhku menambah nikmat persetubuhkanku.

“Uhh.. “, jeritku selagi kontolku mulai berdenyut denyut.Akupun telah tidak bisa lagi menghambat bobolnya benteng pertahananku. Kupompa bersama dengan cepat kontolku, Ibu Milapun makin lama belingsatan kepalanya bergerak kekiri dan kekanan.“Ahh Ibu.. aku mau.. keluar.. “.Dan cret.. cret, muncrat telah spermaku masuk kedalam Memek dan rahim Ibu Mila, lebih dari satu detik lantas Ibu Mila pun menyusul meraih orgasmenya, bersama dengan satu teriakan yang keras sekali, Ibu Mila tidak acuhkan apakah Iyem pembantunya mendengar jeritannya diluar sana. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

Ibu Mila rebah tengkurap, akupan rebah di belakangnya sambil terus memeluk tubuh gendut Ibu Mila. Nikmat sekali.. , Orgasme yang baru saja kita mencapai bersamaan, kulihat Ibu Mila telah lelap tertidur, dari celah belahan memek Ibu Mila, air manyku tetap mengalir, aku benar benar puas gara-gara orang yang telah melecehkanku telah kubuat KO. Kuciumi lagi tubuh Ibu Mila, kontolkupun tegak kembali, ku balik tubuh Ibu Mila agar telentang, kuangkat dan kukangkangi kakinya. Kugesek-gesekan kontolku di lubang memek Ibu Mila.

“Uhh Pento.. Ibu lelah sekali sayang”, Lirih sekali suara Ibu Mila.
Aku telah tidak peduli, segera kutancapkan kontolku ke lubang nikmat Ibu Mila, Bless.. Licin sekali, kupompa nampak masuk kontolku, tubuh Ibu Mila terguncang guncang akibat kerasnya sodokan nampak masuk kontolku, rasanya selagi itu aku seperti bersetubuh bersama dengan mayat, tanpa perlawanan Ibu Mila hanya memejamkan matanya. Kukocok bersama dengan cepat dan keras nampak masuknya kontolku di lubang memek Ibu Mila.. , dan segera ku cabut kontolku dan kumuncratkan air maniku diatas perut Ibu Mila.
Karena lelah akupun tertidur sisamping tubuh telanjang Ibu Mila, sambil kupeluk tubuhnya, selagi aku terbangun kulihat jarum jam telah menunjukan pukul setengah sebelas malam, buru buru aku bergegas membersihkan tubuhku dan mengenakan busana kerjaku. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

“Bu.. Bu.. Mila bangun Bu.. “.
Akhirnya bersama dengan malas Ibu Mila membuka matanya.
“Sudah malam Bu aku berkenan pulang”.
“Pento anda liar sekali, rasanya tubuh Ibu seperti tidak bertulang lagi”.
Ibu Milapun bangkit mengenakan pakaiannya, kita berdua berlangsung nampak kamar.
“Tunggu sebentar ya Pento, lantas Ibu Mila masuk kekamarnya, lebih dari satu selagi lantas Ibu Mila nampak dari kamarnya bersama dengan senyumnya yang menawan.
“Ini untuk kamu”.
“Apa ini Bu?”, Tanyaku, selagi Ibu Mila menyodorkan sebuah amplop kepadaku.
Aku menampik perlindungan Ibu Mila, tapi Ibu Mila terus memaksaku untuk menerimanya. Terrpaksa kukantongi amplop yang diberikan Ibu Mila lantas lagi kita berciuman bersama dengan mesranya. Cerita Mesum – Betapa Asyknya Ngentot Bosku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here