Berita 18+ Goyangan Hot Sherrie Baby Membuat Ularku Ketagihan

0
467
Berita 18+ Goyangan Hot Sherrie Baby Membuat Ularku Ketagihan
Berita 18+ Goyangan Hot Sherrie Baby Membuat Ularku Ketagihan

Berita 18+ Goyangan Hot Sherrie Baby Membuat Ularku Ketagihan

Berita 18+ Goyangan Hot Sherrie Baby Membuat Ularku Ketagihan Hai, seperti yang kujanjikan, kukirimkan beberapa cerita terjemahanku yang kuambil dari suatu website. Aku banyak menerima email dari mereka yang tertarik dengan kiriman cerita sebelumnya, tapi juga banyak yang tidak senang sehingga aku banyak menerima kiriman beberapa jenis virus. By the way, selamat menikmati cerita ini dan bagi yang tidak senang, jangan usil.Ini cerita seorang pemuda terlibat dalam permainan cinta yang panas dengan adik sahabat karibnya.

Menginap di rumah Danny sahabat karibku merupakan hal yang menyenangkan. Kami biasa nonton film sampai orang tuanya terdengar mendengkur di kamarnya dilantai atas. Kami kemudian bermain kartu sambil kaman popcorn. Setiap kali aku tidak melewatkan kesempatan untuk menggoda adiknya yang cantik Sherrie. Sherrie berusia 15 tahun sedang aku dan Danny 17 tahun.

Kami sering mengoloknya dengan memanggilnya Sherrie Baby, karena wajah Sherrie memang baby face, tubuhnya juga relatif kecil dibandingkan dengan usianya. Matanya biru, rambut pirang dan wajah imut-imut. Sehingga orang akan mengira Sherrie masih berusia 11 atau 12 tahun. Sherrie akan marah dengan wajah bersungut-sungut kalau kami sedang mengoloknya. Berita 18+

Malam itu Sherrie memakai kaus ketat dan rok mini ketat pula, sehingga tubuh mungilnya semakin tambak jelas. Memang tubuh Sherrie serba mungil. Pada usia yang ke 15 dadanya baru berkembang seperti anak usia 12-13 tahun, pinggulnya juga kecil pula. Tapi justru aku sangat menyukai kemungilannya itu.

Sepertinya Sherrie tahu kalau aku tertarik kepadanya. Sherrie sering memergoki ketika mataku yang nakal sedang menjelajahi bubuhnya bagian bawah, ataupun ketika mataku sedang melototi bukit mungil didadanya. Kadang-kadang seperti tidak disengaja dia angkat roknya sehingga aku dapat melihat jelas kemulusan pahanya. Tentunya aku juga sangat senang memperoleh kesempatan seperti itu. Berita 18+

“Kamu belum pernah melihat penis laki-laki ya?” tanya Danny kepada adiknya ditengah percakapan kami malam itu. Pertanyaan Danny membuat hatiku berdebar-debar.
“Sudah, sering,” jawab Sherrie ketus, rona merah wajahnya membuat hatiku semakin berdebar-debar.”OK, sebutkan nama pemuda yang pernah kau lihat penisnya,” desak Danny penasaran.

Sherrie melirik kepadaku sepintas. Sepertinya bibirnya bergerak mau mengucapkan sesuatu tapi akhirnya hanya tersenyum manis dan berkata, Berita 18+

“Ah, lupakan saja,” katanya, kemudian dia pergi meninggalkan kami berdua yang tertawa senang karena berhasil menggodanya. Sesaat kemudian Sherrie balik lagi.
“Aku lupa mengambil CD booklet-ku,” katanya.

Dia melangkah disampingku dan membungkukkan badannya mengambil buku kecil di meja. Mataku menatap lekukan pinggulnya, dan tiba-tiba ide nakalku timbul. Kucolek pahanya yang mulus itu, dimana Posisi Danny yang ada diseberang Sherrie tidak akan bisa melihat gerakannku. Sherrie melirik ke arahku sambil tersenyum, kemudian meninggalkan ruangan. Berita 18+

Senyuman itu mengingatkanku kejadian rahasia antara aku dan Sherrie yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Ketika aku menginap seperti biasanya setelah begadangan dengan Danny. Malam itu kami bercanda sehingga kepalaku disiram coca-cola, kemudian akupun mandi, ternyata tidak ada handuk disana, sehingga segera lari menuju masuk kamar Danny yang terletak di seberang kamar mandi untuk mencari handuk. Begitu masuk kamar, langsung kututup pintunya dan ketika aku memutar badan, ternyata ada Sherrie sedang tiduran di atas ranjang Danny, matanya yang biru melotot memandang tubuhku yang telanjang bulat dihadapannya. Beberapa saat kami saling pandang tanpa berkata-kata, akhirnya Sherrie membuang muka sambil tersenyum genit.

Tadinya aku berniat untuk segera menutup tubuhku, tapi kemudian aku berubah pikiran. Aku jadi ingin menggoda perawan cilik ini habis-habisan dan aku juga ingin melihat reaksinya menghadapi keadaan ini. Maka aku tetap berdiri dihadapannya dengan penisku terbuka bebas dan kembali Sherrie menatap tubuh telanjangku, kemudian kembali membuang muka, aku harapkan dia akan malu, tapi ternyata Sherrie tetap tidak bergerak dari tempatnya. Berita 18+

Aku jadi semakin penasaran untuk melihat sampai dimana keberaniannya. Aku segera membangunkan penisku, kemudian duduk disampingnya. Sherrie membalikkan tubuh kembali melihat ke arah penisku yang sekarang sudah tegang sepenuhnya. Wajahnya jadi merah padam, kemudia segera membalikkan tubuhnya meraih bantal dan menutupi kepalanya dengan bantal. Aku jadi lebih berani, kuraba-raba pahanya yang mulus sambil menunggu reaksinya lebih lanjut. Kali ini dia bereaksi benar-benar diluar dugaanku. Sherrie membalikkan tubuhnya, dengan berani menatap langsung ke batang penisku yang berdiri tegang itu dalam jarak beberapa inci dari wajahnya dan kemudian dengan punggung tangannya diusapnya batang penisku.

“OK, aku baru saja memberimu pekerjaan tangan,” katanya, dan kemudian segera bangkit keluar kamar. Berita 18+

Semenjak kejadian itu Sherrie secara diam-diam lebih memperhatikan aku. Kejadian itu juga kami tutup rapat-rapat hanya untuk kami berdua. Aku juga tidak pernah bercerita kepada Danny tentang hubungan kami berdua. Aku tahu Danny sangat teliti menjaga adiknya, sehingga aku khawatir Danny akan marah kepadaku. Sehingga akupun mengikuti kebiasaannya menganggap Sherrie sebagai seorang gadis cilik, meskipun dalam hatiku aku semakin bergairah setiap kali melihatnya.

Kembali ke cerita awal, setelah Sherrie meninggalkan kami berdua, tidak lama kemudia kamipun tidur. Paginya kami berlatih sepak bola seharian, dan Danny sepertinya kecapean sehingga tidur lebih awal di kamarnya, sedang aku seperti biasanya tidur kamar lantai bawah. Kumatikan semua lampunya sehingga kamar dalam keadaan gelap gulita. Aku memang biasa tidur dalam keadaan gelap dan hanya memakai celana dalam. Berita 18+

Aku terbangun beberapa saat kemudian ketika kurasakan penisku dihisap sebuah mulut. Mulanya kupikir aku sedang mimpi. Sementara dua tangan kecil beraksi disekitar pahaku, satu tangan memegang batang penisku yang lainnya memeluk pahaku. Kurasakan pula kehangatan dan kelembutan tubuh seorang wanita disana, yang membuatku yakin bahwa ini bukannya mimpi. Sesaat kemudian tangan-tangan mungil itu menurunkan celanaku dan melepaskannya sama sekali. Kembali tangan-tangan mungil itu menggenggam batang penisku dan kemudian mengocoknya pelan-pelan.

Bibir mungil yang basah itu kemudian menyusuri daerah pangkal pahaku, naik keperutku, bahkan putingku juga diciuminya. Sensasi ini benar-benar telah membuatku sadar sepenuhnya, penisku juga semakin mengeras dan tegang bagaikan tongkat tongkat polisi.
“Nikmat sekali,” bisikku kepada sosok bayangan hitam itu. Berita 18+

Sesaat aku masih menduga-duga siapa dia? Tapi kemudian aku yakin sepenuhnya bahwa itu pasti Sherrie. Kudengar desah nafasnya yang berat serta suara kecapan mulutnya yang menghisap-hisap penisku. Dia kemudian menghentikan hisapannya dan berkata,

“Aku sakit hati dan bosan digoda. Akan kutunjukan kepadamu bahwa aku bukan anak-anak lagi. Aku seorang wanita..” Berita 18+

Aku tersenyum di dalam gelap ketika tangan mungilnya menggenggam batang penisku dan mengocoknya naik-turun. Sangat nikmat sekali. Ujung penisku kembali merasakan sensasi kenikmatan yang luar biasa ketika mulut mungil itu kembali mengulumnya. Sekujur tubuhku sampai gemetaran merasakan getaran sensasi yang luar biasa.

Tanganku kuturunkan ke bawah, kuusap-usap kepala kecil itu dengan penuh kasih sayang. Hisapan mulut Sherrie tidak terlalu kuat ataupun cepat, gerakan tangannya juga tidak beraturan, dia bukanlah seorang yang pandai melakukan itu, tapi kemampuannya itu sudah lebih dari cukup untuk pemuda sepertiku. Sebenarnya ini adalah ‘blowjob’ku yang yang pertama kali yang kuterima dari orang lain. Tidak seperti bualanku di depan Danny, sebenarnya aku masih perjaka. Pengalamanku tentang sex hanya dari membaca majalah dan juga pengalaman memergoki kakak keponakanku yang sedang kencan dengan pacarnya di kamar orang tuaku beberapa tahun lalu ketika dia dimintai tolong untuk mengasuhku. Berita 18+

Sekarang secara tiba-tiba aku menerima ‘blowjob’ku yang pertama, yang begitu manis! Bibir mungil dan basah Sherrie mengulum penisku serta menghisapnya dengan lembut, sementara tangannya yang mungil mengocok dengan gerakan naik turun, dan tangan lainnya mengusap-usap bolaku. Aku tak mampu lagi menahan mulutku untuk tidak mengeluarkan desahan dan erangan, juga pinggulku sampai terangkat-angkat. Sherrie meneruskan aktivitasnya sampai tiba-tiba puncak orgasmeku tercapai.

Seluruh otot dan saraf ditubuhku terasa menegang dan berkontraksi ketika semburan spermaku meledak di mulut Sherrie. Berita 18+

“Aaahh..”

Tanpa kusadari kepeluk kepala Sherrie erat-erat dengan tangan menggigil. Sherrie jadi kelabakan ketika semburan dasyat meledak dimulutnya, dia tidak bisa menghindar karena kepalanya kukunci erat-erat. Akhirnya diapun berhasil melepaskan diri sambil terbatuk-batuk menumpahkan cairan spermaku yang kental itu. Sementara semburan spermaku masih terus berlangsung beberapa saat lagi, berhamburan menimpa wajah dan tubuhnya.

Aku benar-benar kagum juga sangat terharu dengan semangat dan tekadnya untuk memuaskanku, meskipun sempat terbatuk-batuk dan tersedak cairan spermaku, kocokan tangannya tidak berhenti sampai penisku tidak mampu lagi mengeluarkan cairan sperma. Berita 18+

Tubuhku terasa limbung seolah olah melayang diudara.. Aku benar-benar sulit untuk menggambarkan sensasi kenikmatan yang sedang kualami..

“Kau baik-baik saja?” bisikku beberapa saat kemudia setelah aku kembali sadar. Kuusap-usap rambutnya dengan penuh kasih sayang yang mendalam. Sherrie cuma bisa mengangguk sambil menyandarkan kepalanya kedadaku. Dengan napas masih memburu. Berita 18+

“Bagaimana tadi?” bisik Sherrie kemudian.
“Luar biasa, nikmat sekali.” kataku, “Kau pernah melakukan sebelumnya?”

Sherrie menghapus sisa-sisa cairan sperma di bibirnya dan kembali merebahkan kepalanya didadaku. Berita 18+

“Tidak,” jawabnya dengan suara merdu, “Itu sebabnya aku ingin tahu apakah aku cukup baik?”
“Kau telah melakukan dengan baik sekali,” bisikku.
Kuraih tangannya dan kuletakkan di batang penisku yang sudah bangkit lagi.
“Rasakan ini,” bisikku, “Lihat, apa yang telah kau lakukan kepadaku. Kau membuatnya begitu riang dan bersemangat.” Berita 18+

Sambil berbincang-bincang Sherrie mengusap-usap penisku dengan lembut.
“Kau tidak pernah tahu, berapa lama aku berusaha keras merencanakan ini semua,” bisiknya.”Oh, ya?” kataku tidak paham.”Sejak pertama kali kau menginap disini,” katanya, “Aku telah mengawasimu ketika kau sedang tidur, aku membayangkan bahwa suatu saat aku akan menghisap anumu dan ML denganmu, seperti yang sering diperbincangkan teman-teman sekolah dibelakang pintu.

“Wow!” seruku terkejut. Kubayangkan ketika malam itu untuk pertama kali aku menggodanya di kamar Danny. “Suatu saat aku menyelinyap masuk kamar ketika kamu sedang tidur,” katanya, “Setelah itu aku selalu mencari kesempatan. Minggu berikutnya aku merancang suatu cara untuk bisa melihatmu telanjang. Akhirnya malam itu aku berhasil menumpahkan ‘coca-cola’ dikepalamu, sehingga kamu pasti perlu mandi.  Berita 18+

Aku segera mengambil semua handuk di kamar mandi dan menunggumu di kamar Danny karena kamu pasti akan masuk kesana mencari handuk. Sementara itu aku telah menyuruh Danny ke toko untuk membeli coca-cola, sehingga untuk beberapa saat hanya tinggal kita berdua dirumah. Itu benar-benar perencanaan yang sempurna dan berhasil.”

“Terus apa yang seharusnya kau inginkan,” tanyaku penasaran. “Aku sebenarnya ingin melakukan ML denganmu, tapi aku takut. Kau tahu? Sebenarnya waktu itu, aku sudah tidak memakai apa-apa lagi dibalik pakaian tidurku!” “Holy shit!” seruku terkejut.
“Tapi melihatmu telanjang malam itu dan tidak sempat melakukan apa-apa menbuatku sangat menyesal. Sejak itu aku semakin tergila-gila kepadamu.  Berita 18+

Setiap hari cuman kau yang ada dalam pikiranku dan aku tak bisa menghilangkan bayangan keindahan tubuhmu yang menakjubkan dari pikiranku. Aku telah merancang beberapa cara untuk bisa ML denganmu. Dan aku sudah minum pill setiap hari agar setiap saat siap untuk melakukannya. Kemudian aku mulai melaksanakan rencanaku agar kau bisa sendirian di kamar ini.”
“Benar?” seruku semakin heran.

Aku membiarkan Sherrie melanjutkan ceritanya karena Sherrie terus mengelus-elus batang penisku sambil bercerita, keadaan itu benar-benar sangat mesra sekali. Juga ceritanya tentang minum pill setiap hari membuatku semakin mantap untuk melakukan percintaan kami lebih jauh lagi karena aku tidak mempersiapkan kondom. Sepertinya gadis cilik yang imut dan sangat aduhai ini telah melakukan perencanaan secara teliti dan matang sekali. Aku semakin kagum dan terpesona kepada ‘my Sherrie baby’. Berita 18+

“Well, aku yang mengatakan kepada Mama agar kau bisa tidur disini, tidak di kamar Danny. Aku katakan ke Danny bahwa kalian berdua yang sering begadang sampai jauh malam membuat tidurku sering terganggu. Kemudian bulan lalu kami menyiapkan kamar khusus ini yang jauh terpisah dengan kamar lainnya untukmu kalau kau menginap disini. Disini aku merasa aman dan tidak khawatir akan ada yang memergoki kalau kita ML.”
“Sejak itu, setiap akhir minggu aku tidak sabar lagi untuk menerkammu di kamar ini, tapi aku ragu-ragu. Aku tidak yakin akan reaksimu. Aku tidak ingin kau mentertawakan aku dan menceritakan kepada Danny ketololanku. Akhirnya setiap akhir minggu aku cuman bisa turun kesini mengintipmu sambil mengkhayalkan tentang itu.”

“Sampai malam ini?” bisikku, “Apa yang akhirnya merubah pikiranku?”
“Aku telah membaca buku yang memberiku ide. Aku ingin memberikan kejutan kepadamu saat kamu tidur agar kau tak menggodaku lagi.”
“Itu sudah, sayang,” kataku sambil mencium keningnya dengan mesra sekali. Aku tidak bisa lagi mengungkapkan isi hatiku setelah mendengar ceritanya.
“Terimakasih.” Bisik Sherrie.
“Tunggu dulu. Kau katakan bahwa kau datang kesini untuk melihatku, tapi disini gelap gulita.” Berita 18+

Sherrie melepaskan batang penisku, kemudian mengambil sesuatu dari kantong baju tidurnya dan mengeluarkan korek api. Kemudian dinyalakannya korek tersebut dan cahaya lembut menerangi kami berdua.

“Kamu tampak menakjubkan sekali dibawah sinar ini,” katanya sambil tersenyum manis.
“Kamu juga.” Bisikku.
“Kau mau ML sekarang?” tanya Sherrie.
“Tentu, my Sherrie Baby.” Berita 18+

Cahaya dimatikan dan aku segera melepas baju tidurnya melewati kepalanya. Aku tidak merasa dia melepas celana dalamnya. Sherrie telah merencanakan sebelumnya. Kurasakan buah dadanya yang telanjang menekan dadaku, kuraih wajahnya dan kucium bibirnya. Kurasakan bibirnya agak asin dan aku sadar bahwa aku baru saja menjilat spermaku sendiri. Yuck! Aku lupa tentang itu. Tapi, Sherrie memberikan ciuman yang sangat hot.

Sambil berciuman, kuraba dan kususuri ke tubuh bagian bawahnya, semuanya yang pernah kuimpikan bahkan lebih dari itu. Kurasakan kemulusan bulatan pinggulnya yang padat, tapi bagian pangkal pahanya menekan dan menggesek-gesek penisku, Sherrie benar-benar telah siap untuk melakukan ML denganku. Aku sangat senang sekali, tapi aku perlu hati-hati. Berita 18+

Kuciumi seluruh wajahnya, lehernya, telinganya, puting susunya yang kecil dan runcing itu, dan semua bagian tubuh lainnya, seperti yang aku lihat di film. Kurasakan kelembutan rambut kemaluan Sherrie menggesek pahaku, cembungan dipangkal paha Sherrie begitu lembut tapi padat.

Kuturunkan tanganku, kuraba cembungan dengan rambut halus di pangkal pahanya. Kuusap-usap pelahan-lahan, ketika jari-jariku mesusuri celah-celah vertikal disana, Sherrie mengerang lembut. Berita 18+

Bagian itu terasa hangat dan basah. Kutemukan tonjolan kecil clitorisnya. Aku pernah mendengar bahwa gadis sangat senang bila bagian itu dibelai-belai. Tubuh Sherrie menggeliat-geliat setiap kali kutekan-tekan dan kupilin-pilin lembut clitorisnya.

Kemudian kususuri celah bibir vagina Sherrie dengan ujung jari tengahku untuk mencari liang vaginanya, tapi aku benar-benar kesulitan untuk menemukannya, sampai akhirnya tangan Sherrie membimbingku dan menekan ujung jariku kesuatu liang kecil dan sempit, benar-benar diluar dugaanku. Liang vagina itu begitu kecil dan ketat, sehingga aku kesulitan menemukannya. Bagaimana penisku bisa masuk kesana? Berita 18+

“Ooh! Nikmat sekali,” erang Sherrie. Kuputar-putar ujung jariku di gerbang liang itu sambil menekan-nekan agar ujung jariku masuk kesana. Sherrie memelukku semakin ketat.
“Please.. Fuck me now..” desahnya penuh harap.

Kubuka lagi pahanya lebar-lebar, kutempelkan ujung penisku tepat di gerbang liang vaginanya dan kutindih tubuhnya. Tubuh kami bergergetar menantikan saat-saat yang paling bersejarah dalam hidup kami. Berita 18+

“Sherrie sayang,” bisikku lembut, “Kamu benar-benar yakin kita melakukan ini? Kelihatannya tidak mudah untuk dilakukan. Kita berdua harus berusaha bersama-sama.”
Meskipun aku tahu bahwa Sherrie sudah lama berinisiatif, merencanakan dan mempersiapkan ini semua, tapi aku perlu meyakinkannya lagi.
“Ya.” katanya mantap. Sepertinya Sherrie benar-benar serius menginginkan ini, lebih dari pada aku.

Pelan-pelan kutekan penisku kebawah, tapi kembali aku kehilangan liang vagina itu. Kususuri celah-celah itu beberapa kali tapi tetap saja tidak ketemu. Jari-jarikupun sulit menemukannya, apalagi penisku? Berita 18+

Sherrie pahan kegelisahanku, kembali tangannya membantuku untuk mengarahkan ujung penisku ke liang vaginanya. Tapi ketika kutekan cukup kuat sampai batang penisku bengkok, tetap tidak berhasil masuk, bahkan kemudian meleset kesamping. Damn!!

“Oops,” tawa Sherrie genit. “Sorry. Ayo kita coba lagi.” Berita 18+

Kucoba lagi, kali ini tanganku ikut mengarahkan batang penisku agar tidak bengkok, tapi kembali gagal. Kurasakan keringat dingin mengalir di punggungku dan hatiku mulai goyah. Kembali Sherrie membantuku, kali ini kami berdua memegang batang penisku untuk memasukki lubang itu. Tapi tetap saja kesulitan. Ujung penisku sampai terasa ngilu.

Sherrie mendesah frustasi. Dia telah menantikan kehadiran penisku begitu lama, dan sekarang ketika kesempatan itu muncul ternyata ada hambatan lain yang sulit diatasi.

“Apa yang harus kita lakukan sekarang,” tanyaku agak kesal, “Liang vaginamu begitu kecil.”
“Maaf,” bisik Sherrie kecewa, “Aku nggak bisa membantu. Milikku memang seperti itu.”
“Well, kata orang semakin sempit semakin nikmat,” hiburku sambil tersenyum kecut, “Jika kita berhasil memasukannya, entah dengan cara apa. Akan sangat luar biasa” Berita 18+

Sherrie benar-benar frustasi. Tapi dia tidak ingin kehilangan kesempatan emas ini, apalagi bila dirinya sendiri yang menjadi penyebab utamanya. Tiba-tiba timbul idenya yang agak nekad. Kedua tangannya diturunkan kebawah, keempat jari-jarinya dari kanan dan kiri secara bersama-sama membuka bibir vaginanya kuat-kuat.

“Cepat lakukan sekarang!” teriaknya dengan napas terengah-engah.

Akupun tidak ingin membuang waktu lagi. Dengan cepat dan kuat kutekan ujung penisku ke liang vagina Sherrie, dan tiba-tiba berhasil masuk sedikit. Sherrie melepaskan tangannya dan meraih leherku. Akupun melanjutkan usahaku untuk menekan penisku lebih kuat. Penisku sempat bengkok lagi tapi ujungnya tidak lepas. Berita 18+

“Hati-hati..” bisik Sherrie.

Sedikit-demi sedikit berkat pelumasan cairan vagina Sherrie yang semakin banyak keluar, ujung penisku masuk lebih dalam keliang sempit itu. Berita 18+

“Ahh, adduuhh.. Sherrie!” erangku agak keras ketika bagian kepala penisku berhasil menyeruak masuk. Kurasakan jepitan kuat diujung penisku. Ketika kutekan lagi akhirnya separuh batang penisku berhasih masuk.

“Ohh.. aduhh.. besar sekali.. oohh.” jerit Sherrie merintih kesakitan. Aku benar-benar khawatir suaranya bisa membangunkan semua orang dirumah. Kuperingatkan Sherrie agar kita tidak mendapat masalah besar gara-gara suaranya. Berita 18+

Sherrie meraih bantal, digigitnya bantal agar suaranya tidak terlalu keras. Aku juga mengambil bantal lain, kuletakkan dibawah pinggul Sherrie. Kutarik sedikit penisku keluar kemudian kutekan lagi kuat-kuat. Kudengar suara tangisan Sherrie, aku yakin dia sangat kesakitan, tapi aku harus menabahkan hati untuk mengabaikan dulu penderitaan Sherrie. Aku harus segera menyelesaikan tugasku.

“Tunggu, STOP, ohh,” jerit Sherrie, “STOP dulu.. Please! Ohh sakiit.”

Akhirnya aku tak tega juga. Kuhentikan gerakanku. Kuciumi wajahnya, kujilati air matanya. Sherrie merintih dan menangis.

“Apa sakit sekali Sherrie?” bisikku dengan penuh haru.

Tapi secara diam-diam pinggulku kugerakkan naik turun sambil terus menekan. Sherrie tidak menjawab, giginya merapat keras. Dengus napasnya semakin cepat dan kurasakan liang vaginanya berkontraksi, seluruh tubuhnya bergetar dan menegang. Sepertinya Sherrie mencapai orgasme. Akupun tidak melepaskan peluang ini, ketika gadis cilik ini sedang terbuai gelombang orgasmenya, kutekan penisku kuat-kuat dan akhirnya ujung penisku menabrak dasar liang vagina Sherrie. Kali ini kuhentikan gerakanku secara total, kami berdua relax untuk beberapa saat. Berita 18+

“Kamu OK Sharrie?” bibikku sambil membelai rambutnya, “Apakah sakit sekali?”
“Ya, semuanya benar-benar sakit,” kata Sherrie dikegelapan, “Kamu baru saja mengambil perawanku dengan paksa.”
“Apa? Kapan? Aku benar-benar tidak merasakan apa-apa!” tanyaku dengan hati gundah.
“Selaput daraku meregang ketika penismu masuk pertama kali, kemudian pecah ketika kau paksa masuk lebih dalam. Itu benar-benar sakit sekali.”
“Ohh.. Maaf,” kataku terbata-bata.
“OK, tapi pelan-pelan ya.” Bisiknya.
“Wow, kamu benar-benar gadis yang hebat sekali!” seruku. Aku semakin terkesan dengan gadis imut ini. Aku benar-benar kagum Sherrie mampu bertahan untuk tidak menjerit-jerit saat kuambil perawannya. Berita 18+

“Terimakasih.” bisiknya. Kudengar suaranya semakin normal, tidak sambil menahan sakit seperti tadi. Kurasakan liang vaginanya juga sudah semakin mengembang sehingga jepitannya tidak sekuat tadi.
“Jadi aku adalah orang pertama yang ML denganmu? kataku bangga.
“Yeah,” katanya lembut, “Kamu yang pertama.”

Kudengar suaranya penuh kebahagiaan, meskipun rasa sakit masih dirasakan olehnya. Sherrie bangga bahwa akhirnya dia berhasil memenuhi impiannya untuk ML denganku. Meskipun harus mengalami kesakitan, tapi dia benar-benar bahagia. Berita 18+

Akupun merasakan hal yang sama dengan Sherrie. Malam ini untuk pertama kalinya aku menemukan bagian-bagian paling rahasia dari seorang gadis, bahkan akhirnya berhasil mendapatkan keperawanannya. Hatiku benar-benar sangat terharu, aku ingin menangis mengungkapkan keharuanku, kebanggaanku. Kucium rambut Sherrie dengan penuh kasih sayang, kuciumi bibirnya.

“Sherrie sayang, kau juga orang pertama buatku,” bisikku.
“Oh Ya Tuhan! Benar?” seru Sherrie terkejut.
“Yeah,” jawabku, “Aku sering berbohong dan berkelakar, tapi ini benar-benar sejujurnya. Aku tidak pernah berhubungan dengan seorang perempuan.” Berita 18+

Sherrie terdiam. Kami berpelukan tanpa berkata-kata. Tangan-tangan kami saling mengelus dan membelai. Kemudia Sherrie mendesis.
“Ini benar-benar luar biasa.” Serunya memecah keheningan.
“Ada apa?” tanyaku.
“Kita berdua sama-sama untuk pertama kali. Aku tidak akan melupakan peristiwa ini selama hidupku..” Sherrie menangis haru, air mata bahagia dan emosi erotic yang meluap-luap.
“Aku juga.” Bisikku. Air mata Sherrie telah melumerkan hatiku, kurasakan semuanya jadi begitu indah menakjubkan seperti katanya.
“Aku mencintaimu.” Bisik Sherrie beberapa saat kemudian, dipeluknya aku, kemudia dia menangis lagi, sepertinya dia menunggu jawabanku.
“Aku juga mencintaimu Sherrie,” kataku. Aku tidak yakin apakah aku benar-benar mencintainya, tapi suatu hal yang pasti, aku sangat menyukai jepitan liang vaginanya di penisku. Berita 18+

Kemudian kugerakkan penisku naik-turus pelahan-lahan dengan penuh perasaan dan emosi. Kuhayati gesekan dinding liang vaginanya yang ketat dengan batang penisku. Hatiku berdebar-debar merasakan sensasi luar biasa akibat gesekan itu. Kami mengerang bersama dan mendesis desis, nafas kami mulai berpacu kembali.

“Fuck me, baby!” teriak Sherrie berkali-kali. “Masukkan semuanya! Aku ingin merasakannya.” Berita 18+

kata-katanya kotor yang hanya pantas diucapkan orang dewasa meledak tanpa terkendali lagi. Gerakan kami semakin lama semakin buas dan liar, sampai akhirnya beberapa menit kemudian puncak orgasmeku tercapai sudah. Aku benar-benar terkejut begitu cepatnya. Kurasakan spermaku menyembur keras didasar liang vagina Sherrie. Tubuhku bergetar keras dan menegang, sesaat ingatanku hilang.. Melayang-layang ketika untuk pertama kalinya spermaku menyembur di liang vagina seorang gadis. Aku tak tahu lagi apakah saat itu Sherrie juga telah mencapai orgasmenya. Kami saling berpelukan, menikmati kontraksi-kontraksi yang masih berlangsung di alat kemaluan kami, sampai pelahan-lahan getaran itu melemah dan menghilang. Dengan penis masih tertanam di liang vagina Sherrie, aku terkulai lemas diatas tubuhnya.

“Ya Tuhan, aku mencintaimu, aku mencintaimu, aku mencintaimu..” bisik Sherrie berulang-ulang. Berita 18+

Aku tak mampu berkata-kata lagi. Emosiku meledak-ledak, perasaan haru, cinta dan bangga bercampur aduk. Air mataku mengalir tanpa kusadari ketika batas kemampuan hatiku, logika pikiranku dan tubuhku terlampaui, semuanya bercampur dalam buaian sensasi kenikmatan.

Sherrie menciumi air mataku yang mengalir turun menimpa pipinya dan kurasakan seolah olah nyawaku lepas dari tubuhku, masuk ketubuh Sherrie, seluruhnya dan tuntas. Kaki Sherrie memeluk pinggulku dan tangannya membelai rambutku dengan penuh cinta dan kasih sayang. Kuciumi wajahnya, bibirnya, pipinya terus, terus, lagi dan lagi.. Berita 18+

Sesaat kemudian penisku kulepas dari jepitan liang vaginanya, dan aku rebah disampingnya. Beberapa saat kami berbicara, saling berjanji untuk mengulangi lagi mercintaan kami, dan lebih banyak lagi. Aku telah menemukan seorang pacar yang imut, sexy, cantik sekali, dan telah mengisinya malam ini dengan percintaan. Aku benar-benar sangat bahagia. Sherrie kemudian lari ke atas dan akupun tertidur pulas.

Sampai pagi harinya Danny masuk kamar membangunkan aku untuk latihan sepak bola, dia sempat menanyakan ceceran noda darah di seprai. Akupun berbohong, untunglah dia percaya. Kemudian kukatakan terus terang bahwa aku sangat tertarik dengan Sherrie. Kupikir dia akan marah, tapi ternyata dia cuma tertawa dan berkata bahwa dia sudah tahu lama tentang itu. Berita 18+

Sejak itu mulailah petualangan sexualku dengan Sherrie, kemudian berlanjut lebih serius dan panas. Sherrie akhirnya menjadi sangat pandai memainkan variasi bercinta. Aku benar-benar seorang pemuda yang sangat beruntung. Suatu saat mungkin akan kuceritakan petualangan kami.

Demikian kisah yang telah admin dapatkan dari berbagai sumber media, mohon maaf bila ada kesalahan kata, semoga artikel ini dapat agan baca dengan nyaman dan semoga dapat dijadikan sebagai bahan kecrotan para agan-agan pecinta Berita 18+ di www.warungmesum.me

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here