Berita 18+ Desah Kenikmatan Mbak Nita Yang Shaydu

0
110
Berita 18+ Desah Kenikmatan Mbak Nita Yang Shaydu
Berita 18+ Desah Kenikmatan Mbak Nita Yang Shaydu

Berita 18+ Desah Kenikmatan Mbak Nita Yang Shaydu

Berita 18+ Desah Kenikmatan Mbak Nita Yang Shaydu “Ne’ apa kabar, ada acara ga sore ini”
Itulah salam pembukaan telepon Mba Nita sore itu.
Mba Nita adalah gambaran seorang istri kesepian seutuhnya.
Suaminya yang….
apa yah, aku baru sadar kalau Mba Nita belum pernah cerita tentang suaminya.
“Ngga ada Mba” kataku
“Ya udah kita main ke puncak gimana?”
“Ok2 aja” kataku
“Tapi ponakanmu itu ga usah diajak”
Aku tertawa saja.

“Gini loh Ne’ ya susah ceritanya pokoknya gw cuma ajak you aja loh ya”
Aku tertawa saja.
“Gini gini… I punya kenalan, yah gitu deh, pokoknya kita aja sama dia”
“Yah udah terserah Mba aja lah”
“You dandan yang sexy yah” Katanya di lanjutkan dengan gelak tawa renyah nya yang khas

Aku sudah siap, menunggu di ruang tamu. Mba Nita katanya mau jemput. Benar saja satu jam kemudian sebuah SUV berhenti di depan pagar rumahku. Aku melihat Mba Nita duduk di sebelah kiri. Seorang anak muda khas anak fitnes pegang kemudi. Kekar berotot begitu besar, hitam mungkin Ambon. Entahlah.

Duduk di belakang seorang yang tidak kalah gagahnya dengan si supir. Mereka di kenalkan oleh Mba Nita sebagai Agus dan Ferdi. Kedua dua nya instruktur fitnes katanya. Dalam perjalanan ke puncak kami berempat terus bercanda canda. Berita 18+

Agus yang duduk di belakang sudah mulai berani melatahiku, setelah sadar kalau aku latah. Pinggangku sering menjadi sasaran nya sekedar ingin mendengar latahku yang kadang jorok. Mba Nita bilang mereka baru saja kenalan di sebuah tempat kebugaran.

“Ren”
“Ya?”
“Ferdi itu gede loh”
“Iyah keliatan nya sih begitu” kataku lalu tertawa
“Bengkok dan berotot, banyak urat uratnya” Lanjut Mba Nita yang disambut tawa kami
Selama perjalanan yang hampir 2 jam itu terus saja kami bercanda canda saru. Suasana sudah benar benar cair. Beberapa kali tangan ferdi mampir ke paha dan dadaku. Entah itu sekedar menggoda atau memang sengaja memancing birahiku. Aku hanya menikmati saja permainan ini. Berita 18+

“Ren mereka on drugs loh”
“Wah? kerja keras dong kita” Kataku sambil tertawa.

Aku mengerti maksudnya on drugs adalah obat obat kuat model viagra atau sejenisnya. Mba Nita memang sering mencekoki berondong berondongnya dengan obat obatan aneh aneh yang aku sendiri tidak pernah tau apa merk dan dimana belinya.

Memang untuk urusan ini Mba Nita senang mengajakku. Dia tahu diantara teman teman kami hanya staminaku yang benar benar bisa menandinginya. Berita 18+

Kami sampai di vila kira kira pukul 5 sore. Tanpa menunggu terlalu lama kulihat Agus sudah tanpa malu malu mencumbu Mba Nita habis habisan. Desah kenikmatan Mba Nita terus keluar dari mulutnya tanpa henti.

Agus begitu agresif dalam memperlakukan Mba Nita. Pelakuannya cenderung kasar. Mungkin orang tertentu bisa berprasangka ia sedang menyakiti Mba Nita, karena perlakuan nya yang demikian rupa serta ditambah desah Mba Nita yang tidak karuan.

Sudah 10 menit tubuh telanjang mereka bertempur dalam peluh sementara aku dan Ferdi terus saja menonton sambil kami minum beberapa botol corona. Sampai akhirnya Ferdi juga ikut mengerayangi tubuhku seakan terbawa suasana. Aku merespon nya. Berita 18+

Aku sadar antara Ferdi dan Agus seolah terjadi sebuah pertandingan. Pertandingan mana diantara mereka yang lebih hebat dalam memperlakukan wanita. Mereka saling lirik dan lalu mencoba melakukan lebih dari apa yang di lihat dilakukan oleh teman nya.

Aku dan Mba Nita seakan menjadi objek permainan mereka. Mereka seakan berlomba siapa yang paling hebat. Peluh membasahi kami semua. Aku dan Mba Nita benar benar kewalahan. Hampir 1 jam mereka seperti itu seolah olah ini adalah sebuah pertandingan. Entah sudah berapa kali aku mencapai orgasme ku. Begitu juga dengan Mba Nita.

Entah obat apa yang di cekoki Mba Nita kepada mereka. Mereka berdua seperti kesetanan. Seperti tidak ada letihnya. Seperti punya tenaga begitu banyak. Aku sendiri heran ada laki laki bisa sekuat ini. Sampai akhirnya Mba Nita menyerah. Berita 18+

“Udah Gus, udah aku istirahat dulu, sana kamu sama Karen aja”
Agus menghampiriku.

Sebenarnya ia merasa iba kepadaku yang begitu keras diperlakukan oleh ferdi. Selama beberapa saat ia hanya duduk menonton teman nya memompa tubuhku dengan keras tanpa ampun.

Waktu dia melihatku aku hanya tersenyum saja, sementara Ferdi terus menggenjot tanpa ampun di bawah sana. Entah Viagra model apa ini aku ga tahu. Yang jelas Ferdi sudah satu setengah jam di bawah sana dengan ritme yang tinggi dan tanpa ampun. Berita 18+

“Tante Agus ikut boleh ya?” Katanya sambil meremas payudaraku dengan perlahan.

Aku tersenyum saja sambil mengangguk kecil.

Beberapa kali Agus mencoba memasukkan penisnya kemulutku, namun terus saja meleset keluar karena goyangan Ferdi yang begitu keras. Aku sendiri kasihan melihatnya.

“Tante biasa anal ga?” Tanya Agus takut takut. Berita 18+
Aku hanya mengangguk lemah. Ferdi masih terus menggenjot di bawah sana.

Akhirnya mereka melakukan itu terhadapku setelah Agus melumuri nya dengan lubricant. Tubuhku benar benar lemas di buatnya. Dua penis raksasa itu seolah mengoyak kedua lubangku tanpa ampun.

Demikian kisah yang telah admin dapatkan dari berbagai sumber media, mohon maaf bila ada kesalahan kata, semoga artikel ini dapat agan baca dengan nyaman dan semoga dapat dijadikan sebagai bahan kecrotan para agan-agan pecinta Berita 18+ di www.warungmesum.me

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here